Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan is a scientific journal that contains the results of theoretical research and studies on economic and development issues. Managed by Department of Development Economics, Faculty of Economics and Business University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Published by University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Press.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16, No 1 (2016)"
:
8 Documents
clear
ANALISIS POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA MISKIN DI KABUPATEN SIMALUNGUN
Lailan Safina Hasibuan
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.104 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1017
Kemiskinan merupakan ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan makanan dan bukan makanan yang diukur dari pengeluran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pola pengeluaran rumah tangga miskin di Kabupaten Simalungun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola pengeluaran rumah tangga miskin di Kabupaten Simalungun.Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan deskriptif kuantiatif yaitu pengumpulan data untuk menjawab pertanyaan mengenai status terakhir dari subjek penelitian dan di ukur dalam suatu angka skala numeric. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan mewawancarai dan menyebar kuesioner kepada rumah tangga miskin di Kecamatan Ujung Padang. Teknik analisa dalam penelitian ini adalah dengan metode perhitungan yang sangat sederhana yang menggunakan perhitungan persentase (%) dari setiap variabel yang telah tercetak pada kuesioner yang digunakan penulis dalam mengambil data langsung kemasyarakat sebagai bahan untuk menganalis kenyataan yang terjadi Kabupaten Simalungun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran untuk makanan lebih besar dari rata-rata pengeluaran non makanan. Hal ini disebabkan karena penghasilan para responden yang tidak mencukupi. Kata kunci: pola pengeluaran, rumah tangga miskin
ANALISIS KETIMPANGAN EKONOMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KRIMINALITAS DI PROPINSI SUMATERA UTARA
Prawidya Hairani RS;
Aulia Rizky Syahputri
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.288 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1018
Tingkat Kriminalitas di Provinsi Sumatera Utara terus mengalami peningkatan diiringi dengan semakin meningkatnya Ketimpangan Ekonomi yang dilihat dari Gini Ratio Provinsi Sumatera Utara. Tindak Kriminalitas tertinggi adalah Kasus Pencurian, kasus Penganiayaan dan Kasus Narkoba. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Ketimpangan Ekonomi terhadap Tingkat Kriminalitas Provinsi Sumatera Utara.Penelitian ini dilakukan di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan data sekunder dengan runtun waktu yaitu pada tahun 2002 sampai 2013, yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Model analisis data adalah model ekonometrika dengan persamaan Analisis Linier Sederhana Metode Kuadrat Terkecil (Ordinary Least Square/OLS) dengan mempergunakan E-Views 8.0 sebagai pengolah data penelitian.Berdasarkan hasil estimasi bahwa ketimpangan ekonomi (GR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kriminalitas di Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan hasil analisis tipologi klassen penulis dapat mengetahui pengelompokkan kabupaten/kota dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan jumlah tindak criminal serta ketimpangan ekonomi dan jumlah tindak kriminal yang dibagi menjadi 4 kuadran. Kata Kunci : Ketimpangan Ekonomi (Gini Ratio/GR), Tingkat Kriminalitas
ANALISIS KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI PROPINSI SUMATERA UTARA
Shita Tiara
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (535.19 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1013
