cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL DI KOTA MALANG (Studi pada Sentra Industri Kecil Keripik Tempe Sanan Kota Malang) Dhita Sekar Prihanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.512 KB)

Abstract

Industri kecil merupakan pelaku ekonomi terbesar dari sisi jumlah usaha dalam perekonomian Indonesia.Peranan industri kecil sangat nyata dengan pembuktian empiris saat terjadi krisis ekonomi pada tahun 1997, dimana ketika sektor industri yang lebih besar kolaps, industri kecil justru menjadi penyelamat bagi perekonomian Indonesia.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil penelitian berdasarkan analisis variabel-variabel independen yang berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri kecil. Penelitian ini dilakukan di Sentra Industri Kecil Keripik Tempe Sanan, Kota Malang.Metode pengumpulan data yang digunakan dengan metode kuosioner kepada responden.Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan program SPSS menggunakan analisis regresi berganda.Variabel independen yang diteliti terdiri dari: Nilai Produksi (x1), Modal (x2), Bahan Baku (x3), Tingkat Upah (x4), Lama Usaha (x5), dan variabel dependen Penyerapan Tenaga Kerja (Y). Berdasarkan data yang dikumpulkan dari 31 responden diketahui bahwa variabel Nilai Produksi (x1), Modal (x2), Bahan Baku (x3), dan Lama Usaha(x5) berpengaruh secara signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja (Y). Sedangkan variabel Tingkat Upah (x4) tidak berpengaruh signifikan.Variabel Bahan Baku (x3) merupakan variabel yang berpengaruh dominan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja (Y). Kata kunci:industri kecil, penyerapan tenaga kerja, pengaruh
Pengaruh Kondisi Permodalan, Efisiensi Operasional, Likuiditas, Resiko Kredit Dan Resiko Pasar Terhadap Tingkat Profitabilitas Bank (Studi Kasus Sepuluh Bank Dengan Aset Tertinggi di Indonesia Periode 2009-2014) Chaidir, Lya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.211 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel manakah yang paling mempengaruhi profitabilitas sepuluh bank dengan predikat aset tertinggi periode 2009-2014 di Indonesiadan apakah variabel-variabel tersebut secara serentak mempengaruhi profitabilitas sepuluh bank dengan predikat aset tertinggi periode 2009-2014 di Indonesia Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas yaitu Return On Assets (ROA) sebagai variabel dependen, dan CAR (Capital Adquacy Ratio) sebagai indikator permodalan, Beban Operasional terhadap pendapatan perasional (BOPO) sebagai indikator efisiensi operasional, Non Performing Loan (NPL) sebagai proksi tingkat kredit macet, Cash Ratio (CR) sebagai indikator likuiditas, dan Net Interest Margin (NIM) sebagai indikator resiko pasar. Untuk mencari jawab atas rumusan masalah yang dibuat alat analisis yang sesuai ialah metode kuantitatif dengan model data paneldan uji asumsi klasiksebagai uji keabsahan data. Sehingga didapatkan hasil penelitian yakni resiko pasardengan mempunyai pengaruh yang paling tinggi dan positif diantara variabel lain yang dianalisis terhadap profitabilitas bank pada sepuluh bank dengan tingkat aset tertinggi periode pengamatan tahun 2009 sampai dengan tahun 2014 di Indonesia.Efisiensi operasional yang mempunyai pengaruh yang paling tinggi  dan negatif diantara variabel lain yang dianalisis terhadap profitabilitas bank pada sepuluh bank dengan tingkat aset tertinggi periode pengamatan tahun 2009 sampai dengan tahun 2014 di Indonesia. Resiko  kredit macet mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas bank pada sepuluh bank dengan tingkat aset tertinggi periode pengamatan tahun 2009 sampai dengan tahun 2014 di Indonesia. Likuiditas dan permodalan tidak berpengaruh signifikan terhadap sepuluh bank dengan tingkat aset tertinggi periode pengamatan tahun 2009 sampai dengan tahun 2014 di Indonesia.Secara bersama-sama variabel efisiensi operasional (BOPO), resiko kredit atau non performing loan (NPL), likuiditas (CR) dan resiko pasar atau net interest margin (NIM) secara statistik signifikan mempengaruhi tingkat profitabilitas pada sepuluh bak degan predikat aset tertinggi periode pengamatan tahun 2009 sampai dengan tahun 2014 di Indonesia. Kata kunci: Profitabilitas, Efisiensi, Permodalan
ANALISIS PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH, MUSYARAKAH, DAN IJARAH TERHADAP KEMAMPU LABAAN BANK MUAMALAT DI INDONESIA Muhammad Busthomi Emha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.628 KB)

Abstract

Perkembangan perbankan syariah yang sangat cepat dalam beberapa tahun belakangan ini ditandai dengan peningkatan penyaluran pembiayaan. Pembiayaan menjadi sangat penting karena faktor pembiyaan inilah yang menjadi kunci perkembangan bank syariah baik saat ini dan masa akan datang. Idealnya pembiayaan bank syariah didominasi oleh akad musyarakah, mudharabah dan ijarah. Dengan menggunakan analisis regresi berganda penulis ingin membahas pengaruh pembiayaan-pembiayaan musyarakah, mudharabah, dan ijarah terhadap kemampu labaan Bank Muamalat. Dari hasil uji regresi terlihat bahwa pembiayaan musyarakah, mudharabah, dan ijarah secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kemampu labaan Bank Muamalat. Pembiayaan yang paling berpengaruh signifikan adalah pembiayaan mudharabah. Dengan demikian diharapkan perbankan syariah di Indonesia lebih mensosialkan produk-produk pembiayaan bagi hasil baik di daerah kota dan desa, meskipun memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan produk jual beli tetapi jika terus dikembangkan memiliki potensi yang menjanjikan untuk dikembangkan di masa yang akan mendatang. Kata kunci: Pembiayaan Musyarakah, Pembiayaan Mudharabah, Pembiayaan Ijarah, Laba, Perbankan Syariah.
Pengaruh Karakteristik Individu dan Rumah Tangga Terhadap Kecenderungan Anak Untuk Bersekolah Atau Bekerja (Studi Kasus Pekerja Anak di Jawa Timur) Putri, Atsiil Dyarry Ayu; Pratomo, Devanto Shasta
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.669 KB)

