cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2020)" : 57 Documents clear
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TRANSPORTASI UNTUK MENUNJANG PARIWISATA WILAYAH PESISIR SELATAN KABUPATEN BERAU NASRULLAH, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesisir Selatan Kabupaten Berau merupakan bagian dari kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur. Wilayah ini terdiri dari lima Kecamatan, yaitu Kecamatan Tabalar, Lempake, Talisayan, Batu Putih dan Kecamatan BidukBiduk. Potensi pariwisata daerah ini sudah tidak di ragukan lagi keindahan alam nya. yang juga merupakan salah satu aset yang sangat diunggulkan dalam membantu roda perekonomian di wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Berau khususnya dalam bidang pariwisata. Untuk mempercepat pertumbuhan pariwisata kawasan wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Berau, Pemerintah Daerah perlu merencanakan strategi pengembangan transportasi yang lebih baik. Kondisi akses yang cukup jauh dan jaringan jalan yang sebagian besar mengalami kerusakan mengakibatkan waktu tempuh serta tingkat pelayanan jalan rendah. Hal ini menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan terutama dalam hal pemborosan biaya, waktu, bahan bakar, serta rendahnya kinerja ruas jalan itu sendiri. Permasalahan transportasi tersebut yang menyebabkan perkembangan pariwisata di daerah ini kurang mengalami kemajuan tidak seperti daerah-daerah lainnya. Dari hasil penelitian dapat diketahui posisi untuk analisa SWOT pengembangan dan rencana strategi transportasi wilayah pesisir selatan Kabupaten Berau berada pada Kuadran I dengan sumbu (X,Y) = 0767 ; 0,764. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan jaringan trasportasi wilayah pesisir selatan Kabupaten Berau mempunyai kekuatan dan peluang dengan strategi S-O (Strengh – Opportunity).
ANALISA WAKTU TEMPUH PERJALANAN KENDARAAN RODA DUA DI KOTA SAMARINDA YANSYAH, ASRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tempuh (Travel Time) adalah waktu rata-rata yang digunakan kendaraan untuk bepergian di ruas jalan dengan panjang tertentu, termasuk delay, downtime, waktu tempuh rata- rata kendaraan yang didapat dari membandingkan panjang ruas jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis waktu tempuh kendaraan ringan pada jaringan jalan arteri di Kota Samarinda. Data primer yang dibutuhkan adalah data kecepatan kendaraan per detik melalui survei langsung dengan menggunakan alat GPS (global positioning system). Sekunder adalah data pendukung yang meliputi lebar dan jumlah jalan dalam jaringan jalan yang disurvei. Dari penelitian dan analisis data diperoleh jalur perjalanan, fluktuasi kecepatan per detik, dan parameter pola pergerakan kendaraan, Ada dua variabel yang secara signifikan mempengaruhi waktu tempuh kendaraan. Kedua variabel ini menunjukkan tanda-tanda uji rasionalitas kesesuaian waktu tempuh Dimana peningkatan nilai variabelnya adalah lead time kendaraan positif akan bertambah, sedangkan kenaikan nilai variabel negatif menyebabkan waktu tempuh kendaraan akan berkurang
ANALISA WAKTU OPTIMAL PADA PEKERJAAN PENINGKATAN JALAN NAHKODA KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA ARIYANI, MAULIDA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan proyek membantu menunjukkan hubungan setiap aktivitas dengan aktivitas lainnya dan terhadap keseluruhan proyek, meidentifikasi hubungan yang harus didahulukan diantara aktivitas, serta menunjukkan perkiraan waktu yang realistis untuk setiap aktivitas. Tujuan dari studi kasus ini yaitu mengoptimalkan dan mentukan lintasan kritis dengan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation Review Technique (PERT) dan dicari metode mana yang paling optimal penggunaannya. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data time schedule yang diperoleh dari PT. Chintaka yang menangani rencana penjadwalan proyek peningkatan Jalan Nahkoda Kecamatan Palaran pada bulan Mei 2015. Dari data tersebut dapat dihitung lintasan kritis dan nilai optimum dengan membuat tahap-tahap penyelesaian yaitu, meyusun daftar rencana kegiatan pelaksanaan pembangunan proyek, menyusun network. Menyusun kedalam metode matematika, menentukan perhitungan maju dan mundur, serta perhitungan kelonggaran waktu, menentukan lintasan kritis dan nilai optimum. Hasil perhitungan dari manajemen proyek tersebut dengan menggunakan metode CPM mendapatkan lintasan kritis 90 hari. Dengan menggunakan PERT mendapatkan lintasan kritis 65 hari. Hasil perhitungan PT. Chintaka yaitu lintasan kritis sekitar 120 hari. Dengan demikian dengan menggunakan PERT lebih menguntungkan dibandingkan dengan CPM. Hal ini dapat diketahui dari penghematan waktu 55 hari.
STUDI BIAYA WAKTU PEMAKAIAN ALAT BERAT PADA PERBAIKAN PERKERASAN PONDASI BAWAH (SUB BASE COURSE) RUAS JALAN KM.38 SEMOI SEPAKU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR WAHYUDINNUR, WAHYUDINNUR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of heavy equipment is very important in a road job. In the process of analyzing the feasibility of the work carried out in-depth studies of various aspects such as the technical aspects, the environment, human and weather. This thesis will discuss the study of the cost of time to use heavy equipment on the improvement of the sub base course (sub base course) km.38 Semoi Sepaku in East Kalimantan, in terms of the tool to be used, the number of tool that will be used, the composition of the tool, and the cost of the tools at this work. The purpose and purpose of writing this final project is to find out or explain the calculation of the types of heavy tools used and operational costs for the basic unit price of wages, tool materials and implementation time. From the results of the calculation of the budget plan The results obtained in the budget plan (RAB) are Rp. 1,566,868,198.91. 10% PPN Rp. 156,686,819.89. The amount includes PPN as a whole Rp. 1,723,555,018,80. With the details of the ordinary excavation work Rp. 21,725,055.89, aggregate foundation class B Rp. 383,386,314.85 and drainage layers work Rp. 1,161.756,828,17. with the quantity and volume of each work that is ordinary excavation 680.26 m3 , aggregate foundation layer B class 680.26 m3 , drainage layer work 1857.64 m3 .
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP BAHAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) PADA PEMBANGUNAN KEMBALI (RENOVASI) GEDUNG SDN 012 SAMARINDA SETIAWAN, MUHAMMAD RIJAL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksaanaan suatu proyek,pengadaan material atau bahan merupakan bagian penting dari sebuah pekerjaan proyek konstruksi, dimana manajemen material merupakan salah satu bagian penting dari suatu proyek yang nilainya hampir mencapai setengah dari total biaya pekerjaan, sehingga harus direncanakan secara teliti dan benar. Oleh karena itu manajemen yang tepat untuk membeli, menyimpan, mendistribusikan dan menghitung bahan konstruksi menjadi sangat penting dan dibutuhkan dalam suatu proyek. Namun demikian dalam pelaksanaannya ada saja faktor faktor yang mempengaruhi manajemen persediaan bahan seperti kekurangan material atau pun kesalahan dalam pemesanan material sehingga hal tersebut berdampak pada konsekuensi ‘kerugian’ yang dapat diterima oleh kedua belah pihak tersebut, owner ataupun kontraktor. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan efisien dari suatu proyek,kebutuhan bahan dalam menunjang pelaksanaan kegiatan dilokasi proyek harus ditentukan dengan cara melakukan perhitungan berdasarkan jadwal Proyek(Time Schedule),sehingga jumlah dan jenis bahan yang diperlukan tidak mengalami kelebihan ataupun kekurangan persediaan.Pengambilan keputusan yang lebih cepat dan secara tepat sangat diperlukan dalam hal ini.
ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN MAYOR POL. ZAINAL ARIFIN KOTA BALIKPAPAN MUTTAQIN, MUHAMMAD ZAINUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebuah kota besar seperti Balikpapan, Drainase merupakan hal yang penting, karna merupakan pengalir dan menampung air yang turun dari hujan maupun buangan dari lingkungan sekitar. Jalan Mayor Pol. Zainal Arifin kota Balikpapan merupakan jalan yang sering terjadi banjir, oleh karena itu penelitian ini diharapkan bisa menjadi saran atau pedoman bagi pemerintah dalam menentukan rencana untuk mengantisipasi kemungkinan banjir yang lebih besar di masa depan.Adapun rumusan masalah dari penelitan ini adalah untuk menentukan debit banjir rancangan terbesar pada saluran drainase dengan periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun, menentukan kapasitas saluran existing, dan menentukan kapasitas saluran yang mampu menampung debit banjir rancangan pada tahun 2044.Secara garis besar, penelitian ini menggunakan Dua analisa, yaitu Analisa Hidrologi dan Analisa Hidraulika. Dalam Analisa Hidrologi untuk mendapatkan nilai curah hujan rancangan menggunakan metode distribusi Gumbel dan metode Log Pearson type III serta dilakukan uji kesesuaian data menggunakan metode statistik yaitu uji Chi Square dan uji Smirnov Kolmogorov. Dari perhitungan hujan rancangan didapat nilai debit banjir rancangan periode 2, 5, 10, 25 tahun untuk setiap saluran pada penelitian ini. Dalam perhitungan Analisa Hidraulika didapat nilai debit kapasitas saluran existing dan nilai debit serta dimensi rencana saluran untuk menampung debit banjir rancangan pada tahun 2044.Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kondisi existing tidak mampu menampung debit existing dan debit rencana, maka dalam penelitian ini dibuat dimensi rencana baru yang lebih besar dari dimensi existing untuk mampu menampung debit banjir rancangan tahun 2044
STUDI OPTIMALISASI KAPASITAS PERENCANAAN EMBUNG TERHADAP KEBUTUHAN AIR IRIGASI DESA BUKIT PARIAMAN KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KURNIAWAN, PANJI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk perkotaan yang amat pesat di Indonesia, permasalahan kebutuhan panganpun semakin meningkat pula khususnya pada pangan (makanan pokok Indonesia) yaitu padi. Akibatnya dari kebutuhan pangan yang meningkat maka secara sistematis ketersediaan oleh pada pangan sendiripun meningkat. maka dalam rangka mendukung misi pemantapan swasembada beras nasional, khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dan mengimbangi peningkatan jumlah penduduk Kalimantan Timur, serta mendukung upaya-upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas lingkungan hidup khususnya di daerah pedesaan dan pengentasan kemiskinan. Daerah Sapari 1 Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan daerah yang memiliki lahan persawahan yang cukup luas, dengan metode pemberian air tanam melalui jaringan irigasi non-teknis/ sederhana , Dusun suka maju di kelilingi oleh DAS ( Daerah Aliran Sungai) namun pada musim kemarau kerap mengalami kekurangan air serta menurut pemaparan warga di daerah Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman bahwa adanya indikasi penurunan kualitas air yang di akibatkan oleh adanya aktivitas pertambangan di hulu sungai, sehingga dampak dari pada kekurangan air dan penurunan kualitas air tersebut sangat terasa oleh warga yang berada di daerah dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman, dalam hal kebutuhan akan air untuk mengairi persawahan serta untuk kebutuhan air domestik. Alternatif pemecahan masalah yang kerap melanda masyarakat Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara , maka pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam hal ini Dinas Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi telah melaksanakan pembangunan embung mata air dengan proses pengerukan dan pembuatan tanggul di sapari 1 Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman Kecataman Tenggarong Seberang,kabupaten Kutai Kartanegara.
