Articles
78 Documents
Search results for
, issue
" Tahun 2014"
:
78 Documents
clear
PENGARUH TERAPI BERMAIN ROLE PLAY TERHADAP KECEMASAN ANAK USIA PRA SEKOLAH SAAT PEMBERIAN OBAT ORAL DI RSUD TUGUREJO SEMARANG
Wulandari, Lusi;
Hartini, Sri;
Nurullita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anak di Indonesia yang dirawat dirumah sakit cukup tinggi yaitu sekitar 35 per 100 anak, yang ditunjukkan selalu penuh ruangan anak baik dirumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta. Dan berdasarkan hasil studi pendahuluan yang ada dirumah sakit Tugurejo Semarang ditemukan bahwa anak sering mengalami kecemasan saat pemberian obat oral. Peran perawat untuk menurunkan kecemasan dengan pendekatan psikologis pada pasien saat pemberian obat oral salah satunya dengan menggunakan terapi bermain role play. Bermain adalah penting untuk kesehatan mental, emosi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh terapi bermain role play terhadap kecemasan anak usia pra sekolah saat pemberian obat oral di rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini adalah Quasy Experimental dengan pendekatan one group pre and post test, dengan jumlah sampel 25 responden yang diperoleh dengan teknik total sampling, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan peneliti menggunakan analisa uji parametrik Wilcoxon. Dengan hasil menunjukkan nilai p value 0,000 kurang dari atau sama dengan 0,05 disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain role play terhadap kecemasan saat pemberian obat oral di rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini diharapkan perawat agar memberikan terapi bermain pada anak usia pra sekolah saat di rawat di rumah sakit pada pemberian obat oral. Kata Kunci : terapi bermain, kecemasan anak, hospitalisasi
PERBEDAAN RANGE OF MOTION SPHERICAL GRIP DAN CYLINDRICAL GRIP TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS PADA PASIEN STROKE DI RSUD TUGUREJO SEMARANG
Mardati, Lutvia;
Setyawan, Dody;
Bayu Kusuma, M. Argo
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stroke merupakan suatu keadaan darurat, kejadian di Indonesia diperkirakan setiap tahunnya mencapai 500.000 orang, terdapat sekitar 25% atau 125.000 orang meninggal dan sisanya mengalami kecacatan. Penatalaksanaan stroke sangat penting mengingat dampak yang ditimbulkan berupa kematian dan kecacatan. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu upaya rehabilitasi untuk memulihkan kondisi pasien pasca stroke. Salah satu rehabilitasi yang dapat diberikan adalah latihan rentang gerak atau yang sering disebut range of motion berupa spherical grip dan cylindrical grip. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan range of motion spherical grip dan cylindrical grip terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke di RSUD Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini yaitu menggunakan quasi experiment dengan rancangan two group pre-post test design , jumlah sampel 26 sampel dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Hasil statistik menggunakan Mann-Whitney menunjukkan hasil tidak ada perbedaan efektivitas range of motion spherical grip dan cylindrical grip terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke dilihat dari p value 0,750 (> 0,05). Akan tetapi dilihat dari mean rank spherical grip (13,92) lebih besar dari mean rank cylindrical grip (13,08) yang berarti spherical grip lebih baik dalam meningkatkan kekuatan otot. Â Kata Kunci: Stroke , range of motion spherical grip, cylindrical grip, kekuatan otot ekstremitas atas
PENGARUH STERILISASI BOTOL SUSU TERHADAP KEJADIAN DIARE DI DESA SIDOREJO KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL
Kardini, -;
Suhadi, -;
