cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 246 Documents
Perbedaan Antara Kesembuhan Pasien TB Paru Dengan Pengawas Minum Obat (PMO) Dan Tanpa PMO Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Retno Soesilowati; Nurrizki Haitamy
Sainteks Vol 13, No 1 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i1.1497

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dihadapi oleh masyarakat dunia. Badan Kesehatan Dunia telah menyatakan TB sebagai masalah kedaruratan global sejak tahun 1993 lalu. Keberhasilan pengobatan TB paru sangat ditentukan oleh adanya keteraturan minum obat anti tuberculosis. Hal ini dapat dicapai dengan adanya pengawas minum obat (PMO) yang memantau dan mengingatkan penderita TB paru untuk meminum obat secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kesembuhan pasien TB paru dengan PMO dan Tanpa PMO di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis analitik observational dengan metode cross sectional yang dilaksanakan di poliklinik Paru RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Februari – 5 Mei 2016. Sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitan didapatkan. nilai OR = 5.3; X2= 4.851 p = 0.038. Taraf signifikansi 0,05 dengan derajat kebebasan =1. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat di simpulkan bahwa ada perbedaan kesembuhan pasien dengan pengawas minum obat (PMO) dan tanpa PMO. Kata kunci: perbedaan kesembuhan, pasien TB paru, pengawas minum obat (PMO)
Vitamin E & Omega-3 Mencegah Adhesi Intraperitoneum Melalui Inhibisi Kadar Tgf- Β Cairan Peritoneum Andi Muh. Maulana; Haidar Alatas
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6161

Abstract

Adhesi intraperitoneum merupakan komplikasi dari prosedur paska laparotomi yang dapat menyebabkan nyeri panggul kronis, obstruksi usus, terbentuknya fistula enterokutan, serta infertilitas pada wanita. Banyak penelitian dilakukan mencoba memecahkan permasalahan ini, termasuk dengan pemberian vitamin E dan omega 3 topikal dalam soybean oil untuk menemukan agen antiadhesi yang ideal. Membuktikan efek pemberian vitamin E dan omega-3 topikal dalam soybean oil terhadap kadar TGF- β cairan peritoneum dan derajat adhesi intraperitoneum pada tikus wistar yang dilakukan abrasi ileum. Penelitian ini merupakan uji eksperimental post test only group design. Wistar jantan (n = 24) dilakukan abrasi ileum, terbagi menjadi 4 kelompok: K (kontrol), P1 (vitamin E 10 mg dalam soybean oil 5 ml), P2 (omega-3 40 mg dalam soybean oil 5 ml), P3 (kombinasi vitamin E 10 mg dan omega-3 40 mg dalam soybean oil 10 ml). Setelah 14 hari perlakuan dilakukan relaparotomi, kemudian diadakan evaluasi terhadap kadar TGF-β dan derajat adhesi intraperitoneum. Analisis statistik beda derajat adhesi intraperitoneum dan kadar TGF-β antar kelompok dilakukan dengan uji Mann Whitney. Uji korelasi derajat adhesi intraperitoneum dengan kadar TGF-β cairan peritoneum menggunakan uji Spearman. Uji Mann Whitney derajat adhesi intraperitoneum menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), kecuali kelompok P1 dibandingkan dengan P2 menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p=0,652). Uji Mann Whitney kadar TGF-β menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), sedangkan perbedaan yang tidak bermakna ditunjukkan ketika kelompok P1 dibandingkan dengan P2 (p=0,262) dan kelompok P2 dibandingkan dengan P3 (p=0,078). Uji korelasi antara derajat adhesi intraperitoneum dengan kadar TGF-β cairan peritoneum menunjukkan hasil korelasi positif yang kuat dengan r=0,666 (p<0,05). Pemberian vitamin E dan omega 3 topikal dalam soybean oil topikal intraperitoneum dapat menurunkan kadar TGF-β cairan peritoneum dan derajat adhesi intraperitoneum.Kata Kunci: adhesi intraperitoneum, TGF-β, vitamin E, omega-3, soybean oil
EFEKTIFITAS STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPA SMA N 1 BUMIAYU Nurdjannah Sulistijati
Sainteks Vol 10, No 2 (2013): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v10i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran kooperatif Think Pair Share dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPA semester 2 SMA N 1 Bumiayu tahun pelajaran 2012/2013, menganalisis pengaruh keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar sejarah kelas XI IPA semester 2 SMA N 1 Bumiayu tahun pelajaran 2012/2013, menganalisis respon siswa dan guru tentang model pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Penelitian dilakukan di SMA N 1 Bumiayu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil yaitu 1) Hasil uji t diperoleh t hitung sebesar 4,4340071 > t tabel 1,668271, yang berarti H1 diterima. Hal ini berarti ada perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, 2) Pada kelas eksperimen persamaan regresinya adalah Y = 2.88 + 1.49X . Pada uji kelinieran garis regresi didapatkan F hitung ¬sebesar -0,71 dan F ¬tabel sebesar 2,37, hal ini berarti persamaan regresi linier yang diajukan diterima, artinya hubungan antara keaktifan belajar dan hasil belajar adalah linier, 3) Pada kelas kontrol persamaan regresinya adalah Y= -26.45 + 2.35X . Pada uji kelinieran garis regresi didapatkan F hitung ¬sebesar 0,58 dan F ¬tabel sebesar 2,28, hal ini berarti persamaan regresi linier yang diajukan diterima, artinya hubungan antara keaktifan belajar dan hasil belajar adalah linier, 4) Hasil analisis terhadap respon siswa dan guru terhadap model pembelajaran kooperatif Think Pair Share menunjukkan respon siswa dan guru secara umum baik.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan, 1)Terdapat perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional, 2)Keaktifan belajar siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar. 3)Respon siswa dan guru tentang model pembelajaran kooperatif Think Pair Share adalah baik. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif Think Pair Share, keaktifan belajar siswa, respon guru dan siswa
Sistem Informasi Geografis Kriminalitas di Kabupaten Cilacap Yefri Ardiansyah; Harjono Harjono
Sainteks Vol 17, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i2.9160

