cover
Contact Name
Tsania Faza
Contact Email
-
Phone
08111400115
Journal Mail Official
mji@ui.ac.id
Editorial Address
Education Tower 6th floor, IMERI building, Faculty of Medicine Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya 6, Jakarta, 10430, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Journal of Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 08531773     EISSN : 22528083     DOI : 10.13181
Core Subject : Health,
This quarterly medical journal is an official scientific journal of the Faculty of Medicine Universitas Indonesia in collaboration with German-Indonesian Medical Association (DIGM) Indexed in: IMSEAR; CAB Abstracts; Global Health; HINARI; DOAJ; DRJI; Google Scholar; JournalTOCs; Ulrichsweb Global Serial Directory; WorldCat; New Jour; Electronic Journals Library; ISJD Accredited (2013-2018) by DIKTI Kemendikbud Republik Indonesia (No:58/DIKTI/Kep/2013)
Arjuna Subject : -
Articles 1,648 Documents
Long-term follow up on patients with neonatal tetanus
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 2 (1995): April-June
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i2.903

Abstract

[no abstract available]
Vitamin B6 and vitamin B1 status in acute psychosis
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 2 (1995): April-June
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i2.904

Abstract

[no abstract available]
The Significance of HLA-antigens in dermatology
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 1 (1995): January-March
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i1.905

Abstract

[no abstract available]
Diagnostic accuracy of frozen section in various thyroid disorders as compared with paraffin section from the same cases
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 1 (1995): January-March
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i1.906

Abstract

[no abstract available]
Initiation of international collaborative study on breast cancer between Japan and Indonesia
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (1995): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i3.908

Abstract

[no abstract available]
Planning, organizing and management of the collaborative project on breast cancer
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (1995): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i3.909

Abstract

[no abstract available]
Breast cancer case control study: Conceptual framework and epidemiological study design
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (1995): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i3.910

Abstract

Suatu penelitian kanker payudara secara multi disipliner telah dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta dari lahun 1988 sampai tahun 1991. Bagian studi epidemiologi dari proyek ini mempergunakan disain Case'Control dalam upaya penilaian pengaruh berbagai faktor kausal untuk kejadian kanker payudara di kalangan wanita Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya maupun literatur yang ada, telah disusun suatu konsep yang spesifik bagi penelitian ini. Kerangka konsep penelitian ini menyoroti hubunganyang diperkirakan ada dalam perkembangan kanker payudara dengai fahor-fahor berikut: 7) keturunan genetik dalam keluarga, 2) pajanan hormonal, baik intrinsik maupun ekstrinsik, i) penumpukai lemaktubuh, 41 trauma dan pajanan langsung lainnya atas jaringan payudara, 5) pota hidup yang spesifik. Penelitian ini melibatkan 300 kasus baru kanker payudara dan 600 kontrol serasi yang dipitih dari pengunjung bukan tumor d.i RSCM pada periode waktu yang sama. Faktor penentu keserasian kontrol adalah kelompok usia dan status sosial ekonomi
Clinicopathological aspects of breast cancer: A joint study between Indonesia and Japan
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (1995): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i3.911

