cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Volume 2, Edisi 1, Maret 2015" : 17 Documents clear
PENGARUH SISTEM KELAS TUNTAS BERKELANJUTAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 3 SUNGGUMINASA Nurul Mentari
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.598 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2329

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh sistem kelas tuntas berkelanjutan pada siswa di SMP Negeri 3 Sungguminasa. Jenis penelitian yaitu penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 736 orang dengan jumlah sampel yaitu 74 orang yang di tentukan dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket sistem kelas tuntas berkelanjutan dan motivasi belajar yang berjumlah 34 butir soal. Hasil dari analisis deskriptif menunjukkan bahwa sistem kelas tuntas berkelanjutan di SMP Negeri 3 Sungguminasa berada pada kategori baik sebesar 38%, motivasi belajar siswa berada pada kategori baik sebesar 61%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sistem kelas tuntas berkelanjutan dengan motivasi belajar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,559 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,313 atau variansi motivasi belajar 31% dapat dijelaskan oleh variabel sistem kelas tuntas berkelanjutan.Kata kunci : Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan, Motivasi Belajar siswa
PERSEPSI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK PADA PERGURUAN TINGGI DI DUSUN PAJALELE DESA MANAJENG KEC. SIBULUE KAB. BONE Aslindah .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.23 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi atau pandangan orang tua pada pendidikan khususnya pada perguruan tinggi, factor yang mempengaruhi seorang anak melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi serta factor yang menghambat seorang anak melanjutkan pendidkan atau putus sekolah di Dususn Pajalele Desa Manajeng Kecamatan Sibulue Kab.Bone.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengunakan pendekatan deskriptif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposif sampling dengan kriteria orang tua yang memiliki anak melanjutkan pendidikan maupun orang tua yang memiliki anak tidak melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi di Dusun Pajalele Desa Manajeng Kec. Sibulue Kab. Bone.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi atau pandangan orang tua tentang pendidikan di Dusun Pajalele Desa Manajeng Kec. Sibulue Kab. Bone.bahwa pendidikan secara umum penting bahkan dibutuhkan oleh siapa saja. Dalam hasil penelitian ini dibagi 2 faktor yaitu 1).faktor yang mendorong untuk melanjutkan pendidikan yaitu: a. adanya keinginan untuk memperbaiki nasib mereka, b. lingkungan sekitar saat ini. Faktor yang ke 2).faktor yang menghambat untuk melanjutkan pendidikan yaitu: a. Masalah ekonomi, b. jenis kelamin, bahwa pendidikan bagi mereka lebih di tekankan atau diutamakan untuk anak laki-laki karena akan menjadi tulang punggung keluarga. Jadi salah satu alternatif yang dilakukan oleh orang tua agar tetap bisa memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi kepada anaknya adalah dengan memilih perguruan tinggi yang dekat dari rumah atau tempat tinggal mereka.Kata kunci:Persepsi Orang Tua, Pendidikan Anak
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK REMAJA (STUDI KASUS DI DESA LENGKONG KECAMATAN BUPON KABUPATEN LUWU SULAWESI SELATAN) Permatasari, Indah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.067 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2319

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sasaran penelitian adalah orang tua, lingkungan masyarakat, serta pemerintah dan lebih khususnya adalah keadaan anak remaja di Desa Lengkong Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu, baru menentukan berapa informan yang dapat mewakili atau dianggap cukup untuk mendapatkan data anak remaja yang akurat serta pembinaan orang tua, masyarakat lingkungan serta pemerintah. Adapun penentuan informan sebagai berikut informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulanHasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membentuk kepribadian anak di Desa Lengkong masih perlu pembinaan