cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Edisi 1, Maret 2016" : 19 Documents clear
KEDISIPLINAN GURU DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK WAHYU MAKASSAR Putri, Andi Riswayanti
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.067 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2336

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntukmengetahuigambaranKedisiplinan guru dalam upaya peningkatan prestasi belajar siswa di SMK Wahyu Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu BagaimanaKedisiplinan guru dalam upaya peningkatan prestasi belajar siswa di SMK Wahyu Makassar, bagaimana Kedisiplinan Guru dalam Upaya peningkatan Prestasi Belajar Siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang akan menggambarkanmasalah yang diteliti tentang hasil temuan yang berkaitan denganKedisiplinan guru dalam upaya peningkatan prestasi belajar siswa di SMK Wahyu Makassar. Lokasi penelitian di Jalan Abdullah Dg. Sirua Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan Dokumentasi. Adapun kriteria informan Kepala Sekolah, guru dan siswa sedangkan tehnik analisis data melalui empat tahap yaitu reduksi data, penafsiran data, penyajian data dan tahap verifikasi data. Tehnik pengabsahan data yaitu tringulasi. Data diolah dengan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan guru di SMK Wahyu Makassar sudah tergolong sangat baik, hal tersebut terlihat dari disiplin waktu, disiplin menegakkan aturan, dan disiplin sikap yang dilakukan oleh para guru guna meningkatkan prestasi belajar siswa. Semakin tinggi tingkat kedisiplinan guru maka akan semakin meningkat hasil dan prestasi belajar siswa di SMK Wahyu Makassar.Kata Kunci: Kedisiplinan Guru, PrestasiBelajarSiswa
STUDI TENTANG KOMPETENSI SOSIAL GURU SOSIOLOGI DI SMAN 1 GALESONG UTARA KABUPATEN TAKALAR Maharani, Maharani
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi sosial guru Sosiologi di SMAN 1 Galesong Utara Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria seluruh guru Sosiologi, guru mata pelajaran lain yang bersertifikat pendidik, kepala sekolah, siswa yang menjabat sebagai ketua kelas (kelas X-XI), tenaga kependidikan berstatus pegawai, orangtua atau wali peserta didik, dan tokoh masyarakat di sekitar lingkungan sekolah SMAN 1 Galesong Utara Kabupaten Takalar. Informan sebanyak 28 orang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru Sosiologi di SMAN 1 Galesong Utara Kabupaten Takalar secara umum telah berjalan dengan baik, meski dalam beberapa aspek masih terdapat beberapa kekurangan. Kekurangan-kekurangan tersebut umumnya dipengaruhi oleh pribadi para guru Sosiologi yang belum mampu menerapkan sepenuhnya syarat-syarat kompetensi sosial guru.Kata Kunci: Kompetensi Sosial Guru
STRATEGI MENGAJAR GURU DALAM MENGENALI PERBEDAAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 1 WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR Yosiani Iring
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.346 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mengajar guru dalam mengenali perbedaan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Wotu Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini secara populasi yaitu menjadikan semua guru mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Wotu sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data menggunakan member chek.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengajar yang digunakan guru dalam mengenali perbedaan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Wotu yaitu mengidentifikasi atau mengenal secara sepintas kepribadian dan kemampuan peserta didik dalam proses belajar mengajar, mengenali kemampuan peseta didik melalui penerapan metode pembelajaran dan sistem pembelajaran dalam proses belajar mengajar, dimana metode pembelajaran untuk siswa yang lambat menerima pelajaran yaitu metode diskusi, metode tanya jawab, metode proyek, Jig Saw, STAD, bermain peran dan melibatkan tutor sebaya dan untuk siswa yang cepat menerima pelajaran yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode penugasan. Dan sistem pembelajaran, untuk siswa yang lambat menerima pelajaran yaitu sistem pembelajaran kooperatif dan inkuiri dan untuk siswa yang cepat dalam menerima pelajaran yaitu sistem pembelajaran ekspositori dan sistem pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir. Kemudian menetapkan ukuran penilaian kemampuan peserta didik dengan melakukan evaluasi atau tes-tes baik tes lisan maupun tes tertulis.Kata Kunci: Strategi Mengajar Guru dan Perbedaan Kemampuan Belajar Siswa
