cover
Contact Name
Doni Abdul Fatah
Contact Email
simantec@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285648688506
Journal Mail Official
simantec@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Informatika - Fakultas Teknik - Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang PO BOX 2 Kamal, Bangkalan 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Simantec
ISSN : 20882130     EISSN : 25024884     DOI : https://doi.org/10.21107/simantec.v8i2
Core Subject : Science,
Jurnal Simantec merupakan Jurnal Ilmiah dibawah naungan Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura. Jurnal Simantec diterbitkan pertama kali pada bulan Desember 2009, dan diterbitkan dua kali dalam setahun. Jurnal Simantec berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang-bidang : informatika, Sistem Informasi, Multimedia, Mekatronika, Jaringan serta hasil penelitian lainya yang terkait dengan bidang-bidang tersebut.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2018)" : 7 Documents clear
ANALISA VOLUME TERHADAP SITASI MENGGUNAKAN REGRESI LINIER PADA JURNAL BEREPUTASI DI INDONESIA Dihin Muriyatmoko
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4406

Abstract

ABSTRAKSaat ini regulasi jurnal di Indonesia diatur oleh Kemenristekdikti melalui sistem akreditasi jurnal nasional. Sejak Januari 2013 hingga 2018, ada 12 jurnal ilmiah yang telah terakreditasi A, artinya jurnal-jurnal ini dianggap bereputasi dan memiliki kualitas artikel dan manajemen tertinggi secara nasional. Salah satu faktor yang menjadi penilaian adalah jumlah sitasinya yang diambil berdasarkan Google Scholar. Dataset menunjukkan bahwa jumlah volume tidak proporsional terhadap jumlah sitasinya, dengan anggapan bahwa semakin tinggi volume atau tua usia jurnal maka menjadikan semakin dikenal, semakin baik dan banyak jumlah sitasinya. Riset ini bertujuan untuk menganalisa korelasi antara volume terhadap jurnal sitasi. Riset ini menggunakan salah satu teknik data mining regresi linier, yang menghasilkan nilai Multiple R=0.04, yang mengindikasikan bahwa korelasi sangat lemah dan nilai R Square=0.002 mengindikasikan bahwa dampak dari usia jurnal hanya 0,2% terhadap sitasinya, sedangkan 98.8% dipengaruhi oleh factor yang lain.Kata kunci : volume jurnal, sitasi jurnal, regresi linier, akreditasi A, IndonesiaABSTRACTNowadays Indonesian Journal regulation is arranged by Kemenristedikti via national journal accreditation. Start from 2013 to January, 2018 there are twelve scientific journals have been accredited A, it means reputable journal and have highest quality nationally in management and content. One of factor that indication the assessment is number of citations taken from Google Scholar. Dataset shown that volume is not proportional to the number of journal citations, because usually the older age of journal, it was more familiar, better and more many citations. This research aims to analyze correlation between volume to the number of journal citations. The experiment using one of data mining method is that linear regression shows that Multiple R = 0.04 indicates that correlation is very tenuous, R Square = 0.002 indicates that factor impact of journal citations is only 0.2% judging by the journal volume, while remaining 99.8% is influenced by other factors.Keywords : journal volume, journal citation, linear regression, accredited A, Indonesia.
PERENCANAAN STRATEGIS PENGEMBANGAN DAN INTEGRASI E-GOVERNMENT DI KABUPATEN BANYUMAS Yudha Saintika; Condro Kartiko
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4346

