cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 3 (2025)" : 25 Documents clear
IMPLEMENTASI YOLO DALAM SISTEM PENGAWASAN UJIAN DENGAN PROSES DETEKSI SECARA REAL-TIME Brahmana, Nigel Shidqy Razendriya; Mudjirahardjo, Panca; Razak, Angger Abdul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kecurangan dalam pelaksanaan ujian di Indonesia masih menjadi permasalahan serius, yang semakinkompleks akibat kemajuan teknologi dan kemudahan akses perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop. Berdasarkanlaporan Kemendikbud (2019), terdapat 202 aduan kecurangan dalam Ujian Nasional dengan 126 kasus terkonfirmasi, sertasurvei oleh Winardi & Anggraeni (2017) menunjukkan bahwa 77,5% mahasiswa akuntansi mengakui pernah melakukankecurangan akademik. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma YOLOv5 dalam sistem pengawasan ujian untukmendeteksi objek terlarang secara real-time. Sistem ini dirancang untuk mengidentifikasi keberadaan barang-barang sepertiponsel, tas, dan buku yang dapat mengindikasikan kecurangan selama ujian. YOLOv5 dipilih karena efisiensi dan akurasinyadalam deteksi objek. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data citra, pelabelan objek, pelatihan model YOLOv5, danpengujian kinerja sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek terlarang dengan baik,dengan nilai precision 0,84, recall 0,791, dan mAP 0,852. Sistem ini berpotensi untuk diintegrasikan ke dalam kegiatan ujianuntuk meningkatkan pengawasan ujian secara otomatis.Kata Kunci— YOLOv5, Sistem Proctoring, Deteksi Objek, Computer Vision, Real-time.
IDENTIFIKASI NON-INVASIF SKOLIOSIS MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) DENGAN ARSITEKTUR RESIDUAL NETWORK (RESNET18) DAN MOBILE NETWORK (MOBILENETV2) Izanati, Nazuha; Mudjirahardjo, Panca; Setyawan, Raden Arief
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang yang menyebabkan kelengkungan abnormal dan berdampak padapostur serta kesehatan jangka panjang penderitanya. Metode deteksi konvensional seperti X-ray memiliki risiko paparan radiasiserta keterbatasan akses di beberapa wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi skoliosis secara non-invasifmelalui citra tampak belakang tubuh manusia menggunakan model Convolutional Neural Network (CNN) dengan duapendekatan arsitektur, yaitu ResNet-18 dan MobileNetV2. Dataset citra yang digunakan terdiri dari dua kelas: normal danskoliosis, dan diolah melalui beberapa skenario eksperimental seperti representasi warna, jumlah epoch, jenis optimizer, sertanilai learning rate. Hasil menunjukkan bahwa MobileNetV2 memberikan performa terbaik dengan akurasi 88% dan waktukomputasi yang lebih efisien dibandingkan ResNet-18 yang mencapai akurasi 84%. Perbandingan menunjukkan bahwaMobileNetV2 unggul dalam efisiensi, sementara ResNet-18 lebih konsisten dalam performa klasifikasi. Pendekatan inimembuktikan bahwa CNN dapat menjadi solusi alternatif yang aman, efisien, dan mudah diterapkan untuk deteksi skoliosissecara dini dan non-invasif.Kata Kunci—Skoliosis, CNN, ResNet-18, MobileNetV2, Klasifikasi Citra, Deteksi Non-Invasif
Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Pengendalian Otomatis Tanaman Cabai Merah Hidroponik Berbasis IoT dengan Menggunakan Panel Surya Abidin, Revalina Nathasya Amelia; Abidin, Zainul; Maulana, Eka
