Articles
13,824 Documents
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL, UKURAN PERUSAHAAN, LIKUIDITAS, DAN PELUANG PERTUMBUHAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada perusahaan makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia)
RAHMANSYAH, OKA HAMIDIAN
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Memaksimalkan nilai perusahaan merupakan salah satu tujuan perusahaan. Nilai perusahaan yang tinggi dapat memberikan dampak positif kepada perusahaan itu sendiri, pemangku kepentingan, serta para pemegang saham perusahaan.penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, struktur modal, ukuran perusahaan, likuiditas, dan peluang pertumbuhan terhadap sebuah nilai perusahaan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2016. Populasi pada penelitian ini terdapat 18 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Semua populasi dalam penelitian digunakan seluruhnya sebagai sampel dengan memenuhi beberapa kriteria sehingga diperoleh data perusahaan sampel sebanyak 11 perusahaan makanan dan minuman. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Variabel Struktur modal dan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Variabel peluang pertumbuhan berpengaruh secara positif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.Kata kunci : nilai perusahaan, profitabilitas, struktur modal, ukuran perusahaan, likuiditas, peluang pertumbuhan
ANALISIS REAKSI PASAR ATAS PERISTIWA PENGUMUMAN KEBIJAKAN HOLDING BUMN PERTAMBANGAN
Anggraini, Fani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to identify the reaction of the market regarding the holding policy of stateowned mining companies. The market reaction is proxied with abnormal return and trading volume activity (TVA) on 4 events; they are when the President Joko Widodo announced the holding policy, when PP No 47 of 2017 was issued, when Rini Soemarno signed the assets transfer deeds, and during the extraordinary general meeting of stockholders by Antam Tbk, Timah Tbk, and Bukit Asam Tbk. Using of purposive sampling method, 30 mining companies were selected as the sample. This study uses one sample t-test with the observation period of 7 days for each event. The results show a positive market reaction, which can be seen from the positive abnormal return and significant TVA, during the announcement of the holding policy. During the issuance of PP No 47 of 2017, there is no market reaction through abnormal return, but a positive market reaction is measured by significant TVA. Positive abnormal return and significant TVA are also recorded during the asset transfer deeds signing and during the extraordinary general meeting of stockholders. Therefore, it can be concluded that some market players positively responded the holding policy of state-owned mining companies. Â Keywords: abnormal return, trading volume activity, holding policy, semi strong form market efficiency.
PENGARUH UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA BERPENDIDIKAN RENDAH DI JAWA TIMUR
MAULIDINA, MUTIARA AYU
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebijakan upah minimum merupakan alat proteksi bagi pekerja untuk mempertahankan agar nilai upah yang diterima tidak menurun, sehingga pekerja dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Melihat kondisi upah minimum yang terus meningkat disetiap tahunnya, mayoritas angkatan kerja Indonesia masih berpendidikan rendah, dengan presentase sebesar 59,61%. Sejalan pula dengan teori dan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli, menurut mayoritas literatur yang ada menyatakan bahwa kelompok pekerja yang rentan terhadap dampak kenaikan upah minimum adalah pekerja yang berusia muda/remaja, perempuan pekerja, dan pekerja dengan tingkat pendidikan atau keterampilan yang lebih rendah. angkatan kerja di Jawa Timur juga masih didominasi oleh penduduk dengan tingkat pendidikan rendah. Jumlah angkatan kerja tertinggi masih didominasi oleh penduduk dengan tingkat pendidikan sekolah dasar, hal ini sejalan dengan kondisi angkatan kerja secara nasional dimana penduduk angkatan kerja tertinggi berasal dari tamatan sekolah dasar Pada penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis data panel, yaitu gabungan antara data time series dan cross section. Data time series menggunakanperiode tahun 2006-2017 dan data cross section dari 38 kabupaten/kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terdidik. Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa variabel upah minimum memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerjaberpendidikan rendah, variabel proporsi sektor industri terhadap PDRB memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja berpendidikan rendah, serta variabel jumlah angkatan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja berpendidikan rendah.Kata kunci: Penyerapan tenaga kerja berpendidikan rendah, upah minimum kota/kabupaten, angkatan kerja, proporsi sektor industri terhadap PDRB.