Abstract

Masalah penatalaksanaan klinik dari kanker payudara tetap penting dalam hal diagnosis dan pengobatan. Telah disarankan oleh penelitian-penelitian terdahulu bahwaperlu dipikirkan dua subset kankerpayudara, yaitu penyakit yang agresif danyang pertumbuhan­ nya tidak nyata secara klinis (indolen). Oleh karena itu, penelitian aspek klinikopatologik kankerpayudara berkaitan denganfenomena semacam itu menjadi penting untuk dilakukan pada wanita Indonesia juga. Bersamaan dengan penelitian epidemiologik secara kasus-kontro 300 kasus kanker payudara telah dianalisa terhadap aspek klinikopatologiknya. Semua kasus dievaluasi secara klinis menggunakan klasifikasi intemasional TNM dan Manchester yang baku dan secara histopatologik menggunakan modifikasi klasifikasi WHO seperti yang dianjurkan oleh Perhimpunan Kanker Payudara Jepang. Protokol penatalaksanaan kanker payudara dari Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia yang disesuaikan dengan pedoman yang diterima secara luas diterapkan seperlunya. Hasilnya menunjukkan bahwa kasus-kasus kanker payudara paling sering ditemukan pada golongan umur dibawah 35 tahun dan di antara 40 dan 44 tahun. Sebagian besar (87 %)pada stadium lanjut (stadium IJIA, IIIB dan!V) sedangkan hanya 13 % pada stadium dini (stadium I,2,3 dan stadium 4). Di antara 300 kasus hanya 110 kasus yang operabel. Prosedur bedah yang diterapkan adalah sebagai berikut: mastektomi radikal pada 50 kasus (16.6 %), mastektomi sederhana pada 40 kasus (13.37 %) dan bedah konservasi payudara pada 2 kasus (0.67 %). Kejangkitan kelenjar getah bening ditemukan pada 20 dari 50 kasus dengan mastektomi radika dan jumlah rata-rata kelenjar getah bening yang didiseksi adalah 6.8. Sebagian besar (88.33 %) adalah karsinoma duktal invasif dan sisanya jenis khusus (9.67 %) dan karsinoma non-invasif (1.33 %). Dua kasus (0.67 %) adalahpenyakit Paget payudara. Di antara karsinoma duktal invasif jenis skirus merupakan jenis yang paling sering (49 %). Abstracts Theproblem of clinical management of breast cancer remains important in respect toboth diagnosis and treatment. It has been suggested from earlier studies that two subsets of breast cancer might be considered, namely the agressive disease and the indolent one. Therefore, the study of clincicopathological aspects of breast cancer in respect to suchphenomena became important to be conducted in Indonesian females as well. In parallell to the epidemiological case-control study, 300 breast cancer cases have been analyzed for their clinicopathological aspects. All cases were evaluated clinically using standard International TNM and Manchester Classification and histopathologically using modified WHO classification as recommended by the Japanese Breast Cancer Society. Breast cancer management protocols of the Indonesian Surgical Oncology Association as adapted from the widely accepted standards were applied accordingly. The results showed that the breast cancer cases were mostly found in the age group under 35 years and between 40 to 44 years. The majority (87 %) were in advanced stage (stage II/A, IIIB and IV) while only 13 % were in early stage (stage I, JI). Out of 300 cases only 110 cases were operable. The surgical procedures which were applied were asfollows: radical mastectomy on 50 cases (16.6 %), simple mastectomy on 40 cases (13.37 %) and breast conserving surgery on 2 cases (0.67 %). Lymph node involvement was found in 20 out 50 cases with radical mastectomy, and the average number of dissected lymph nodes were 6.8. The majority (88.33 %) was of invasive ductal carcinoma and the rest were special types (9.67 %) and non-invasive carcinoma (1.33 %). Two cases (0.67 %) were Paget' s disease of the breast. Among the invasive ductal carcinoma the scirrhous type was the most common type (49 %). Keywords: breast cancer, clinicopathological aspects, surgical procedures
Pathological aspects of breast cancer in Indonesian females, emphasizing on the modified W.H.O. classifïcation
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (1995): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i3.912

Abstract

[no abstract available]
Epidemiological analysis of risk factors for breast cancer in Indonesian females
Medical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (1995): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.v4i3.913

Abstract

Untuk menetapkan falaor-faktor risiko pada perkembangan kanker payudara dilakukan penelitian epidemiologik selama 3 tahun yang termasuk pada penelitian kerjasama antara Indonesia dan Jepang. Metoda kasus-kontrol dipilih dan digunakan penderita yang mengunjungi Rumah Sakit Pusat Nasional Dr.Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Tiga ratus kasus kanker payudara yang baru dan diperkuat dengan pemeriksaan hislopatologik diadu berpasangan, menurut umur (+ l- 3 tahun) dan status sosioekonomilç dengan 600 kontroL. Data yang dikumpulkan adalah data demografik, pajanan terhad,ap radiasi, hubungan genetilç pola makanan dan kebiasaan hidup lainnya.Analisa data dilakukan dengan cara univariat. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa faktor meningkatkan resiko kanker payudara, yaitu trauma pada payudara, berat badan rendah, menopause yang alamiah menopause yang diinduksi, jumlah kehamilan rendah (1-2 knli), masd menyusukan bayi yang singkat (kurang clari 4 bulan), hubungan keluarga dekat ilengan penderita kanker payudara dan konsumsi makanan berlemak. Faktor-faktor yang menurunkan risiko kanker payudara adalah status perkawinan yang berpisah, keadaan menduda, beral badan berlebiha4 siklus haid tidak teratur. Disimpulkan bahwa faktor risiko yang paling mencolok adaLah 1). menopause yang diinduksi dan 2). masa menyusui bayi singkat (latrang dari 4 bulan) (Risiko Relatif masing-masing 5.96 dan 5,44). Peningkatan risiko kanker payudara dua sampai tiga kali pada keadaan berat badan rendah dan konsumsi makanan berlemak(Risiko Relatif masing-masing 2.85 d,an 2.63). Oleh karena konsumsi makanan berlemak merupakan salah satu faktor risiko yang bermakna, penelitian diperpanjang dengan analisa gizi yang lebih lanjut.

