cover
Contact Name
Akhmad Farid
Contact Email
jurnalkelautan@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkelautan@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology
ISSN : 19079931     EISSN : 24769991     DOI : -
Core Subject :
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Marine and fisheries ecology and biology, Marine fisheries, Marine technology, biotechnology, Mariculture, Marine processes and dynamics, Marine conservation, Marine pollution, Marine and coastal resource management, Marine and fisheries processing technology, Salt technology, Marine geology, physical and chemical oceanography.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: April (2012)" : 12 Documents clear
STUDI KEPADATAN DAN POLA DISTRIBUSI CACING LUR (Nereis sp) DI PERAIRAN PESISIR KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN Akhmad Munairi; Indah Wahyuni Abida
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.936

Abstract

Nereis sp merupakan salah satu spesies cacing yang termasuk dalam polychaeta yang memiliki peran dalam perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan Nereis sp dan pola distribusi cacing lur (Nereis sp) di perairan pesisir Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Sampel Nereis sp diambil pada 5 stasiun berbeda sesuai dengan penggunaannya. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi surut menggunakan transek kuadrat berukuran 10 x 10 m2  dengan 4 plot pada setiap stasiun dengan transek berukuran 1x1 m2. Data dianalisa dengan analisa regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan cacing lur (Nereis sp) (dalam satuan individu/m2) pada stasiun I, II, III, IV dan V berturut-turut sebesar 19, 38, 49, 23, dan 42; dengan pola penyebaran cenderung seragam, kecuali pada stasiun I dengan pola berkelompok. Parameter kualitas air di perairan pesisir Kecamatan Kwanyar sudah optimal untuk kehidupan cacing lur (Nereis sp).Kata kunci: Nereis sp, Pesisir Kwanyar, Kepadatan, Distribusi
PERTUMBUHAN EUCHEUMA COTTONII PADA KEDALAMAN 150 CM DENGAN JARAK TANAM YANG BERBEDA Ihsan Fadilulhak; Nunik Cokrowati; P Paryono
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.932

Abstract

Budidaya rumput laut memiliki peranan penting dalam usaha meningkatkan produksi perikanan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi serta memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Budidaya rumput laut dapat dilakukan dengan menggunakan metode rawai, yang saat ini merupakan metode yang dapat dianggap fleksibel dalam pemilihan lokasi dan biaya lebih rendah dibanding metode lain. Namun pada saat ini, dari metode tersebut masih belum dapat memenuhi permintaan pasar. Untuk itu diperlukan penelitian yang berkaitan dengan metode budidaya yang tepat mengenai jarak tanam, sehingga dapat meningkatkan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam (30 cm, 35 cm, 40 cm, 45 cm, dan 50 cm) terhadap pertumbuhan Eucheuma cottonli pada kedalaman 150 cm. Rancangan yang digunalcan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu jarak tanam yang terdiri was lima perlakuan jarak tanam yaitu ; 30 cm (JT(30)), 35 cm (JT(35)), 40 cm (JT (40)), 45 cm (JT(45)), dan 50 cm (JT(50)) dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Agustus 2010 di perairan Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh terhadappertumbuhan Eucheuma cottonii pada kedalaman 150 cm. Jarak tanam yang memberikan pertumbuhan paling balk pada kedalaman 150 cm untuk pertumbuhan Eucheuma cottonii adalah 45 clan 50 cm.Kata Kunci: Eucheuma cottonli, kedalaman, jarak tanam, pertumbuhan
PENGARUH GELOMBANG DAN ARUS SEJAJAR PANTAI TERHADAP KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID DI SEPANJANG TIANG PANCANG JEMBATAN SURAMADU Kurratul Aini
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.937

Abstract

Parameter oseanografi gelombang dan arus berpengaruh pada konsentrasi Total Suspended Solid (ISS) karena arus gelombang dan arus sejajar pantai terhadap konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) di sepanjang tiang pancang Jembatan Suramadu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2011 selama 4 minggu dengan mengambil contoh air di perairan sekitar Jembatan Suramadu. Pengambilan contoh dilakukan di 5 stasiun di sejajar Jembatan Suramadu. Arus yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh terhadap konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) adalah arus sejajar pantai yang dibangkitkan oleh gelombang pecah dengan membentuk sudut terhadap garis pantai.Keywords: oseanografi, arus sejajar pantai, gelombang, total suspended solid
APPLICATION OF GIS FOR ASSESSING PRAWN FARM DEVELOPMENT IN TULLY-CARDWELL, NORTH QUEENSLAND Zainul Hidayah
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.933

