cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Edisi 2, Juli 2016" : 18 Documents clear
STUDI KOMPARATIF PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK DAN GURU YANG BELUM BERSERTIFIKAT PENDIDIK DI SMA NEGERI 2 PAREPARE Kiki Reski
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.323 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada guru bersertifikat pendidik dan guru yang belum bersertifikat pendidik di SMA Negeri 2 Parepare. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang terdapat di SMA Negeri 2 Parepare yang berjumlah 61 orang. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 orang, 15 diantaranya guru yang bersertifikat pendidik dan 15 guru yang belum bersertifikat pendidik. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang positif dan signifikan pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada guru bersertifikat pendidik dan guru yang belum bersertifikat pendidik di SMA Negeri 2 Parepare. Hal tersebut ditunjukkan pada hasil analisis data dengan menggunakan uji t dan diperoleh nilai t hitung sebesar -3,628 dan t tabel sebesar 2,14 yang dapat dijelaskan oleh variabel pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada guru bersertifikat pendidik dan guru yang belum bersertifikat pendidik. Oleh karena itu, H0 ditolak yaitu tidak terdapat perbedaan pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada guru bersertifikat pendidik dan guru yang belum bersertifikat pendidik dan H1 diterima yaitu terdapat perbedaan pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada guru bersertifikat pendidik dan guru yang belum bersertifikat pendidik di SMA Negeri 2 Parepare.Kata Kunci: Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dan Sertifikat Pendidik
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PUTUS SEKOLAH STUDI DI DESA PALANGISENG KABUPATEN SOPPENG Ahmad Rifai
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.385 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa tentang Pemberdayaan Masyarakat Putus Sekolah serta bagaimana peranan pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarkat khususnya dalam pengentasan anak putus sekolah di Desa Palangiseng Kecematan Lilirilau Kabupaten Soppeng.Penelitian ini bersifat deskriptif Kualitatif yang memberikan gambaran secara faktual mengenai analisa Pemberdayaan Masyarakat Putus Sekolah di Desa Palangiseng Kabupaten Soppeng.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara.Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif.Dari hasil penelitian menunjukkan: Berdasarkan kasus yang ditemukan penulis di lapangan, (1) faktor yang menjadi penyebab anak tidak atau putus sekolah adalah: (a) kurangnya minat anak untuk bersekolah, (b) Biaya kebutuhan sekolah yang mahal, (c) Teman sepergaulan anak. (2) Peranan pemerintah dalam memberdayakan anak putus sekolah yang terjadi di Desa Palangiseng yakni: menyediakan fasilitas kepada masyarakat untuk mengakses lahan pertanian, karena sebagian besar masyarakat yang mengalami putus sekolah, mereka memilih berkebun sehingga anak yang mengalami putus sekolah dapat dengan mudah untuk mengakses lahan pertanian mereka, dengan cara membangun jalan tani di setiap dusun. (3) Selain upaya yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat yang mengalami putus sekolah masih ada pula kendala atau permasalahan yang di alami sehingga menghambat pemberdayaan atau pun pencegahan terjadinya anak putus sekolah yakni: (a) Hal ini terjadi karena kurangnya kerjasama antara pemerintah desa dengan pemerintah pusat terkait yakni Kepala Desa/Lurah dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengenai data masyarakat miskin, jumlah masyarakat yang mengalami putus sekolah serta tidak meratanya informasi kepada masyarakat tentang pemberian bantuan kepada masyarakat.Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat Putus Sekolah
PERAN PENGGUNAAN HANDPHONE ANDROID TERHADA HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 22 MAKASSAR ., Rismawati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.401 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2380