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan lahan subur akibat pertumbuhanpenduduk serta menurunnya kualitas tanah mendorongpemanfaatan metode hidroponik, khususnya sistem NFT.Penelitian ini berfokus pada budidaya cabai merah besar,mengingat tingginya permintaan pasar, namun sering kalimengalami kendala meskipun ditanam secara hidroponik. Untukmengatasi masalah tersebut, dirancanglah sistem monitoring danpengendalian otomatis berbasis IoT dengan panel surya, Sistemini mampu memantau ketinggian air, kadar TDS, dan kondisitanaman secara real-time. Pengguna juga dapat mengaksesinformasi dan mengontrol sistem melalui aplikasi Blynk danTelegram. Sistem ini juga bertujuan untuk mengurangiketergantungan pada listrik PLN serta meningkatkan efisiensidan keberlanjutan dalam pertanian hidroponik.Hasil pengujian menunjukkan bahwa panel surya mampumenghasilkan tegangan tertinggi sebesar 14,83V pada pukul10:00, yang digunakan untuk mengisi daya ke aki sebelumdisalurkan ke beban. Pada pengujian sensor TDS menunjukkantingkat akurasi sebesar 97,26%, sementara sensor ketinggian airmenunjukkan tingkat akurasi sebesar 98,02%. Proses pengirimandata ke aplikasi Blynk memiliki rata-rata delay < 2 detik,sedangkan ke Telegram < 7 detik. Sementara itu, hasil pengujiansistem terhadap pertumbuhan tanaman mencatat pertumbuhanharian rata-rata sebesar 0,33 cm dengan total persentasepertumbuhan total sebesar 36,56% dan jumlah daun sebanyak 23helai. Hasil ini membuktikan bahwa sistem yang dirancangmampu memenuhi kebutuhan nutrisi dan air secara tepat. sertamemungkinkan pengendalian pestisida secara manual melaluitombol on/off pada aplikasi Blynk.Kata Kunci ̶ Hidroponik Cabai Merah, IoT, Panel Surya, TDS,Ketinggian Air, Monitoring, Pengendalian
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PRODUKSI GAS OZON DENGAN ULIRAN PADA PERMUKAAN ELEKTRODA PENGION DALAM SUSUNAN ELEKTRODA KOAKSIAL Sitompul, Ezra Ananda; Dhofir, Moch.; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Ozon (O₃) adalah senyawa yang sangat efektif dalampurifikasi dan sterilisasi air, terutama untuk menghilangkankontaminan biologis seperti bakteri dan virus. Dengan demikian,penelitian ini berfokus untuk merancang dan menguji alatpembangkit ozon menggunakan prinsip dielectric barrier discharge(DBD), dengan penekanan pada peningkatan produksi ozon melaluimodifikasi geometri elektroda dengan memberikan uliran helikspada permukaan elektroda. Sistem ini menggunakan konfigurasielektroda koaksial, dimana elektroda dialiri tegangan tinggi dandikelilingi tabung akrilik dengan ketebalan tertentu dan udaramengalir melalui suatu celah untuk memicu pelepasan muatanparsial yang membentuk ozon.Penelitian ini juga mengkaji pengaruh jumlah susunan koaksialserta perubahan nilai tegangan uji dan kecepatan aliran udaraterhadap efektivitas produksi ozon dan kecepatan penjernihan air.Fenomena arus bocor dan hubungannya terhadap konsumsi energiserta efisiensi dalam penggunaan jangka panjang turut dianalisis.Dalam proses analisis pada objek uji terhadap perubahan variabeldan efektivitasnya dalam membangkitkan medan listrik tinggi untukmenghasilkan gas ozon, digunakan larutan air berwarna yang telahditentukan volumenya dengan persentase tertentu antara cairanpengotor berwarna merah dan air biasa. Kondisi warna larutanakan dianalisis menggunakan foto yang diambil pada durasipengujian tertentu menggunakan skala warna CIELAB. Selain itu,juga dilakukan analisis menggunakan software FEMM 4.2 sebagaipembanding perubahan intensitas medan listrik yang terjadi secaraaktual, dengan segala perubahan parameter yang diaplikasikan saatpengujian, dan perhitungan secara teoritis.Hasil penelitian dalam proses penjernihan air menunjukkanbahwa penambahan susunan koaksial dan durasi pemberian gasozon juga meningkatkan kecepatan perubahan air dari berwarnamenjadi jernih berdasarkan penurunan nilai α pada skala CIELAByang menunjukkan keberadaan warna merah pada suatu gambar.Akan tetapi, peningkatan kecepatan menyebabkan perlambatanterhadap proses penjernihan air. Pada sisi rugi daya serta arusbocor, peningkatan nilai tegangan serta jumlah susunan koaksialmenyebabkan rugi daya dan arus bocor pada objek uji jugameningkat.Kata Kunci ̶ Rekayasa, Ozon, Dielectric Berlapis Koaksial,Medan Listrik Tinggi, Uliran