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
BAKTIOWIDHI, GUGUS ALAM
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan yang ditinjau dari economic value added (EVA) dan market value added (MVA) sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2) Untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan kinerja keuangan yang ditinjau dari economic value added (EVA) sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 3) Untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan kinerja keuangan yang ditinjau dari market value added (MVA) sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2010-2013. Penelitian ini menggunakan jenis penilitian deskriptif dengan mendeskripsikan variabel untuk menggambarkan kinerja keuangan perusahaan yang diketahui melalui kondisi analisis menggunakan economic value added (EVA) dan market value added (MVA), dengan objek penelitian perusahaan manufactur yang merger dan akuisisi yang terdaftar di BEI sejumlah 4 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan manufaktur yang diteliti dapat diketahui bahwa adanya kecenderungan mengalami penurunan apabila dilihat dari  economic value added  (EVA).  Hasil  analisis  dapat  diketahui  bahwa kinerja  keuangan  mengenai market value added (MVA) menunjukkan adanya peningkatan. Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Merger Dan AkuisisiÂ
THE IMPACT OF BANYUWANGI FESTIVAL TOWARDS TOURIST ENHANCEMENT TO BANYUWANGI CITY
Wardani, Galih Kusumo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia’s potential in developing the tourism industry is very promising,especially in Banyuwangi. The main purpose in this research is to analyze potential Banyuwangi trough BFEST (Banyuwangi Festival) that can effectively attract tourists to visit Banyuwangi as the main purpose of their first destination on vacation also make them back again after. The result showed that BFEST could significantly give impact to the visitor's decision making in choosing these potential tourism object including Red Island, Bangsring Underwater, and Ijen Crater as their destination. The conclusion is BFEST can give a good effect on SME in developing its business, so the potential of making the economic means will be wide open if managed properly supported with adequate advice. This can be used as land for absorbing employment and development of the quality of goods in the country, so in addition to the needs of souvenirs by tourists can be developed as the original export goods Banyuwangi. Keywords: BFEST, Banyuwangi, Tourism, SME, Red Island, Bangsring Underwater, Ijen Crater.
ANALISIS PENGARUH TPAK WANITA, PDRB PERKAPITA, IPM DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2009-2016
PUTRA, LYO AKHBAR PRATAMA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ketimpangan pendapatan merupakan masalah yang cukup serius di setiap negara dan daerah. Banyak fenomena dimana negara-negara yang maju sekalipun masih mengalami ketimpangan pendapatan antar daerah dalam negara tersebut. Di Indonesia masih banyak wilayah yang memiliki masalah ketimpangan pendapatan ini, salah satunya adalah Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh TPAK Wanita, PDRB Perkapita, IPM, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2009-2016. Pada penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis data panel, yaitu gabungan antara data time series dan cross section. Data time series menggunakan periode tahun 2009-2016 dan data cross section dari 7 kabupaten/kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independent memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa variabel TPAK Wanita, IPM dan Tingkat Pengangguran Terbuka memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, dan variabel PDRB Perkapita memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan.Kata kunci: Ketimpangan pendapatan, rasio gini, tpak wanita, pdrb perkapita, ipm dan tpt.
