cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU PERTANIAN
ISSN : 08521077     EISSN : 24427306     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu Pertanian "AGRIUM" adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2010)" : 7 Documents clear
PEMBERIAN KOMPOS TKS PLUS DAN EFISIENSI PUPUK ANORGANIK DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max L.) Asritanarni Munar; Sri Utami; Faisal Azmi
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.108 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.82

Abstract

Penelitian untuk memperoleh dosis pupuk organik dan anorganik yang tepat untuk efisiensi danmengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik dilakukan dengan percobaan 4x4 faktorialmenggunakan masing-masing kompos tandan kosong kelapa sawi plus t dan pupuk anorganik , dengantiga perulangan yang dicoba mulai Juni sampai September 2007 di Jalan Tuar Kelurahan Medan Amplas, Kecamatan Mean Denai, Kotamadya Medan. Perlakuan terhadap kompos tandan kosong kelapa sawit plus pada K0= kompos TKS tanpa penambahan , K1= Kompos TKS plus pupuk kandang, K3= Kompos TKS plus pupuk kandang dan pupuk. Perlakuan pupuk anorganik pada P0= tanpa pupuk anorganik, P1= 25% pupuk anorganik( 25kg urea, 37,5kg SP-36 dan 37,5 kg KCl), P2= 50% pupuk anorganik (50 kg urea, 75 kg SP-36 dan 75 kg KCl) dan P3= 100% pupuk anorganik (100 kg urea, 150 kg SP-36 dan 150 kg KCl). Kompos TKS plus dapat meningkatkan produksi dan pertumbuhan kacang kedelai, hasil paling tinggi diperoleh pada kompos TKS plus pupuk kandang plus perlakuan dengan pupuk diikuti oleh kompos TKS plus pupuk dan kompos TKS plus pupuk kandang. Pupuk anorganik dapat meningkatkan produksi dan pertumbuhan kacang kedelai, yang paling tinggi diperoleh padapenambahan 100% pupuk anorganik. Dosis pupuk organic dan anorganik yang tepat tidak diperolehkarena interaksi keduanya tidak signifikan.Kata kunci: kacang kedelai, kompos TKS plus, pupuk anorganik.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SEMANGKA TERHADAP PUPUK KANDANG DAN MULSA CANGKANG TELUR Alridiwirsah Alridiwirsah
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.108 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.79

Abstract

Respon pertumbuhan dan produksi semangka terhadap pupuk kandang dan mulsa cangkang telur telah diteliti. Penelitian ini dirancang menurut Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan pupuk kandang sebagai faktor perlakuan pertama. Faktor pupuk kandang terdiri atas empat taraf yaitu perlakuan kontrol (0 kg/tanaman) yang dinotasikan sebagai K0, taraf 0,5 kg/tanaman (K1) dan taraf 1,0 kg/tanaman (K2) dan taraf 1,5 kg/tanaman (K3). Sedangkan faktor perlakuan mulsa terdiri atas 2 taraf yaitu M0 (tanpa mulsa) dan M1 (mulsa cangkang telur). Seluruh unit percobaan diulang sebanyak 3 kali, sehingga seluruh unit percobaan berjumlah 24 unit percobaan. Masing-masing unit percobaan terdiri dari empat tanaman dengan tiga tanaman sebagai sampel penelitian. Peubah yang diukur dalampenelitian ini meliputi pengamatan panjang tanaman, umur mulai berbunga, umur panen, produksi buah per tanaman dan diameter buah. Berdasarkan hasil analisis data secara statistik dengan metode sidik ragam, uji beda rata-rata, analisis regresi dan korelasi dapat diketahui bahwa hingga dosis 1,5 kg/tanaman pemberian pupuk kandang menunjukan hubungan linier terhadap panjang tanaman dan produksi buah per tanaman, sedangkan dari penggunaan mulsa pengaruh yang sangat nyata ditunjukkan oleh panjang tanaman dan umur mulai berbunga sedangkan pada peubah yang lain, kedua perlakuan dan interaksinya memberikan pengaruh yang tidak signifikan.Kata Kunci : Respon pertumbuhan semangka, pupuk kandang, cangkang telur
PENGARUH PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI DAN TINGKAT KELAYAKAN USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH - - Sasmita Siregar
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.108 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.80