PENGARUH VARIASI DIAMETER DAN JARAK ELEKTRODA TAMBAHAN BERBENTUK PELAT PADA KINERJA PENANGKAL PETIR TERHADAP TEGANGAN TEMBUS Rasyid, Athallah; Dhofir, Moch.; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petir merupakan suatu gejala alam yang terjadi akibat gesekan muatan pada awan hingga menghasilkan kilatan cahaya dengan muatan yangbesar. Petir yang menyambar ke bumi jika tidak di atasi dengan baik dapat mengakibatkan banyak kerusakan sehingga dibutuhkannyasistem proteksi yang lebih efisien, khususnya penangkal petir tipe konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhvariasi diameter dan jarak elektroda pelat tambahan terhadap kinerja penangkal petir dalam membentuk early streamer, serta terhadaptegangan korona dan tegangan tembus. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Tegangan Tinggi Universitas Brawijaya menggunakansumber tegangan tinggi DC polaritas negatif. Variasi diameter elektroda pelat (D) yang digunakan adalah 10 cm, 15 cm, dan 20 cm,sementara jarak ujung penangkal petir ke elektroda pelat tambahan (h) divariasikan pada 3 cm, 6 cm, dan 9 cm. Selain pengujian langsung,dilakukan juga simulasi distribusi medan listrik menggunakan perangkat lunak FEMM 4.2. Hasil menunjukkan bahwa penangkal petir tanpaelektroda tambahan menghasilkan tegangan early streamer, tegangan korona, arus korona, dan tegangan tembus lebih kecil, sehinggamemudahkan pembentukan early streamer, terjadinya korona, dan tegangan tembus. Sebaliknya, penangkal petir dengan elektroda pelattambahan berdiameter (D) lebih besar (20 cm) dan jarak ujung penangkal petir ke elektroda pelat tambahan (h) lebih dekat (3 cm)membutuhkan tegangan lebih besar untuk membentuk early streamer, terjadinya korona, dan tegangan tembus. Simulasi distribusi medanlistrik mendukung hasil ini, menunjukkan bahwa distribusi medan lebih seragam pada diameter elektroda pelat tambahan (D) terbesar danjarak ujung penangkal petir ke elektroda pelat tambahan (h) terdekat. Berdasarkan hasil ini, disarankan penggunaan penangkal petir tanpaelektroda pelat tambahan untuk mendapatkan efektivitas kinerja penangkal petir terbaik.Kata Kunci — Penangkal Petir, Elektroda Pelat Tambahan, Early streamer, Korona, Tegangan Tembus.
Penentuan Penempatan dan Kapasitas Kapasitor Bank pada Saluran Udara Tegangan Menengah 20kV di Gardu Induk Alta Prima Penyulang SSG2 UP3 Surabaya Barat Khurun ‘Ain, n/a; Utomo, Teguh; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan aktivitas ekonomi di Surabayamendorong peningkatan terhadap konsumsi energi Listrik PT. PLN(Persero). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka dibutuhkansistem tenaga listrik yang memadai. Maka, pada penelitian inidilakukan pemasangan kapasitor bank untuk meningkatkanefisiensi sistem melalui simulasi aliran daya berbasis metodeNewton-Raphson pada perangkat lunak ETAP. Lokasi penempatankapasitor ditentukan berdasarkan analisis sensitivitas rugi-rugi danperhitungan kapasitas kapasitor bank dihitung menggunakanperhitungan selisih daya reaktif.Dari tiga penyulang yang terhubung pada GI Alta Prima,penyulang SSG2 tercatat memiliki jatuh tegangan tertinggi yaitusebesar 8,855%. Hasil simulasi dengan pemasangan kapasitor bankmenunjukkan bahwa kondisi 4 merupakan kondisi yang paling baikdiantara kondisi lainnya. Penambahan kapasitor bank berdampakpada penurunan nilai jatuh tegangan dan rugi daya. namun padakondisi 6 penurunan nilai jatuh tegangan dan rugi daya sangat keciljika dibandingkan dengan kondisi lain dan kondisi sebelumpemasangan kapasitor bank. Hal ini dikarenakan pemasangankapasitor bank langsung dipasang pada bus dengan nilai jatuhtegangan tertinggi dan tidak mempertimbangkan perhitungansensitivitas rugi-rugi.Kata Kunci ̶ Kapasitor Bank, Jatuh Tegangan, Sensitivitas Rugirugi, ETAP.