Abstract

Informasi tentang kriminalitas yang terjadi pada suatu daerah sangat dibutuhkan oleh aparat penegak hukum maupun masyarakat. Tingginya angka kriminalitas di wilayah kabupaten Cilacap mengakibatkan adanya keresahan bagi masyarakat. Hal tersebut juga menjadikan tugas aparat penegak hukum menjadi lebih berat. Adanya informasi tentang tingkat kerawanan kriminalitas suatu daerah dapat membantu pihak kepolisian dalam pengambilan keputusan apakah daerah tersebut perlu tindakan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun aplikasi Sistem Informasi Geografis Kriminalitas di Kabupaten Cilacap. Model waterfall digunakan dalam pengembangan sistem ini. Aplikasi yang dibangun berbasis android mengingat banyaknya pengguna smartphone android. Aplikasi ini dapat membantu pengguna untuk mengetahui tingkat kriminalitas suatu daerah. Masyarakat dapat mengetahui daerah yang rawan terjadi kriminalitas melalui aplikasi ini, sehingga diharapkan bisa lebih waspada. Informasi yang disajikan oleh aplikasi ini juga dapat membantu pihak kepolisian mengetahui tingkat kriminalitas suatu wilayah yang dijadikan dasar untuk mengambil tindakan penanganan yang tepat bagi wilayah tersebut.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Daerah Hama Wereng pada Tanaman Padi Berbasis Android dengan Google Maps API, di Kabupaten Banyumas Lukni Maulana; Harjono Harjono; Maulida Ayu Fitriani
Sainteks Vol 17, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i2.9912

Abstract

Pengembangan produksi padi pada sektor pertanian dewasa ini terus ditingkatkan karena padi merupakan makanan pokok khususnya bagi mayoritas penduduk Banyumas, selain itu pada sektor produksi padi ini juga turut menyumbang pemasukan pendapatan daerah di Kabupaten Banyumas, dalam usaha peningkatan produktivitas hasil panen padi banyak ditemui kendala-kendala di lapangan, salah satu kendala yang dihadapi adalah adanya serangan hama wereng yang menyerang banyak lahan pertanian di wilayah Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu untuk membantu dan mengatasi dalam peningkatan produktivitas hasil panen padi, dibuatlah sebuat Sistem Informasi Geografis untuk pemetaan hama wereng di daerah Kabupatean Banyumas. Tujuan dari penelitian adalah membangun sebuah Sistem Informasi Geografis pemetaan serangan hama wereng pada tanaman padi yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas berbasis aplikasi Android dengan Google Maps API. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan model waterfall meliputi tahap requirement definition, system and software design, implementation and unit testing, integration and system testing, dan operation and maintenance. Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi para petani untuk mengetahui informasi tentang hama tanaman seperti wereng dan cara penanganannya, memudahkan bagi para petugas dari Dinas terkait dalam memperbaharui informasi seputar hama wereng, serta dapat mengetahui informasi pemetaan penyebaran hama wereng pada tanaman padi di Banyumas dengan sistem ini.
Komparasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP) pada Penentuan Kelayakan Pemberian Kredit Elektronik Dedi Suprayogi; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 18, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v18i1.10565

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan SPK, salah satunya adalah penentuan kelayakan penerima kredit elektronik. Dalam penentuan kelayakan penerima kredit pada Gemilang Jaya, ada beberapa kriteria yang menjadi dasar pengambilan keputusan antara lain status usaha, lama usaha, tempat usaha, penghasilan perhari, jumlah tanggungan, karakter, cek lingkungan dan usia. Sistem akan dibangun menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan metode Weigted Product (WP) yang nantinya kedua metode tersebut akan di bandingkan kinerjanya supaya mendapatkan hasil metode terbaik dalam menentukan kelayakan penerima kredit. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa kedua metode memberikan hasil yang berbeda kecuali pada ranking 1 – 3 memberikan urutan alternatif yang sama. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan dalam penentuan kelayakan pemberian kredit sebaiknya menggunakan metode SAW karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang sesuai dengan manajemen pemberian kredit di Gemilang Jaya Purwokerto. Kata-kata Kunci: Sistem pendukung keputusan, Simple Additive Weighting, Weigted Product, kredit.
Analisis Polimorfisme DNA Ikan Gabus (Channa striata) Berbeda Ukuran Menggunakan Teknik RAPD Ahmad Hanif Pranoto Utomo; Taufik Budhi Pramono; Hary Tjahja Soedibya; Purnama Sukardi; Hamdan Syakuri
Sainteks Vol 17, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i2.9376

Abstract

Seleksi genetik perlu dilakukan pada ikan gabus (Channa striata) yang potensial dikembangkan sebagai komoditas akuakultur di Indonesia. Teknik Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) umum digunakan untuk mengetahui polimorfisme DNA yang dikaitkan dengan ciri fenotip suatu organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui polimorfisme DNA ikan gabus (Channa striata) ukuran berbeda dengan menggunakan teknik RAPD. Sampel ikan dari sepasang induk dikelompokkan berdasarkan berat menjadi tiga kelompok: kecil (2,26-3,00 g), sedang (3,01-3,75 g), dan besar (3,76-4,50 g). Sampel DNA diisolasi dari lima individu per kelompok ukuran. Amplifikasi DNA dilakukan menggunakan tiga primer RAPD (OPA-02, OPA-04, OPA-07) dan hasilnya dianalisis menggunakan software PyElph. Sebagai tambahan, analisis Truss morfometrik dilakukan pada ketiga kelompok ikan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fragmen DNA bersifat monomorfik. Beberapa fragmen DNA bersifat polimorfik, namun tidak terkait dengan kelompok ukurannya. Percabangan pada hasil analisis filogenetik tidak mencerminkan kelompok ukuran ikan. Selain itu, tiga karakter morfometrik Truss (A2, A6 dan C3) dapat digunakan sebagai penanda kelompok ukuran berat yang berbeda pada ikan gabus.
Pengaruh Pola Curah Hujan Terhadap Produktivitas Padi di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga Falasifa Azizah; Suwarsito Suwarsito; Esti Sarjanti
Sainteks Vol 18, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v18i1.10567

