Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Optimalisasi Edukasi Wakaf Produktif dalam Mendorong Kesejahteraan Masyarakat M Makhrus; Safitri Mukarromah; Istianah Istianah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.937 KB) | DOI: 10.21580/dms.2021.211.7989

Abstract

Wakaf sebagai salah satu pranata dalam Islam, memiliki dimensi spiritual dan sosial. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengoptimalkan pemahaman peserta secara komprehensif mengenai wakaf produktif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Metode dalam kegiatan ini dilakukan secara partisipatoris dialogis dengan membagi materi dalam tiga sesi, yakni dasar-dasar hukum wakaf, urgensi wakaf produktif, dan tata kelola wakaf produktif. Hasil kegiatan ini menujukkan bahwa pentingnya wakaf produktif masih perlu disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, dikarenakan tidak sepopuler wakaf umumnya, seperti tanah, masjid, dan kuburan. Adapun respon peserta dalam proses kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini telah terlaksana secara baik, sehingga memberikan dampak interaktif, motivasi, dilaksanakan secara rutin, dan telah memenuhi kebutuhan peserta. Berkaitan terpenuhinya kebutuhan peserta tersebut ditandai dengan meningkatkan pemahaman, menambah skill, motivasi, sikap, dan perilaku tentang berwakaf secara kelembagaan. Implikasinya, bentuk literasi wakaf produktif perlu dioptimalkan dan pengelolaan wakaf produktif terus ditingkatkan ke berbagai sektor strategis yang memberikan dampak kesejahteraan kepada masyarakat. 
Terjemah Al-Quran Quraish Shihab pada Ayat Produksi, Distribusi, dan Konsumsi Istianah Istianah; Mintaraga Eman Surya
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 20, No. 2, September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.029 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.5633

Abstract

Terjemah al-Quran memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman makna al-Quran secara singkat dan efektif kepada pembaca dan Quraish Shihab adalah salah satu ulama era kini yang telah menerjemahkan al-Quran dalam karya “Al-Quran dan Maknanya.” Permasalahan yang hendak dijawab melalui penelitian ini adalah: 1) Apa hakikat terjemah al-Quran menurut Quraish Shihab?; 2) Apa metode dan aturan yang digunakan oleh Quraish Shihab dalam menerjemahkan al-Quran?; 3) Bagaimana terjemah al-Quran Quraish Shihab dalam menjelaskan makna ayat-ayat tentang produksi, distribusi, dan konsumsi? Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan merujuk langsung kepada karya Shihab dan kitab yang menjadi sumber rujukan Shihab. Melalui kajian ini ditemukan bahwa Shihab menggunakan metode terjemah tafsi>riyyah di mana proses penerjemahannya berbasis tafsir, dapat juga disebut dengan metode ma’nawiyah (makna). Quraish Shihab menyadari bahwa makna hakiki dari ayat-ayat al-Quran hanya dapat dicapai oleh pengucapnya sendiri (Shihab: 2015, 29). Sehingga  perbedaan dan keanekaragaman terjemah al-Quran merupakan hal wajar (Shihab: 1997, 75). Makna dan terjemah ayat produksi, distirbusi, dan konsumsi memberikan pemahaman tentang konsep dan empat prinsip ekonomi, yaitu prinsip tauhid, keseimbangan, kehendak bebas, dan tanggungjawab (Shihab: 1998, 409).
Abu Bakr Al-Razi di Antara Agama dan Sains Istianah Istianah; Lutfi Rahmatullah
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i2.10278