PENGARUH PANJANG DAN SUDUT ELEKTRODA TAMBAHAN TERHADAP KINERJA PENANGKAL PETIR Assami, Emir Faruq; Dhofir, Moch.; Wijono, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penangkal petir merupakan komponen penting dalam sistem proteksi terhadap sambaran petir, dimana kinerjanyadipengaruhi oleh bentuk penangkal peptir itu sendiri. Penelitian ini menganalisis pengaruh panjang dan sudutelektroda tambahan terhadap faktor keseragaman medan listrik, early streamer, korona, dan tegangan tembus.Panjang elektroda dan sudut elektroda dianalisis melalui simulasi distribusi medan listrik menggunakan softwareAnsys Maxwell 3D dan pengujian eksperimental. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Tegangan Tinggi,Departemen Teknik Elektro, Universitas Brawijaya dengan menggunakan sumber tegangan DC polaritas negatifserta jarak sela tetap 25 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan panjang dan besar elektrodatambahan meningkatkan intensitas medan listrik di sekitar ujung elektroda, mempercepat pembentukan earlystreamer, terjadinya fenomena korona lebih dulu, serta menurunkan tegangan tembus. Dengan demikian,modifikasi elektroda tambahan pada penangkal petir tipe Franklin berpotensi meningkatkan efektivitas dalammenangkap dan menyalurkan sambaran petir.Kata Kunci — Penangkal Petir; Early Streamer; Korona; Tegangan Tembus; Medan Listrik
PENGARUH KEKASARAN ELEKTRODA BATANG - BATANG TERHADAP PROBABILITAS TEGANGAN TEMBUS PADA DIELEKTRIK UDARA MENGGUNAKAN TEGANGAN TINGGI DC Prastiawan, Hilmi Arif; Dhofir, Moch.; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekasaran permukaan elektroda batang-batangterhadap probabilitas tegangan tembus pada dielektrik udaramenggunakan tegangan tinggi DC. Elektroda yang digunakanterbuat dari stainless steel (201) dengan variasi kekasaranpermukaan A, B, C, dan D. Metode penelitian meliputi simulasidistribusi medan listrik menggunakan software FEMM 4.2,pengujian arus konduksi, dan pengujian tegangan tembus denganmetode Up and Down. Hasil simulasi menunjukkan bahwa elektrodadengan permukaan halus memiliki distribusi medan listrik yanglebih seragam (efisiensi 0,98) dibandingkan dengan elektroda kasar(efisiensi 0,86). Pengujian tegangan tembus menunjukkan bahwasemakin kasar permukaan elektroda, semakin rendah nilaitegangan tembusnya. Selain itu, pengujian arus konduksimenunjukkan bahwa semakin kasar permukaan elektroda dansemakin tinggi tegangan uji, maka semakin besar arus konduksiyang dihasilkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kekasaranpermukaan elektroda berpengaruh signifikan terhadap distribusimedan listrik, probabilitas tegangan tembus, dan arus konduksipada dielektrik udara. Penelitian ini memberikan wawasan pentingbagi pengembangan sistem isolasi tegangan tinggi dan dapatmenjadi referensi untuk penelitian selanjutnya terkait pengaruhkekasaran elektroda terhadap performa isolasi.Kata Kunci ̶ Tegangan Tembus, Tegangan Tinggi DC, DielektrikUdara, FEMM 4.2, Arus Konduksi