dari orang tua, masyarakat serta pemerintah agar anak-anak yang ada di Desa Lengkong memiliki kepribadian yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari terbentuknya sikap- sikap anak di Desa Lengkong dalam menjalani tugas dan kewajibannya dengan baik. Proses pembentukan kepribadian anak di Desa Lengkong yaitu membentuk kehidupan beragama dengan cara menyuruh anak untuk aktif mengikuti pengajian di mesjid. Aktif dalam organisasi, Gotong royong serta memberikan dorongan dan motivasi sesuai dengan bakat yang dimiliki oleh seorang anak. Serta Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian seorang anak remaja di Desa Lengkong Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu adalah pengaruh lingkungan, kenakalan sebagian anak remaja, ekonomi, kurangnya pemahaman agama serta adat istiadat yang berlaku di dalam masyrakat juga kurang perhatian orang tua, masyarakat lingkungannya untuk menanamkan rasa disiplin dalam pembentukan kepribadiaan anak di Desa Lengkong, serta pemerintah setempat untuk lebih memperhatikan pendidikan anak yang ada di Desa Lengkong karena mengingat banyaknya anak-anak yang putus sekolah, di mana pendidikan merupakan salah satu hal penting dalam membina kepribadian anak.Kata kunci: Kepribadian dan Anak Remaja
PENGARUH INTENSITAS BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI PADA SISWA KELAS XI IPS DI SMAN 5 MAKASSAR Ayu L, Andi Resky
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.346 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Intensitas Bimbingan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi pada Siswa Kelas XI IPS Di SMAN 5 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS dengan sampel 35% dari populasi yaitu sebesar 34 siswa.Hasil dari analisis deskriptif menunjukkan bahwa Intensitas bimbingan belajar di SMA Negeri 5 Makassar berada pada frekuensi 35,3% atau berada pada kategori sedang. Sedangkan Prestasi belajar siswa berada pada frekuensi 47,1% dengan kategori sangat baik.Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara bimbingan belajar sosiologi terhadap prestasi belajar siswa di SMAN 5 Makassar, dengan nilai pengaruh koefisian korelasi (r) yaitu sebesar 0,791 dan nilai koefisien determinasi atau R-square (..2) sebesar 0,626 atau 62,6% yang berarti pengaruh bimbingan belajar sebagai variabel bebas (X) terdapat prestasi belajar sebagai variabel terikat atau Y adalah sebesar 62,6%.Kata Kunci : Bimbingan Belajar, Prestasi Belajar Sosiologi
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA DI SMA NEGERI 1 SINJAI TIMUR P, Reski
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.663 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar sosiologi di SMAN 1 Sinjai Timur. Jenis penelitian ini adalah dekskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi product moment dan regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Sinjai Timur dan sampelnya adalah yaitu 44 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan gaya belajar melihat terhadap hasil belajar sosiologi di SMAN 1 Sinjai Timur dengan pencapaian koefisien korelasi 0.375 berada pada ketegori rendah dengan uji t diperoleh nilai thitung>ttabel (2.620>2.016). Pada variabel gaya belajar mendengar diperoleh koefisien korelasi 0.746 berada pada kategori kuat dilanjutkan uji t diperoleh nilai thitung>ttabel (7.250>2.016) sehingga ada pengaruh yang positif dan signifikan gaya belajar mendengar terhadap hasil belajar sosiologi di SMAN 1 Sinjai Timur.Untuk gaya belajar bergerak terhadap hasil belajar sosiologi diperoleh koefisien korelasi 0.662 berada pada kategori kuat. Uji t diperoleh thitung>ttabel (5.722>2.016) sehingga ada pengaruh yang positif dan signifikan gaya belajar bergerak terhadap hasil belajar sosiologi di SMAN 1 Sinjai Timur. Ada pengaruh yang positif dan signifikan gaya belajar terhadap hasil belajar sosiologi di SMAN 1 Sinjai Timur dimana nilai Rsquare 0.647 berada pada kategori kuat & dilakukan uji F di peroleh nilai Fhitung>Ftabel (24.410>2.838).Kata Kunci : Gaya Belajar, Hasil Belajar Sosiologi
