cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018" : 6 Documents clear
Tabel Kehidupan Kupu-kupu Doleschallia bisaltide Cramer (Lepidoptera: Nymphalidae) yang Dipelihara pada Tanaman Inang Berbeda Uswatun Hasanah; Dahelmi Dahelmi; Alia Rizki; Suwarno Suwarno
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.822 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14957

Abstract

Telah dilakukan penelitian tabel kehidupan kupu-kupu Doleschallia bisaltide Cramer (Lepidoptera: Nymphalidae) yang dipelihara pada tanaman inang berbeda dari bulan November sampai Desember 2017 di Laboratorium Ekologi dan kandang penangkaran kupu-kupu Jurusan Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tabel kehidupan D. bisaltide pada dua jenis tumbuhan inang (Graptophyllum pictum dan Asystasia gangetica). Penelitian ini menggunakan metode observasi. Hasil uji tabel kehidupan menunjukkan bahwa persentase jumlah telur yang berhasil mencapai dewasa pada Graptophyllum pictum sebesar 1,58% dan Asystasia gangetica 3,33%. Predator merupakan faktor terbesar penyebab kematian stadium pradewasa D. bisaltidae. Predator yang menyerang pradewasa D. bisaltidae diantaranya adalah Manthis sp., Lasius niger, Soleonopsis sp., Sycanus dichotomus dan laba-laba familia Oxyopidae.
INVENTARISASI JENIS BURUNG RANGKONG (BUCEROTIDAE) DI HUTAN KRUENG TRIPA, KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (KEL), KABUPATEN GAYO LUES Aida Fithri; Reza Priyandika; Masykur Masykur; Feri Suryawan
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.902 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14965

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang inventarisasi jenis burung rangkong (Bucerotidae), di hutan Krueng Tripa, kawasan Ekosistem Leuser (KEL), Kabupaten Gayo Lues dari bulan Maret sampai Juni 2018 di Kecamatan Terangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati jenis dan populasi burung rangkong di hutan Krueng Tripa, Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode survei eksplorasi di dalam enam grid lokasi penelitian dan di luar grid lokasi penelitian, serta hasil dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, burung rangkong jenis Anthracoceros malayanus berjumlah 5 individu, Buceros bicornis berjumlah 10 individu, Buceros rhinoceros berjumlah 8 individu, Rhinoplax vigil berjumlah 1 individu, dan Rhyticeros undulatus berjumlah 56 individu. Jenis pakan burung rangkong terdiri dari buah Ficus fustilosa, Ficus drupaceae, Ficus stupenda, dan Vitex pinnata. Burung rangkong aktif pada suhu lingkungan sekitar 22-23 0C dan kelembaban udara sekitar 94-95%.
Eksplorasi Penerapan Strategi Pengendalian Malaria Berbasis Konsep One Health Antara Dua Wilayah yang Sudah Berstatus Eliminasi dan Belum Eliminasi di Provinsi Aceh Marhaban Marhaban; Teuku Reza Ferasyi; Asnawi Abdullah
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.83 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14961

Abstract

Eliminasi malaria telah menjadi program nasional dan dilaksanakan secara bertahap. Di Provinsi Aceh sendiri Kota Sabang merupakan salah satu Kota yang sudah tereliminasi malaria, sementara Kabupaten lain masih banyak yang belum bebas malaria diantaranya adalah Kabupaten Aceh Jaya. Model pendekatan komprehensif dalam eliminasi malaria yang terdiri dari tiga komponen, yaitu komponen kebijakan, implementasi program pengendalian malaria dan peran kader malaria desa punya peran besar dalam eliminasi malaria. Upaya lain yang diyakini mampu menjadi strategi akselerasi eliminasi malaria adalah dengan pendekatan one health. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. seluruh penanggung jawab program malaria yaitu dokter dan perawat di Puskesmas dalam wilayah Kota Sabang dan Kabupaten Aceh Jaya yaitu masing-masing 30 orang. Sementara itu dalam penelitian ini seluruh populasi dijadikan sampel (total sampling). Analisis data menggunakan uji tindependen untuk analisis bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengamatan kasus (surveilans) malaria di Kota Sabang sudah baik (80%) di Kabupaten Aceh Jaya kurang baik (63,3%), upaya promosi kesehatan dalam eliminasi malariaberbasis one health di Kota Sabangbaik (73,3%) di Kabupaten Aceh Jaya terdistribusi rata baik dan kurang baik(50,0%), penggerakkan dan pemberdayakan masyarakat dalam pengendalian malaria di Kota Sabang sudah baik (90,0%) di Kabupaten Aceh jaya juga baik (76,7%), akses masyarakat terhadap pelayanan pengendalian baik di Kota sabang baik (86,7%) di Kabupaten Aceh Jaya juga baik (60,0%), faktor risiko lingkungan di Kota Sabang dan Kabupaten Aceh Jaya sudah baik (90,0%); (56,7%), komitmen pemerintah dalam pengendalian malaria di Kota Sabang sudah baik (80%) sementara di Kabupaten Aceh Jaya terdistribusi rata baik dan kurang baik(50,0%),dan pembiayaan dalam pengendalian malaria di Kota Sabang tersedia(66,7%) dan di Kabupaten Aceh Jaya juga tersedia (63,3%). Terdapat perbedaan Strategi pengendalian malaria berbasis konsep one health antara dua wilayah yang sudah berstatus eliminasi dan belum eliminasi di provinsi Aceh pada variabel surveilans dan pemberdayaan masyarakat (p0,05).
Keragaman Kupu-Kupu di Sungai Brayeun, Kabupaten Aceh Besar Nurul 'Akla; Saida Rasnovi; Aida Fithri; Suwarno Suwarno
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.681 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14962