Abstract

Abu Bakr Muhammad Zakariya al-Razi (864-930 M), seorang ilmuan besar khususnya dalam bidang kedokteran yang telah berkontribusi besar dalam dunia science dengan magnum opusnya Al-Hāwī fī al-Ṭibb. Dalam sosok al-Razi terhimpun kualifikasi paradigma teosentris sekaligus paradigma antroposentris tetapi menolak “konsep kenabian” yang menjadikannya berada dalam problem besar dan mendapat vonis al-mulḥid (ateis). Problem utama ini mendasari ketertarikan penulis untuk menelusuri lebih jauh tentang latar belakang munculnya pemikiran tersebut, pandangan al-Razi tentang hubungan religion and science khususnya dalam bidang kedokteran, dan relevansinya dengan perkembangan science di zaman sekarang khusunya dalam bidang kesehatan dan kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menjadikan karya al-Razi sebagai sumber primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemikirannya yang sangat problematis tentang kenabian dan wahyu tersebut tidak menghilangkan nuansa keilahian dalam karyanya di bidang kedokteran. Sedangkan dalam skema Ian G. Barbour, pemikiran tersebut menunjukkan kecondongan terhadap pola hubungan dialog (berkomunikasi) dan integrasi, di mana sains dan agama dapat saling terbuka dan saling menghormati sekaligus saling memahami bahwa kawasan dan tujuan keduanya adalah sama.
Pandangan Hukum Islam Terhadap Ganti Rugi dalam Pengadaan Tanah yang Dipergunakan untuk Kepentingan Umum Lidia Fathaniyah; Istianah Istianah; Wage Wage; Encep Saepudin
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v5i.424

Abstract

This article examines the view of Islamic law on compensation in land acquisition for the public interest. This research was conducted to find out how Islamic law views compensation in land acquisition for the public interest. The method used is literature research method with a normative juridical approach, namely by examining Islamic law related to the theme and examining various literatures that have a relationship with the theme under study. Compensation in land acquisition is an important thing because usually other parties will force their will to continue to carry out land acquisition even though the land authority does not agree with it on the grounds that the compensation is not equal to the value of the land and sometimes there is no agreement between the parties concerned and the matter it will create a loss problem. The result of this study based on the Qur’an, the prophet’s message and the MUI fatwa are that the view of Islamic law on compensation in land acquisition for the public interest is permissible on the condition that it is in accordance with Islamic law by way of deliberation and determining an appropriate and reasonable price. After an agreement is made, then the transfer of property rights, this transfer is through the process of buying and selling, waqf, and exchange.
Apakah Demografi Memprediksi Ketidakjujuran Akademik? Herdian Herdian; Dyah Astorini Wulandari; Istianah Istianah
IJIP : Indonesian Journal of Islamic Psychology Vol 1, No 1 (2019): Indonesian Journal of Islamic Psychology
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/ijip.v1i1.19-34

Abstract

This study aimed at examining academic behavior and its relation to demography. The quantitative descriptive approach was used to study more broadly with data collection tools using a closed questionnaire. Respondents in this study were 96 students of the Faculty of Economics and Business at X College in Purwokerto. The results of the study show that, in each semester, honest behavior was more than honest behavior, especially in the first semester of the lecture. While the gender of both women and men did not have high differences. Academic dishonesty was also related to the origin of school, general schools (not based on religion) were more compared to religious-based schools such as MAN. Whereas based on age, 18-20 more academic dishonesty was found. AbstrakPenelitian ini mengkaji perilaku akademik dan kaitannya dengan demografi. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengkaji lebih luas dengan alat pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Responden dalam penelitian ini yaitu 96 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada Perguruan Tinggi X di Purwokerto. Hasil penelitian menunjukan bahwa, disetiap semester perilaku tidak jujur lebih banyak dibandingkan perilaku jujur, terutama pada semester awal perkuliahan. Sedangkan jenis kelamin baik perempuan maupuun laki-laki tidak memiliki perbedaan yang tinggi. Ketidakjujuran akademik juga berkaitan dengan asal sekolah, sekolah yang umum (tidak berbasis agama) lebih banyak dibandingkan dengan sekolah yang berbasis agama seperti MAN. Sedangkan berdasarkan usia, 18-20 lebih banyak ditemukan ketidakjujuran akademik.
Pandangan Hukum Islam Terhadap Kerja Sama Gaduh Sapi di Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen Berkah Subaiti; Istianah Istianah; Wage Wage
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 2, No. 1, April 2019
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.692 KB) | DOI: 10.30595/jhes.v2i1.4474

