cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
EKONOMIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal yang memuat tulisan artikel dan penelitian tentang ilmu akuntansi dan manajemen.
Arjuna Subject : -
Articles 976 Documents
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM PKK “SEJAHTERA” DIKECAMATAN MOOK MANAAR BULATN Imam N Latif, Pradillawati Titin Ruliana
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.577 KB)

Abstract

The research aim to analyze the source of funds in credit unions PKK  ”Sejahtera” in the districts of Mook Manaar Bulatn in 2012th , 2013th  and 2015  has been used effectively.The theoretical basic of this research is financial management, definition of credit unions, and financial reports.The instrument of analysis is the ratio of balance sheet,the reports of transmutation of cooperative fund, the report of source and usage of fund, and the liquidity ratio, Leverage, and Activity.  The results of the ratio balance sheet indicates that reduction of efficient assets, and capital, the assets is still not transmutation but sustainable to increase of debt. In the reports changes of capital showed a reduction in working capital and increase of current liabilities. While the reports of source and usage of work capital indicates that the source of funds credit unions PKK “Sejahtera” comes from the principal, compulsory savings, reserve capital and SHU of year while the use of work capital of credit union PKK “Sejahtera” for purchase of equipment cooperative. The liquidity ratio indicates the cash ratio improved and current ratio is not good. Total leverage ratio to equity and total debt to asset showed improved performance of cooperative. While the activity ratio of total asset turnover and working capital turn over has decreased. Sources of funds in the cooperative PKK “Sejahtera” has been used effectively who evidenced by the increase in work capital from 2014th to 2015th amounted to Rp. 21.808.630,88.the conclusion, funds in savings and credit cooperative cooperatives PKK “ Sejahtera” has not been used effectively.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA (Tbk) SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI NURDIYANA, NOVA SITI
EKONOMIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.685 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan : 1. Apakah terdapat perbedaan signifikan kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia (Tbk) pada saat sebelum (2010 – 2012) dan sesudah (2014-2016) akuisisi dengan menggunakan rasio net profit margin (NPM)?, 2. Apakah terdapat perbedaan signifikan kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia (Tbk) pada saat sebelum (2010 – 2012) dan sesudah (2014-2016) akuisisi dengan menggunakan rasio return on asset (ROA)?, 3. Apakah terdapat perbedaan signifikan kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia (Tbk) pada saat sebelum (2010 – 2012) dan sesudah (2014-2016) akuisisi dengan menggunakan rasio turn asset turn over (TATO)?.          Alat analisis yang digunakan oleh peneliti adalah rasio keuangan : 1. Net Profit Margin (NPM), rasio ini mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih pada tingkat penjualan atau pendapatan operasional tertentu. 2. Return On Asset (ROA), rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih berdasarkan tingkat asset tertentu. 3. Turn Asset Turn Over (TATO),  rasio ini digunakan untuk mengukur intensitas perusahaan dalam menggunakan aktivanya. Setelah menggunakan perhitungan rasio keuangan maka dilakukan uji statistik spss menggunakan paired sample t-test yaitu untuk menguji dua sample yang berpasangan untuk mengetahui apakah keduanya memiliki perbedaan rata – rata yang secara nyata.Hasil penelitian kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia (Tbk) sebelum (2010,2011,2012) dan sesudah (2014,2015,2016) akuisisi menyimpulkan bahwa perhitungan menggunakan rasio keuangan dan uji paired sample t-test, diketahui bahwa terdapat perbedaan meningkat tetapi tidak signifikan yaitu pada rasio net profit margin (NPM), dikarenakan kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih atas penjualan semakin meningkat sehingga akan berdampak pada meningkatnya pendapatan yang akan diterima oleh para pemegang saham dan return on asset (ROA) yang menunjukkan bahwa aktiva dapat lebih cepat berputar dan meraih laba. Sedangkan pada rasio turn asset turn over (TATO) terdapat perbedaan menurun tetapi tidak signifikan, hal ini dikarenakan penggunaan keseluruhan aktiva didalam menghasilkan penjualan tidak efisien. Maka hipotesis ketiga variabel tersebut ditolak.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA CV. ALIF MAHARDIKA PUTRA DI SANGATTA -, Naumi Elia
EKONOMIA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.105 KB)