PERILAKU MENYIMPANG 3 REMAJA PUTUS SEKOLAH (STUDI KASUS DI KELURAHAN BONTOLEBANG KECAMATAN GALESONGUTARA KABUPATEN TAKALAR) ., Budiati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.864 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku menyimpang remaja putus sekolah di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria remaja putus sekolah usia 15-19 tahun yang berperilaku menyimpang sebanyak 3 orang serta warga masyarakat dan tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja putus sekolah tersebut.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan remaja putus sekolah di Kelurahan Bontolebang menimbulkan suatu permasalahan sosial seperti adanya perilaku menyimpang. Dari hasil penelitian di Kelurahan Bontolebang menunjukkan bahwa bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan seperti: mengkomsumsi minuman keras (ballo); berkelahi; penyalahgunaan obat-obatan; dan mencuri.Penyebab perilaku menyimpang remaja putus sekolah adalah cara berfikir mereka yang sulit membedakan perilaku yang baik dan buruk, mereka lebih cenderung mencari kesenangan sesaat, sulit mengendalikan diri serta masih dangkalnya pemahaman terhadap agama yang mereka anut; pengaruh pola asuh orangtua yang kurang tepat dan tidak memberikan teladan yang baik dalam mendidik. Dampak perilaku menyimpang remaja putus sekolah yaitu terganggunya kesehatan yang ditandai dengan berkurangnya berat badan serta sering mengalami sakit kepala; dan remaja putus sekolah juga dapat berurusan dengan pihak kepolisian karena perilaku yang dilakukan sangat meresahkan masyarakat.Upaya yang dilakukan oleh tokoh masyarakat dalam menanggulangi perilaku menyimpang remaja putus sekolah di Kelurahan Bontolebang yaitu dengan Preventif (mencegah), Represif (menghambat) serta Kuratif dan Rehabilitasi.Kata kunci: Remaja Putus Sekolah dan Perilaku Menyimpang
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 (STUDI KASUS MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 2 PANGKAJENE) Jumirah .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.647 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2322

Abstract

Dilaksanakannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum 2013 dalam mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Pangkajene dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Pangkajene. Hasil penelitian mengenai implementasi kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Pangkajene menunjukkan bahwa implementasi kurikulum 2013 yaitu pelatihan guru mengenai kurikulum 2013, penyediaan buku siswa dan buku pegangan guru, penguatan manajemen dan budaya sekolah serta peran pemerintah dalam pengawasan dan evaluasi. Sedangkan faktor-faktor penghambat implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Pangkajene, yaitu minimnya sarana dan prasarana yang disediakan pihak sekolah, kurangnya pelatihan bagi guru mengenai kurikulum 2013, kurangnya perhatian orang tua siswa, kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran serta guru belum siap dan masih bingung dengan standar proses yang harus dipenuhi.Kata kunci: Faktor, Implementasi, Kurikulum 2013, Sosiologi
PERILAKUBULLYING SISWA SMK TECHNO TERAPAN MAKASSAR Kurnia Azis
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.702 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perilaku bullying yang dilakukan siswa di SMK Techno Terapan Makassar, dan untuk mengetahui tanggapan sekolah terhadap perilaku bullying siswa SMK Techno Terapan Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah siswa SMK Techno Terapan Makassar yang dipilih secara snowbal sampling yaitu memilih secara sengaja informan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan berdasarkan data dari guru BK. Data dihasilkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian data diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk perilaku bullying yang dilakukan siswa yang terbagi atas secara fisik, verbal, dan psikologis atau psikis. Secara fisik berupa dipukul, ditampar, dijewer, dicubit, ditendang, dilempar dengan penghapus atau spidol, berdiri di depan kelas, lari keliling lapangan, dan push up. Sedangkan bentuk verbal berupa dimarahi, diancam, dibentak, digertak. Perilaku bullying secara psikologis berupa mendiamkan, mempermalukan didepan umum, melototi, memandang sinis, memandang penuh ancaman, memandang yang merendahkan. Berbagai kebijakan yang diberlakukan sekolah untuk menghindari terjadinya perilaku bullying antara lain pada saat Mos membentuk kepanitian yang terdiri dari siswa dan guru sebagai pendamping. Memberlakukan sanksi dan hukuman kepada siswa yang melanggar tatatertib sekolah, melakukan pembinaan, pemberian sangsi dan hukuman fisik, menerapkan sistem point untuk setiap pelanggaran, panggilan orang tua dan skorsing. Pemberian sangsi ini tidak dilakukan begitu saja tetapi memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek.Kata Kunci: Perilaku Bullying Siswa
