cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU PERTANIAN
ISSN : 08521077     EISSN : 24427306     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu Pertanian "AGRIUM" adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
ADDITION OF TEMPE AND OLD FERMENTATION TO THE QUALITY OF ALBUMIN FLOUR EGG Mhd. Iqbal Nusa; Budi Suarti; Rahman Ali Marbun
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.688 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i3.1051

Abstract

This study aimed to determine the effect of tempe yeast in the fermentation process of the nature quail egg albumin quality flour quail egg albumin. This study uses a completely randomized design (CRD). Results of statistical analysis on each parameter gives the following conclusion: The addition of yeast tempeh provide highly significant effect (P> 0.01) the protein content, moisture content, froth, southwest coagulation, pH, organoleptic color. Long fermentation gives highly significant effect (P> 0.01) the protein content, moisture content, froth, southwest coagulation, pH, organoleptic color. Interaction treatment had no significant effect (P <0.05) the protein content, moisture content, froth, southwest coagulation, pH, organoleptic color.Keywords: Quail eggs, yeast tempeh, fermentation and lactic acid.
Pupuk Organik Cair Urine Kelinci dan Kompos Limbah Media Tanam Jamur Tiram Berpengaruh Pada Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata) Suryawaty Suryawaty; Dartius M.S; Beny Wahyu Putra
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.463 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i2.1879

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di jalan Penelitian ini akan dilaksanakan dilahan jalan perbatasan dusun desa kolam tembung pasar 13 medan kota dengan ketinggian ± 27 m diatas permukaan laut . penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai dengan Januari 2017. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair urine kelinci dan kompos limbah media tanam jamur tiram berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi jagung manis . penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial (RAK Faktorial), yang terdiri dari 2 faktor yaitu pupuk cair urine kelinci terdiri dari 4 taraf yaitu: U0: Tanpa perlakuan (kontrol ), U1 : 0.5 liter /plot, U2: 1 liter /plot, U3 : 1.5 liter /plot dan kompos media tanam jamur tiram terdiri dari 4 taraf yaitu : T 0:Tanpa perlakuan (kontrol), T1:0.5kg /plot , T2 :1 kg /plot, T3:1.5kg/plot, parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, panjang tongkol, bobot tongkol, jumlah baris tongkol, diameter tongkol, kadar gula Hasil analisis data menunjukan bahwa pemberian pupuk organik urine kelinci berpengaruh pada tinggi tanaman dan bobot tongkol. Sedangkan pemberian kompos limbah media tanam jamur tiram berpengaruh pada parameter diameter batang, interaksi antara kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh.
PENGARUH PENAMBAHAN KULIT SALAK TERHADAP PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI CANGKANG BIJI KARET(Hevea brazilliensis Muell Arg.) Masyhura MD ,; Sentosa Ginting; Nil Fauzah
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.144 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i1.1491

Abstract

Briket adalah bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai bentuk tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh penambahan kulit salak terhadap briket cangkang biji karet.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua (2) ulangan. Faktor I adalah Penambahan Kulit Salak(S) yang terdiri dari empat taraf, yaitu :S1 = 0 %, S2 = 10 %, S3 = 20 %, S4 = 30 %, dan. Faktor II adalah Lama Pengeringan (L) yang terdiri dari empat taraf, yaitu: L1 = 1jam, L2 = 2jam, L3 = 3 jam, L4 = 4 jam. Parameter pengamatan pada penelitian ini terdiri dari kadar air, nilai kalor, dan kuat tekan. Penambahan kulit salak memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) terhadap nilai kalor dan kuat tekan. Lama pengeringan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) terhadap nilai kalor, kadar air dan kuat tekan. Berdasarkan penelitian nilai kalor terbaik terdapat pada perlakuan S4L4 yaitu 5122.755 kal/g, kadar air S1L3 yaitu 36,6 %  dan kuat tekan yaitu S4L4 yaitu 5,32 kg/cm2.89Kata Kunci : Briket, Cangkang biji karet, Kulit salak
THE USE OF PROCESSING MICROFINANCE IN THE AGRICULTURAL SECTOR FOR REGULATING TEMPERATURE AND MOISTURE LAND IN A REMOTE MANNER Bisman Perangin-Angin; Ainun Mardiyah Lubis Mardiyah Lubis
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.777 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i2.641

Abstract

This study is an engineering and technology to take advantage of micro processors (mikrokotroller) in the field of agriculture to regulate the temperature and soil moisture. This tool uses a microcontroller ATMega 8535 and sensor SHT11 to measure temperature and humidity, RS-232, LCD, and is equipped with a GSM module that will be used as the control system remotely, as well as several actuators as controlling and safeguarding the stability of the blower (fan) and sprayer water. Software on the device using Bascom AVR programming language. This tool is used to measure and control the temperature and soil moisture is lacking distance. The results of sensor readings SHTT-11 will be processed by a microcontroller and instantly displayed on the LCD. If the measurement results of sensor SHT11 exceed specified limits on the microcontroller, the microcontroller will send data via RS232 GSM to GSM modem then sends the data to the Cellular Telephone. From mobile phones sent commands to the microcontroller to turn the actuator. This tool has been tested and the results are in accordance with the expected.Keywords: Humidity, Temperature Microcontroller, Sensor SHT11, GSM
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica juncea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Dofosf G-21 Dan Air Kelapa Tua Deddy Wahyudin Purba
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.456 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i1.1481

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Jalan Tawes Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, dengan topografi datar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April 2016. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih sawi varietas pakcoy, pupuk Organik Dofosf G-21, air kelapa tua, air, insektisida Decis 2.5 EC, fungisida Dithane M-45, dan bahan-bahan lain yang mendukung pelaksanaan penelitian ini. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, gembor, meteran, sprayer, kalkulator, timbangan, papan plot dan alat-alat lain yang mendukung dalam pelaksanaan penelitian ini. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian pupuk organik Dofosf G-21 dengan 4 taraf yaitu : D0 = 0 g/plot (kontrol), D1 = 28,8 g/plot, D2 = 57,6 g/plot dan D3 = 86,4 g/plot.  Faktor kedua adalah pemberian air kelapa tua, dengan 3 taraf yaitu K0 = 0 ml/plot, K1 = 125 ml/plot, dan K2 = 250 ml/plot. Hasil penelitian Pemberian pupuk organik Dofosf G-21 menunjukkan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakcoy. Pemberian air kelapa tua berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakcoy. Interaksi antara pemberian pupuk organik Dofosf G-21 dan pemberian air kelapa tua terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakcoy menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter yang diamati.
APPLICATION OF PHOSPHATE SOLUBILIZING FUNGI FROM ISOLATE ULTISOL PADANG BULAN MEDAN INCREASED GROWTH OF CORN (Zea mays L) Aisyah Lubis; Nurma Ani; Ahmad Sofian
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.443 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i2.623

Abstract

Phosphate solubilizing fungi from ultisol acid soil can be used as biological fertilizer to increase corn growth. Field experiment to be done to know effect of Phosphate solublizing fungi (PSF) and anorganic P fertilizer on corn on ultisol. The Randomly Complete Block design used that consist two factors, eg. fungi of PSF and anorganic P fertilizer. Factor fungi of PSF (M) with four levels : M0 = without PSF; M1= PSF from corn  rizhosphere (10 ml/plant hole); M2= PSF from chilli rizhosphere  (10 ml/plant hole) and M3=PSF from banana rizhosphere. (10 ml/plant hole). Second factor was anorganic P fertilizer (P) with three levels: P0= without anorganic P fertilizer; P1= halp of anorganic P fertilizer recomendation dosage and P2= anorganic P fertilizer recomendation dosage. Results showed that application of PSF increased plant  hight of plant hingher than without PSF. Anorganic P fertilizer application increased, hight  of plant hei significant.Application.of anorganik P fertilizer increased stemp diamter very sinificant but not significant on plant heiggth.  Interaction effect PSF with anorganic P  fertilizaer  was not significant on corn growth.. Keyword: anorganic P fertilizer, phosphate solubilizing fungi  and ultisol soil
FACTORS AFFECTING DEMAND REQUESTS OF BEEF CUTS IN THE MARKET SIBUHUAN Rahmad Syukur Siregar; Aflahun Fadhly Siregar; Juita Rahmadani Manik; Rizki Fadhillah Lubis
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.495 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i3.1154

Abstract

Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia. Namun, produksi daging sapi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan karena populasi dan tingkat produktivitas ternak rendah Sibuhan merupakan salah satu konsumsi daerah yang tinggi akan mengkonsumsi daging sapi potong, hal ini diketahui dari informasi yan diperoleh dari konsumen, penjual daging sapi potong serta stake holder terkait. Metode  pengambilan sampel  dilakukan dengan teknik pengambilan sampel aksidental (accidental  sampling) yaitu menentukan sampel berdasarkan  orang yang   ditemui secara kebetulan atau siapa saja yang dijumpai di daerah penelitian yang memenuhi   kriteria. Sampel diteliti  sebanyak 35 sampel konsumen pembeli daging sapi potong. Metode analisis adalah regresi linier berganda yang ditransformasikan kedalam persamaan logaritma natural berganda. Hasil  penelitian dapat disimpulkan  bahwa (1) Secara simultan (serempak) harga daging sapi potong, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, harga barang subsitusi, dan usia berpengaruh terhadap permintaan daging sapi potong pada tingkat kepercayaan 95%, (2) Pendapatan dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh nyata terhadap permintaan daging sapi potong pada tingkat kepercayaan 95%. Harga daging sapi potong, harga barang subsitusi, dan usia tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan daging sapi potong pada tingkat kepercayaan 95%, dan (3) Perilaku konsumen dapat dilihat pada perameter kondisi daging sapi potong mempunyai nilai rataan 4, warna daging sapi potong dengan nilai rataan 4, manfaat tersendiri dengan rataan 3, kualitas daging sapi potong dengan rataan 4, dan pola hidup sehat dengan nilai rataan 4. Skor perilaku 100% responden (35 sampel) mempunyai skor tinggi (18-25).Kata Kunci : Daging Sapi Potong, Sibuhuan, Acidental Sampling, Regresi Berganda dan Perilaku Konsumen
Hubungan Modal Sosial Dengan Produktivitas Petani Sayur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Barokah Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan) Mailina Harahap; Surna Herman
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.444 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i2.1875

