cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera" : 3 Documents clear
IMPLIKATUR WACANA SEMARANGAN PADA HARIAN SUARA MERDEKA umi faizah
SURYA BAHTERA No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.338 KB)

Abstract

Harian Suara Merdeka yang mempunyai jargon “Korannya Jawa Tengah” mampu memenuhi kebutuhan pembacanya dalam segala hal. Artikel dalam harian tersebut berisi antara lain Suara Merdeka, Suara Kedu, Suara Muda, Olah Raga, Nasional, Internasional, Hiburan, serta Advertensia. Disuguhkan dalam sebuah artikel wacana kritik sosial yang cukup mewakili komentar publik yang cenderung memiliki arti implikatur. Wacana tersebut secara sengaja  menyentil kalangan tertentu agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. Sebagai contoh, tindak tutur langsung yang bermaksud diungkapkan dengan kalimat-kalimat yang sesuai dengan modusnya, yakni kalimat berita untuk memberitakan, kalimat tanya untuk bertanya, dan kalimat perintah untuk memerintah.  Perhatikan contoh Wacana berikut.   Luna maya dan Cut Tari tidak mengaku, tapi minta maaf. Maaf, gambarnya tidak jelas Wacana di atas termasuk wacana langsung dan literal yang memberikan arti pemberitahuan yang sebenarnya, yaitu Luna Maya dan Cut Tari tidak mengaku melakukan perbuatan mesum, tetapi meminta maaf atas pemberitaan buruk tentang mereka baru-baru ini.
Bahasa Indonesia, Antara Variasi dan Penggunaan umi faizah
SURYA BAHTERA No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, yang berfungsi sebagai alat komunikasi mempunyai peran sebagai penyampai informasi. Kebenaran berbahasa akan berpengaruh terhadap kebenaran informasi yang disampaikan. Berbagai fenomena yang berdampak buruk pada kebenaran berbahasa yang disesuaikan dengan kaidahnya, dalam hal ini berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik.  Berbahasa yang baik yang menempatkan pada kondisi tidak resmi atau pada pembicaraan santai tidak mengikat kaidah bahasa di dalamnya. Ragam berbahasa seperti ini memungkinkan munculnya gejala bahasa baik interferensi, integrasi, campur kode, alih kode maupun bahasa gaul.
PERAN MATA KULIAH RETORIKA DALAM PEMBINAAN BUDI PEKERTI DAN MORAL BANGSA umi faizah
SURYA BAHTERA No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.717 KB)

Abstract

Tulisan  ini bertujuan untuk memaparkan peran mata kuliah Retorika dalam pembinaan budi pekerti bangsa. Berangkat dari kegelisahan terhadap mahasiswa era multikultural saat ini memang memprihatinkan ketika kita sedikit mengoreksi kemampuan berbicara mahasiswa. Sebagai contoh saat mahsiswa akan berkonsultasi dengan dosen dan orang yang lebih dewasa secara sruktural di lingkungan kampus, mereka belum mampu memberikan kesantunan berbahasa dengan subtansi bermutu. Seperti kejadian yang baru-baru ini terjadi adalah 1) ada seorang mahasiswa akan berkonsultasi Kartu Rencana Studi (KRS) kepada Ketua Program Studi, kemudian tanpa berbicara apapun mahasiswa tersebut duduk dan menyodorkan KRS kepada Ketua Program Studi (Prodi PBSI,  10 Oktober 2009) , 2) Mahasiswa datang tanpa diawali pengantar apapun langsung mengatakan “mau pindah Prodi, Bu!” (Prodi PBSI, 28 Oktober 2009), 3) Mahasiswa terlihat gelisah di luar Prodi PBSI menunggu kedatangan seorang dosen, tanpa berbicara apapun ia hanya mengamati dosen lain yang lewat di depannya, kemudian dosen tersebut yang bertanya lebih dulu, “akan bertemu dengan siapa Mas?” setelah itu baru terdengar jawaban bahwa ia sedang menunggu seseorang. Dari kasus tersebut dapat ditarik simpulan bahwa kemampuan verbal mahasiswa dalam hal kesantunan berbicara masih sangat kurang. Ketika dosen dalam pembelajaran hanya mengupas orator-orator andal pada masa kejayaan Yunani dan Romawi saja seperti bagaimana gaya bicara Aristoteles, Plato, Corax, Empedocles, dan Pytagoras kemampuan berbicara dalam hal kesantunan dan kearifan lokal tidak dapat dicerna dengan baik oleh mahasiswa. Tambahan lagi,  mahasiswa hanya disuguhi tentang kepiawaian Sukarno dan Barack Obama  dalam berpidato, tetapi tidak memperhatikan penerapan komunikasi yang santun dalam berbicara. Oleh karena itu, mata kuliah Retorika tidak boleh diajarkan sambil lalu saja, tetapi harus memberikan gambaran terhadap kesantunan berbicara yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang akan membawa pada optimalnya pembelajaran mata kuliah Retorika yang menjadi wahana pembinaan budi pekerti dan moral bangsa.

Page 1 of 1 | Total Record : 3


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue