cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
Analisis Kesenjangan Pendapatan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur di Era Desentralisasi Fiskal Ulfie Efriza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.745 KB)

Abstract

Salah satu problematika yang terdapat dalam proses pertumbuhan dan pembangunan daerah adalah adanya ketidakmerataan distribusi pendapatan, yang kemudian dapat mengakibatkan terjadinya kesenjangan pendapatan. Kesenjangan pendapatan itu sendiri dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu tingkat buta huruf, inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dengan menggunakan data yang terdiri dari 29 Kabupaten dan 9 Kota yang ada di Jawa Timur dalam kurun waktu 10 tahun yaitu 2001-2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kesenjangan pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur di era desentralisasi fiskal serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur di era desentralisasi fiskal. Teknik analisis data menggunakan analisis indeks Williamson dan indeks Entropi Theil yang dilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda dengan uji klasik. Uji hipotesis menggunakan pengujian secara parsial (uji t), simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesenjangan pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur begitu tinggi, dimana dengan menggunakan indeks Williamson dan entropi theil menunjukkan angka di atas 1, dimana angka tersebut melebihi nilai maksimum. Selain itu, ditemukan bahwa tingkat buta huruf berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan pendapatan di Jawa Timur dengan nilai thitung (10,104) > ttabel (2,037) dan p-value (0,000) < a (0,05). Inflasi berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan pendapatan Jawa Timur dengan nilai thitung (3.241) > ttabel (2,037) dan p-value (0,002) < a (0,05) . Pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan negatif terhadap kesenjangan pendapatan dengan nilai thitung (-3.260) > ttabel (2,037) dan p-value (0,002) < a (0,05). Tingkat pengangguran berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan pendapatan dengan nilai thitung (6.445) > ttabel (2,037) dan p-value (0,002) < a (0,05) . IPM berpengaruh signifikan negatif terhadap kesenjangan pendapatan dengan nilai thitung (-3.879) > ttabel (2,037) dan p-value (0,003) < a (0,05). Dengan demikian semua hipotesis diterima. Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai Fhitung (106.929) > Ftabel (2,51) dan nilai p-value = 0,000 < a (0,05).). Hal ini berarti tingkat buta huruf, inflasi, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan IPM berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur di era desentralisasi fiskal. Kata kunci: Kesenjangan Pendapatan, Indeks Williamson, Entropi Theil, Tingkat Buta Huruf, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, IPM
REDENOMINASI DAN HUBUNGANNYA DENGAN INFLASI DAN NILAI TUKAR (PENGALAMAN BEBERAPA NEGARA) Rezki Belan Syahputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.088 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat  implikasi redenominasi pada inflasi dan nilai tukar melalui perbandingan pengalaman di beberapa negara secara empiris. Paradigma  yang digunakan dalam penelitian ini  adalah paradigma kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Sumber pustaka bahan kajian berupa buku teks, jurnal penelitian, skripsi, laporan penelitian, proceeding seminar dan lain-lain asal masih memenuhi kriteria keilmuan/ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa redenominasi tidak memiliki dampak secara langsung pada perekonomian khususnya inflasi dan nilai tukar.  Pengalaman di beberapa negara menunjukkan  bahwa  perbaikan pada fundamental perekonomian yang disertai dengan penerapan kebijakan redenominasi pada waktu yang tepat dapat membawa perekonomian suatu negara kearah yang lebih baik. Kata kunci: redenominasi, inflasi,nilai tukar, pengalaman beberapa negara
Analisis Variabel-Variabel Yang Mempengaruhi Pendapatan Pekerja Wanita Di Sektor Formal (Studi Kasus PT. Pembangkitan Jawa-Bali Unit Pembangkitan Gresik) Lindi Sumbogo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.87 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, tingkat pendidikan, dan masa kerja terhadap  pendapatan pekerja wanita di PT. PJB UP Gresik, sehingga diperoleh hasil apakah ketiga  variabel tersebut yang telah ditetapkan selama ini dapat mempengaruhi pendapatan pekerja wanita atau tidak.selain itu juga untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan responden terhadap pendapatan keluarga.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui 3 (tiga) cara, yaitu wawancara terhadap  narasumber, kuesioner serta dokumentasi.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda, dengan tujuan untuk menegtahui pengaruh usia, tingkat  pendidkan,  dan  masa kerja  terhadap pendapatan pekerja wanita serta di PT. PJB UP Gresik. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia (X1), tingkat pendidikan (X2), dan masa kerja (X3), sedangkan variabel dependen adalah pendapatan pekerja wanita (Y). Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, yaitu variabel tingkat pendidikan (X2) dan masa kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pekerja wanita (Y). Hal ini berarti bahwa tingkat pendidikan dan masa kerja memberikan dampak yang besar dalam penentuan pendapatan pekerja wanita di PT. PJB UP Gresik. Selain itu besar kontribusi pendapatan responden terhadap pendapatan keluarga yaitu sebesar  68,05%. Jumlah kontribusi pendapatan responden yang melebihi setengah dari total pendapatan dikarenakan ada beberapa responden yang belum menikah dan hanya memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.Kata kunci : Usia, Tingkat Pendidikan, Masa Kerja, Pendapatan Pekerja Wanita
Analisis Model Kerjasama dan Pelatihan Calon Tenaga Kerja pada Sekolah Menengah Kejuruan Guna Mempersiapkan Tenaga Kerja Siap Pakai (Studi pada SMK Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang) Sholata, Annisa Ayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.826 KB)

