cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : 10.37729/auto tech
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH" : 24 Documents clear
PENGARUH SARANA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DIKLAT SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS XI PROGRAM STUDI TKR SMK PN 2 PURWOREJO Rosyid khamdan, Arif Susanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.432 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3397

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : (1) pengaruh sarana belajar terhadap prestasi belajar diklat sistem pengapian konvensional pada siswa kelas XI Program TKR SMK PN 2 Purworejo tahun ajaran 2015/2016,(2) pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar diklat sistem pengapian konvensional pada siswa kelas XI Program TKR SMK PN 2 Purworejo tahun ajaran 2015/2016,dan (3) pengaruh sarana belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar diklat sistem pengapian konvensional pada siswa kelas XI Program TKR SMK PN 2 Purworejo tahun ajaran 2015/2016.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk sarana belajar dan motivasi belajar sedangkan prestasi belajar menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengujian prasyarat analisis dan pengujian hipotesis menggunakan korelasi parsial dan korelasi ganda. Dari analisis data menunjukkan pengujian hipotesis melalui uji t yang kriterianya thitung>ttabel, pada sarana belajar dan motivasi belajar secara parsial berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar diklat sistem pengapian konvensional pada siswa kelas XI Program Studi TKR SMK PN 2 Purworejo yang ditunjukan dengan nilai yaitu 2,641>1,2902 dan 4,041>1,2902 dengan sumbangan sebesar 6,02% dan 13,68%. Sedangkan pengujian hipotesis melalui uji F yang kriterianya Fhitung > Ftabel pada taraf signifikansi 5%, secara bersama-sama (simultan) sarana belajar dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar diklat sistem pengapian konvensional pada siswa kelas XI Program Studi TKR SMK PN 2 Purworejo, dengan hasil 12,047>3,09, dengan sumbangan kedua variabel ini secara bersama-sama mempengaruhi prestasi belajar sebesar19,70%.Kata kunci: Sarana Belajar, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH PADA KOMPETENSI SISTEM PENDINGIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK CIPTA KARYA PREMBUN KEBUMEN Safrul Hidayat Arif Susanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.213 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3398

