cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Buletin ini memuat hasil penelitian terkait komoditas rempah dan obat yang belum diterbitkan pada media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 544 Documents
Induksi Perakaran dan Aklimatisasi Tanaman Tabat Barito Setelah Konservasi In Vitro Jangka Panjang Natalini Nova Kristina; Sitti Fatimah Syahid
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v23n1.2012.%p

Abstract

Tabat barito (Ficus deltoidea Jack.) merupakan tanaman obat langka dikenal sebagai afrodisiak untuk wanita, mampu menghambat pertumbuhan sel tumor. Konservasi secara in vitro telah dilakukan dengan mengkulturkan eksplan tabat barito dalam media MS + BA 1 mg/l + NAA 0,1 mg/l. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon eksplan terha-dap zat pengatur tumbuh penginduksi perakaran (IAA dan IBA) serta kandung-an bahan aktifnya setelah periode kultur panjang. Untuk menginduksi perakaran, eksplan tabat barito yang telah disub-kultur selama dua tahun dimasukkan pada media IAA (0,1, 0,2, dan 0,3) mg/l dan IBA (0,1, 0,2, dan 0,3) mg/l. Penelitian disusun dalam Rancangan acak lengkap (RAL), dengan 10 ulangan. Parameter pengamatan adalah tinggi tunas, jumlah tunas, jumlah daun, jumlah akar dan panjang akar. Pada tahap aklimatisasi, plantlet ditanam dalam gelas plastik berisi tanah dan pupuk kandang yang telah disterilkan. Setelah 2 bulan tahap aklimatisasi, benih dipindahkan ke dalam polibag berukuran 20 cm x 20 cm dan ditanam pada kondisi lapang dengan pencahayaan 50%. Analisis fitokimia dilakukan berdasarkan Harbone (1987). Analisis kandungan quersetin dilakukan dengan menghitung total flavonoid sebagai quersetin. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pem-berian IAA maupun IBA pada konsentrasi 0,1-0,3 mg/l menginduksi akar dengan baik dengan keberhasilan aklimatisasi 70-100%. Pertumbuhan di lapang memper-lihatkan semua taraf konsentrasi IAA dan IBA memperlihatkan respon berbeda, baik terhadap tinggi, jumlah cabang dan jumlah daun. Tabat barito yang ditanam di lapang, baik induk maupun hasil in vitro kandungan fitokimianya beda. Per-bedaan terlihat pada tanaman tabat barito yang ditumbuhkan di rumah kaca. Kandungan alkaloid, tanin, fenolik, flavonoid dan triterpenoid tanaman hasil in vitro berbeda dengan induknya, Sementara komponen lain seperti sapo-nin, steroid sama. Kandungan bahan aktif quersetin tabat barito induk berbeda 0,08% lebih tinggi dari hasil kultur in vitro.
KEEFEKTIFAN Beauveria bassiana DAN Spicaria sp. TERHADAP KEPIK RENDA LADA Diconocoris hewetti (DIST.) (HEMIPTERA: TINGIDAE) I. M. Trisawa; I W. Laba
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 17, No 2 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v17n2.2006.%p

Abstract

Effectiveness of Beauveria bassiana and Spicaria sp. to Pepper Lace Bug, Diconocoris hewetti (Dist.) (Hemiptera: Tingidae)The experiment was conducted in la-boratory and in the field, Research Assesment of Agricultural Technology, Bangka Belitung Province, since November to December 2004.  The objective of this experiment to find out effectiveness Beauveria bassiana and Spicaria sp. to adult of pepper lace bug, Diconocoris hewetti.  Three type of B. bassiana were used, they are ED2, ED3, and ED6. The concentra-tion of laboratory experiment were used 1 g/l and 10 g/l for each strain. Beside of pathogen fungi also used Nimbo 0.3 AS, bota-nical insecticide as treatment check and water as control. The experiment was arange with Randomized Completely Design with 10 treat-ments and 4 replications in laboratory, while in the field was used Randomozed Block De-sign with 8 treatments and 4 replication. The treatment of field experiment based on the laboratory test result. The result indicated that B. Bassiana and Spicaria sp. effective to control of D. hewetti in laboratory and in the field. The highest mortality in laboratory are 93.33% on B. bassiana treatment with ED2 strain and 10 g/l concentrations.  Strain of ED2 and ED6 with 10 g/l concentrations for each treatment indi-cated that 97.50% of the mortality in the field experiment. Spicaria sp. able to kill D. hewetti but the level of mortality lower than B. Bas-siana namely 16.67% till 9 days after appli-cation 
Studi Kesesuaian Lahan dan Iklim Untuk Tanaman Kapulaga Sabrang Rosihan Rosman
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 1 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v2n1.1987.50-59

Abstract

Efikasi in Vitro Pelet Erwinia sp BST4 dan Trichoderma harzianum Blt1 Dalam Menekan Infeksi Phytophthora capsici Pada Lada Karden Mulya; Rita Noveriza; Dyah Manohara
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 12, No 1 (2001): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v12n1.2001.1-6

Abstract

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN PEMASARAN GAMBIR JT. Yuhono
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 15, No 2 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v15n2.2004.%p