Abstract

Pendidikan dan pelatihan untuk calon tenaga kerja diperlukan guna mengoptimalkan perkembangan seluruh sumber daya manusia yang dimiliki. Salah satu lembaga pendidikan formal yang mempersiapkan lulusannya untuk memiliki  keunggulan di dunia kerja adalah pendidikan kejuruan dimana peserta didik diberikan pelatihan keterampilan di berbagai bidang. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).  Untuk memaksimalkan tujuannya, SMK bekerja sama dengan dunia usaha/industri dalam menyelenggarakan pelatihan, salah satunya bekerja sama dengan PT. Trakindo Utama, perusahaan yang bergerak di bidang alat-alat berat.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui model kerjasama dan model pelatihan pada program studi Alat Berat yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang dengan PT. Trakindo Utama, serta mengetahui kompetensi dan kesiapan kerja lulusan pada program studi Alat Berat di SMK Negeri 1 Singosari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reading, coding, reducing, displaying, dan interpreting. Untuk menguji keabsahan data  menggunakan triangulasi sumber.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya kerjasama antara SMK Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang dengan PT. Trakindo Utama awalnya dipicu oleh sebab akibat yang saling menguntungkan satu  sama lain. Model kerjasama antara kedua belah pihak tersebut berupa akta perjanjian dan program On the Job Training (OJT). Sedangkan model pelatihan yang digunakan adalah pelatihan berbasis kompetensi yang memfokuskan peserta didik untuk dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan keterampilan yang telah dicantumkan dalam kurikulum. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa lulusan program studi Alat Berat di SMK Negeri 1 Singosari dinyatakan sebagai tenaga kerja yang siap pakai, karena hamper 100% lulusan diserap oleh dunia usaha/industri yang bergerak di bidang alat berat baik oleh PT. Trakindo Utama maupun mitra kerja yang lainnya. Kata kunci: Kerjasama, Pelatihan Tenaga Kerja, Tenaga Kerja Siap Pakai.
Analisis Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) (Studi Kasus Kabupaten Mojokerto) Mia Retno Prahesti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.037 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fenomena yang terjadi yaitu jumlah Usaha Kecil Menengah di Kabupaten Mojokerto semakin meningkat tiap tahunnya.Namun Usaha Kecil Menengah  dihadapkan berbagai permasalahan yang bersumber dari kelemahan Usaha Kecil Menengah itu sendiri.Maka dari itu perlu adanya pemberdayaan dari pemerintah daerah agar Usaha Kecil Menengah tersebut menjadi usaha yang tangguh, mandiri, berdaya saing tinggi, dan tumbuh berkembang secara berkelanjutan pada setiap tahunnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan pemerintah daerah seperti penciptaan iklim usaha yang kondusif dan penguatan potensi yang dimiliki pengusaha dan pengrajin dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Usaha Kecil Menengah, menjadikan usaha yang tangguh, mandiri, berdaya saing tinggidan berkembang secara berkelanjutan pada setiap tahunnya. Kata Kunci: Usaha Kecil Menengah, Pemberdayaan
Analisis Perilaku Preferensi Nasabah dalam Melakukan Setoran Tunai (Studi Layanan Teller dan Cash Deposit Machine PT. Bank Swasta XXX Malang) Idfizati Merystiayu Rahmadhania; Multi fiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.845 KB)