Abstract

Pengukuran tingkat kinerja perusahaan dilakukan dan menjadi sangat penting bagi manajemen perusahaan untuk melakukan evaluasi mendasar terhadap performa perusahaan dan perencanaan tujuan dimasa yang akan datang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Kinerja keuangan perusahaan CV. Alif Mahardika Putra berdasarkan Likuiditas dan Profitabilitas pada tahun 2014 dan tahun 2015 mengelami peningkatan. Manajemen keuangan merupakan rangkaian aktivitas untuk perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. Dalam penelitian ini akan difokuskan pada kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio keuangan, yang menitikberatkan pada laporan keuangan CV. Alif Mahardika Putra di Sangatta Kutai Timur. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Kinerja keuangan Perusahaan CV. Alif Mahardika Putra berdasarkan Rasio Likuiditas pada tahun 2014 ke tahun 2015 mengalami peningkatan, Kinerja keuangan Perusahaan CV. Alif Mahardika Putra Rasio Profitabilitas pada tahun 2014 ke tahun 2015 mengalami peningkatan. Hasil analisis yang dilakukan diperoleh Nilai Rasio Likuiditas Current Ratio tahun 2014 sebesar 273% tahun 2015 sebesar 336%. Quick Ratio tahun 2014 sebesar 175% tahun 2015 sebesar 241% artinya adanya peningkatan, yang  membuktikan adanya peningkatan proporsi atas aktiva lancar dibandingkan dengan utang lancar yang dimiliki oleh perusahaan, sehingga beban bunga yang harus ditanggung dapat tertutupi.Rasio Profitabilitas Gross Profit Margin pada tahun 2014 sebesar 43% tahun 2015 sebesar 84% Net Profit Margin pada tahun 2014 sebesar 2% tahun 2015 5%, Return on Investmen/ Return on Total Assets (ROI) tahun 2014 sebesar 4% dan tahun 2015 7%, dan  Rasio on Net Worth (Return on Equity atau ROE) tahun 2014 10% dan tahun 2015 14%  yang artinya kesemua rasio profitabilitas mengalami kenaikan, yang pada kelanjutannya akan menaikkan kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba bersih.
ANALISIS PERBANDINGAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB P2) SEBELUM DAN SESUDAH UU NOMOR 28 TAHUN 2009 TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SAMARINDA -, Eka Kumalasari
EKONOMIA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan Pajak Bumi Dan Bangunan (PBBP2)  Sebelum Dan Sesudah UU Nomor 28 Tahun 2009 Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Samarinda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbitnya Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Pusat mengalihkan kewenangan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan kepada Pemerintah Daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hipotesis “Diterima” hal ini dikarenakan Kontribusi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dari tahun ketahun pertumbuhannya mengalami peningkatan dan berkontribusi secara “Sangat Baik” terhadap Pendapatan Asli Kota Samarinda. Sementara itu tingkat Efektivitas Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Sebelum dan Sesudah Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2009 termasuk dalam kriteria “Lebih Efektif”
EVALUASI MODAL KERJA DAN PROFITABILITAS Eka Yudhyani3, Tengku Syahfira Muthia Elfreda Aplonia Lau2
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.407 KB)