ANAK PUTUS SEKOLAH DI SEKITAR PELELANGAN IKAN DESA TAMASAJU KECAMATAN GALESONG UTARA KABUPATEN TAKALAR Nurfausia Nurfausia
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.678 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab anak putus sekolah di sekitar Pelelangan Ikan Desa Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, dampak anak putus sekolah terhadap kehidupan sosial anak, dan upaya Dikbudpora UPTD Galesong Utara dalam menanggulangi anak putus sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)faktor yang menyebabkan anak putus sekolah diantaranya (a) faktor dari dalam diri individu yang tidak mau bersekolah, menganggap mudahnya mendapat uang di Pelelangan Ikan dan (b) adanya faktor dari luar individu diantaranyakeluarga (kurangnya perhatian orang tua terhadap kalangsungan pendidikan anaknya, rendahnya tingkat pendidikan orang tua), faktor ekonomi, sekolah dan lingkungan sosial yang memberi pengaruh besar terhadap pendidikan seorang anak.2)Dampak putus sekolah terhadap kehidupan sosial anak di pelelangan ikan yakni (a) kehilangan akses untuk mengembangkan diri, (b)dibayar murah(eksploitasi ekonomi), (c)mengerjakan pekerjaan orang dewasa. 3)Upaya DIKBUDPORA UPTD Galesong Utara dalam menanggulangi anak putus sekolah adalah (a)program wajib belajar 12 tahun, (b)pendidikan gratis, (c)SMP Terbuka, dan (d)kejar paket ujian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria anak putus sekolah dengan usia wajib belajar 12 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Kata Kunci: Anak Putus Sekolah
DAMPAK PEMBERIAN REMEDIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA SMA DI KABUPATEN POLEWALIMANDAR Siti Umrah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.267 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2353

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan remedial terhadap hasil belajar sosisologi siswa SMA dikabupaten polewali mandar. Jenis penelitian ini tipe deskriptif kualitatif dengan penentuan informan Purposive Sampling yaitu sekolah yang melaksanakan program remedial minimal 3 kali dalam satu semester, guru yang memberikan remedial minimal tiga kali dalam satu semester, dan siswa(i) yang remedial pada mata pelajaran sosiologi dan minimal 2 pada mata pelajaran lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi, Wawancara, Dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Bentuk-bentuk remedial yang dilaksanakan oleh guru adalah bentuk remedial dengan mengajarkan kembali, penugasan, bimbingan secara individu atau kelompok serta menyuruh siswa membaca referensi yang sama. 2). Faktor pendukung dalam melaksanakan remedial adalah sarana dan prasarana, dukungan dari guru serta kesiapan siswa yang ikut dalam pelaksanaan pembelajaran remedial. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu hambatan dalam memilih metode atau strategi yang tepat pada saat akan melaksanakan pengajaran remedial, kesulitan mengatur waktu karena dari siswa, siswa malas mengikuti remedial dilihat pada saat remedial akan dilaksanakan masih saja terdapat siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan remedial sehingga guru harus mengatur jadwal kembali. 3). Dampak yang ditimbulkan dalam melaksanakan remedial terbagi atas dua yaitu dampak positif dan dampak negatif. dampak positifnya yaitu peningkatan dalam hasil belajar siswa, adanya kesadaran siswa untuk memperbaiki cara belajarnya, serta motivasi siswa untuk belajar lebih giat, dan dilihat dari pemahaman siswa tentang materi lebih mendalam. Sedangkan dampak negatifnya yaitu kurangnya motivasi siswa untuk belajar seperti rasa malas dan bosan dalam melaksanaan remedial, merasa waktu istirahatnya berkurang, tidak hanya itu remedial juga berdampak pada kondisi psikologi siswa seperti siswa merasa menjadi orang yang paling bodoh diantara teman- temannya, timbulnya rasa kecemburuan sosial serta perasaan malu yang dirasakan oleh peserta didik karena harus mengikuti remedial.Kata Kunci: Remedial dan Hasil Belajar