Abstract

Saat ini ketika nasabah ingin melakukan setoran tunai, nasabah bisa melakukan tidak hanya melalui teller tetapi juga melalui ATM Setoran Tunai (Cash Deposit Machine). Bank Swasta XXX merupakan bank di Indonesia yang pertama kali mengunakan Cash Deposit Machine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi nasabah terhadap jasa layanan setor tunai dan mengetahui pengaruh variabel reliability, tangibles, responsiveness, assurance dan empathy pada preferensi nasabah dalam melakukan setoran tunai melalui teller dan ATM Setoran Tunai (Cash Deposit Machine). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan skunder. Data primer diperoleh dari hasil survei menggunakan kuesioner dan wawancara. Kuesioner ini disebarkan kepada nasabah PT. Bank Swasta XXX yang pernah melakukan setor tunai melalui teller dan/atau Cash Deposit Machine (CDM) dengan metode accidental sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 70 responden. Model regresi logistik digunakan untuk menganalisis data yang peubah respon data berskala binner atau dikotomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar preferensi nasabah dalam melakukan setoran tunai memilih CDM. Adapun penyebabnya karena setor tunai melalui CDM dapat menghindari antrian panjang, efisiensi waktu, kemudahan menggunakannya, prosesnya cepat, buka 24 jam, dan tidak adanya biaya administrasi tambahan. Kemudian lima variabel yang mempengaruhi penggunaan layanan setor tunai hanya tiga variabel yaitu reliability, assurance dan empathy. Sedangkan dua variabel lainnya yaitu tangibles dan responsiveness tidak memberikan pengaruh preferensi nasabah dalam melakukan setoran tunai. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Preferensi, Kualitas Jasa, CDM, dan Teller
Analisis Pilihan Transportasi Bagi Pekerja Migran (Studi Kasus Di Kabupaten Jombang) Dewi, Susan Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.574 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pilihan moda transportasi bagi  pekerja migran di Kabupaten Jombang. Pekerja migran  yang dihadapkan pada pilihan antara moda  transportasi  umum (bus dan kereta api) maupun transportasi pribadi (sepeda motor) yang memiliki perbedaan satu sama lain seperti tingkat kenyamanan, keamanan, waktu perjalanan,  waktu pelayanan,  biaya ongkos dan mobilitasnya. Dimana,  transportasi merupakan urat nadi bagi pembangunan suatu wilayah. Karena untuk melancarkan arus manusia, barang maupun informasi sebagai penunjang tercapainya pengalokasian sumber-sumber  perekonomian secara optimal. Tidak hanya itu, pilihan transportasi juga akan mempengaruhi perekonomian dan sosialisasi masyarakat. Untuk itu jasa transportasi harus cukup tersedia secara merata dan terjangkau daya beli masyarakat. Dalam  kaitan  itulah,  maka  perkembangan  perekonomian suatu  kota sangat dipengaruhi oleh perkembangan sistem transportasi di daerah tersebut.    Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara pendapatan pekerja dengan pilihan transportasi yang akan digunakan ke tempat bekerja dan faktor yang mempengaruhi pekerja dalam memilih moda transportasi yang akan digunakan ke tempat bekerja. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu dimana data  dari variabel yang diperoleh dari kelompok subjek yang diteliti dan tidak dimaksudkan untuk pengujian hipotesis  serta menekankan penelitian ini pada data-data numeric (angka) yang diolah dengan metode statistika. Dalam penelitian ini responden yang digunakan adalah pekerja migrant asal Kabupaten Jombang. Hasil penelitian diperoleh  bahwa variabel pendidikan dan jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap pemilihan moda transportasi. Kata kunci: Pilihan Transportsi
ANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA INDUSTRI ALAS KAKI (STUDI KASUS DI KECAMATAN SOOKO KABUPATEN MOJOKERTO) Rilla Amelia Zulfa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.539 KB)