Abstract

This study aims to determine whether the working capital which predetermined CV. Koki Teppanyaki have given the increase in profitability. Used theoretical basis of management accounting, working capital, and profitability. Hypotesis : working capital predetermined CV. Koki Teppanyakihas profided an increase in profitability. The data used are financial statements for 2012 - 2013. Analysis tool used is as follows : 1. The working capital consists of 3 phases : 1. Working capital turnover, 2. Sales forecast phase, and 3. Working capital requirements. 2. Profitability consists of 2 ratios : Return On Investment and Net Profit Margin. For working capital research done by calculating working capital turnover, sales forecasts, and working capital requirements. While the profitability of research conducted by calculating return on investment and the net profit margin for the year 2012 – 2013. Then look for changes and growth of the ratio of proficiency level, then known causes of changes in the level of profitability CV. Koki Teppanyaki period 2012 – 2013. The conclusions of the research working capital requirements CV. Koki Teppanyaki show that working capital available at the end of 2013 amounted to Rp. 130.584.550 working capital is not sufficient for the next period in 2014, amounting to Rp. 174.778.500, in which the difference value is Rp. 44.193.950. Whereas the the level of profitability in CV. Koki Teppanyaki period 2012 – 2013 decreased the net profit margin in 2013 of 1.85%, and an increase in the return on investment in 2013 amounted to 59.79%. Of research findings should be to facilitate the operations of the company should CV. Koki Teppanyaki financial companies particularly regarding the calculation of working capital is to conduct planning and controlling working capital carefully and thoroughly
ANALISIS KINERJA RUMAH SAKIT PEMERINTAH SEBELUM AKREDITASI DENGAN MENGGUNAKAN DASAR PENILAIAN BALANCED SCORECARD PADA RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Saputra, Rendy Arie
EKONOMIA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.688 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dengan menggunakan dasar peniltian balanced scorecard. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Populasinya ialah pasien dan karyawan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dan ukuran sampel menggunakan rumus slovin. Pengolahan data dilakukan dengan uji validitas dan uji realibilitas, dan Balanced Scorecard dengan bantuan software microsoft excel dan SPSS v.22 (Statistical Program Social Science version 22).Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Kinerja perspektif keuangan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2013-2015 berfluktuasi di setiap tahunnya. Terjadi peningkatan rasio sebesar 52,63%, penurunan rasio sebesar 42,11% serta rasio tetap sebesar 5,26% pada tahun 2013-2014 dan peningkatan rasio sebesar 21,05 %, penurunan rasio sebesar 68,42% serta rasio tetap sebesar 10,53% pada tahun 2014-2015. Kinerja perspektif pelanggan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda berada pada kategori puas dengan nilai 9523, Kinerja perspektif bisnis internal RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2013-2015 berfluktuasi di setiap tahunnya. Terjadi peningkatan rasio sebesar 0%, penurunan rasio sebesar 100% serta rasio tetap sebesar 0% pada tahun 2013-2014 dan peningkatan rasio sebesar 0%, penurunan rasio sebesar 50% serta rasio tetap sebesar 50% pada tahun 2014-2015. Kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda berada pada kategori puas dengan nilai 13528.
PERILAKU KONSUMEN DALAM BERBELANJA PAKAIAN WANITA DI PASAR PAGI SAMARINDA Eddy Soegiarto K dan Mardiana, M. Fahrul AInul Yakin Pembimbing
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.087 KB)

Abstract

Konsumen sebagai individu memiliki kriteria dan kondisi yang berbeda satu sama lainnya dan perbedaan ini pula yang menyebabkan kompleksnya perilaku konsumen. Secara umum bagaimana konsumen berprilaku yang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang ada pada diri konsumen itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal merupakan faktor yang ada dari luar diri konsume
ANALISIS KINERJA LEMBAGA PENDIDIKAN LP3I SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN METODE BALANCED SCORECARD -, SITI ROHMAH
EKONOMIA Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.993 KB)