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan handphone android terhadap hasil belajar kelas XII SMA Negeri 22 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 22 Makassar. Jumlah informan sebanyak 18 orang. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purvosive sampling dengan kriteria yang digunakan adalah siswa yang menggunakan handphone android dan memiliki hasil belajar yang tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penggunaan handphone android terhadap motivasi belajar siswa kelas XII SMA Negeri 22 Makassar yaitu sebagai media komunikasi, mencari informasi yang cepat, aplikasi digunakan untuk mempermudah proses belajar mengajar, menghilangkan kejenuhan atau stress.Kata Kunci: Peran Penggunaan Handphone Android, Hasil Belajar
PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI SMA NEGERI 9 MAKASSAR ., Harna
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.202 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2369

Abstract

Penelitian bertujuan untuk megetahui peran teman sebaya terhadap pembentukan moral siswa di SMA Negeri 9 Makassar dan unsur-unsur moral apa yang yang dikembangkan melalui teman sebaya di SMA Negeri 9 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 9 Makassar. Jumlah informan sebanyak 20 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang digunakan yaitu siswa yang memiliki kelompok geng. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran teman sebaya terhadap pembentukan moral di SMA Negeri 9 Makassar yaitu peran meniru atau imitasi, internalisasi, introvert atau menjauhkan diri dan peran penyaluran bakat. 2) Unsur moral yang dikembangkan melalui teman sebaya di SMA Negeri 9 Makassar adalah disiplin yang ditandai dengan mereka saling mengingatkan untuk selalu mengikuti tata tertib di sekolah, dan keterikatan dalam kelompok atau solidaritas ditandai dengan mereka saling memberi perhatian satu sama lain.Kata Kunci: Pembentukan Moral Siswa
PROBLEMATIKA GURU SOSIOLOGI DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 PADA SMA NEGERI 3 TAKALAR Dewi, Minarwati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.192 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2375

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Mengidentifikasi kesulitan yang dialami guru Sosiologi dalam proses pembelajaran Sosiologi berdasarkan Kurikulum 2013, 2) Mengidentifikasi upaya guru Sosiologi dalam mengatasi kesulitan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar Sosiologi. Penelitian ini bersifat deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru Sosiologi SMA Negeri 3 Takalar sebanyak 4 orang. Analisis data yang digunakan adalah mendeskripsikan hal-hal berdasarkan hasil pengumpulan data.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Beberapa hal penting yang menjadi akar persoalan pelaksanaan K13 dapat diketahui melalui beragam sumber informasi yang dihimpun sebagai berikut : Pada pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran, guru belum mengerti dengan penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013, terutama dalam pemilihan metode pembelajaran. Indikasi ketidakmampuan para guru melaksanakan tugas profesional mereka bisa dilihat dari banyaknya perangkat pembelajaran yang dimiliki guru adalah bukan hasil dari karya mereka. Pada pelaksanaan pembelajaran yang menjadi masalah yaitu guru Sosiologi belum bisa menerapkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan RPP yang di buat. Guru mengakui sudah terbiasa dengan metode lama yang di gunakan.Dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran, guru harus menggunakan pendekatan autentik yang belum bisa diterapkan dengan baik. Guru menganggap penilaian autentik terlalu rumit dan menyusahkan karena banyaknya tuntutan penilaian yang harus di kerjakan guru, ditambahnya banyaknya siswa dalam satu kelas. 2) Upaya mengatasi kesulitan pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran adalah mengikuti pelatihan dan mencari informasi ke teman guru tentang pelaksanaan Kurikulum 2013.Kata Kunci: Problematika guru Sosiologi dan Kurikulum 2013
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA PGRI GALESONG ., Asriati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.434 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di SMA PGRI Galesong. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasi yang terdiri dari dua variabel yaitu motivasi belajar (X) dan Prestasi belajar (Y). Adapun responden penelitian ini adalah siswa kelas X. penelitian ini penelitian populasi dengan jumlah Populasi dan sampel sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis statistic deskriptif yaitu persentase dan analisis statistic inferensial yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 20.0 for windows.