Abstract

Industri alas kaki adalah industri yang banyak terdapat di Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto dikarenakan produknya yang unggul dan memiliki kualitas yang bagus. Namun pada kenyataannya dengan jumlah unit usaha yang begitu banyak, nampaknya industri alas kaki tersebut maih belum bisa bersaing baik di dalam negeri maupun di era perdagangan bebas. Adapun masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini apakah variabel usia, upah, pendidikan, dan masa kerja mempengaruhi produktivitas tenaga kerja industri alas kaki. Dalam menganalisa variabel-variabel, digunakan analisis regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh signifikan semua variabel bebas terhadap produktivitas tenaga kerja. Besarnya pengaruh usia terhadap produktivitas sebesar  -0.077814 yang artinya bahwa adanya penurunan produktivitas sebesar  -0.077814 ketika usia seorang tenaga kerja bertambah satu tahun. Sementara variabel upah sebesar 0.004160 yang menunjukkan bahwa setiap ada kenaikan upah sebesar Rp. 1000 maka produktivitas akan meningkat sebesar Rp. 4,16. Variabel pendidikan memiliki nilai koefisien sebesar 0.088259 yang artinya bahwa setiap ada kenaikan tingkat pendidikan selama satu tahun maka produktivitas akan meningkat sebesar 0.088259. Dan adapun variabel masa kerja sebesar 0.153288 yang artinya bahwa setiap ada kenaikan masa kerja selama satu tahun maka produktivitas juga akan meningkat sebesar 0.153288.   Kata Kunci   : Produktivitas, Industri
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG TAPE SINGKONG DI KOTA PROBOLINGGO (Studi Kasus Pedagang Tape Singkong Di Jln. Soekarno Hatta, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo) Noor Aini Fitria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.751 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang tape singkong di Jln. Soekarno Hatta, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi linear berganda. Semua uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan Software SPSS 16. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui 2 (dua) cara, yaitu wawancara terhadap responden dan kuesioner.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda, dengan tujuan untuk menegtahui pengaruh modal, tingkat pendidikan, jam kerja, dan lama usahaterhadap pendapatan pedagang tape singkong di Jln. Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modal (X1), tingkat pendidikan (X2), jam kerja (X3), dan lama usaha (X4) sedangkan variabel terikat adalah pendapatan pedagang tape singkong (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal (X1), tingkat pendidikan (X2), jam kerja (X3), dan lama usaha(X4)secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatanpedagang tape singkong. Selanjutnya secara parsial (Individu) variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi pendapatanpedagang tape singkong (Y)antara lain modal dan tingkat pendidikan. Sedangkan variabel jam kerja dan lama usaha secara parsial (individu) tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang tape singkong di Jln. Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. Kata kunci: Pendapatan, modal, tingkat pendidikan, jam kerja, lama usaha.  
Analisis Potensi dan Efektifitas Penerimaan Pajak Hotel Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Mojokerto) Khotimah, Qusnul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.667 KB)

Abstract

otonomi daerah ini diberikan dari pemerintah pusat ke daerah agar suatu daerah dapat mengurus rumah tangganya sendiri. Sedangkan  Guna mendukung dalam pelaksanaan otonomi daerah secara maksimal, pemerintah mengeluarkan kebijakan dibidang penerimaan daerah yang orientasinya pada peningkatan kemampuan suatu daerah  atau suatu daerah dapat menggali potensi – potensi di dalam suatu daerah. Salah satu potensi daerah kota Mojokerto yaitu pajak Hotel, dimana dalam setiap tahunnya mengalami peningkatan dalam periode  tahun 2009-2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.  Dengan tujuan penelitian ini dilakukan untu mengetahui  potensi pajak hotel  dengan mengambil sampel 7 hotel dari 9 hotel. Hasil dari penelitian menunjukkan potensi pajak hotel  dari tahun 2009  –  2013 mengalami kenikan setiap tahunnya  akan tetapi dalam efektifitas pajak hotel di kota Mojokerto dari tahun 2009  –  2013 mengalami tidak efektif dimana realisasi pajak hotel lebih kecil dibandingkan dengan potensi pajak hotel.  Dan juga untuk realisasi kontribusi  terhadap pajak daerah dari tahun 2009 – 2013 dengan keterangan sangat kurang. Kata kunci : Potensi Pajak Hotel, Efektivitas Pajak Hotel dan Kontribusi Pajak Hotel.

Page 114 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue