cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Buletin ini memuat hasil penelitian terkait komoditas rempah dan obat yang belum diterbitkan pada media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 544 Documents
Pengamatan Pendahuluan Penyakit Pala di Maninjau Ariful Asman; Mesak Tombe; Esther M. Adhi; S. Retno Djiwanti; D. Sitepu
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v6n2.1991.85-89

Abstract

ANALISIS SOSIAL EKONOMI USAHATANI KONSERVASI PADA LAHAN MIRING DENGAN POLATANAM JAMBU METE, KEMIRI, MELINJO DAN JATI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT JT. Yuhono; Sintha Suhirman
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v17n1.2006.%p

Abstract

Sosio-economic analyses of conservation farming on sloping land by planting pattern of cashew, candlenut, Gnetum gnemon and teak at West Lombok DistrictThe socio-economic analyses was con-ducted on research activity of conservation planting pattern of estate and forestry crops on sloping land at West Lombok district in the planting season 2001. The area on farm research (OFR) was selected by purposive method on 8 - 30° sloping land onspread out area 10 ha.  This study aimed to analyses the socio-economic aspects of conservation far-ming on sloping land by planting pattern of estate and forestry crops. The aspect that adoption ability of farming technology mana-gement and its income of conservation far-ming neither individuality nor farmer group. This research involved 20 cooperative far-mers that devided into 10 farmers that wor-king by individuality @ 0.50 ha per farmer and 10 farmers that working by group (5 ha). Data of farming system and problems of technical and social were collected from coo-perative farmer. Data were analysed by des-criptive and enterprise methods. From this the preliminary study was received a conclusion that many of sloping land was not optimaly used yet by planting pattern of estate and forestry crops at West Sekotong village. In generally, farming pattern still subsisten, and they are not yet known the conservation farming technology on sloping land. Establi-shment of farmer group by extension emplo-yee appear still not good socialized yet. The respons of cooperative farmer on the techno-logy of conservation farming is high enough that shown by actively partipation of farmer during following a discussion or training and implimentation of research activity in the field. The net income of farmers that working by group were higher than farmers that working by individuality. (Rp. 1,674,000,- versus    Rp. 1,348, 000,- per  0.50 ha).
Workshop On Biological and Genetic Control Of The Leucaena PSSYLD (Hawaii, 3 - 7 November 1986) M. Soeharjan; Ida Nyoman Oka
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v1n2.1986.1-7

Abstract

Potensi dan Prospek Ekspor Jahe di Propinsi Lampung NFN Muchlas; NFN Deslina
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 2 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v8n2.1993.111-115

Abstract

POTENCY OF ANTIOXIDANT, ANTICHOLESTEROL AND PLATELET ANTIAGGREGATION OF BLACK TEA (Camelia sinensis ) Wahyu Widowati; Tati Herlina; Hana Ratnawati; Tjandrawati Mozef; Victor Immanuel
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 22, No 1 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v22n1.2011.%p

Abstract

Epidemiological studies have shown an in-verse correlation betweendiets rich in po-lyphenols, flavonoids and reduced risk of cardiovasculardisease. These associationswere mainly ascribed to the antioxidant, antiaggregation and anticholesterol capa-city of polyphenols. This association has been explained that atherogenesis is ini-tiated by hypercholesterol, lipid peroxida-tion and hyper aggregation platelet. The research was carried out to evaluate anti-oxidant, anticholesterol and antiaggrega-tion activities of methanol extract and frac-tions of black tea (Camelia sinensis). To evaluate antioxidant activity of methanol extract and fractions were compared  with (-)-Epigallocatechine 3-gallate (EGCG), an-ticholesterol activity were compared with simvastatin and antiaggregation activity were compared with aspirin. Antioxidant activity using the 1,1-diphenyl-2-picryl-hy-drazyl (DPPH) free radical scavenging acti-vity at two concentrations 100 µg/mL, 50 µg/mL and anticholesterol was cholesterol oxidase activity at two concentrations 0.005 µg/mL, 0.0025 µg/mL, the antiag-gregation  activity  used epinephrine (EPN)agonist at two concentrations 300 μM, 75 μM and one concentration 37.1 µg/mL of methanol extract and fractions of black tea. To know the difference of treatment, the data were analysed using Analysis of Variance (ANOVA) and be continued Dun-can’s new multiple range test. The results showed that DPPH scavenging activity were high (88.59-93.556%), the anticho-lesterol showed high activity (93.663-97.434%) and the antiaggregation sho-wed low up to high activity (79.967-4.31%). Using Duncan’s new multiple ra-nge test showed that anti-oxidant activity were not different among extract and fractions of black tea,the highest anti-cholesterol activity was black tea extract 0.005 µg/mL (97.434%) and the highest antiaggregation activity was ethyl acetate fraction on 75 μM EPN agonist (4.310 %), water fraction 37.1 µg/mL with 300 μM EPN agonist (21.833%).
KADAR TANIN DAN QUERSETIN TIGA TIPE DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) Sri Yuliani; Laba Udarno; Eni Hayani
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v14n2.2003.%p

