cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam
ISSN : 14124777     EISSN : 25805096     DOI : -
Core Subject : Religion,
Islamadina adalah jurnal yang diterbitkan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada tahun 2002 yang mempublikasikan karya-karya akademik dengan memfokuskan kajian pemikiran Islam (sosial, budaya, politik dan ekonomi) yang progresif dan mencerahkan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021" : 6 Documents clear
Abu Bakr Al-Razi di Antara Agama dan Sains Istianah Istianah; Lutfi Rahmatullah
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.10278

Abstract

Abu Bakr Muhammad Zakariya al-Razi (864-930 M), seorang ilmuan besar khususnya dalam bidang kedokteran yang telah berkontribusi besar dalam dunia science dengan magnum opusnya Al-Hāwī fī al-Ṭibb. Dalam sosok al-Razi terhimpun kualifikasi paradigma teosentris sekaligus paradigma antroposentris tetapi menolak “konsep kenabian” yang menjadikannya berada dalam problem besar dan mendapat vonis al-mulḥid (ateis). Problem utama ini mendasari ketertarikan penulis untuk menelusuri lebih jauh tentang latar belakang munculnya pemikiran tersebut, pandangan al-Razi tentang hubungan religion and science khususnya dalam bidang kedokteran, dan relevansinya dengan perkembangan science di zaman sekarang khusunya dalam bidang kesehatan dan kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menjadikan karya al-Razi sebagai sumber primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemikirannya yang sangat problematis tentang kenabian dan wahyu tersebut tidak menghilangkan nuansa keilahian dalam karyanya di bidang kedokteran. Sedangkan dalam skema Ian G. Barbour, pemikiran tersebut menunjukkan kecondongan terhadap pola hubungan dialog (berkomunikasi) dan integrasi, di mana sains dan agama dapat saling terbuka dan saling menghormati sekaligus saling memahami bahwa kawasan dan tujuan keduanya adalah sama.
Recruitment System of Lecturers at Islamic University in Indonesia: Head of Departement Perspective Adib Susilo; Sheema Haseena Armina; Meichio Lesmana
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.7899

Abstract

ABSTRACTThis research is aimed to investigate how recruitment process conducted in Islamic university and what is the head of department policy in Islamic university in on recruitment process and in maintaining the quality of lecturer. A phenomenology approach was adopted. Data were gathered by conducting interviews with five participants which all is head of department (HOD) at Islamic universities in Indonesia. The data analyzed with grounded theory through three steps coding namely, open coding, axial coding and selective coding. The research found five themes related to recruitment process at Islamic university, namely main recruitment stages, recruitment types, applicant selection, recruitment problems and HOD decision. This research was aimed to seek the recruitment process at Islamic university. The future research should examine the impact of recruitment to the lecturer performances. The findings resulted in two implications. Theoretically, it is found that Islamic University had a unique distinction in recruitment process which is based on value and philosophy of the university. Practically, HOD decision in recruitment process should not be interfered, if there are potential candidate should be discussed in senate forum. This research focused on the recruitment process of lecturer at Islamic university and HOD policy on recruitment.Kata kunci : Recruitment process, Islamic university, head of Department policy, philosophy of university
Fatwa on Sharia Products and Its Role in The Development of Islamic Finance Industry Faizi Zaini; Mohd Sollehudin Bin Shuib
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.11859

Abstract

The development of the Islamic finance industry in Indonesia has increased rapidly and satisfactorily. This can be seen from the growing number of Islamic financial institutions with a total of 4,000 institutions in 2019. These thousands of institutions offer sharia services and products; Islamic banks, Islamic people’s credit, sharia insurance, sharia pension funds, sharia pawnshops, sharia cooperatives, and sharia financial technology (fintech), etc. The rapid development of the Islamic financial market is a serious challenge for sharia economic experts who are members of the official institution of the National Sharia Council. This institution has the sole authority in issuing fatwas on sharia economics and finance in Indonesia. This paper reviews the thought products of the National Sharia Council in issuing fatwas in the form of sharia financial products that are flexible, meeting market demands/customer needs, and complying with sharia principles. The data was collected from DSN’s fatwas on sharia products from 1999-2010. Furthermore, the content analysis method was used to analyze the contents of DSN’s fatwa. The analysis result shows that DSN’s ijtihad in producing sharia products has not been sufficient a priori to rely on classical books which are very normative but must rely on economic demands/needs of modern financial markets.
Mutawattir dalam Gugatan Outsider ( Kajian Pemikiran Juynbool atas Hadis Man Kazzaba) Faisal Haitomi; Maula Sari
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.9302