Abstract

In recent years, Geographical Information Systems (GIS) has been employed for various studies in aquaculture where geographical factors, natural resources and human activities are involved This study is intended to become a preliminary investigation for the development of prawn farm in Tully-Cardwell region of North Queensland. The aim of this research is to ident suitable sites for development of prawn farming using GIS multi-based criteria based on the basic requirements for prawn farming. Further analysis explains that 36,006.67 Ha of area which consists of 52 polygons are identified as suitable for the development of prawn farm in the region.Keywords: GIS, prawn farm, Queensland
PEMETAAN TERUMBU KARANG DI PERAIRAN PULAU TABUHAN KABUPATEN BANYUWANGI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT QUICKBIRD Reina Damayanti
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.938

Abstract

Pulau-pulau kecil di Jawa Timur mempunyai potensi terumbu karang yang masih tergolong balk salah satunya terumbu karang yang berada di perairan Pulau Tabuhan. Pulau Tabuhan terletak 20 km dari Kabupaten Banyuwangi tepamya berada di Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo. Ketersediaan data dan informasi mengenai potensi sumber daya alam pesisir dan lautan Pulau Tabuhan yang akurat, up to date dan slap pakai menjadi hal penting dalam upaya pengembangarmya. Pemetaan temmbu karang menggunakan teknik penginderaan jauh yaitu menggunakan citra satelit Quickbird memberikan banyak kemudahan dan diperlukan pengecekan lapang (field check) yang bertujuan sebagai data pembanding.Keywords: Quiekbird, Pulau Tabuhan, terumbu karang, pemetaan
PENGARUH PENCUCIAN DAN PENAMBAHAN CRYOPROTECTAN PADA KARAKTERISTIK SURIMI IKAN PATIN (Pangasius sp.) H Hafiludin
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.928

Abstract

Catfish are traded in the form of whole fish and fillet products. Catfish are still notwidely used or processed into value added products. The purposeof this study was to determine the effect off requency of washing and frozen storage of catfish surimi characteristics. The research was conducted with several stages, they were to determined the characteristics of raw materials and to made with indWerence of washing frequencies to determined the best surimi; second, this study also to determined the effect of storage duration on physical and chemical characteristics of catfish surimi. The best of catfish surimi production due with once washing. It was based on test of fold, teeth cutting and water content. Storage treatments and cryoprotectan additional give different results on the value of TVB, pH and water content catfish surimi. The value of TV13, pH dan water content also increased. Hidoniktest (folding and teeth cutting test) also shows the different results between different treatment of both storage and cryoprotect an addition. During storage, the folding and teeth cutting test remains in good value which indicates deterioration in the quality of catfish surimi occurred slowly.Keywords: catfish, surimi, TVB, fillet products
STUDI KARAKTERISTIK GELOMBANG DI KABUPATEN BANGKALAN SEBELUM JEMBATAN SURAMADU Aries Dwi Siswanto
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.934

Abstract

Gelombang sebagai salah satu parameter penting dalam mempelajari dinamika perairan laut. Perairan pantai di Kabupaten Bangkalan merupakan kemasan strategis pengembangan kawasan pesisir, ternama pasca Jembatan Suramadu. Meningkatnya pemanfaatan areal pantai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lingkungan.Pemahaman tentang karakteristik gelombang menjadi penting dalam upaya untuk memahami perubahan lingkungan yang terjadi. Teori gelombang amplitude kecil menjadi dasar dalam analisa gelombang yang dikonversikan dari data angin. Analisa gelombang menjadi input utama dalam model untuk refraksi gelombang Angin digunakan untuk mendapatkan properties gelombang, don dilakukan analisa refraksi. Asumsi yang digunakan dalam model refraksi adalah tidak ada perubahan batimetri, sudut kemiringan pantai homogen, dan kisaran sudut datang gelombang yang kecil. Hasil analisa refraksi menunjukkan bahwa gelombang di lokasi penelitian relatif kecil dan tidak signifikan perubahannya.Kata Kunci: gelombang, model refraksi gelombang
ANALISA KANDUNGAN GIZI DAN SENYAWA BIOAKTIF KEONG BAKAU (Telescopium (elescopium) DI PERAIRAN SEPULU DAN SOCAH KABUPATEN BANGKALAN Kirno Marjuki; H Hafiludin; Haryo Triajie
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.939