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1). Untuk mengembangkan media pembelajaran macromedia flash guna meningkatkan hasil belajar siswa pada sistem pendingin mobil di SMK Cipta Karya Prembun Kebumen., 2). Untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran macromedia flash untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada sistem pendingin mobil di SMK Cipta Karya Prembun Kebumen, dan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran macromedia flash pada sistem pendingin mobil di SMK Cipta Karya Prembun.Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Research and development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut Instrumen penelitian ini menggunakan lembar angket dan soal tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR A untuk kelas kontrol & XI TKR B untuk kelas eksperimen SMK Cipta Karya Prembun tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah masing-masing 39 siswa.Hasil Penelitian menunjukan bahwa: 1). Proses mengembangkan media pembelajaran Macromedia Flash 08 yaitu dengan memaparkan Macromedia Flash 08 proses sistem pendingin terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada sistem pendingin mobil di SMK Cipta Karya Prembun. 2). Kelayakan media pembelajaran Macromedia Flash 08 untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada sistem pendingin mobil di SMK Cipta Karya Prembun mencapai 82,95%, artinya valid dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. 3). Hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash 08 pada system pendingin mobil di SMK Cipta Karya Prembun lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa yang hanya menggunakan metode ceramah. Hal ini dibuktikan rerata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrolKata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran ,macromedia flash , kompetensi sistem pendingin
PENGGUNAAN METODE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DALAM PEMBELAJARAN OTOMOTIF UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 WADASLINTANG Singgih Haryono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.824 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan proses penerapan metode Number Head Together (NHT) pada mata pelajaran sistem bahan bakar konvensional sepeda motor pada siswa kelas XI Siswa SMK Negeri 1 Wadaslintang. (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Number Head Together (NHT) pada mata pelajaran sistem bahan bakar konvensional sepeda motor pada siswa kelas XI Siswa SMK Negeri 1 Wadaslintang. (3) mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa dalam belajar setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Number Head Together (NHT) pada mata pelajaran sistem bahan bakar konvensional sepeda motor pada siswa kelas XI Siswa SMK Negeri 1 Wadaslintang. (4) mendeskripsikan peningkatan kerjasama siswa dalam belajar setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Number Head Together (NHT) pada mata pelajaran sistrtem bahan bakar konvensional sepeda motor pada siswa kelas XI Siswa SMK Negeri 1 WadaslintangJenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR SMK Negeri 1 Wadaslintang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa lembar hasil observasi sebelumnya dan soal tes dan diujikan menggunakan validitas instrumen. Observasi dilakukan dengan mengacu pada lembar observasi. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis, yaitu sejumlah pertanyaan dan disusun berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada siklus I, angka ketuntasan siswa naik 12,13% (bertambah 4 siswa dari siklus awal). Dan pada siklus II, angka ketuntasan siswa naik 48,48% (bertambah 16 siswa dari siklus I). Pada siklus I, nilai rata-rata mengalami kenaikan sebesar 5,00 dari studi awal. Dan pada siklus II, nilai rata-rata mengalami kenaikan sebesar 6,67 dari sikulus I (atau bertambah 11,67 dari studi awal). Ketuntasan siswa dalam aktivitas pada studi awal, siswa yang menunjukkan aktivitas belajar 13 siswa atau 39,39%. Pada siklus I, siswa yang menunjukkan aktivitas belajar 17 siswa atau 51,52%. Pada siklus II, siswa yang menunjukkan aktivitas belajar 33 siswa atau 100%. Pada studi awal ke siklus I, aktivitas belajar siswa naik 12,13%. Pada siklus I ke siklus II, aktivitas belajar siswa naik 48,48%; Ketuntasan siswa dalam hal kerjasama pada studi awal, siswa yang menunjukkan kerjasama belajar 11 siswa atau 33,33%. Pada siklus I, siswa yang menunjukkan kerjasama belajar 19 siswa atau 57,58%. Pada siklus II, siswa yang menunjukkan kerjasama belajar 33 siswa atau 100%. Pada studi awal ke siklus I, kerjasama belajar siswa naik 24,25%. Pada siklus I ke siklus II, kerjasama belajar siswa naik 42,42%;Kata Kunci : Number Head Together (NHT), aktivitas, kerjasama, hasil belajar
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS X TEKNIK SEPEDA MOTOR DENGAN IMPLEMENTASI ALAT PERAGA MOTOR BAKAR DI SMK MUHAMMADIYAH KUTOWINANGUN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Taufik Sambudi Bambang Sudarsono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.31 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana membuat media pembelajaran alat peraga untuk kompetensi motor bakar yang layak. 2) kelayakan alat peraga untuk kompetensi motor bakar, dan 3) seberapa besar peningkatan motivasi dan pemahaman siswa setelah menggunakan media alat peraga pembelajaran pada kompetensi motor bakar. Desain penelitian Research and Development (R & D). Subjek penelitian adalah kelas X TSM A sebagai kelas kontrol dan X TSM B sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan tes evaluasi dalam bentuk pilihan ganda dan kuisioner. Instrumen yang digunakan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data mengunakan prosentase kiteria intepretasi dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembuatan alat peraga motor bakar meliputi: mempersiapkan alat, proses pembongkaran dan pembersihan, desain dan pemotongan mesin (engine cutting), pengecetan dan perakitan (pemasangan) dan pengecekan atau pengtesan alat peraga. 2) Alat peraga motor bakar yang digunakan dinyatakan layak. Hal ini terlihat dari motivasi, pemahaman siswa dalam mengikuti pembelajaran dan tanggapan siswa tergolong baik. 3) Peningkatan hasil belajar menggunakan alat peraga motor bakar meningkat secara signifikan. Hal ini terlihat dari nilai rata rata dari kelas eksperimen sebesar 70,74 lebih baik daripada kelas kontrol sebesar 60,97.Kata kunci: motivasi, pemahaman siswa, alat peraga motor bakar, kelayakan
194 Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN THINK TALK WRITE PADA KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SMK YPT PURWOREJO Iko Marjeni Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.598 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) Pada Kompetensi Gambar Teknik terhadap Prestasi Belajar di SMK YPT Purworejo.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi experiment) dengan menggunakan dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK YPT Purworejo. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi. Kelas X TKR-A sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelas X TKR-B sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Data penelitian dikumpulkan menggunakan soal pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji t.Hasil perhitungan dengan uji t diperoleh nilai thitung = 2,543 sedangkan ttabel = 1,960. Karena thitung > ttabel yaitu 2,543 > 1,960, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil dari post-test adalah terdapat perbedaan atau tidak sama. Dengan hasil akhir rata-rata siswa, dimana Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah (84,286 ± 8,498) sedangkan Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) adalah (78,615 ± 7,834). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).Kata kunci : Model Think Pair Share, Model Think Talk Write, Prestasi Belajar.
PERAN GURU PROFESIONAL DAN ALAT PRAKTIK SMK TEKNIK KENDARAAN RINGAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA DI DUNIA INDUSTRI OTOMOTIF Dwi Jatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.436 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3403