Abstract

Pola curah hujan sangat mempengaruhi kegiatan budidaya pertanian.  Selain itu, curah hujan seringkali menjadi faktor pembatas terhadap produksi pertanian. Tujuan penelitian adalah (a) untuk mengetahui pola curah hujan di di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, (b) untuk mengetahui produktivitas padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, dan (c) untuk mengetahui pengaruh pola curah hujan terhadap produktivitas padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data penelitian berupa data sekunder, meliputi data produktivitas padi dan curah hujan tahun 2009 – 2018 di Kecamatan Bukateja. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Data penelitian diolah menggunakan tabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola curah hujan di Kecamatan Bukateja termasuk tipe monsunal. Produktivitas padi di Kecamatan Bukateja selama tahun 2009-2018 mengalami fluktuasi, dimana produktivitas padi terrendah terjadi tahun 2014 sebesar 4,9 ton/ha dan produktivitas padi tertinggi terjadi tahun 2018 sebesar 6,8 ton/ha. Pola curah hujan di Kecamatan Bukateja tidak berpengaruh terhadap produktivitas padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.Kata-kata kunci: tipe Monsoon, pola curah hujan, produktivitas padi.
Analisis Kinerja Jalan Dr. Angka dan Pengaruh Pemberian Median Jalan Purwokerto Doni Putra Wibowo; Sulfah Anjarwati
Sainteks Vol 17, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i2.5256

Abstract

Jalan Dr. Angka Purwokerto merupakan jalan yang cukup vital dengan tipe jalan empat lajur dua arah tanpa pemisah arah (median) dari kondisi ruas jalan yang cukup padat lalu lintas tersebut maka pemisah arah (median) dapat diterapkan guna meningkatkan kapasitas dan kinerja ruas jalan itu. Hasil analisa jalan Dr. Angka kondisi existing atau jalan tanpa median didapatkan data kejenuhan 1,56 dimana nilai tersebut melebihi batas kejenuhan yang diijinkan menurut MKJI 1997 yaitu 0,75. Sehingga kondisi ruas jalan Dr. Angka dengan nilai DS tersebut, berarti bahwa kondisi arus lalu lintasnya tidak stabil dengan kepadatan yang tinggi. Berbeda dengan jalan Dr. Angka kondisi baru, karena adanya pemisah arah (median) yang membatasi dua arah yang berlawanan, menimbulkan rendahkan kepadatan lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Tingkat pelayanan pada jalan Dr. Angka Purwokerto mengalami peningkatan akibat perubahan geometrik dan perbaikan jalan tersebut. Berdasarkan analisa pada kondisi jalan Dr. Angka kondisi baru lebih baik dibandingkan dengan kondisi lama. 
Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerima Bantuan Beasiswa dengan Metode AHP dan TOPSIS Rima Dwi Mainingsih; Muhammad Hamka
Sainteks Vol 18, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v18i1.9613

Abstract

Salah satu program LAZISMU Banyumas adalah beasiswa. Beasiswa merupakan pemberian bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM atau Sumber Daya Manusia melalui pendidikan. Permasalahan di LAZISMU, sistem bantuan beasiswa masih bersifat manual maka diperlukan suatu sistem pendukung keputusan (SPK) untuk memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan. Metode yang digunakan pada sistem pendukung keputusan adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan metode TOPSIS. Analytical Hierarchy Process (AHP) yang digunakan untuk memperbaiki nilai bobot dari kriteria. Nilai bobot yang dihasilkan dari metode AHP selanjutnya digunakan untuk menentukan proses peranking calon penerima bantuan beasiswa menggunakan metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS). Metode AHP dan TOPSIS digunakan untuk meningkatkan hasil rekomendasi calon penerima bantuan beasiswa. Hasil klasifikasi kemudian dievaluasi menggunakan Black Box Testing untuk mengetahui apakah fungsi, masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sistem aplikasi telah berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, karena tidak ditemukan adanya kesalahan pada interface serta sistem yang dirancang dan dibangun mampu mengatasi kelemahan-kelemahan yang terdapat pada sistem yang lama dan memberikan hasil rekomendasi calon penerima bantuan beasiswa.Kata-kata Kunci: sistem pendukung keputusan, penerima beasiswa, AHP, TOPSIS, black box testing