Maryati, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banyak faktor yang dapat menyebabkan diare pada balita. Salah satunya adalah penggunaan botol susu dan peralatan makan yang tidak bersih. Tujuan Penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh sterilisasi botol susu terhadapkejadian diare di Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal. penelitian kuantitatif menggunakan quasi experiment tanpakelompokkontroldengan desain penelitian one group pre test post test design, dengan mengobservasi sebelum dan sesudah perlakuan. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu dan balita di desa Sidorejo tersebut. Responden berjumlah 32 orang diambil dengan teknik random sampling. Setelah dilakukan sterilisasi botol susu dan peralatan makan balita, kejadian diare balita menurun menjadi sebanyak 8 orang (25,0 %) Hasil penelitian didapatkan significany menunjukan angkap value = 0,001 (p< 0.05). Hasil tersebut memiliki arti bahwa terdapat pengaruh kejadian diare pada balita. Ada pengaruh sterilisasi botol susu terhadap kejadian diare. Diharapkan Ibu Meningkatkan hygiene pada botol susu yang akan digunakan Kata Kunci: Pengaruh sterilisasi botol susu, Kejadian diare
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) TERHADAP DERAJAT RUAM POPOK PADA ANAK DIARE PENGGUNA DIAPERS USIA 0-36 BULAN DI RSUD UNGARAN SEMARANG
Vega Jelita, Maretha;
Mardi Asih, Sri Hartini;
Nurulita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit yang sering terjadi pada usia 0-36 bulan adalah salah satu yang angka kejadiannya terus meningkat yaitu diare. Pengeluaran feses yang meningkat pada anak yang menderita diare, mengharuskan orangtua lebih sering mengganti popok jika popok tidak segera diganti akan menimbulkan kemerahan disekitar genetalia yaitu ruam popok. Minyak zaitun (Olive Oil) mengandung emolien yang bermanfaat untuk menjaga kondisi kulit yang rusak seperti psoriaris dan eksim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian minyak zaitun (olive oil) terhadap derajat ruam popok pada anak diare pengguna diapers usia 0-36 bulan. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan quasy eksperiment, dengan design Non-equivalent control group dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden untuk setiap kelompok. Hasil penelitian ini menunjukan sebelum pemberian minyak zaitun pada kelompok eksperimen paling banyak pada derajat ruam popok sedang sebanyak 31 anak dan pada kelompok kontrol paling banyak pada derajat ruam popok sedang sebanyak 20 anak, sedangkan sesudah pemberian minyak zaitun pada kelompok eksperimen paling banyak pada derajat ruam popok ringan sebanyak 29 anak dan pada kelompok kontrol paling banyak pada derajat ruam popok sedang sebanyak 31 anak. Uji Wilcoxon Test menunjukan nilai p value=0,011 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian minyak zaitun (olive oil) terhadap derajat ruam popok pada anak diare pengguna diapers usia 0-36 bulan. Â Kata Kunci : Diare, Ruam popok, Minyak zaitun (olive oil)
PERBEDAAN EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK KLASIK DAN TERAPI IMAJINASI TERBIMBING TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PASCA BEDAH MAYOR ABDOMEN DI RSUD TUGUREJO SEMARANG
Fajar Gilar, Mega;
Armiyati, Yunie;
Arif, Syamsul
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nyeri setelah pembedahan merupakan hal yang fisiologis, tetapi hal ini merupakan salah satu keluhan yang paling ditakuti oleh pasien setelah pembedahan. Nyeri pasca bedah mayor abdomen harus diatasi perawat dengan metode non farmakologi misalnya terapi musik klasik dan terapi imajinasi terbimbing. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa perbedaan efekifitas terapi musik klasik dan terapi imajinasi terbimbing terhadap penurunan intensitas nyeri pasca bedah mayor abdomen di RSUD Tugurejo Semarang. Rancangan penelitian menggunakan two group pre-post test design dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden dengan tehnik pusposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan penurunan intensitas nyeri responden pada kelompok terapi musik klasik sebanyak 41,73 %, sedangkan penurunan intensitas nyeri pada kelompok terapi imajinasi terbimbing sebanyak 25,17%. Hasil uji independent t test menunjukkan p value 0,015 (<0,05) artinya ada perbedaan efektifitas terapi musik klasik dan terapi imajinasi terbimbing terhadap penurunan intensitas nyeri pasca bedah mayor abdomen di RSUD Tugurejo Semarang. Hasil penelitian ini merekomendasikan terapi musik klasik dan terapi imajinasi terbimbing dapat dijadikan tindakan mandiri keperawatan non farmakologis yang dilakukan perawat untuk menurunkan nyeri pasca bedah mayor abdomen. Kata kunci      : bedah mayor abdomen, nyeri, musik klasik, imajinasi terbimbing