PERANAN ORANG TUA TUNGGAL (SINGLE PARENT) DALAM PENDIDIKAN MORAL ANAK (STUDI KASUS DELAPAN ORANG AYAH DI DESA SONGING KECAMATAN SINJAI SELATAN KABUPATEN SINJAI) Nur Isma
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan orang tua tunggal (single parent) dalam pendidikan moral anak, dan Faktor menghambat pendidikan moral anak dalam keluarga single parent (Studi kasus delapan ayah di Desa Songing Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria seseorang yang sudah menikah kemudian ditinggal salah satu pasangannya karena pasangannya meninggal dunia dan bercerai (Orang tua tunggal) dan memiliki anak yang usia 17- 21 tahun.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tehnik pengabsahan data menggunakan member chek.Hasi penelitian menunjukkan bahwa Menjadi single parent (Ayah) dan menjalankan peran ganda, bertindak sebagai ayah sekaligus sebagai ibu bukan hal yang mudah untuk dijalankan, apalagi dalam mengajarkan pendidikan moral kepada anak. Berbagai macam cara yang dilakukan oleh single parent dalam mengajarkan pendidikan moral kepada anak. Ada yang mengajarkan dengan cara menasehatinya, membiasakan untuk berkata jujur serta memberikan motivasi kepada anak. Dari kebiasaan itu kita dapat mengetahui bagaimana perkembangan moral anak ketika di didik oleh orang tua tunggal. Faktor penghambat ayah dalam memberikan pendidikan moral kepada anak yaitu factor eksternal dan internal. Faktor internal berasal dari dalam diri pribadi anak. Faktor penghambat berupa anak malas belajar, keinginan bermain yang berlebihan, sikap tidak mau di didik atau sikap melawan kepada orang tua. Faktor eksternal bersumber dari luar diri anak. Faktor penghambat itu berupa perilaku orang tua yang terlalu keras atau otoriter kepada anak, rendahnya pendidikan orang tua, terlalu banyak aturan dan permintaan, kesibukan, keterbatasan waktu, factor ekonomi dan hubungan yang kurang harmonis dengan anak.Kata Kunci: Peranan orang tua tunggal dalam pendidikan moral anak
PERSEPSI ORANG TUA MURID TERHADAP BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMA NEGERI 1 CAMPALAGIAN Adiatma Adiatma
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apakah persepsi orang tua murid terhadap dana bantuan operasiaonal sekolah (BOS) di SMA 1 Campalagian 2) apakah masalah-masalah yang di hadapi oleh pihak sekolah di SMA 1 Campalagian dalam penggunaan dana BOS. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun bentuk teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Persepsi orang tua murid terhadap Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yaitu: baik atau positif karena Orang tua murid merasakan manfaat dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS); dimana dana BOS digunakan untuk membantu seluruh siswa, khususnya siswa miskin; Orang tua murid sudah tidak memberikan uang tambahan lagi kepada anaknya untuk membeli buku paket di sekolah; dan orang tua murid juga sudah tidak memberikan uang tambahan kepada anaknya untuk membeli alat habis pakai di sekolah; serta biaya untuk mengadakan kegiatan di Sekolah atau kegiatan diluar Sekolah seperti Pramuka, Porsenil; dengan ini dana BOS cukup membantu siswa-siswi yang kurang mampu atau yang tergolong miskin; dimana dana BOS telah digunakan untuk membantu siswa dalam membebaskan dari iuran sekolah; selain itu dana BOS juga digunakan untuk memperbaiki atau renovasi sekolah; maka dengan ini dana BOS sangat bermanfaat bagi orang tua siswa karna dana tersebut sudah digunakan untuk membiayai perlengkapan sarana dan prasarana di sekolah; dan sudah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk juknis BOS dimana dana BOS digunakan untuk membantu memenuhi biaya operasional non-personalia sekolah; Adapun persepsi orang tua murid