STUDI WAKTU TEMPUH PADA SIMPANG KELAMBU KUNING TENGGARONG YANSYAH, ANDI HASBI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum faktor yang menyebabkan masalah kemacetan yang semakin lama semakin parah, yaitu terus bertambahnya kepemilikan kendaraan, terbatasnya sumber daya untuk pembangunan jalan raya dan fasilitas transportasi yang ada (system operasi).Selain itu, kepentingan umum, dan kepentingan pribadi yang ada di simpang kelambu kuning tenggarong tepat pada jalan danau aji dan gunung gandek mengakibatkan setiap orang melintasi ruas jalan tersebut agar masing-masing kepentingan dapat terpenuhi.Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi kebutuhan hidup masyarakat untuk menghubungkan daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Kerusakan jalan dapat berdampak pada kondisi social dan ekonomi terutama pada sarana transportasi darat. Komprehensivitas perencanaan prasarana jalan di suatu wilayah mulai dari tahapan prasurvey, perencanaan dan perancangan teknis, pelaksanaan pembangunan fisiknya hingga pemeliharaan harus integral dan tidak terpisahkan sesuai kebutuhan saat ini dan prediksi umur pelayanannya di masa mendatang agar tetap terjaga ketahanan fungsionalnya.Lalu lintas merupakan suatu interaksi dari berbagai komponen dan perilaku yang membentuk suatu kondisi arus lalu lintas. Pada dasarnya komponen utama lalu lintas jalan raya terdiri dari tiga komponen utama yaitu: pemakai jalan, kendaraan, dan jalan. Dari ketiganya masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda-beda untuk masing-masing lokasi ruas jalan. Oleh karena itu mengetahui karakteristik dari ketiga komponen utama tersebut sangat penting untuk bisa melakukan indentifikasi dan analisis tentang kondisi arus lalu lintas di jalan raya.Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan bahwa di ketahui pada simpang kelambu kuning pada jalan Danau Aji dan gunung gandek waktu tempuh dan kecepatan rata-rata pada simpang kelambu kuning adalah Approach A : 14,52 ,approach B : 16,12 , Approach C : 9,99 dan Approach D : 8,93, tingkat pelayanan pada jam-jam puncak pada jalan Danau aji dan Gunung Gandek mengalami hasil yang sama yaitu masuk dalam karakteristik tingkat pelayanan kategori C, dimana kondisi arus lalu lintas masih stabil dan kecepatan sedikit terbatas oleh arus lalu lintas.
ANALISIS KINERJA BIAYA DENGAN METODE NILAI HASIL (EARNED VALUE ANALYSIS) PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN AULA LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR SONDAKH, MIRYAM ANGGERENI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: In the implementation of a network construction project it is rare to find a project that is exactly as planned. Hall construction work is an effort carried out in development with the aim of gaining a return on investment, therefore an integrated cost analysis is needed to avoid losses that can be controlled by the project in terms of cost by the Earned Value method. in this study is the construction of the Hall of the Education Quality Assurance Institute (LPMP) on Cipto Mangunkusumo KM.2 Samarinda Seberang, East Kalimantan as a research location, in this study the cost of building the Hall will be evaluated During the project implementation there are many obstacles that may occur that cause the project to experience a loss in costs, not in accordance with the planned or delayed work, A method is needed that aims to control these constraints during project implementation in order to avoid losses in the development activities. Using the Earned Value Analysis method, in the Hall of Education Quality Assurance Institution building project on Cipto Mangunkusumo KM.2 Samarinda, Seber- ang, East Kalimantan as the research location. This research was conducted to control project costs in an integrated manner with the Earned Value method so that it can know the performance of the activities being carried out and can increase effectiveness in increasing project activities in order to obtain maximum results from available resources. Can be concluded the results of the cost calculation using the earned value analysis method in the LPMP Hall construction. In this study Time and Cost Performance Analysis with Value Earned Analysis Method in Mulawarman Residence Samarinda Housing Development resulted in the value of SPI 0.907 while the CPI was 1,024, From the results of the calculation of the costs for the remaining work (ETC) the results obtained are Rp. 350,486,693.22, and for the estimated total cost of the project with the estimated total cost of the project (EAC) the results were 3,078,214,349,52
ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN MATERIAL DENGAN METODE EOQ PADA PROYEK KONTRUKSI PEMBANGUNAN KEMBALI SDN 012 SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR FRANCLIN, ELYEZER
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan material merupakan salah satu factor penting dalam proyek. Masalah yang sering dihadapi yaitu pemesanan yang berlebihan dan yang kurang. Agar pelaksana proyek dapat berjalan lebih efektif, Oleh karna itu harus dikendalikan dengan baik untuk mendapatkan tingkat persediaan yang optimum. Tedapat beberapa metode yang bias digunakan. Metode EOQ yang ditinjau disini yaitu semen, pasir dan keramik, khususnya pada pekerjaan lantai. Adapaun tahaptahap perhitungan metode EOQ yaitu mengetahui Jumlah material yang harus dipesan,kapan pemesanan harus dilakukan agar mendapatkan biaya yang minimum. Setelah diadakan perhitungan dengan metode EOQ, maka dapat diketahui dengan jelas jumlah material yang harus dipesan, waktu untuk melakukan pemesanan dan total biaya yang harus dikeluarkan. Jumlah pesanan yang