Selama proses pembangunan Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini dalam bidang ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang stabil dan menunjukkan adanya peningkatan. Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara yang mengalami peningkatan. Tetapi pertumbuhan ekonomi yang mengalami peningkatan tidak diikuti meratanya distribusi pendapatan di Sumatera Utara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis ketimpangan distribusi pendapatan di Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan data sekunder dengan runtun waktu yaitu pada tahun 2002 sampai 2013, yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. Berdasarkan hasil analisis bahwa ketimpangan distribusi pendapatan di Sumatera Utara semakin meningkat walaupun tidak sebesar ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia jika dilihat dari nilai koefisien gininya, dimana koefisien gini di Sumatera Utara pada tahun 2013 mencapai 0,354. Tahun 2013 ketimpangan distribusi pendapatan tertinggi terjadi di Samosir 0,28 dan Tanjung Balai sebesar 0,287 sementara ketimpangan distribusi pendapatan yang paling rendah bahkan mendekati nol (pemerataan sempurna) terjadi di kabupaten Karo sebesar 0,098 dan Labuhan Batu Selatan sebesar 0,108. Kata Kunci : Ketimpangan distribusi pendapatan, koefisien gini
ANALISIS KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR KESEHATAN DAN AKSEBILITAS TERHADAP PEMBANGUNAN KESEHATAN PENDUDUK DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Mukmin Pohan;
Raja Halim
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.525 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1020
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dari infrastruktur fisik dan nonfisik kesehatan berhubungan dengan pembangunan kesehatan penduduk di Provinsi Sumatera Utara serta melakukan estimasi variabel ketersediaan infrastruktur fisik dan nonfisik kesehatan yang mempengaruhi kesehatan penduduk di Provinsi Sumatera Utara.Data penelitian ini diambil untuk periode tahun 2013 dengan jumlah sampel sebanyak 33 kabupaten/kota di propinsi Sumatera Utara. Data penelitian ini adalah data sekunder yaitu, data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dan Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yaitu berupa data tentang Indeks Pembnagunan Manusia, Ketersediaan Infrstruktur Kesehatan, Tenaga Medis, dan Aksebilitas di Provinsi Sumatera Utara. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling.Berdasarkan uji F, dapat disimpulkan bahwa variabel Pembangunan Kesehatan yang diproksikan dengan Infrastruktur Kesehatan, Tenaga Medis, dan Aksebilitas secara simultan signifikan berpengaruh positif terhadap Pembnagunan Kesehatan Penduduk. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan bahwa variabel Infrastruktur Kesehatan dan Tenaga Medis secara signifikan berpengaruh positif terhadap Pembangunan Kesehatan Masyarakat. Sedangkan variabel Aksebilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Pembangunan Kesehatan Masyarakat.Dari model regresi yang dihasilkan, Infrastruktur Kesehatan mempunyai koefisien terbesar sehingga dapat dikatakan bahwa ketersediaan Infrastruktur Kesehatan adalah indikator yang paling dominan. Kata kunci : Pembangunan Kesehatan, Infrastruktur Kesehatan, Tenaga Medis, dan Aksebilitas
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOM PETANI DI DESA SUKA MERIAH KECAMATAN PAYUNG KABUPATEN KARO
Roswita Hafni;
Lily Suhafni Lubis
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.783 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1014
Pada penelitian yang dilakukan, penulis menyoroti masalah dan dampak bencana pasca meletusnya Gunung Sinabung dalam kaitannya dengan kondisi sosial ekonomi keluarga di Desa Suka Meriah di Desa Suka Meriah Kecamatan Payung Kabupten Karo yang berfrofesi sebagai petani, yaitu dengan membandingkan kondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Uji beda untuk melihat dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap kondisi sosial dan ekonomi petani sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung; 2) persepsi pengungsi terhadap bantuan dari pemerintah selama terjadinya bencana erupsi Gunung Sinabung.Dalam hal ini, dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap kondisi sosial ekonomi petani tidak positif, yang berarti erupsi Gunung Sinabung memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kondisi sosial ekonomi petani, baik itu dalam segi pendapatan, pendidikan maupun kesehatan. Guna memperoleh data atau tanggapan dari masyarakat yang berfrofesi sebagai petani secara langsung, penulis langsung dating kelapangan melakukan penelitian serta membagikan angket (kuesioner) kepada 57 Kepala Keluarga yang Tinggal di Desa Suka Meriah Kecamatan Payung Kabupaten Karo yang sekarang telah menetap di Hunian Tetap Siosar Kabupaten Karo.Dengan berpedoman pada hipotesa yang diajukan yaitu “H0 : Tidak terdapat perbedaan kondisi sosial ekonomi petani di Desa Suka Meriah kecamatan Payung Kabupaten Karo sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung. Ha : ada perbedaan kondisi sosial ekonomi petani di Desa Suka Meriah kecamatan Payung Kabupaten Karo sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung” maka Ha diterima dan H0 ditolak setelah dilkukan analisa data dengan uji t. Bencana Erupsi Gunung Sinabung memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi sosial ekonomi di Desa Suka Meriah Kecamatan Payung Kabupaten Karo. Kata kunci : dampak erupsi gunug Sinabung, kondisi sosial ekonomi petani
ANALISIS DETERMINAN PRODUKSI JAGUNG KECAMATAN KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG
Hastina Febriaty
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (92.508 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1021
Jagung adalah penghasil karbohidarat terbesar selain beras dan gandum. Konsumsi jagung di Indonesia tak lebih dari 2 kg per orang tiap tahunnya jika dibandingkan dengan konsumsi beras di Indonesia sebesar 85kg per orang pertahun. Hal ini dikarenakan masih banyaknya kendala dalam pertanian jagung tersebut salah satunya kurangnya modal, biaya pupuk dan harga jual jagung.Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh modal, luas lahan, dan tenaga kerja terhadap produksi jagung di Kutalimbaru. Adapun pendekatan yang peneliti gunakan ialah pendekatan data asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah para petani yang berada di Kutalimbaru dengan total populasi berjumlah 150 orang petani dan sampel sebanyak 60 orang dengan tingkat toleransi (error) 10%. Sedangkan dalam pengumpulan data peneliti mengunakan data primer dan sekunder, dan untuk analisis data peneliti mengunakan metode regresi linier berganda dengan mengunakan SPSS 16.Hasil dari regresi menunjukkan bahwa variabel modal, luas lahan dan tenaga kerja secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap produksi jagung di Kecamatan Kutalimbaru. Kata Kunci : Produksi Jagung, Modal, Luas Lahan, dan Tenaga Kerja
PENGARUH PAJAK DAN SUBSIDI PADA KESEIMBANGAN PASAR
Nadia Ika Purnama
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (55.963 KB)
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v16i1.1016
Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan Undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal balik yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Pajak ada yang langsung diterima oleh masyarakat dan ada yang tidak diterima oleh masyarakat. Jenis-jenis pajak adalah pajak penghasilan (PPH), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak pertambahan nilai (PPN).Sedangkan subsidi merupakan lawan atau kebalikan dari pajak. Oleh karena itu subsidi sering disebut sebagai pajak negatif. subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat akan menyebabkan ongkos produksi yang dikeluarkan oleh produsen menjadi lebih rendah dari pada ongkos produksi sebelum adanya atau tanpa adanya subsidi.Yang menjadi indikator pengaruh pajak dan subsidipada keseimbangan pasar yaitu pajak terhadap keseimbangan pasar dan subsidi terhadap keseimbangan pasar. Ternyata pajak sangat berpengaruh terhadap atas penjualan selalu menambah harga barang yang ditawarkan. Sehingga hanya mempengaruhi fungsi penawaran. Sedangkan pada fungsi permintaan tidak mengalami perubahan sama sekali. Sedangkan dengan adanya subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat akan menyebabkan ongkos produksi yang dikeluarkan oleh produsen menjadi lebih rendah dari pada ongkos produksi. Menyebabkan daya beli konsumen terhadap produk tersebut meningkat. Kata Kunci: Subsidi, Pajak, dan Keseimbangan pasar
Ketentuan Penulisan
Penulisan, Ketentuan
EKONOMIKAWAN : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (19.643 KB)
Jurnal Ekonomikawan diterbitkan oleh fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara secara berkala dalam setahun dua kali yaitu bulan Juli dan Desember. Jurnal Ekonomikawan merupakan media untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun pemikiran konseptual yang berhubungan dengan bidang ekonomi pembangunan. Naskah yang diterima harus berisi informasi yang benar, jelas dan memiliki kontribusi substansial terhadap bidang kajian. Penulisan harus singkat, padat dan jelas sesuai dengan format penulisan jurnal Ekonomikawan. Naskah yang dikirimkan belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses untuk dimuat di media lain. Naskah ilimiah yang diterima akan diseleksi oleh dewan redaksi dan mitra bestari yang memiliki wewenang penuh untuk mengkoreksi, mengembalikan untuk diperbaiki, maupun menolak tulisan yang masuk ke meja redaksi bila dirasa perlu.