PERANAN ORANG TUA SISWA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR ANAKNYA ( STUDI KASUS DISMA NEGERI 1 BONTONOMPO KABUPATEN GOWA) Syamsinar .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.864 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua siswa dalam memotivasi belajar anaknya dan Kendala-kendala orang tua siswa dalam memotivasi belajar anaknya di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bontonomo Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan mengambil lokasi penelitian di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bontonompo Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan informan yang di gunakan adalah purposive sampling yaitu memilih data informan berdasarkan karakteristik yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif deskriptif yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya orang tua dalam memotivasi belajar anaknya dapat terlihat dari cara orang tua siswa memfasilitasi semua pelengkapan belajar anaknya misalnya tempat belajar yang layak dirumah, penerangan yang cukup di ruangan belajar anak, buku-buku pelajaran baik buku tulis maupun cetak dan alat-alat tulis yang dibutuhkan oleh anaknya dan orang tua memberikan motivasi dalam anak mengerjakan tugas tumah, serta ikut bimbingan belajar dan memberikan penghargaan terhadap prestasi belajar anak yang meningkat yakni memberi hadiah maupun pujian yang membuat anak merasa bangga dan ingin lebih giat belajar. Kendala orang tua dalam memotivasi belajar anaknya adalah faktor media massa seperti Television, Blackberry Massenger, FaceBook, yang membuat waktu dihabiskan dengan tidak bermanfaat dan akibatnya anak lupa dengan tugas belajarnya, orang tua kurang memberi perhatian atau kasih sayang yang pada anaknya, pengaruh lingkungan sosial yang membuatnya malas belajar seperti teman-temanya yang sering mengajaknya jalan, dan nonkrong tidak bermutu sehingga belajar menjadi terabaikan begitu saja.Kata kunci : Peran orang tua dan motivasi belajar anak
ADOPSI PENGGUNAAN INTERNET DI KALANGAN SISWA SMP NEGERI 1 TOMPOBULU KABUPATEN GOWA R, Hasniwati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.927 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2316

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui adopsi penggunaan internet di kalangan siswa SMP Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Gowa, (2) Untuk mengetahui dampak adopsi penggunaan internet di kalangan siswa terhadap proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) Adopsi penggunaan internet di kalangan siswa SMP Negeri 1 Tompobulu, meliputi internet dijadikan sumber belajar yang efektif, keragaman aplikasi atau fasilitas yang tersedia di internet menarik perhatian siswa untuk menggunakannya demi mencari ilmu pengetahuan, kemudahan untuk melakukan pencarian informasi terutama mengenai materi pelajaran yang dijadikan sebagai bahan bacaan tambahan bagi mereka, internet sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan yang up to date dan internet dijadikan sebagai alat komunikasi, (2) Dampak adopsi penggunaan internet oleh siswa terhadap proses pembelajaran yang bersifat positif, meliputi menimbulkan motivasi belajar siswa, penggunaan internet membuat siswa lebih memahami materi pelajaran karena mereka mengambil materi pelajaran tambahan sebagai bahan bacaan dari internet, internet dijadikan sebagai media belajar dan melatih siswa untuk belajar mandiri. Sedangkan dampak adopsi penggunaan internet yang bersifat negatif seperti para siswa dapat dengan leluasa membuka situs yang memuat gambar atau foto yang tidak senonoh (pornografi).Kata kunci: Adopsi, Internet, Proses Pembelajaran

Page 1 of 2 | Total Record : 17