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PASIEN STROKE YANG MENJALANI LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) PASIF
Adi Wijanarko, Mochamad Oktavianto;
Setyawan, Dody;
Bayu Kusuma, Muslim Argo
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stroke telah menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit jantung dan penyebab kecacatan menetap nomor satu diseluruh dunia. Stroke merupakan suatu serangan mendadak yang terjadi di otak (tersumat atau pecah). Manifestasi stroke dapat berupa kelumpuhan, bicara pelo, dan gangguan menelan. Perawatan pada stroke dapat berupa non-farmakologis seperti program rehabilitasi yaitu latihan Range of Motion (ROM) pasif dan dapat disertai dengan terapi komplementer seperti terapi musik klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi musik klasik terhadap kekuatan otot pasien stroke yang menjalani latihan Range of Motion (ROM) pasif. Jumlah sampel pada penelitian ini 28 responden dengan Quasi Eksperiment Pre dan Post test design dengan kelompok kontrol. Hasil uji wilcoxon menunjukkan p value di semua ekstremitas < 0,05 dan hasil uji mann-whitney menunjukkan p value di semua ekstremitas < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terapi musik klasik terhadap kekuatan otot pasien stroke yang menjalani latihan ROM pasif dimana kelompok yang diberikan latihan ROM pasif yang dikombinasikan dengan terapi musik klasik dapat meningkatkan kekuatan otot lebih baik daripada kelompok yang diberikan latihan ROM pasif saja. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan intervensi terapi musik klasik sebagai salah satu intervensi mandiri perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pasien stroke dalam menjalani rehabilitasi.  Kata Kunci: ROM Pasif, Stroke, Terapi Musik Klasik.
PENGARUH MODELLING MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING PADA ANAK RETARDASI MENTAL USIA 5-7 TAHUN DI SLB N SEMARANG
Faikoh, Noer Elok;
Alfiyanti, Dera;
Nurullita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Retardasi mental adalah kelemahan atau ketidakmampuan kognitif yang muncul pada masa kanak-kanak (sebelum 18 tahun) ditandai dengan fase kecerdasan di bawah normal. Anak-anak dengan retardasi mental membutuhkan perhatian yang sangat besar, salah satu bentuk kemandirian yang tidak bias dilakukan anak retardasi mental adalah toilet training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modelling media video terhadap peningkatan kemampuan toilet training pada anak dengan retardasi mental di SLB N Semarang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre and post. Jumlah sampel 30 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum dilakukan intervensi pemberian modeling media video didapatkan 15 anak (50%) mampu dan 15 anak (50%) tidak mampu. Sedangkan setelah dilakukan intervensi didapatkan peningkatan sebanyak 26 anak (86,6 %) mampu dan 4 anak (13,4%) tidak mampu. Pada karakteristik responden anak retardasi mental pada jenis kelamin terdapat 14 anak (46,7%) laki-laki dan 16 anak (53,3%) perempuan. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar terapi modeling video ini dapat diterapkan, dikembangkan dan dijadikan mata ajar atau terapi untuk melatih ketrampilan dalam meningkatkan toilet training. Kata kunci : Anak retardasi mental, toilet training, dan modeling media video
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA ANAK PRE OPERASI DI RSUD TUGUREJO SEMARANG
Mey Liza, Nunik;
Suryani, Maria;
Meikawati, Wulandari