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Wisnuwardana, Arief Nur Adha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
 Penelitian ini mempunyai dua tujuan utama, yaitu yang pertama untuk menguji secara langsung pengaruh dari struktur kepemilikan terhadap kinerja perusahaan. Dan yang kedua, penelitian ini bertujuan untuk menguji efek moderasi dari kualitas audit dalam pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 216 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2016. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan alat bantu aplikasi SPSS versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan asing dan kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Variabel konsentrasi kepemilikan dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat efek moderasi negatif dari kualitas audit dalam hubungan kepemilikan manajerial dan kinerja perusahaan. Pada hubungan konsentrasi kepemilikan dan kinerja perusahaan, tidak terdapat efek moderasi dari kualitas audit.Kata kunci: Konsentrasi Kepemilikan, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Asing, Kepemilikan Institusional, Kinerja Perusahaan, Kualitas Audit
EVALUASI KINERJA BANK UMUM SYARIAH DENGAN MENGGUNAKAN INDEKS MAQASHID SYARIAH (STUDI PADA BANK SYARIAH MANDIRI DAN BANK MUAMALAT INDONESIA)
SETYAWAN, FERDY DWI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja bank umum syariah dilihat dari indeks maqashid syariah. Indeks maqashid syariah merupakan penilaian kinerja yang menggambarkan seberapa baik kinerja bank umum syariah tidak hanya dinilai dari keuntungan saja namun dilihat juga dari aspek sosial dan aspek lingkungan.Penelitian ini menggunakan metode analisis deskripstif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder laporan tahunan bank umum syariah yang diperoleh dari website resmi masing- masing bank umum syariah. Analisis data yang digunakan menggunakan metode SAW (The Simple Additive Weighting). Hasil penelitian dari indeks maqashid syariah dapat dilihat dari dari tiga aspek kinerja yang terdiri atas educating individual, establishing justice dan public interest. Hasil akhir dalam penelitian ini menunjukkan, dari aspek educating individual, establishing justice, dan public interest, Bank Muamalat Indonesia memiliki kinerja lebih baik dibandingkan dengan Bank Syariah Mandiri. Kata kunci: Evaluasi Kinerja, Bank Umum Syariah, Indeks Maqashid Syariah
STUDI TENTANG PELUANG DAN TANTANGAN INDUSTRI PANGAN HALAL TERHADAP PEREKONOMIAN DI INDONESIA
Yunita, Hanna Indi Dian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Industri pangan halal merupakan salah satu sektor perekonomian yang sangat potensial. Industri ini mengalami perkembangan global yang sangat pesat. Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Selain itu, negara ini juga memiliki berbagai potensi besar dalam mengembangkan industri pangan halalnya di kancah global. Namun, berbagai permasalahan dan bentuk regulasi yang ada, membuat Indonesia masih belum mampu bersaing dengan negara-negara lain. Oleh karenanya, penelitian ini mencoba menggali berbagai peluang dan tantangan industri pangan halal terhadap perekonomian di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan berbagai sumber sekunder sebagai bahan penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa ada beberapa tantangan industri pangan halal di Indonesia: 1) Pengembangan agroindustri dan produk FMCG (Fast Moving Consumer Goods); 2) Pengembangan e-commerse produk pangan halal; 3) pengembangan produk premiun halal organik; 4) pengembangan artikel pangan halal dan event pangan halal global; 5) Meningkatkan ekspor pangan halal Indonesia dengan memaksimalkan peluang MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Adapun tantangan industri pangan halal di Indonesia: 1) memastikan keberhasilan pelaksanaan jaminan poduk halal; 2) Meningkatkan jaminan produk halal di Indonesia dengan adanya perkembangan teknologi; 3) memastikan logistik dan supply chain (rantai pasokan) makanan halal; dan 4) pendanaan syariah bagi perkembangan industri pangan halalKata kunci: Industri Pangan Halal, Perekonomian Indonesia, Peluang, Tantangan
IDENTITY TRIUMPHED OVER UTILITY, IMAGE OVER FUNCTION: The Influence of Dimension of Materialism dan Brand Engagement in Self-Concept towards Attitude Toward Shopping on Undergraduate Student of Brawijaya University Malang
PERMONO, SATRIO BUDI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Identitas menjadi bagian terpenting pada hidup manusia sebagai instrumen untuk menentukan eksistensi manusia. Aktivitas belanja tampaknya menjadi sebuah simbol dalam penciptaan identitas manusia. Materialisme dan brand engagement in self-concept (BESC) menjadi intrumen yang mempengaruhi pengembangan identitas atau konsep diri yang memotivasi konsumen untuk berbelanja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah terdapat pengaruh antara dimensi materialisme dan konstruk BESC terhadap motivasi belanja yang direpresentasikan oleh sikap terhadap aktivitas belanja. Pengaruh diuji pada perilaku konsumsi mahasiswa program sarjana Universitas Brawijaya yang diwakili oleh sampel sebanyak 382 yang didapatkan melalui survei dengan metode sampling insidental yang menanyakan mengenai materialisme dalam 2 indikator (Aspiration Index dan Material Value Scale), BESC, dan sikap terhadap aktivitas belanja. Hasil yang didapat adalah terdapat hubungan antara dimensi materialisme dan kontruk BESC terhadap sikap terhadap aktivitas belanja. Selain itu, terdapat rekonstruksi item pada item-item dalam Material Value Scale. Kata kunci: belanja, keterikatan merek, materialisme, motivasi, analisis faktor.