Abstract

Penelitian analisis kelayakan usahatani jamur tiram putih telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi tenaga kerja, bibit, bahan baku dan bahan tambahan terhadap tingkat pendapatan petani jamur tiram putih serta kelayakan usahataninya. Hasil pengujian hipotesis dengan regresi linier berganda diperoleh nilai R-square 0,93 yang mengindikasikan bahwa secara simultan ada pengaruh nyata antara tenaga kerja, bibit, bahan baku dan bahan tambahan terhadap pendapatan petani jamur tiram putih sebesar 93%. Secara parsial diketahui bahwa hanya variable bibit yang berpengaruh nyata engan nilai t-hitung sebesar 6,53 >2,13 t-tabel dengan taraf kepercayaan 95% (α 0,05).Kata kunci: factor produksi, pendapatan, jamur tiram putih, usahatani.
PENGARUH SUHU DAN WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR GULA REDUKSI YANG TERKANDUNG DALAM BUAH SALAK PADANGSIDIMPUAN - - M. Said Siregar
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.108 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.81

Abstract

Penelitian tentang pengaruh suhu dan waktu penyimpanan terhadap kadar gula reduksi yang terkandung dalam buah salak telah dilakukan. Buah salak disimpan dalam suhu yang berbeda: suhu ruang, 34ºC, 37ºC d an 40 ºC. Analisis kandungan gula reduksi buah salak ditentukan selang setiap hari mulai 0 hari sampai 9 hari penyimpanan dengan metode Nelson-Somogy menggunakan Spektrofotometer 1101. Kandungan gula reduksi sebelum penyimpanan 1,276% dan kandungan maksimum gula reduksi diperoleh pada penyimpanan 37ºC setelah 3 hari yaitu 8,14%. Kadar gula reduksi maksimum pada suhu ruang (7 hari), 34 ºC (5hari) dan 40 ºC ( 2 hari) masing-masing: 7.92%, 8.073% dan 4.640%..Kata kunci: gula reduksi, salak, padangsidimpuan.
ANALISIS SEKTOR INDUSTRI KECIL PERDESAAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Thamrin, Muhammad
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.108 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.83

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi keuntungan sektor industri kecil dalam usaha memperbaiki pendapatan masyarakat di Kecamatan Percut Sei Tuan adalah variabel modal X1, buruh X2, tingkat pendidikan D1 dan fasilitas kredit D2, sedangkan variable total harga bahan baku X3 tidak memiliki pengaruh dalam usaha meningkatkan pendapatan masyarakat Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian terhadap sector industri kecil di Kecamatan Percut Sei Tuan menandakan bahwa sektor ini dapat dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan, potensi ekonomi daerah Percut Sei Tuan, khususnya di sektor industri kecil menjadi daya tarik investor untuk membuka usaha dan iklim usaha dan menyerap tenaga kerja. Potensi Kecamatan Percut Sei Tuan sebagai contoh untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan PAD, membangun dan mengembangkan daerah khususnya pendukung fasilitas dasar bagi pengembangan sector industri kecil di Kecamatan Percut Sei Tuan, karena pembangunan dan pengembangan wilayah menghasilkan kemajuan dan kemakmuran masyarakat.
INDUKSI RESISTENSI KONIDIA Trichoderma koningii TERHADAP Phytophthora nicotianae PADA BEBERAPA VARIETAS TEMBAKAU DELI - - Hilda Syahfitri Darwis
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.108 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.84

Abstract

 Maksud penelitian ini adalah untuk menentukan dosis induksi resistensi T.koningii yang tepat dan efektif terhadap hama P.nicotianae Tembakau Deli. Penelitian dilakukan di BalaiPenelitian Tembakau Deli  dan Laboratorium Patologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada Desember 2008 sampai Mei 2009 menggunakan empat varitas tembakau yang merupakan koleksi BPTD Deli-4, F1 45, NC-95 dan FIN. Penelitian menggunakan desain RAK faktorial dengan dua faktor yaitu varitas dan densitas konidia (0, 106, 107 dan 108 konidia/ml). Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian T.koningii dapat memperlambat periode laten, menurunkan pengaruh penyakit dan menurunkan intensitas penyakit, antara 2-3 his, 12,51 sampai 20,83%. Uji statistik T.koningii menunjukkan pengaruh signifikan pada observasi periode laten dan intensitas penyakit, sementara itu perlakuan berpengaruh terhadap observasi varitas nyata periode laten, timbulnya penyakit dan intensitas penyakit.Kata Kunci : Tembakau, T. koningin, P. Nicotenae, Induksi Resistensi
Petunjuk Untk Para Penulis Petunjuk Untuk Para Penulis
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.304 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v16i2.480

Abstract

-

Page 1 of 1 | Total Record : 7