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecemasan merupakan perasaan takut yang tidak jelas, adanya perasaan gelisah atau kehilangan kendali akibat penilaian subjektif dari komunikasi interpersonal. Untuk dapat menurunkan kecemasan pada pasien preoperasi salah satunya diperlukan komunikasi yang efektif terutama komunikasi terapeutik. Hal ini perlu mendapat perhatian serius dari perawat karena perawat merupakan petugas kesehatan yang terdekat dan terlama dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan klien. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen. Jumlah sampel 20 orang dengan teknik  pemilihan sampel dengan cara convenience sampling. Data dikumpulkan dari klien dengan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan yang diadopsi dari Numerik Rating Scale of Anxiety(NRS-A)..Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 65% responden mengalami skor kecemasan berat (7-9) dan 5% mengalami skor kecemasan panik yaitu 10 sebelum pelaksanaan komunikasi terapeutik. Setelah pelaksanaan komunikasi terapeutik 80% pasien preoperasi tingkat kecemasannya menjadi sedang (4-6) dan hanya 10% yang tingkat kecemasannya masih berat, dan sudah tidak ada yang mengalami tingkat panik. Penelitian ini dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik mempunyai pengaruh yang signifikan dalam menurunkan kecemasanklien (p < 0,001; α= 0,05). Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah ditujukan pada perawat ruangan agar dapat menerapkan komunikasi terapeutik yang efektif dalam menurunkan kecemasan klien preoperasi.  Kata kunci : Komunikasi terapeutik, Cemas pre operasi
Pengaruh Supervisi Metode Klinis Terhadap Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RSUD. H Soewondo Kendal
Wahyu Lestari, Nunik;
Suprapti, Erni;
Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan pencatatan asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat secara lengkap mulai dari pengkajian, diagnosa, pelaksanaan dan evaluasi. Pendokumentasian keperawatan merupakan hal yang sangat penting dikarenakan pendokumentasian merupakan bukti perawat telah melakukan tindakan kepada pasien. Melihat manfaat dan pentingnya pendokumentasian keperawatan Maka perlu adanya kontrol terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan yaitu dengan adanya kegiatan supervisi. supervisi metode klinik dapat meningkatkan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi metode klinis terhadap kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Dr. H Soewondo Kendal. Desain penelitian ini adalah quasi experimental pre-post test, jumlah sampel 35 responden dengan teknik saturation sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh supervisi metode klinis terhadap kelengkapan dokumentasi. Terlihat dari sebelum dilakukan supervisi metode klinis terdapat 26 dokumentasi askep dengan kategori tidak lengkap dan setelah dilakukan supervisi metode klinis terdapat 25 dokumentasi askep dalam kategori lengkap, dengan nilai p value= 0,000. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar melakukan supervisi metode klinis disetiap ruangan untuk menghasilkan dokumentasi yang lengkap. Â Kata Kunci : Dokumentasi asuhan keperawatan dan supervisi metode klinis
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIO VISUAL TERHADAP KEPUASAN PASIEN POST PARTUM DI RSUD SALATIGA
Wijayani, Reka;
Fatkularini, Dian;
Suprapti, Erni;
Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepuasan pasien adalah perasaan seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesenangan terhadap aktivitas dan suatu produk dengan harapannya. Kepuasan pasien berhubungan dengan mutu pelayanan rumah sakit. Dengan mengetahui tingkat kepuasan pasien, manajemen rumah sakit dapat melakukan peningkatan mutu pelayanan. Salah satu aspek dari tujuh dimensi pelayanan keperawatan yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien adalah pemberian informasi yang jelas, komunikasi efektif dan pendidikan kesehatan yang diperlukan oleh pasien Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap kepuasan pasien post partum. Desain yang digunakan adalah penelitian Pra-eksperimental menggunakan One group pre-post test design, jumlah sampel 30 responden dengan tehnik Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pasien terjadi peningkatan (Ï value 0,000) secara signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hal ini berarti pendidikan kesehatan dengan metode audio visual berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Hasil ini direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya untuk memperluas lingkup pendidikan kesehatan yang diberikan. Â Kata kunci: Kepuasan Pasien, Pendidikan Kesehatan, Pendidikan Kesehatan dengan Metode Audio Visual