Abstract

Keong Bakau (Telescoplum telescopium), merupakan salah satu jenis gastropoda yang ditemukan dalam jumlah melimpah pada daerah bakau dan tambak. Biota ini memiliki nilai ekonomis dan banyak dikonsumsi difadikan lauk pauk serta memiliki khasiat sebagai obat asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan proksimat Telescopium telescopium di perairan Sepulu dan Socah, serta senyawa bioaktif Telescopium telescoplum. Hasil analisa proksimat pada perairan Sepulu memiliki protein sebesar 12,43 %; lemak 4,12 %; kadar air 77,08 %; kadar abu 2,77 % dan karbohidrat 3,60 %. Hasil analisa proksimat di perairan Socah didapatkan protein sebesar 12,26 %; lemak 4,60 %; kadar air 77,66 % dan kadar abu 2,50 %; serta karbohidrat 2,98 %. Ekstrak kasar dengan pelarut metanol pada perairan Sepulu dan Socah yang dikomposit, didapatkan rendemen sebesar 0,27 %. Hasil uji senyawa bloaktif ekstrak kasar daging Telescopium telescopium adalah alkaloid, steroid, flavonold, gula pereduksi, dan ninhidrin. Sedangkan untuk senyawa fenol hidrokuinon, karbohidrat, peptide, saponin, dan tannin tidak terdeteksi.Kata kunci : telescopium telescopium, analisa proksimat, senyawa bioaktif
KAJIAN PENGELOLAAN PESISIR DAN LAUT LINTAS NEGARA (REVIEW: PERBANDINGAN TELUK PERSIA DAN INDONESIA) Asep Pranajaya; Maulinna Kusumo Wardhani
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.929

Abstract

Kawasan perbatasan suatu negara mempunyai peranan penting dalam penentuan batas wilayah kedaulatan, pemanfaatan sumberdaya alam, serta keamanan dan keutuhan wilayah. Selain itu juga merupakan komitmen dunia terhadap pengelolaan alut yang berkelanjutan. Oleh karena itu, beragamnya kerfasama antar negara ditujukan untuk mencapai pengelolaan pesisir yang berkelanjutan dan program pencegahan polusi lingkungan. Skema pengelolaan di kawasan teluk seperti di Teluk Persia dilakukan dengan menggabungkannya ke dalam legislasi nasional seperti Daerah Perlindungan Laut (DPL) melalui program ROPME. Hal ini merupakan bagian dari program pengelolaan pesisir terpadu yang efektif dan dapat membawa perubahan signifikan di daerah Teluk Persia. Di Indonesia juga terdapat program-program pengelolaan sumberdaya alam lintas negara, antara lain melalui Konferensi Kelautan Dunia WOC (World Ocean Conference) dan Coral Triangle Initiative (CTI). Pertemuan merupakan inisiatif Indonesia dalam rangka penanggulangan perubahan iklim dan penyelamatan terumbu karang yang memiliki nilai strategis di wilayah zona ekonomi eksklusif dan segitiga terumbu karang enam negara.Kata kunci: pengelolaan, WOC, CTI, lintas negara
PEMODELAN GENANGAN BANJIR PASANG AIR LAUT DI KABUPATEN SAMPANG MENGGUNAKAN CITRA ALOS DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI Moh Holli; Muhammad Zainuri; Firman Farid Muhsoni
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.935

Abstract

Daerah yang daratannya lebih rendah dari permukaan air laut akan menimbulkan permasalahan klasik yaitu banjir pasang air laut (rob). Kabupaten Sampang bagian selatan merupakan salah satu wilayah yang daratannya rendah dan landai. Penelitian ini melihat genangan banjir pasang air laut yang masuk kedaratan dari garis pantai dengan skenario yang di tentukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memanfaatkan aplikasi Penginderaan Jauh untuk memperoleh informasi Tutupan Lahan dan Koefisien Kekasaran Permukaan serta menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menyusun model genangan banjir pasang air laut, pemodelan genangan banjir pasang air laut menggunakan skenario tinggi run — up 0,5m, 1 m, 1,5m, 2m, 2,5m dan 3m. Berdasarkan hasil pemodelan genangan banjir pasang air laut (Rob) di Kabupaten Sampang bagian selatan menunjukkan bahwa daerah terjauh tergenangi banjir pasang air laut (rob) dari garis pantai ke daratan yaitu di Desa Tambaan Kecamatan Camplong tetapi dengan skenario 3 meter daerah yang paling jauh tergenangi dari garis pantai yaitu Desa Aengsareh Sampang.Kato kunci: SIG, Citra ALOS, Rob, Pemodelan Genangan Rob

Page 1 of 2 | Total Record : 12