Abstract

Penelitian tentang keanekaragaman kupu-kupu pada Sungai Brayeun di Kabupaten Aceh Besar telah dilakukan pada bulan November sampai Desember 2016. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keanekaragaman jenis dan komposisi setiap jenis kupukupu. Pengkoleksian kupu-kupu di lapangan dengan cara mengeksplorasi cakupan wilayah seluas 400m2 (20 m x 20 m) selama 30 menit pada setiap titik sampling menggunakan jarring serangga. Pengkoleksian dilakukan sebanyak 10 kali ulangan untuk setiap titik sampling. Jarak antara satu titik sampling dengan titik berikutnya adalah 250-300 m. Titik sampling diletakkan di sebelah kiri dan kanan sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51 jenis kupu-kupu yang tergolong ke dalam empat famili. Keempat famili kupu-kupu tersebut adalah Nyamphalidae, Papilionidae, Pieridae dan Lycaenidae. Jumlah jenis untuk masing-masing famili bervariasi, yaitu famili Nymphalidae sebanyak 23 jenis, Papilionidae (12 jenis), Pieridae (14 jenis) dan Lycaenidae (2 jenis). Indeks keragaman jenis kupu-kupu yang terdapat di Sungai Brayeun tergolong tinggi (H’=3.01).
Pengaruh Umpan Terhadap Keefektifan Pitfall Trap untuk Mendukung Praktikum Ekologi Hewan di Laboratorium Ekologi FMIPA Unsyiah Adi Surya Jaya; Widayat Widayat
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.576 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan penggunaan umpan pada Pitfall trap, sebagai refererensi praktikum ekologi hewan dan ekologi serangga. penelitian ini dilaksanakan dari bulai Mei sampai bulan Agustus 2018 di kebun percobaan Biologi, FMIPA Universitas Syiah Kuala. Identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Ekologi Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Syiah Kuala. Metode pengambilan sampel serangga dilakukan dengan metode Pitfall Trap menggunakan umpan berupa feses ayam, sapi serta manusia. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik dengan masing-masing ulangan sebanyak 10 kali. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan feses manusia terdapat pengaruh yang berbeda nyata dengan umpan feses sapi, ayam maupun kontrol. Namun pemberian umpan feses sapi dan ayam tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Jumlah spesies yang ditemukan lebih dominan dari famili Scarabaeidae yang berjumlah 7 spesies. Sedangkan yang lainnya seperti Carabidae, Lycosidae, Acridoidae, Formicidae, Carcinophoridae, Muscidae, Culicidae, Grylidae, Trachelidae, Entomobryadae, Scolopendridae, Anisolabidae, Aphidoidae, Juluidae, Staphylinidae, Pentatomidae, Locustidae hanya terdapat 1 spesies saja. Selain itu, faktor lainnya yang mendukung yaitu faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban dan pH tanah. Rata-rata suhu lingkungan harian yaitu 27-31oC dan kelembaban relatif udara 55-85 %.
Potensi Antidiabetik Ekstrak Etanol Kulit Buah Rambai (Baccaurea motleyana Muell.Arg) terhadap Kandungan Glikogen Hati Mencit Diabetik Aloksan Widya Sari; Febria Safitri; Fauziah Fauziah; Aida Fithri; Masykur Masykur; Mirfandi Amirsyah; Ria Ceriana
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.589 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14964

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan herbal berkhasiat antidiabetik kulit buah rambai diujikan terhadap kadar glikogen hati mencit diabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi antidiabetiekstrak etanol kulit buah rambai terhadap kadar glikogen hati mencit yang k diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan.Induksi diabetes terhadap mencit dilakukan dengan pemberian aloksan sebanyak 6,51 mg/30gBB secara intraperitoneal. Mencit diabetes diberikan Glibenklamid 0,0195 mg/30gBB (K+), ekstrak etanol kulit buah rambai 200 mg/kgBB (P1), 400 mg/kgBB (P2), 800 mg/kgBB (P3) dan 1600 mg/kgBB (P4) secara oral kecuali pada perlakuan kontrol negatif (K-) yang diberikan akuades. Parameter yang diukur adalah kadar glikogen hati dengan metode antrone-asam sulfat. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), hasil uji jarak berganda Duncan pada α 0,05. terhadap rata-rata kadar glikogen hati mencit menunjukkan adanya pengaruh nyata antar perlakuan (P0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah rambai memiliki potensi antidiabetik dengan meningkatkan kadar glikogen hati mencit pada dosis 400 mg/kgBB.

Page 1 of 1 | Total Record : 6