Prediksi Usia Pakai Transformator Distribusi 20 kV Area Gardu Induk Polehan Berdasarkan Pembebanan Menggunakan Metode Regresi Linier Gaol, Gerald Matthew Lumban; Dhofir, Moch.; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksiusia pakai transformator distribusi 20 kV di Area Gardu IndukPolehan menggunakan metode regresi linier berdasarkan datahistoris pembebanan tahunan. Pendekatan ini dilakukan untukmendukung pengambilan keputusan pemeliharaan yang tepatguna meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik.Data diperoleh melalui survei lapangan dan wawancara, sertadidukung data sekunder berupa histori pembebanantransformator dari tahun 2021 hingga 2024. Prediksi trenpembebanan untuk tahun 2025 hingga 2028 dilakukanmenggunakan regresi linier, yang kemudian dijadikan dasaruntuk menghitung suhu titik panas lilitan, kecepatan relatifpenuaan, susut usia harian dan tahunan transformator serta usiapakai transformator. Perhitungan dilakukan dengan mengacupada standar IEC 354 Tahun 1991. Hasil prediksi menunjukkanbahwa beban transformator terus meningkat hingga mencapai80,59% di siang hari dan 89,41% di malam hari pada tahun 2028.Kenaikan beban ini menyebabkan peningkatan suhu titik panaslilitan dari 62,89oC hingga 77,06°C dan mempercepat kecepatanrelatif penuaan isolasi hingga 0,0929 p.u pada beban siang dan0,0908 p.u pada beban malam. Hal ini berdampak padapeningkatan susut usia harian sebesar dari 0,831 h/d hingga 8,767h/d dan susut usia tahunan sebesar dari 0,035 p.u hingga 0,365 p.u.Dari hasil perhitungan tersebut, diketahui bahwa usia pakaitransformator pada tahun 2025 sebesar 200 tahun menjadi 10,95tahun pada tahun 2028 sehingga menunjukkan hasil yang sangatbaik dan jauh diatas standar yang idealnya 20 tahun.Kata Kunci - transformator distribusi, pembebanan,regresi linier, usia pakai, susut usia, kecepatan relatifpenuaan, IEC 354 Tahun 1991. 
Penerapan Algoritma Monte Carlo Localization dan Dead Reckoning untuk Mengetahui Posisi Robot Sepak Bola Beroda di Lapangan KRSBI-B Arafah, Ghifari Raihan; Mudjirahardjo, Panca; Djuriatno, Waru
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan metode Monte Carlo Localization(MCL) dengan pemanfaatan fitur lapangan melalui kameraomni-directional dilakukan untuk mengatasi keterbatasanrobot. Keterbatasan Enspartan dalam menentukan posisinya dilapangan, yang merupakan robot sepak bola beroda yangdikembangkan oleh Universitas Brawijaya dan hanyamengandalkan metode dead reckoning dengan sensor rotaryencoder dalam estimasi posisinya. Evaluasi kinerja algoritmadilakukan berdasarkan parameter akurasi, presisi, dan efisiensimenggunakan pendekatan Root Mean Square Error (RMSE),simpangan baku (standard deviation), dan waktu eksekusi.Pengujian dilakukan dengan membandingkan dua pendekatan,yaitu MCL tanpa dead reckoning dan MCL dengan deadreckoning, guna menentukan metode yang lebih optimal dalammeningkatkan kemampuan navigasi robot. Tahapan penelitianmeliputi pengambilan 50 sampel yang ditentukan berdasarkanformula sample size dengan tingkat kepercayaan 95% dantoleransi kesalahan ±1. Perbandingan antara algoritma MCLdengan dead reckoning dan MCL tanpa dead reckoningberdasarkan akurasi, presisi, dan efisiensi. Hasil yang diperolehmenunjukkan bahwa pada MCL tanpa dead reckoning, nilaiakurasi, presisi, dan waktu eksekusi secara berurutan adalah20,81%, 98,0%, dan 2358,67 ms, sedangkan pada MCL dengandead reckoning masing-masing sebesar 2,79%, 12,88%, dan1023,72 ms. Dengan demikian, penerapan dead reckoning padaalgoritma MCL terbukti meningkatkan presisi sebesar 92%,akurasi sebesar 86,6%, serta efisiensi kinerja sebesar 56,59%dibandingkan dengan MCL tanpa dead reckoning.Kata Kunci— Monte Carlo Localization, Dead Reckoning,Robot Sepak Bola Beroda, Kamera Omni-directional, KinerjaAlgoritma

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue