Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN"
:
15 Documents
clear
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE COURSE REVIEW HORAY (CRH) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA
Kurniati, Atik Dwi
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.871 KB)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan minat belajar matematika dengan metode pembelajaran CRH. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII D MTs. Al-Azhar Kalijaya Alian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dokumentasi dan catatan lapangan yang masing-masing telah memenuhi syarat validitas. Analisis data menggunakan rumus rata-rata dan persentase. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan metode CRH dapat meningkatkan minat belajar diikuti prestasi belajar matematika siswa. Kata kunci: minat belajar, CRH, prestasi belajar
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 1 KEBUMEN
Nurayati, Ita
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (74.59 KB)
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar menggunakan model pembelajaran problem solving pada siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah 1 Kebumen tahun pelajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar. Secara kualitatif peningkatan ditunjukkan dengan sikap siswa mulai memperhatikan ketika guru menjelaskan. Perasaan siswa mulai senang terhadap pelajaran. Siswa menjadi lebih aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan. Siswa mampu dalam mengemukakan hipotesisnya serta siswa mampu memberikan alasan dari jawaban yang dikemukakan. Secara kuantitatif persentase hasil observasi keterampilan berpikir kritis siklus I sebesar 67% meningkat sampai siklus II sebesar 83%. Rata-rata nilai prestasi belajar siklus Isebesar 72,6 meningkat sampai siklus II sebesar 80. Persentase ketuntasan belajar siklus I sebesar 60% meningkat sampai siklus II sebesar 83%. Kata kunci: keterampilan berpikir kritis, problem solving, prestasi
PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA DENGAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
Ma?arif, Syamsul
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (86.758 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan berpikir kritis dan kreatif siswa, peningkatanprestasi belajar, serta keterkaitan antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan prestasi belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIIF SMP Negeri 18 Purworejo. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, angket, tes, dan dokumentasi.Analisis data yang digunakan adalah rerata dan analisis deskriptif persentase.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat peningkatan berpikir kritis dan kreatif siswa, terdapat peningkatan prestasi belajar serta terdapat keterkaitan antara berpikir kritis dan kreatif terhadap prestasi. Kata kunci: berpikir kritis, berpikir kreatif, PBL
STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR ANTARA SFE DAN MODEL KONVENSIONAL PADA KUBUS DAN BALOK SMP N 39 PURWOREJO
Kurniyawan, Herly
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (93.042 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa kelas VIII dengan model SFE akan lebih baik daripada model konvensional pada pokok bahasan Kubus dan Balok kelas VIII SMP N 39 Purworejo tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi seluruh siswa kelas VIII sebanyak 60 siswa. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa diperoleh dengan mengambil dua kelas yaitu kelas VIII B berjumlah 20 siswa yang diberikan model SFE dan VIII A berjumlah 20 siswa yang diberikan model konvensional. Teknik sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi UAS I dan tes prestasi belajar yang sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji t. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji homogenitas variansi populasi dan uji keseimbangan dilakukan sebelum diberikan perlakuan. Uji hipotesis meliputi uji normalitas, uji homogenitas variansi populasi dan uji hipotesis dilakukan setelah diberi perlakuan, sehingga prestasi belajar siswa yang dikenai model Student Facilitator and Explaining (SFE) lebih baik daripada prestasi belajar yang dikenai model konvensional pada pokok bahasan Kubus dan Balok kelas VIII SMP N 39 Purworejo. Kata kunci : pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE), model konvensional
HUBUNGAN AKTIVITAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DI SMP NEGERI 39 PURWOREJO
Yeniarsih, Yeniarsih
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.919 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan aktivitas dan kemandirian belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMP N 39 Purworejo. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi model sequential explanatory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa termasuk kategori ?selalu?, untuk variabel kemandirian belajar siswa, termasuk dalam kategori ?kadang-kadang?, serta untuk prestasi belajar matematika siswa termasuk dalam kategori ?baik?. Berdasarkan analisis kuantitatif menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel aktivitas belajar siswa dengan prestasi belajar matematika siswa, ada hubungan antara kemandirian belajar siswa dengan prestasi belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil nilai koefisien determinasi (R2) diperoleh 0,288 yang artinya besarnya sumbangan variabel aktivitas dan kemandirian belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa secara bersama-sama sebesar 28,8% dan sisanya 71,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Bedasarkan hasil analisis kualitatif, menunjukkan bahwa aktivitas dan kemandirian belajar siswa berhubungan dengan prestasi belajar matematika siswa. Kata kunci: aktivitas belajar, kemandirian belajar, prestasi belajar matematika
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) PADA SISWA KELAS VII
Suryana, Efa
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (77.431 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran Group Invesstigation(GI) pada siswa kelas VII SMP PGRI 3 Kepil tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi. Instrumen penelitian yaitu lembar observasi, tes prestasi belajar. Teknik analisis data menggunakan teknik rerata dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Group Investigation(GI) dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukkan dengan persentase rerata keaktifan siswa pada siklus I sebesar 66,25% dan meningkat menjadi 78,72% pada siklus II. Sedangkan rerata prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 69,11 dengan ketuntasan mecapai 55,56% kemudian pada siklus II sudah mencapai 80,33 dengan ketuntasan 77,78%. Kata kunci: Group Investigation (GI), keaktifan, prestasi belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS DENGAN SETTING TTW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA
Kartika, Desta Risa
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (90.848 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran ARIAS dengan setting Think Talk Write pada pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX A SMP Sultan Agung Purworejo. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Sultan Agung Purworejo yang berjumlah 20 siswa. Obyek dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran ARIAS dengan setting Think Talk Write materi tabung dan kerucut. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran ARIAS dengan setting Think Talk Write dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase kemampuan komunikasi matematis siswa dari 67.58% pada siklus I menjadi 78.64% pada siklus II. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan penggunaan model pembelajaran ARIAS dengan setting Think Talk Write dapat meningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX A SMP Sultan Agung Purworejo Tahun 2014/2015. Kata kunci: komunikasi matematis, ARIAS, TTW
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAVI DAN AIR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
Misbahudin, Misbahudin
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.184 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar yang dikenai metode pembelajaran SAVI, metode pembelajaran AIR dan pembelajaran ekspositori pada siswa kelas VII MTs Miftahul Huda Mangunranan Mirit Kebumen tahun pelajaran 2014/2015. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes yang sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Analisis Variansi Satu Jalan dengan Sel tak Sama. Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan bangun datar segiempat yang dikenai metode pembelajaran SAVI, metode pembelajaran AIR dan pembelajaran ekspositori memberikan hasil yang berbeda. Prestasi belajar yang dikenai metode pembelajaran SAVI dan metode pembelajaran AIR tidak memberikan hasil yang berbeda. Selain itu, prestasi belajar yang dikenai metode pembelajaran SAVI lebih baik daripada pempelajaran ekspositori dan prestasi belajar yang dikenai metode pembelajaran AIR lebih baik daripada prestasi belajar yang dikenai pembelajaran ekspositori. Kata kunci: Savi, Air, ekspositori, prestasi belajar
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN TSTS TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI BANGUN RUANG
Hidayah, Nurul
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.509 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui; (1) Apakah prestasi belajar siswa yang dikenai model pembelajaran NHT yang di kombinasikan dengan TSTS lebih baik dari model pembelajaran konvensional.; (2) Penyebab model pembelajaran NHT yang dikombinasikan dengan TSTS lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 29 Purworejo. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII C dan siswa kelas VIII D. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi, tes, dan wawancara. Analisis data menggunakanuji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together yang dikombinasikandenganTwo Stay Two Stray lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang menggunakanpembelajarankonvensional.(2) modelpembelajaran Numbered Head Together yang dikombinasikan dengan Two Stay Two Stray lebih menyenangkan karena siswa dapat bertukar ide dengan teman yang lain melalui bertamu sehingga materi pun mudah dipahami. Kata kunci: NHT,TSTS, prestasi belajar
PENGARUH STRATEGI MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP
Wijayanti, Happy
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.916 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah strategi Mind Mapping berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika; (2) mengapa pembuatan Mind Map berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematika. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII E-G SMP. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII G yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes koneksi matematika dan lembar observasi pembuatan Mind Map yang masing-masing telah memenuhi syarat validitas, serta pedoman wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan uji-t untuk sampel tidak terpisah (non independent sample t-test) dan analisis data kualitatif menggunakan model Miles and Huberman. Dari hasil analisis data tersebut disimpulkan bahwa: 1) strategi Mind Mapping berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika; 2) penerapan strategi Mind Mapping berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika karena dalam strategi tersebut siswa dilibatkan untuk membuat Mind Map. Dengan Mind Map materi menjadi lebih ringkas karena disajikan dalam satu lembar sehingga siswa bisa melihat secara keseluruhan keterkaitan konsep-konsep, selain itu struktur Mind Map mengikuti proses berpikir otak sehingga siswa lebih mudah untuk mengingat materi. Kata kunci: strategi Mind Mapping, koneksi matematika, uji-t untuk sampel tidak terpisah