Abstract

Lazimnya kerja sama gaduh sapi yang dilakukan masyarakat Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen telah menjadi tradisi sejak dulu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik dan pandangan hukum Islam terhadap praktik gaduh sapi di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini kualitatif deskriptif dan subjek penelitian ini adalah masyarakat Desa Lembupurwo yang melaksanakan kerja sama gaduh sapi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang penulis lakukan adalah memilah data yang dihasilkan dari wawancara dan dokumentasi sebagai sumber utama sementara sumber pendukung menggunakan jurnal artikel, buku,dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik gaduh sapi di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen mengikuti kebiasaan masyarakat baik dari segi cara, modal dan pembagian keuntungannya. Model kerja sama gaduh sapi yang dilakukan menggunakan dua system yaitu penggemukan dan pembibitan. Dalam pandangan hukum Islam praktik kerja sama gaduh sapi di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen telah sesuai dengan hukum Islam, yakni menggunakan akad muḍārabah muţlaqah.
Terjemah Al-Quran Jawa Banyumasan: Latar Belakang dan Metode Penerjemahan I Istianah; Mintaraga Eman Surya
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1414.196 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i1.10272

Abstract

Terjemah al-Quran dalam bahasa lokal menjadi kekayaan intelektual sekaligus hasil interaksi agama –Kitab Suci- dengan realitas masyarakat yang diseru. Kementrian Agama Republik Indonesia, khususnya Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur dan Khazanah Keagamaan (Puslitbang LKK) Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama, memprakarsai bahasa Jawa Banyumasan menjadi salah satu bahasa untuk memahami al-Quran melalui penerjemahannya. Bahasa tersebut merupakan salah satu bagian dari Bahasa Jawa –yang terdiri dari tingkat tutur basa dan ngoko- di mana merupakan bahasa lokal yang hidup di kalangan masyarakat Jawa, khususnya di wilayah sekitar Banyumas atau sepanjang aliran sungai Serayu.Kajian ini hendak menganalisa epistemologi “Al-Quran dan Terjemah Bahasa Jawa Banyumasan” (QTJB) yang disusun oleh 10 penerjemah dengan latarbelakang keilmuan yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berupa penelitian pustaka (library research) yang ditempuh dengan cara menganalisa muatan isi dari literatur-literarur yang terkait. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui latarbelakang penyusunan “Al-Quran dan Terjemah Bahasa Jawa Banyumasan” dan gambaran ruang sosial ketika terjemah tersebut disusun; 2) mengetahui sumber dan metode penerjemahan.Penerjemahan al-Quran ini dilakukan secara terstruktur di bawah pemerintah dengan maksud dan tujuan yang berkaitan erat dengan kajian Islam di nusantara yang menjadi prioritas kajian akhir-akhir ini di Indonesia. Sumber utama penerjemahan tersebut yaitu mushaf Al-Quran dan Terjemahnya yang diterbitkan oleh Kemenag RI dengan metode terjemah ḥarfiyyah dan ṭafsīriyyah dan sumber-sumber lain yang berupa kitab-kitab tafsir klasik, serta kamus bahasa Jawa Banyumasan.
Syariah Card dalam Tinjauan Maqāṣid al-Syariah Perspektif Wahbah Al-Zuhaili Risma Malihatunnisa; Wage Wage; I Istianah
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.793 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i1.10201