terhadap Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yaitu: kurang baik atau negatif karena kurangnya komunikasi antara Orang tua murid dengan pihak sekolah; dan kurangnya sosialisasi dari pihak sekolah mengenai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maka dengan ini ada beberapa orang tua murid yang kurang mengerti/memahami mengenai dana BOS. 2) Masalah-masalah yang dihadapi oleh pihak sekolah dalam penggunaan dana bantuan operasional sekolah yaitu dana yang ada tidak bebas untuk dibelanjakan, sedangkan ada sarana yang di butuhkan seperti lcd, proyektor, namun tidak bisa dibeli karna dana dibatasi, ada pos; kemudian faktor penghambat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA 1 Campalagian adalah kesibukan dan kelelahan yang dihadapi oleh pengelolah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini dikarenakan bendahara yang merupakan pengelolah dana BOS juga bertugas untuk mengajar.Kata Kunci: Persepsi Orang Tua, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
DAMPAK PENGGUNAAN SITUS JEJARING SOSIAL TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG SISWA SMA NEGERI 3 MAKASSAR Syukur Rahmadani
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Penggunaan Situs Jejaring Sosial Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa SMA Negeri 3 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria Siswa yang menggunakan Situs Jejaring Sosial selama 5 tahun di SMA Negeri 3 Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan siswa SMA Negeri 3 Makassar yang menggunakan Situs jejaring social ke hal-hal yang negatif sehingga dapat menimbulkan perilaku menyimpang namun di sisi lain ada juga beberapa siswa yang menggunakan situs jejaring social ke hal-hal yang postif. Setiap hal tentunya tidak lepas dari berbagai dampak baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari penggunaan situs jejaring sosial ini antara lain : memperluas pergaulan (menambah teman), mempermudah interaksi jarak jauh, mempercepat penyebaran arus informasi, menjadi tempat atau media untuk proses pembelajaran, sebagai media promosi untuk menawarkan produk dan jasa, dan lain-lain. Selain itu, dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan situs jejaring sosial antara lain : membuat kecanduan sehingga menghabiskan waktunya di depan komputer, berkurangnya waktu belajar, tidak peduli dengan lingkungan sekitar, berkurangnya sosialisasi, kurangnya interaksi dengan dunia luar yang menyebabkan anti sosial, tersebarnya data pribadi, penyalahgunaan data, penipuan, pornografi, menghabiskan biaya, dan lain-lain.Kata Kunci: Perilku Menyimpang
PERKAWINAN DIBAWAH UMUR DAN PUTUS SEKOLAH (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN MARIORIAWA KABUPATEN SOPPENG) Maulidha Putri Ratdika
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perkawinan dibawah umur, dampak perkawinan dibawah umur, serta perkawinan dibawah umur sebagai pemicu putus sekolahpada masyarakat di Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive samplingdengan kriteria yaitu anak yang melakukan perkawinan dibawah umur. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Pengabsahan data yang digunakan yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penyebab perkawinan dibawah umur pada masyarakat yaitu disebabkan oleh dua faktor, yaitu: faktor internal atau atas dasar kemauan pribadi untuk melakukan perkawinan dibawah umur. Selain faktor internal, faktor eksternal juga memengaruhi terjadinya perkawinan dibawah umur. Faktor eksternal yang menyebabkan perkawinan dibawah umur antara lain faktor latar belakang pendidikan dimana semua responden perkawinan dibawah umur hanya lulusan SD kemudiandiperparah dengan kesulitan ekonomi keluarga sehingga memaksa anak untuk putus sekolah,faktor tradisidan faktor pergaulan bebas remaja juga menyebabkan perkawinan dibawah umur. 2) Dampak perkawinan dibawah umur terbagi atas tiga, yaitu: dampak sosial, dampak psikologis dan dampak kesehatan. 3) perkawinan dibawah umur sebagai pemicu putus sekolah karena perkawinan dibawah umur.Kata Kunci: Perkawinan Dibawah Umur dan Putus Sekolah

Page 2 of 2 | Total Record : 19