Abstract

In the face of increasingly complex business competition as it is today, educational institutions need performance measurement methods that can assess the performance of agencies accurately and thoroughly. In this case the method that can be used is Balanced Scorecard. So the purpose of this study is to determine the application of Balanced Scorecard on performance at LP3I Institution Samarinda. The purpose of using Balanced Scorecard method is to measure institutional performance from four perspectives, namely: growth and learning perspective, internal business process perspective, customer perspective, and financial perspective.            The author performs performance measurement at Lembaga LP3I Samarinda using financial data year 2013-2015 to analyze financial perspective, while for customer perspective, Business Process Internal perspective and perspective Learning and growth using institution data and calculation of questionnaires distributed to Students and employees in year walk.            The measurement that has been done, it is known that the performance of Lembaga LP3I Samarinda as a whole has decreased with sufficient category, it is indicated by Scorecard value generated from each perspective. The conclusion that can be taken through the analysis that has been done is that the Balanced Scorecard is the best method in assessing the performance of the institution, because the Balanced Scorecard raises important aspects that are ignored by traditional performance measurement, such as human resources aspect, the system used in Institutions, operational processes, and aspects of customer satisfaction and employee satisfaction, so that the measurement results with the Balanced Scorecard will be more accurate. Accurate performance measurement results are critical to management, both in planning, decision-making, and control processes, and in realizing the institution's vision and mission
TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG DAN RENTABILITAS PADA PT. MAHAKAM BERLIAN SAMJAYA -, Meliyanti Meliyanti
EKONOMIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.279 KB)

Abstract

Perputaran piutang  usaha akan menentukan besar kecilnya keuntungan yang diperoleh perusahaan. Semakin tinggi tingkat perputaran piutang maka semakin tinggi pula tingkat rentabilitasnya.            Tujuan penelitian ini adalah untuk  menganalisis pengaruh tingkat perputaran piutang dan rentabilitas pada PT. Mahakam Berlian Samjaya dan pengaruh pengembalian  modal terhadap perputaran piutang. Alat analisis yang digunakan adalah Perputaran Piutang dan Rentabilitas.            Hubungan antara tingkat perputaran piutang dan rentabilitas yaitu perputaran piutang  merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menggunakan dana untuk melakukan perputaran modal. Semakin cepat perputaran piutang maka modal dapat digunakan secara efisien. Sedangkan rentabilitas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan.Hubungan tingkat perputaran piutang dengan rentabilitas yaitu meningkatnya perputaran piutang  yang menyebabkan meningkatnya rentabilitas pada PT. Mahakam Berlian Samjaya.            Berdasarkan hasil analisis perputaran piutang menunjukkan bahwa pada tahun  2011 perputaran piutang terjadi sebanyak 10 kali, tahun 2012 sebanyak 8 kali, tahun 2013 sebanyak 6 kali, dan pada tahun 2014 sebanyak 5 kali.Hal ini menunjukan bahwa banyaknya piutang tak tertagih.            Sedangkan hasil analisis rentabilitas pada return on equity (ROE) pada tahun 2011 sebesar 25%, tahun 2012 sebesar 19%, tahun 2013 sebesar 17% dan pada tahun 2014 sebesar 18%. Hal ini terlihat bahwa terjadinya keterlambatan dalam pengembalian modal yang membuat perputaran piutang menurun. 
ANALSIS LAPORAN KEUANGAN BERBASIS STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KELURAHAN AIR PUTIH SAMARINDA -, Dewi Kuswandi
EKONOMIA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.749 KB)

Abstract

The purpose of research is to analyze and compare the financial statements of SMEs Yoga Shop in the Village Water Samarinda with the provisions of SAK ETAP particularly in terms of covering the recognition and measurement of financial statements in the form on the Balance Sheet and Income Statement.Testing the truth of the hypothesis used comparative methods of analysis tools with which to conduct the recognition and measurement of financial statements of the Balance Sheet and Income Statement prepared SMEs Yoga Shop in the Village Water Samarinda Financial Statements according to (SAK ETAP).On the whole of the analysis and discussion it can be concluded that the recognition and measurement in financial statements on MSMEs Shop Yoga in the village of White Samarinda not in accordance with the provisions of   2009 chapter 2 paragraph 24 (for recognition) and Chapter 31 (for measurement) case this dikarenaka entity does not recognize the post - post fixed assets in the presentation of balance sheet that does not recognize depreciation akumuluasi burden on the presentation of the income statement as well as the measurement of the assets are measured in accordance acquisition costs that can not be measured fixed asset depreciation expense each year.