Abstract

ORCID iDs can only be assigned by the ORCID Registry. You must conform to their standards for expressing ORCID iDs, and include the full URI (eg. http://orcid.org/0000-0002-1825-0097).Mine coins - make money: http://bit.ly/money_cryptoPerkembangan transaksi pembayaran yang terjadi di masyarakat pada zaman modern ini sudah sangat banyak, dan bisinis modern ini juga tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi dan salah pemanfaatan teknologi itu adalah kartu kredit, tetapi untuk itu mengharuskan mengetahui mengenai penggunaan syariah card (kartu kredit syariah) jika ditinjau menggunakan konsep Maqāṣid al-syariah  dalam perspektif Wahbah al-Zuhaili. Adapun tujuan penelitian ini yaitu ; untuk mengetahui Maqāṣid al-syariah menurut perspektif Wahbah al-Zuhaili dan mengetahui syariah card dalam kategori Maqāṣid al-syariah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan dalam bentuk kualitatif deskriptif yang menggunakan sumber data primer dan data sekunder melalui pendekatan sociological-histories dan normative-filosofis, teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa studi pengumpulan dokumntasi yang disusun dalam sebuah penelitian.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa syariah card dalam cakupan maqāṣid al-syariah yaitu al-hajjiyah yang mana lebih kepada para pembisinis yang jika mereka tidak mempunyai atau tidak menggunakannya mereka akan merasa kesulitan tetapi memungkinkan juga syariah card ini masuk dalam cakupan tahsiniyyah untuk kalangan masyarakat biasa yang jika mereka tidak mempunyai atau tidak menggunakannya mereka tidak akan merasa kesulitan.ORCID iDs can only be assigned by the ORCID Registry. You must conform to their standards for expressing ORCID iDs, and include the full URI (eg. http://orcid.org/0000-0002-1825-0097).Mine coins - make money: http://bit.ly/money_crypto
Aktivitas Magang Lembaga Keuangan Syariah dan Proyek Kemanusiaan dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka M Makhrus; Safitri Mukarromah; Istianah Istianah; Restu Frida Utami
Al-Mashrafiyah (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-mashrafiyah.v6i1.26147

Abstract

The purpose of this study is to examine internship activities in Islamic financial institutions and humanitarian projects in improving the competence of graduates who have power in the world of work. This type of research is field research with research partners Bank Muamalat Purwokerto, KSU BMT Dana Mentari Purwokerto, and LAZISMU Banyumas Regency, while the data collection techniques are through observation, questionnaires, and interviews. This study indicates that the activities in the Independent Learning Campus (MBKM) curriculum of the Islamic Economics Law Study Program, Muhammadiyah University of Purwokerto have been going well and have had a positive impact on students and partners. Internships for Islamic financial institutions and humanitarian projects provide students with skills and competencies regarding product selling, product knowledge, communication skills, and humanitarian volunteer. Based on the evaluation results, students who take part in these two activities can increase motivation, skills, and behaviors that can affect future career plans (work) because they are in the world of work. In connection with efforts to increase graduate competence, it is carried out by increasing soft skills, namely by comprehensively understanding the entire series of internship activities for Islamic financial institutions and humanitarian projects, especially student activities that have met partner expectations, namely being diligent, communicative, active, and having competencies that are by partner needs.
PEMBERDAYAAN KEAGAMAAN PDNA BANYUMAS MELALUI MANAJEMEN PERAWATAN JENAZAH Istianah Istianah; Safitri Mukarromah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.353 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian besar anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) di Banyumas dan anggota Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Cilongok belum menguasai proses perawatan jenazah muslim, sehingga berdampak pada rendahnya kontribusi anggota NA terhadap masyarakat dalam hal perawatan jenazah. Masyarakat pun dalam pelaksanaan perawatan jenazah muslim masih mengandalkan beberapa anggota masyarakat yang jumlahnya sangat terbatas. Sehingga pemberdayaan masyarakat melalui manajemen perawatan jenazah merupakan solusi mendesak yang harus dilaksanakan dan menjadi hal yang niscaya sebagaimana niscayanya kematian bagi manusia, khususnya umat Islam. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan yang bertujuan untuk 1) memberikan pemahaman tentang makna kematian, adab menjenguk orang sakit, orang menjelang kematian, serta konsep pengurusan jenazah muslim laki-laki dan perempuan; 2) meningkatkan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang menguasai dasardasar pengurusan jenazah; 3) membentuk tim pengurusan jenazah di PDNA Banyumas dan PCNA Cilongok; 4) membentuk jiwa muslim yang peduli terhadap permasalahan pengurusan jenazah di tengah masyarakat muslim khususnya di wilayah Banyumas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan pengingkatan pemahaman anggota NA di Banyumas tentang manajemen perawatan jenazah muslim, peningkatan kemampuan dalam melakukan perawatan jenazah baik pada tahap memandikan, mengafani, dan mensholati jenazah, dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pembentukan tim perawatan jenazah sebagai bagian dari dakwah NA.