Abstract

Kontribusi guru SMK Teknik Kendaraan Ringan dalam pencapaian kompetensi siswa SMK TKR menjadi hal utama dalam menyiapkan lulusan sekolah untuk menjadi calon tenaga kerja yang kompeten. Untuk mencapai tujuan diatas diperlukan guru yang profesional dan sarana prasarana di SMK yang memadai. Profesionalitas berkaitan erat dengan kompetensi, kualitas, dan pemahaman dalam bidang pekerjaan yang dijalani. Hal nyata yang terjadi di SMK TKR menunjukkan bahwa kurangnya profesionalitas guru dan sarana prasarana SMK program keahlian TKR masih belum mencukupi. Penelitian ini merupakan evaluasi yang harus dilakukan dalam menyiapkan guru profesional dan memberikan sarana prasarana siswa yang baik di SMK TKR. Guru yang kompeten disiapkan sejak dini dengan diklat secara disiplin, fokus, dan berkala serta memberikan pembinaan guru saat berada di SMK sebagai pengembangan profesionalitas. Pengembangan profesionalitas guru dapat juga dilakukan dengan pemagangan di Dunia Kerja Otomotif. Sedangkan dalam hal sarana prasarana SMK harus melakukan kerja sama mitra dengan dunia industri melalui praktik industri, Forum Guide Discussion dalam pembuatan kurikulum SMK, dan kerjasama hibah produk oleh Mitra Industri SMK.Kata Kunci: Guru Profesional, Alat Praktik, Kesiapan Kerja
IBM KELOMPOK PEDAGANG PANTAI WEDIOMBO GUNUNGKIDUL YANG MENGHADAPI KRISIS LISTRIK Suyitno Bambang Sudarsono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.667 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3404