Abstract

ABSTRAK Sehubungan dengan amanat dari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyumas Nomor 4 Tahun 2012 terkait pengembangan e-government yang terpadu atau terintegrasi, didapatkan masih ada beberapa permasalahan sistem informasi yang terdapat di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyumas. Permasalahan tersebut antara lain yaitu sistem informasi yang masih berdiri sendiri-sendiri (silo system), masih terdapat bugs pada beberapa sistem informasi yang beroperasi, dan tidak terpusatnya pengelolaan sistem informasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rencana strategis sistem informasi yang mendukung visi, misi, dan rencana strategis Kabupaten Banyumas, dan menjalankan amanat Perda Nomor 4 tahun 2012 tentang Rencana Induk Pengembangan (RIP) e-government terkait dengan keterpaduan antar sistem aplikasi e-government terutama untuk melakukan transaksi pertukaran data dan informasi antar e-government. Proses perencanaan strategi pengembangan dan integrasi e-government pada Pemkab Banyumas mengadopsi metode Ward-Peppard yaitu menganalisis kondisi sistem informasi saat ini menggunakan analisis value chain dan pemetaan McFarlan. Kemudian perumusan strategi integrasi dilakukan dengan metode Critical Success Factor (CSF) yang diperoleh dari rencana strategis Pemkab Banyumas dalam RPJMD tahun 2013-2018 dan data kebutuhan aplikasi melalui observasi. Penelitian ini menghasilkan peta jalan (roadmap) berdasarkan tingkat urgensi proyek, kompleksitas proyek, fungsi sistem informasi, dan kepentingan lembaga selama lima tahun mendatang.Kata kunci : e-government, integrasi, strategi, roadmap ABSTRACT Based on mandate of the Regional Regulation No. 4 of 2012 related to the development of integrated e-Government, there are still some issues related to information system in each of the Regional Device Organizations within the Government of the Regency Banyumas. The objectives of this research are produce an information system strategy plan that supports the vision, mission and strategic programs of Banyumas Regency and implement the Regional Regulation No. 4 of 2012 concerning Master Plan of Development e-Government related to integration between eGovernment application system, for easy integration with other applications, addressing to transact data and information between e-Government application systems. The process of making the egovernment development and integration strategy adopted the Ward-Peppard method with analysis of the existing information system using the value chain and McFarlan Grid. The Critical Success Factor (CSF) developed from the Banyumas Regency strategic plan in the RPJMD year 2013-2018 and the data on application requirements that have been available through observation. This research provide a roadmap based on the urgency of the project, complexity of project, information system function, and interest of the institution over 5 years later.Keywords : e-government, integration, strategy, roadmap
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUJASERA BERBASIS WEB Ahmad Habib; Ardy Rendra Rakasiwi
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4407

Abstract

ABSTRAKSistem informasi manajemen pujasera berbasis web merupakan sebuah software berbasis web yang pada dasarnya difungsikan untuk pemesanan makanan dan minuman pada sebuah kantin. Dengan sistem informasi manajemen pujasera proses jual beli jadi lebih mudah karena bisa dilakukan melalui perangkat komputer yang terhubung ke internet. Sebelum bisa melakukan suatu proses pemesanan, pembeli diharuskan untuk melakukan pendaftaran (bila belum menjadi member) dan juga mengisi token lebih dahulu. Token adalah uang digital yang digunakan dalam proses jual beli pada sistem software pujasera. Sebelum pemilik kantin bisa menjual menu makanannya, pemilik kantin diharuskan untuk mendaftarkan kantinnya dan mengisi menu apa saja yang akan dijual supaya member calon pembeli dapat memesan menu makanan atau minuman dari menu yang di sediakan oleh kantin tersebut. Pemilik kantin juga dapat mengetahui pendapatan yang telah diterimanya secara langsung yang dihitung oleh sistem pujasera saat itu juga.Kata kunci : Sistem informasi manajemen, pujasera, web, internet, token.ABSTRACTWeb-based pujasera management information system is a web-based software that is basically enabled for ordering food and drinks at a canteen. With pujasera management information system buying and selling process is easier because it can be done through a computer device connected to the internet. Before you can make an order process, buyer is required to register (if not yet become member) and also fill the token first. Token is digital money used in the process of buying and selling on pujasera software system. Before the canteen owner can sell his food menu, the cafeteria owner is required to register his canteen and fill out any menu that will be sold so that prospective buyers can order the food or drink menu from the menu provided by the canteen. The owner of thecanteen can also know the revenue that has been received directly calculated by the system pujasera right away.Keywords : Management information system, pujasera, web, internet, token.
RANCANG BANGUN APLIKASI MANAJEMEN HAK CIPTA CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN DES DAN LSB Paulus Lucky Tirma Irawan; Budi Purnomo; Oesman Hendra Kelana
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4347