Abstract

Modal social (social capital) yang terdapat pada masyarakat tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan manusia. Modal social yang terbangun pada interaksi petani dalam wadah kelompok tani merupakan modal yang terus mengalami perubahan.Dengan demikian kedinamisan petani sayur dalam melaksanakan kegiatan usaha tani tidak terlepas dari modal social yang terbangun pada kehidupan petani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana modal social yang terdapat pada petani sayur yang dapat di tinjau dari aspek; partisipasi aktif petani, kepercayaan petani, norma social dan tanggung jawab. Sampel penelitian adalah petani sayur dalam Kelompok Tani Barokah Kelurahan Tanah Enam Ratus. Penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara langsung dengan responden dan data sekunder. Metode analisis data adalah tabulasi dan analisis deskriptif dengan membuat tabulasi frekuensi dari unsur modal social yang diteliti. Hasil hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek yang di analisis pada modal social yang terdiri dari partisipasi aktif, kepercayaan, norma social dan tanggung dominan adalah tinggi. Dengan demikian modal social yang terdapat pada kelompok tani Barokah yang merupakan sampel penelitian merupakan modal social yang membangun untuk pengembangan pertanian di lokasipenelitian.
ASSESSMENT OF THE QUALITY OF CRUDE PALM OIL FROM ELAEIS GUINEENSIS GROWING AREAS OF THE PT. LANGKAT NUSANTARA KEPONG-PTPN II NORTH SUMATERA Ida Duma Riris; Albinus Silalahi
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.744 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i3.1047

Abstract

Palm oil is one of the major fats and oils produced in Indonesia, which is of great value in the diet of many people. The quality of palm oil could be affected by various factors ranging  from improper postharvest handling, processing and storage. Recently, there has been wide spread speculation that palm oil is adulterated in order to maximize profit (Madubuike et al., 2015). The quality parameters of palm oil are generally determined by the moisture content, impurity, specific gravity, percentage of free fatty acid (FFA), iodine value, peroxide value and saponification values. The objective of this research therefore was to evaluate the quality of palm oil samples obtained from elaeis guineensis growing areas of the PT. Langkat Nusantara Kepong-PTPN II North Sumatera. The results showed that mean value of the quality parameters are 0.15% moisture content; 5.71% impurity level; 0.935 specific gravity;8.43% FFA; 52.13 iodine value; 13.71meq/kg peroxide value; and 181,89 mg KOH/g saponification value. The quality parameters are associated with the method of processing.Keywords: Moisture Content, Impurity, Specific Gravity, Percentage Of Free Fatty Acid, Iodine Value, Peroxide Value And Saponification Values.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS BUNGA JANTAN KELAPA SAWIT DAN URIN KELINCI Wan Arfiani Barus; Hadriman Khair; Hendri ,
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.042 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i1.1487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah organik dan mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai bulan Desember 2016 di Lahan Pertanian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sampali. Penelitian ini menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK)  faktorial dengan 3 ulangan dan terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu : Pemberian Kompos bunga jantan kelapa sawit (K) dengan 4 taraf, yaitu :  K0 : Kontrol, K1 : 75 g/Plot, K2 :150 g/Plot, K3 : 225 g/Plot dan pemberian Pupuk Urin Kelinci (U) dengan 3 taraf, yaitu : U0  : Kontrol, U1: 20 ml/tanaman, U2 : 40 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Kompos bunga jantan kelapa sawit pada tanaman kacang hijau memberikan pengaruh yang nyata pada beberapa parameter pengamatan yaitu jumlah polong perplot, berat polong pertanaman, berat polong perplot, berat biji kering pertanaman, berat biji kering perplot, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga dan berat 100 biji kering. Selanjutnya, pemberian urin kelinci dan interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah amatan.Kata Kunci : Kompos,  Urin kelinci, Pertumbuhan, Produksi, Kacang Hijau