Abstract

Di kawasan pantai wediombo, Gunungkidul, Yogyakarta hampir setiap hari ramai dipenuhi wisatawan, namun sayang disana belum ada listrik yang mengalir dari PLN. Selama ini hanya mengandalkan penerangan konvensional berupa lilin atau penerangan lain. Di pantai wediombo sangat potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain lahan yang masih luas untuk pemasangan sel surya, kelompok pedagang yang tergabung dalam mitra masyarakat sangat menginginkan adanya listrik untuk keperluan sehari-hari. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok pedagang kawasan pantai wediombo di desa jepitu,Girisubo Gunungkidul tersebut, pengusul Universitas Muhammadiyah Purworejo membantu mencarikan solusi yaitu 1) memberi penyuluhan dan pelatihan pembangkit lisrik tenaga surya, 2) merancang pembangkit listrik tenaga surya serta merakit pembangkit listrik tenaga surya untuk keperluan pedagang kawasan pantai wediombo sehingga dapat meningkatkan hasil perekonomian pedagang setempat. Alat dan bahan yang digunakan pembangkit listrik tenaga surya antara lain: unit panel surya, unit electric box system ( ebs), kabel listrik instalasi, lampu led, lampu pijar dan klem kabel & fuse cadangan. Dengan adanya beberapa komponen ini akan jadi pembangkit listrik tenaga surya yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari oleh pedagang dan masyarakat di kawasan pantai wediombo. Hasil pengabdian ini dapat melakukan sosialisasi dan penyuluhan akan pentingnya PLTS serta dapat merancang dan membuat PLTS bersama masyarakat dan akhirya dapat meningkatkan perekonomian pedagang di kawasan pantai wediombo, gunungkidul.Kata Kunci :Wediombo, Pedagang, Listrik, Tenaga, Surya
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN KELUARGA DAN ASAL SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN DI UNTIRTA SERANG Muhammad Nurtanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.714 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari: (1) pendidikan keluarga terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta; (2) asal sekolah terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta; dan (3) lingkungan keluarga da nasal sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta.Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket dan dokumentasi. Teknik uji coba instrument dilaksanakan pada 62 responden. Uji validitas instrument menggunakan formula product moment sedangkan uji reliabilitas menggunakan crobach alpha. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolonieritas, uji hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhanan dan analisis korelasi ganda dengan tingkat signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan keluarga dengan motivasi belajar mahasiswa PTM; (2) terdapat hubungan yang positif antara asal sekolah terhadap motivasi belajar mahasiswa PTM dengan korelasi sebesar 0.224 atau 22.4%; dan (3) keduanya secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 4% yang artinya 96% dipengaruhi oleh factor lain.Kata kunci: Tingkat pendidikan keluarga, Asal sekolah, dan Motivasi belajar
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN THINK TALK WRITE PADA KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SMK YPT PURWOREJO Suyitno Iko Marjeni
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.598 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) Pada Kompetensi Gambar Teknik terhadap Prestasi Belajar di SMK YPT Purworejo.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi experiment) dengan menggunakan dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK YPT Purworejo. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi. Kelas X TKR-A sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelas X TKR-B sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Data penelitian dikumpulkan menggunakan soal pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji t.Hasil perhitungan dengan uji t diperoleh nilai thitung = 2,543 sedangkan ttabel = 1,960. Karena thitung > ttabel yaitu 2,543 > 1,960, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil dari post-test adalah terdapat perbedaan atau tidak sama. Dengan hasil akhir rata-rata siswa, dimana Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah (84,286 ± 8,498) sedangkan Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) adalah (78,615 ± 7,834). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).Kata kunci : Model Think Pair Share, Model Think Talk Write, Prestasi Belajar
KESIAPAN PENYELENGGARAAN MATAKULIAH MODIFIKASI SEPEDA MOTOR DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2014 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FT UNY Bambang Sulistyo
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.025 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi (1) persepsi bengkelumum sepeda motor terhadap prinsip modifikasi, (2) kompetensi modifikasisepeda motor, (3) sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk modifikasisepeda motor dan (4) model pembelajaran yang relevan untuk pembelajaranmatakuliah Modifikasi Sepeda Motor di jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FTUNY. Metode penelitian ini adalah survey. Instrumen penelitian berupa lembarobservasi, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sebagian besar (70%) responden tidak mengetahui UU dan PP mengenaimodifikasi kendaraan. Kompetensi dalam Modifikasi Sepeda Motor adalah (1)kompetensi penggunaan alat ukur presisi; (2) menggunakan Mesin produksi; (3)pengelasan (listrik dan gas); (4) pengecatan (penggunaan pen brush/air brush);(5)Bending plat dan pipa; (6) kompetensi membaca diagram kelistrikan; (7)pengukuran komponen sistem kelistrikan. Berdasarkan komparasi denganperalatan di bengkel modifikasi, diketahui bahwa sarana pembelajaran dibengkel jurusan Pendidikan Teknik Otomotif masih belum siap, karena masihbelum relevan dengan peralatan modifikasi sepeda motor. Model pembelajaranProblem Base Learning (PBL), Reverse Engineering dan Project Based Leasrningadalah model yang relevan dengan pola modifikasi sepeda motor.Kata kunci: modifikasi sepeda motor, kompetensi, peralatan modifikasi, modelpembelajaran

Page 2 of 3 | Total Record : 24