Abstract

ABSTRAK Kasus pencurian data digital merupakan sebuah contoh nyata dimana kemajuan teknologi juga dapat membawa potensi ancaman yang merugikan banyak pihak bila tidak ditangani dengan baik. Dalam penelitian ini akan dikembangkan sebuah aplikasi untuk membantu melindungi hak karya cipta berupa data citra digital melalui penambahan watermark yang dihasilkan dari kombinasi teknik keamanan data steganografi Least Significant Bit (LSB) dan teknik kriptografi Data Encryption Standard (DES). Kode informasi rahasia yang disisipkan sebagai watermark pada data citra digital akan terlebih dahulu di enkripsi menggunakan teknik kriptografi DES sebelum disematkan menggunakan teknik penyisipan data steganografi LSB. Penggunaan teknik keamanan data berlapis ditujukan untuk mendapatkan tingkat keamanan data yang lebih baik. Dalam pengujian tingkat kemiripan antara citra asli dan citra stegano yang sudah dilakukan menggunakan uji nilai Mean Squared Error (MSE) dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR), didapatkan nilai rerata dari pengujian MSE terhadap citra stegano adalah sebesar 0,371. Sementara untuk komponen nilai PNSR didapatkan rerata nilai sebesar 121,045.Kata kunci : Citra Digital, DES, Karya Cipta, LSB ABSTRACT The case of digital data theft is one of example where technological advances can also bring potential threats to the detriment of many parties if not handled properly. In this research an application will be developed to help protect copyright in the form of digital image data through the addition of watermarks resulting from a combination of Least Significant Bit (LSB) steganography techniques and the Data Encryption Standard (DES) cryptographic techniques. The confidential information code that is inserted as a watermark on the digital image data will be encrypted using DES cryptographic techniques before embedding using LSB steganographic data insertion technique. The use of layered data security techniques is aimed at obtaining a better level of data security. In testing the level of similarity between the original image and stegano image that has been done using the test of Mean Squared Error (MSE) and Peak Signal to Noise Ratio (PSNR), value obtained from the test of MSE to stegano image is 0.371. While the value of PNSR obtained average value of 121,045.Keywords : Digital Image, DES, Copyrights, LSB
ANALISA KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK UNTUK PENGEMBANGAN APLIKASI PEMETAAN DISTRIBUSI UMKM (USAHA MIKRO KECIL MENENGAH) MENGGUNAKAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJEK Addin Aditya
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4348