Abstract

Tulisan ini menguraikan tentang pemikiran Juynbool yang sangat populer dan mendapat banyak kecaman dari para sarjana muslim adalah tentang keotentikan hadis man kadzaba yang dalam kajian ulama dianggap sebagai hadis mutawatir. Penulis menggunakan metode kepustakaan Library Research dan studi analisis mengenai pemikiran Juynbool. Kajian terhadap pemikiran Juynbool ini sampai pada kesimpulan bahwa menurut Juynbool hadis man kadzaba bukanlah hadis mutawatir melainkan pemalsuan yang dilakukan secara terorganisir oleh para ulama pada paruh abad kedua Hijriah. Juynbool memandang bahwa secara umum, tidak akan ditemukan transmisi mutawatir dalam hadis Nabi. Mutawatir hanya terjadi pada sejumlah kasus yang terbatas dengan kriteria yang tidak baku dan tidak tersusun dengan jelas. Jikalau dipaparkan secara individual, maka tidak tergolong mutawatir. Meskipun hasil ini cenderung berbeda dengan mayoritas sarjana muslim, akan tetapi sebenarnya terdapat beberapa sarjana yang mempunyai pendapat yang hampir serupa, seperti Ibnu Hibban al-Busti dan Al-Iraqi terkait kemutawatiran hadis man kadzaba.
Periodisasi Hadis dari Masa ke Masa (Analisis Peran Sahabat dalam Transmisi Hadis Nabi Saw) Aisyatur Rosyidah; Nur Kholis; Jannatul Husna
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.9506

Abstract

Jejak studi hadits patut menjadi perbincangan penting dalam diskursus keilmuan Islam, terutama banyaknya idiologi sarjana barat yang mendiskreditkan peran sahabat dalam transmisi wahyu berupa Hadits Nabi SAW. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan Hadits ditinjau dari peran para sahabat dalam membawa transmisi Hadist Nabi SAW hingga terkodifikasi secara sistematis saat ini. Adapun penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-analitis. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa peran sahabat dalam periodisasi transmisi Hadits sudah dimulai sejak Nabi SAW masih hidup hingga berakhirnya masa sahabat pada abad ke 2 Hijriah. Pencatatan Hadits sudah dimulai pada masa Nabi SAW. Hal ini dibuktikan dengan catatan para sahabat meskipun belum terkodifikasi secara sistematis. Catatan para sahabat ini menandakan adanya proses validitas Hadits yang sudah dilakukan oleh para sahabat. Ini sekaligus menjawab tuduhan para sarjana barat terkait kualifikasi sahabat yang tidak ma’shum tetapi mampu mentransmisikan wahyu Nabi SAW hingga terkodifikasi sistematis
Implementasi Pembiayaan Akad Salam kepada Petani Kacang Tanah dan Ubi Kayu di Banyumas Encep Saepudin
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.9726

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyaluran pembiayaan pada usahatani kacang tanah dan ubi kayu dengan mempergunakan akad salam. Metode penelitiannya menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan cara wawancara bersama bank syariah, petani kacang tanah dan ubi, serta tenaga penyuluh pertanian dengan lokasi penelitian di Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian adalah usahatani kacang tanah dan ubi kayu masih dalam bentuk usahatani keluarga karena pengelolaannya masih tradisional, belum berbadan hukum, modal terbatas, dan pemanfaatan hasil masih untuk pemenuhan kebutuhan keluarga. Usahatani mengandung risiko sangat tinggi karena masih mengandalkan alam, harga komoditas yang fluktuatif. Perbankan syariah di Banyumas Raya belum menyalurkan pembiayan dengan akad salam karena belum memahami tataniaganya dan sebagian bank syariah sedang melakukan kajian pembiayaan akad salam.

Page 1 of 1 | Total Record : 6