Page 95 of 165 | Total Record : 1648


Filter by Year

1992 2026


Filter By Issues
All Issue Online First Vol. 34 No. 4 (2025): December Vol. 34 No. 3 (2025): September Vol. 34 No. 2 (2025): June Vol. 34 No. 1 (2025): March Vol. 33 No. 4 (2024): December Vol. 33 No. 3 (2024): September Vol. 33 No. 2 (2024): June Vol. 33 No. 1 (2024): March Vol. 32 No. 4 (2023): December Vol. 32 No. 3 (2023): September Vol. 32 No. 2 (2023): June Vol. 32 No. 1 (2023): March Vol. 31 No. 4 (2022): December Vol. 31 No. 3 (2022): September Vol. 31 No. 2 (2022): June Vol. 31 No. 1 (2022): March Vol. 30 No. 4 (2021): December Vol. 30 No. 3 (2021): September Vol. 30 No. 2 (2021): June Vol. 30 No. 1 (2021): March Vol. 29 No. 4 (2020): December Vol. 29 No. 3 (2020): September Vol. 29 No. 2 (2020): June Vol. 29 No. 1 (2020): March Vol. 28 No. 4 (2019): December Vol. 28 No. 3 (2019): September Vol. 28 No. 2 (2019): June Vol. 28 No. 1 (2019): March Vol. 27 No. 4 (2018): December Vol. 27 No. 3 (2018): September Vol. 27 No. 2 (2018): June Vol. 27 No. 1 (2018): March Vol. 26 No. 4 (2017): December Vol. 26 No. 3 (2017): September Vol. 26 No. 2 (2017): June Vol. 26 No. 1 (2017): March Vol. 25 No. 4 (2016): December Vol. 25 No. 3 (2016): September Vol. 25 No. 2 (2016): June Vol. 25 No. 1 (2016): March Vol. 24 No. 4 (2015): December Vol. 24 No. 3 (2015): September Vol. 24 No. 2 (2015): June Vol. 24 No. 1 (2015): March Vol. 23 No. 4 (2014): November Vol. 23 No. 3 (2014): August Vol. 23 No. 2 (2014): May Vol. 23 No. 1 (2014): February Vol. 22 No. 4 (2013): November Vol. 22 No. 3 (2013): August Vol. 22 No. 2 (2013): May Vol. 22 No. 1 (2013): February Vol. 21 No. 4 (2012): November Vol. 21 No. 3 (2012): August Vol. 21 No. 2 (2012): May Vol. 21 No. 1 (2012): February Vol. 20 No. 4 (2011): November Vol. 20 No. 3 (2011): August Vol. 20 No. 2 (2011): May Vol. 20 No. 1 (2011): February Vol. 19 No. 4 (2010): November Vol. 19 No. 3 (2010): August Vol. 19 No. 2 (2010): May Vol. 19 No. 1 (2010): February Vol. 18 No. 4 (2009): October-December Vol. 18 No. 3 (2009): July-September Vol. 18 No. 2 (2009): April-June Vol. 18 No. 1 (2009): January-March Vol. 17 No. 4 (2008): October-December Vol. 17 No. 3 (2008): July-September Vol. 17 No. 2 (2008): April-June Vol. 17 No. 1 (2008): January-March Vol. 16 No. 4 (2007): October-December Vol. 16 No. 3 (2007): July-September Vol. 16 No. 2 (2007): April-June Vol. 16 No. 1 (2007): January-March Vol. 15 No. 4 (2006): October-December Vol. 15 No. 3 (2006): July-September Vol. 15 No. 2 (2006): April-June Vol. 15 No. 1 (2006): January-March Vol. 14 No. 4 (2005): October-December Vol. 14 No. 3 (2005): July-September Vol. 14 No. 2 (2005): April-June Vol. 14 No. 1 (2005): January-March Vol. 13 No. 4 (2004): October-December Vol. 13 No. 3 (2004): July-September Vol. 13 No. 2 (2004): April-June Vol. 13 No. 1 (2004): January-March Vol. 12 No. 4 (2003): October-December Vol. 12 No. 3 (2003): July-September Vol. 12 No. 2 (2003): April-June Vol. 12 No. 1 (2003): January-March Vol. 11 No. 4 (2002): October-December Vol. 11 No. 3 (2002): July-September Vol. 11 No. 2 (2002): April-June Vol. 11 No. 1 (2002): January-March Vol. 10 No. 4 (2001): October-December Vol. 10 No. 3 (2001): July-September Vol. 10 No. 2 (2001): April-June Vol. 10 No. 1 (2001): January-March Vol. 9 No. 4 (2000): October-December Vol. 9 No. 3 (2000): July-September Vol. 9 No. 2 (2000): April-June (Special Issue: Skin Cancer) Vol. 9 No. 1 (2000): January-March Vol. 8 No. 4 (1999): October-December Vol. 8 No. 3 (1999): July-September Vol. 8 No. 2 (1999): April-June (Special Issue: Breast Cancer) Vol. 8 No. 1 (1999): January-March (Special Issue: Implant Contraceptive) Vol. 7 No. 4 (1998): October-December Vol. 7 No. 3 (1998): July-September Vol. 7 No. 2 (1998): April-June Vol. 7 (1998): Supplement 1 Vol. 7 No. 1 (1998): January-March Vol. 6 No. 4 (1997): October-December Vol. 6 No. 3 (1997): July-September Vol. 6 No. 2 (1997): April-June Vol. 6 No. 1 (1997): January-March Vol. 5 No. 4 (1996): October-December Vol. 5 No. 3 (1996): July-September Vol. 5 No. 2 (1996): April-June Vol. 5 No. 1 (1996): January-March Vol. 4 No. 4 (1995): October-December Vol. 4 No. 3 (1995): July-September Vol. 4 No. 2 (1995): April-June Vol. 4 No. 1 (1995): January-March Vol. 3 No. 4 (1994): October-December Vol. 3 No. 3 (1994): July-September Vol. 3 No. 2 (1994): April-June Vol. 3 No. 1 (1994): January-March Vol. 2 No. 1 (1993): January-March Vol. 1 No. 3/4 (1992): July-December Vol. 1 No. 2 (1992): April-June Vol. 1 No. 1 (1992): January-March More Issue