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh Motivasi Belajar berada pada kategori “cukup baik” dengan rata-rata (Mean) 98,30 dengan standar deviasi 7,433. Sedangkan gambaran prestasi belajar siswa tergolong dalam kategori “Cukup Tinggi” dengan rata-rata (Mean) sebesar 78,57 dengan standar deviasi 4,768. Dari hasil Uji Normalitas diperoleh nilai Sig. Variabel X sebesar 0,396>0,05 dan nilai Sig. Variabel Y sebesar 0,385>0,05 karena kedua variabel tersebut >0,05 maka dapat dinyatakan data tersebut normal. sedangkan hasil dari analisis regresi linier, nilai Sig. Variabel X yaitu 0,001<0,05 maka variabel X berpengaruh terhadap variabel Y dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,609 yang menunjukkan tingkat hubungan kedua variabel berada pada tingkat yang “Tinggi” sehingga dapat disimpulkan bahwa Motivasi Belajar Siswa berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Belajar Sosiologi siswa di SMA PGRI Galesong Kabupaten Takalar .Kata Kunci: Motivasi dan Prestasi
PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER dalam MENANGGULANGI DELINQUENCY (STUDI KASUS di SMA NEGERI 1 MAKASSAR) Syahratun Nadirah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.882 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh pendidikan karakter dalam menanggulangi Delinquency di SMA Negeri 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah dekskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa SMA Negeri 1 Makassar dimana sampelnya adalah 108 dari populasi yaitu sebesar 1.080 siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket (koesioner) dan dokumentasi. Data kuantitatif yaitu data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriptif yaitu presentasi dan analisis statistic inferensial yaitu uji normalitas, uji korelasi dan uji regresi dengan bantuan SPSS 20.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pendidikan karakter dalam menanggulangi delinquency dengan uji normalitas, diperoleh data yang ditunjukkan pendidikan karakter sebesar 0,470 dan delinquency sebesar 0,341 karena kedua variable tersebut lebih besar dari 0,05 maka data tersebut dinyatakan normal. Untuk uji korelasi (r) sebesar 0,478 yang berada pada kategori sedang. Selanjutnya untuk pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter dalam menanggulangi delinquency di SMA Negeri 1 Makassar.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Delinquency
UPAYA GURU DALAM MENGATASI MASALAH KENAKALAN SISWA DI SMA NEGERI 1 PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP Ince Deriansyah Syam
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.567 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kenakalan siswa serta upaya-upaya yang dilakukan oleh para guru dalam mengatasi masalah kenakalan siswa di SMA Negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria kepala sekolah, guru BP, guru bersertifikat pendidik, siswa yang menjabat sebagai ketua kelas (kelas XI-XII) IPS, orang tua atau wali peserta didik, dan masyarakat disekitar lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep. Informan sebanyak 20 orang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga faktor penyebab terjadinya kenakalan siswa di SMA Negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep, yaitu faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan sosial masyarakat, dan faktor lingkungan sekolah. Penelitian ini juga mengungkap fakta bahwa para guru di SMA Negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep telah melakukan beragam upaya dalam mengatasi masalah kenakalan siswa. Upaya-upaya tersebut ada yang berbentuk preventif (pencegahan) dan berbentuk kuratif (penyembuhan). Secara umum, upaya-upaya yang telah dilakukan tersebut sudah cukup maksimal meskipun tak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat banyak kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan.Kata Kunci: Kenakalan Siswa
SISTEM PENGELOLAAN KELAS OLEH GURU SOSIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 MANIANGPAJO KABUPATEN WAJO Muhammad Ferdhy Asdana