Abstract

Benefit and marketing analysis of gambier were conducted at Manggilang village, district Pangkalan Kotobaru, 50 kota regency, West Sumatera province, from August to September 2003. The study was aiming at the performance, and marketing benefit of gambier farming system. The study was performed with survey method, where the sample of Manggilang village was selected purposely since it was the center of gambier production. Farmer respondent was determined by mean of simple random sampling, the performance of farming system with deskriptive analysis and the marketing system with margin analysis. The result showed that the farming system, cultivation and processing were conducted traditionally, which was one of the factors that cause the low quality, rendemen and benefit. The benefit from total cost was Rp. 4.840.625,- per hectare per year, while the benefit from cash cost was Rp. 6.238.125,- per hectare per year. The B/C ratio form total cost was 1,69 and cash cost was 2,11. The marketing system was efficient, showed by the high farmer price margin (67%). The marketing marjin between marketing institutions was balanced (12,49% - 20,88%) and the profit of marketing institutions was in the range of 10 – 20%. 
Pengaruh Bentuk dan Sektor Tajuk Tanaman Cengkeh Terhadap Produksi Cengkeh NFN Daswir
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v4n1.1989.1-5

Abstract

Penyakit Tanaman Meniran di Kebun Percobaan Sukamulya S.B. Nazarudin; Ariful Asman; Djiman Sitepu
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v9n1.1994.52-55

Abstract

PENGUJIAN AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle Linn.) TERHADAP RHIZOCTONIA sp. SECARA IN VITRO Achmad Achmad; Ido Suryana
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 20, No 1 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v20n1.2009.%p

Abstract

Jamur patogen tanaman, Rhizoctonia sp., merupakan salah satu masalah dalam pembibitan beberapa tanaman hutan industri seperti suren (Toona sureni Merr.). Jamur ini menyerang tanaman muda dan menyebabkan penyakit rebah kecambah, busuk batang, busuk akar, dan hawar daun. Penyakit yang dise-babkan oleh Rhizoctonia sp. ini dapat menye-babkan kematian tanaman. Untuk mencegah perkembangannya maka perlu dilakukan upaya pengendalian yang tepat. Salah satu cara pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan zat anti cendawan yang terdapat dalam tanaman-tanaman obat. Salah satu jenis tanaman obat yang diduga memiliki zat anti cendawan adalah sirih (Piper betle Linn). Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas penghambatan ekstrak daun sirih terhadap pertumbuhan spora Rhizoctonia sp. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bio-teknologi Kehutanan Pusat Antar Universitas, IPB. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak daun sirih 0, 10, 20, 30, dan 40% dan diulang lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin tinggi konsentrasi ekstrak yang diuji makin tinggi pula daya hambat pertumbuhan sprora cendawan. Daya hambat tertinggi ditemukan pada konsentrasi ekstrak 40% dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Adanya penghambatan terhadap koloni Rhizoctonia sp. menunjukkan bahwa senyawa anti cendawan yang terdapat dalam ekstrak daun sirih diduga mampu merusak jaringan dan mengakibatkan kerusakan struktur hifa jamur.
Pengaruh Naungan, Unsur Hara P dan Mg Terhadap Iklim Mikro, Indeks Pertumbuhan dan Laju Tumbuh Lada. Muhammad Syakir
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v9n2.1994.106-114

Abstract

PESTISIDA NABATI KAYUMANIS DAN SERAIWANGI UNTUK PENGENDALIAN HAMA PENGGULUNG DAUN NILAM Pacyzancla stultalis Herwita Idris; NFN Nurmansyah
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v28n2.2017.163-170

Abstract

Pestisida nabati merupakan salahsatu alternatif untuk mengendalikan hama yang relatif aman untuk lingkungan. Formula pestisida nabati dari minyak kayumanis dan seraiwangi merupakan salahsatu alternatif untuk mengendalikan serangan hama penggulung daun nilam Pachyzancla stultalis agar produktivitas nilam Indonesia tidak terus menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mencari formula insektisida nabati terbaik berbahan baku minyak kayu manis dan minyak serai wangi untuk mengendalikan serangan hama penggulung daun P. stultalis pada tanaman nilam tanpa menurunkan mutu minyak nilam. Penelitian dilakukan di kebun petani nilam di Kabupaten Solok, Kenagarian Gantung Ciri sejak Januari sampai Oktober 2013. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan yaitu Pesnab KM 40 yang berbahan baku kayu manis 40 %, Pesnab SW 50 yang berbahan baky seraiwangi 50 %, insektisida sintetis deltametrin 25 EC dan kontrol tanpa pestisida dan diulang enam kali. Nilam yang diuji adalah varietas Sidikalang umur satu bulan dalam polibag. Pestisida nabati KM 40 efektif menanggulangi serangan larva hama penggulung daun nilam P. stultalis lebih baik dibandingkan kontrol dan pestisida nabati SW 50, namun tidak berbeda nyata dengan pestisida sintetis. Bobot terna, rendemen, kadar minyak  dan kandungan pathouli alkohol (PA) nilam pada perlakuan Pesnab KM 40 tidak berbeda nyata dengan pestisida sintetis, tetapi lebih tinggi dibandingkan kontrol. Komponen penyusun minyak nilam seperti alfa pinene, beta pinene, limonen, copaene, karyophylen, guanen, allo-aromadrene dan gurjunen tidak berbeda nyata antara perlakuan dan kontrol. Pestisida nabati berbahan baku minyak kayu manis dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan penggunaan pestisida sintetis dalam menanggulangi serangan larva hama penggulung daun nilam P. stultalis.

Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 2 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 2 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 1 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 2 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 1 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 2 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 1 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 28, No 1 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 2 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 26, No 2 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 26, No 1 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 2 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 2 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 1 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 2 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 1 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 2 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 1 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 2 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 1 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 2 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 1 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 2 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 2 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 1 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 2 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 1 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 12, No 1 (2001): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 11, No 2 (2000): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 10, No 1 (1999): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 2 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 1 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 2 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 1 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 2 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 2 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 1 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 2 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 1 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 1, No 1 (1986): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat More Issue