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap senyawa tanin dan querstin dalam daun jambu biji tipe I, II dan III mulai April sampai juni 2001 di Laboratorium Fisiologi Hasil, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kandungan kedua senyawa tersebut dalam beberapa tipe jambu biji. Penelitian ini dibagi menjadi 3 tahap kegiatan yaitu : 1) Karakteristik dan identitifikasi ekstrak daun jambu biji, pengamatan dilakukan terhadap morfologi tanaman, kadar air, bentuk, warna, rasa dan aroma ekstrak serta bercak warna komponen dari Kromatografi Lapis Tipis. 2) Penentuan adanya tanin menurut metode Lowenthal – Procter. 3) Penentuan adanya quersetin menurut metode Kimia Farma Bandung, pengamatan dilakukan terhadap persentasi kadar tanin dan quersetin. Hasil penelitian menunjukan bahwa ke 3 tipe jambu biji baik morfologi maupun ekstraknya memiliki karakteristik yang berbeda. Hasil analisis dengan KLT menunjukkan komponen paling banyak yaitu 9 bercak terdapat pada ekstrak tipe I dan II, sedangkan kadar tanin tertinggi yaitu 12,66 % diperoleh dari daun jambu biji tipe II dan kadar quersetin tertinggi yaitu 1,12 % diperoleh dari tipe I .
Kemampuan Merusak Hama Bunga Lada DICONOCORIS HEWEtTI DIST. Deciyanto Soetopo; NFN Siswanto; Zulfiah Asnawi
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v3n2.1988.68-71

Abstract

KEEFEKTIFAN FORMULA NANOEMULSI MINYAK SERAI WANGI TERHADAP POTYVIRUS PENYEBAB PENYAKIT MOSAIK PADA TANAMAN NILAM Rita Noveriza; Maya Mariana; Sri Yuliani
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 1 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v28n1.2017.47-56

Abstract

Potyvirus dapat menurunkan produksi terna basah dan kering tanaman nilam mencapai masing-masing 35% dan 41%. Minyak atsiri serai wangi memiliki potensi sebagai antifitoviral dan menekan perkembangan Potyvirus penyebap penyakit mosaik pada tanaman nilam. Kemampuan aktivitas antifitoviral dari minyak atsiri dapat ditingkatkan dengan formulasi nanopartikel, seperti nanoemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan fomula nanoemulsi serai wangi terhadap Potyvirus. Nanoemulsi minyak serai wangi diproduksi secara difusi spontan atau inversi. Formula nanoemulsi minyak serai wangi dan bukan formula nano diuji untuk mengendalikan Potyvirus pada tanaman uji Chenopodium amaranticolor di rumah kaca dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Parameter yang diamati adalah persentase penghambatan virus dan jumlah lesio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran droplet partikel formula nanoemulsi serai wangi berkisar antara 70-140 nm, sedangkan ukuran droplet partikel bahan aktif emulsi formula minyak serai wangi berkisar antara 1.740-5.262 nm. Formula serai wangi dan formula nanoemulsi serai wangi mampu menekan perkembangan Potyvirus penyebap penyakit mosaik pada nilam. Persentase penghambatan formula nanoemulsi mencapai 82,5% pada dosis 1-1,5%, lebih tinggi dibandingkan formula minyak serai wangi yaitu lebih kurang 64,92-77,72% pada dosis yang sama. Ini menunjukkan bahwa formula nano emulsi serai wangi berpotensi dan dapat digunakan untuk mengendalikan Potyvirus penyebap mosaik nilam.
Pengaruh Bentuk Setek Cabang Buah Terhadap Pertumbuhan Bibit Dua Varietas Lada Rr. Ernawati; M. Prama Yufdy
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v5n1.1990.18-22

Abstract

Pengaruh Dosis dan Komposisi Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jahe Muda NFN Gusmaini; Nur Maslahah
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v13n2.2002.41-48

Abstract


Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 2 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 2 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 1 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 2 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 1 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 2 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 1 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 28, No 1 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 2 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 26, No 2 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 26, No 1 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 2 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 2 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 1 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 2 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 1 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 2 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 1 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 2 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 1 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 2 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 1 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 2 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 2 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 1 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 2 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 1 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 12, No 1 (2001): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 11, No 2 (2000): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 10, No 1 (1999): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 2 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 1 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 2 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 1 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 2 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 2 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 1 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 2 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 1 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 1, No 1 (1986): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat More Issue