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.665 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh guru Sosiologi dalam menerapkan sistem pengelolaan kelas di SMA Negeri 1 Maniangpajo Kabupaten Wajo serta upaya-upaya guru Sosiologi dalam menerapkan sistem pengelolaan kelas untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Maniangpajo Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini adalah penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria guru mata pelajaran Sosiologi dan siswa yang menjabat sebagai ketua kelas (kelas XI-XII) di SMA Negeri 1 Maniangpajo Kabupaten Wajo. Informan sebanyak 10 orang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik member check.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pengelolaan kelas di SMA Negeri 1 Maniangpajo Kabupaten Wajo sejauh ini sudah diterapkan secara rutin dan berjalan cukup efektif. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada beberapa kendala dan halangan yang dihadapi oleh para guru Sosiologi di lapangan. Kendala-kendala tersebut berasal dari beberapa faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal, diantaranya kurangnya dukungan orang tua terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak, kurangnya ruang atau media pembelajaran untuk bidang studi Sosiologi, kurangnya rasa semangat dan senang siswa dalam mengikuti pembelajaran Sosiologi, serta belum maksimalnya konsentrasi dan keaktifan siswa saat mengikuti proses pembelajaran. Para guru Sosiologi di SMA Negeri 1 Maniangpajo Kabupaten Wajo telah berupaya maksimal dalam menerapkan sistem pengelolaan kelas demi peningkatan prestasi belajar siswa. Upaya-upaya atau cara yang telah dilakukan dapat diklasifikasikan kedalam lima bentuk strategi atau upaya, yaitu (1) manajemen administrasi kelas, meliputi perencanaan kelas, pengorganisasian kelas, pengarahan kelas, koordinasi kelas, komunikasi kelas, dan kontrol kelas. (2) manajemen operatif kelas, meliputi tata usaha kelas, perbekalan kelas, kegiatan keuangan kelas, pembinaan personal kelas, hubungan masyarakat di lingkungan sekolah, serta memperbaiki kepemimpinan wali/guru kelas. (3) penataan ruang kelas, meliputi penataan ruang atau lingkungan pembelajaran. (4) pengelolaan perilaku siswa, meliputi tingkah laku dan sikap siswa dirumah dan disekolah. (5) penerapan strategi pembelajaran.Kata Kunci: Sistem Pengelolaan Kelas
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (Contextual Teaching and Learning) TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 10 MAKASSAR Fatimah, Evy
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.08 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) seberapa besar pengaruh model pembelajaran CTL terhadap kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 10 Makassar (2) seberapa besar pengaruh menemukan terhadap kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 10 Makassar. (3) seberapa besar pengaruh pemodelan terhadap kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 10 Makassar. (4) seberapa besar pengaruh refleksi terhadap kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 10 Makassar. (5) seberapa besar pengaruh penilaian terhadap kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 10 Makassar. Jenis penelitian ini adalah dekskriftif kuantitatif. Populasi dalam ini adalah seluruh kelas X dan kelas Xl IPS SMA Negeri 10 Makassar dan sampelnya adalah 217 dari populasi yaitu sebesar 489 siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data kuantitatif yaitu data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriptif yaitu presentasi dan analisis statistic inferensial yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas, uji korelasi dan uji regresi dengan bantuan SPSS 20.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji regresi untuk Penggunaan Model Pembelajaran CTL terhadap kemandirian belajar siswa nilai (r) sebesar 0,558 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,312, atau variansi kemandirian belajar siswa 31,2% dapat dijelaskan oleh variabel model pembelajaran CTL. Untuk variabel menemukan terhadap kemandirian belajar nilai (r) sebesar 0,441 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,195, atau variansi kemandirian belajar siswa 19,5 % dapat dijelaskan oleh variabel menemukan. Variabel pemodelan nilai (r) sebesar 0,182 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,033, atau variansi kemandirian belajar siswa 3,3 % dapat dijelaskan oleh variabel pemodelan. Variabel refleksi nilai (r) sebesar 0,456 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,208, atau variansi kemandirian belajar siswa 20,8% dapat dijelaskan oleh variabel refleksi. Dan variabel penilaian nilai (r) sebesar 0,513 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,263, atau variansi kemandirian belajar siswa 26,3% dapat dijelaskan oleh variabel penilaian. Jadi pada variabel X, X1, X2, X3 dan X4 terhadap Y terdapat pengaruh yang positif dan signifikan.Kata Kunci: CTL, Kemandirian BelajarABSTR

Page 1 of 2 | Total Record : 18