Abstract

ABSTRAK Dalam menghadapi persaingan bisnis yang ketat di era globalisasi, UMKM perlu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam rangka menjaga keberlanjutan dan eksistensi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kebutuhan apa saja yang harus didefinisikan untuk mengembangkan sebuah aplikasi untuk pemetaan distribusi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) berbasis mobile android. UMKM tidak hanya memiliki kontribusi yang besar dalam perputaran roda ekonomi tapi juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu untuk meningkatkan independensi, efisiensi dan efektifitas dari UMKM perlu dibuat sebuah sistem yang dapat menghubungkan masyarakat dengan UMKM. Metode yang digunakan untuk pengembangan sistem ini adalah metode analisis dan perancangan berorientasi objek karena pendekatan ini memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami bagi para pemangku jabatan serta dapat mendeskripsikan tugas dan fungsi dari tiap aktor dalam sistem. Hasil yang didapat dari penelitian adalah terdapat tiga aktor utama dalam sistem ini yaitu user, admin dan masyarakat sebagai user umum. Setiap aktor memiliki kebutuhan khusus di dalam sistem. Kebutuhan utama dari aplikasi adalah: 1) untuk mempromosikan UMKM, 2) untuk membantu meningkatkan produk domestik bruto (PDB). 3) meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. 4) penyebaran informasi produk. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa aplikasi dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan.Kata kunci : UMKM, Pemodelan Berorientasi-Objek, Sistem, Mobile, AndroidABSTRACT MSME (Micro, Small Medium Enterprises) is personal or organization productive business that qualified by Constitution in Indonesia. In order to face tight business competition, they need to utilize the information technology for their sustainability and existence. The objective of this research is to analyze what requirements need to be defined to develop an application to mapping the distribution of MSME based on mobile android. Micro, Small Medium Enterprises (MSME) has a big contribution not only for rolling the economic wheels but also become private income source for most of people in Indonesia. Therefore, to increase the independency, efficiency and effectivity of MSME, we need to build a proper sistem that can connect people with it. An object-oriented method was chosen in this sistem development because it can give a clear and understandable information for the stakeholders and also it can describe task and function of each actor in the sistem. This paper conclude that there are three main actors in this sistem, which is user, admin and people as a general user. Each of actor has a particular requirement inside the sistem. The main requirement of this apps is 1) promote the business. 2) help raising Gross Domestic Product. 3) enhancing services for society 4) product information dissemination. The evaluation conclude that the apps could run properly and fulfill the requirement.Keywords : MSME, Object-Oriented Modelling, Sistem, Mobile, Android
ANALISA PERBANDINGAN METODE MARKER BASED DAN MARKLESS AUGMENTED REALITY PADA BANGUN RUANG Yohanes Dianrizkita; Harvin Seruni; Halim Agung
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.4405

Abstract

ABSTRAKAugmented Reality (AR) adalah penggabungan antara realita dengan gambar dua dimensi atau tiga dimensi melalui media kamera. Augmented Reality mempunyai dua metode yang sering digunakan, yaitu Marker Based Tracking dan Markless Based Tracking. Teknologi Augmented Reality mempunyai banyak fungsi, salah satunya dijadikan alat untuk pengenalan bangun ruang tiga dimensi. Bangun ruang merupakan bangun matematika yang memiliki isi atau volume, serta sisi, rusuk dan titik sudut. Media bangun ruang menyerupai kotak, dengan bentuk kerangka, berongga. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang bangun ruang membuat masyarakat terkadang sulit mempelajari bangun ruang yang digambarkan dalam kertas (dua dimensi). Dari permasalahan tersebut, dilakukannya penelitian untuk membandingkan bangun ruang yang menggunakan dua metode dengan menggunakan marker dan tanpa marker. Aplikasi ini dibangun dengan membandingkan kedua metode yaitu Marker Based Tracking dan Markless Based Tracking. Dengan menggunakan aplikasi ini, user dapat mengetahui perbedaan hasil bangun ruang yang ditampilkan lebih akurat, serta lebih mudah untuk memahami bangun ruang tiga dimensi.Kata kunci : Augmented Reality, Bangun Ruang, Metode Marker Based Tracking, Metode Markless Based TrackingABSTRACTAugmented reality (AR) is a combination of reality and two dimensional or three-dimensional images through camera as a medium. Augmented Reality has two widely used methods, Marker Based Tracking and Markless Based Tracking. Augmented Reality Technology has many function, one of them is used as a tool to introducing three-dimensional geometric shape. Geometric shape is mathematics shape which had volume, sides, frames, vertex. Geometric shape like cube, with frames, hollow. Public may occasionally hard to understand geometric shape which drawn on a paper (two dimensional). From this problem, the research has been conducted to compare geometric shape using two methods, Marker Based Tracking and Markless Based Tracking. With this application, user can know the difference among geometric shape more accurately, and understand three-dimensional geometric shape with ease.Keywords : Augmented Reality, Geometric Shape, Marker Based Tracking Method, Markless Based Tracking Method
ROBOT LINE FOLLOWER PEMISAH BENDA MENGGUNKAN SENSOR WARNA TCS 3200 Ahmad Sahru Romadhon; Firmansyah Adiputra
Jurnal Simantec Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v6i3.19510

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 7