Abstract

Pekerja anak memang bukan suatu hal yang baru dan masih menjadi permasalahan di berbagai negara berkembang, tak terkecuali Indonesia. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2010, terdapat 2,7 juta anak berumur 10-15 tahun pada 33 provinsi di Indonesia, dimana 117.996 jiwa diantaranya merupakan pekerja anak.  Menurut Irwanto dan R. Pardoen (1995), kemiskinan menjadi salah satu penyebab timbulnya pekerja anak. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu dan rumah tangga terhadap kecenderungan anak baik untuk bersekolah maupun bekerja. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Sensus Penduduk 2010 yang diunduh dari situs Integrated Public Use Microdata Series, International. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan model multinomial logit. Variabel dependen dari penelitian ini terdiri dari empat kategori, yaitu kecenderungan anak untuk (i) bersekolah, (ii) bekerja, (iii) bersekolah  sambil bekerja, dan (iv) tidak bersekolah dan tidak bekerja. Sedangkan variabel independen dari penelitian ini terdiri dari dua karakteristik, yaitu karakteristik individu yang menyangkut usia, jenis kelamin, dan tempat tinggal, dan karakteristik rumah tangga yang menyangkut pekerjaan dan pendidikan kepala rumah tangga. Hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah yang pertama menunjukkan bahwa semekin muda usia anak, dan berjenis kelamin perempuan, serta tinggal di perkotaan cenderung untuk bersekolah. Sedangkan hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah yang kedua menunjukkan bahwa pekerjaan kepala rumah tangga, yaitu baik sektor  non pertanian maupun bidang formal, serta semakin tingginya tingkat pendidikan yang ditempuh kepala rumah tangga cenderung mempengaruhi anaknya untuk bersekolah.Kata kunci: kecenderungan, pekerja anak, multinomial logit, sensus penduduk
Analisis Dampak Kebijakan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan di Indonesia Danny Nur Febrianica; Devanto Shasta Pratomo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.134 KB)

Abstract

Kebijakan upah minimum merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk melindungi kepentingan dari pekerja, dengan adanya kebijakan upah minimum ini diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada pekerja yaitu dapat meningkatkan taraf atau standart hidup pekerja. Namun, berdasarkan teorinya kebijakan upah minimum juga dapat memberikan dampak yang negatif terhadap pekerja yaitu pengurangan penyerapan tenaga kerja, sehingga peneliti mencoba untuk fokus pada dampak kebijakan upah minimum terhadap pekerja (yang memiliki upah) di Indonesia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pekerja yang tergolong miskin di Indonesia dan untuk mengetahui dampak kebijakan upah minimum terhadap probabilitas pekerja untuk tergolong miskin atau tidak miskin di Indonesia. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kemiskinan, sedangkan variabel independennya adalah upah minimum, umur, lokasi tempat tinggal, tingkat pendidikan terakhir (SMP, SMA, Universitas) dan sektor pekerjaan (pertanian, perdagangan dan jasa).  Data yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data Sakernas tahun 2012, data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis model regresi respons kualitatif dan analisis datanya menggunakan model probit. Hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah yang pertama menunjukkan bahwa pekerja yang tergolong miskin di Indonesia memiliki karakteristik berada pada umur tua (>66 tahun), memiliki pendidikan terakhir Sekolah Dasar, bekerja di sektor pertanian dan jasa, tinggal di daerah perkotaan. Sedangkan hasil penelitian yang kedua menunjukkan bahwa secara menyeluruh dapat dikatakan bahwa yang memiliki kecenderungan untuk tergolong miskin adalah variabel lokasi tempat tinggal, sektor pekerjaan pertanian, sektor pekerjaan perdagangan dan sektor pekerjaan jasa karena memiliki koefisien positif dan signifikan. Sedangkan yang memiliki kecenderungan untuk tergolong tidak miskin adalah variabel upah minimum, umur pekerja, tingkat pendidikan terakhir SMP, tingkat pendidikan terakhir SMA dan tingkat pendidikan terakhir Universitas. Kata kunci: Upah Minimum, Miskin, Tidak Miskin
ANALISIS TENTANG SETENGAH PENGANGGUR DI INDONESIA: ANTARA SUKARELA DAN KETERPAKSAAN Cindy Sangri Kinanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.97 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis adanya fenomena tentang setengah penganggur yang dipengaruhi oleh beberapa karakteristik individu seseorang yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu menurut karakteristik demografi dan karakteristik ekonomi yang meliputi umur,tingkat upah, jenis kelamin,wanita berpendidikan SMP, wanita berpendidikan SMA, wanita berpendidikan Perguruan Tinggi, tempat tinggal, tingkat pendidikan (SMP, SMA, Perguruan Tinggi), sektor pekerjaan (formal dan informal), bidang pekerjaan (pertanian, industri, perdagangan, dan jasa), (2) mengetahui faktor-faktor yang menentukan seseorang bekerja menjadi setengah penganggur apakah secara terpaksa (involuntary underemployed) atau menjadi setengah penganggur secara sukarela (voluntary underemployed). Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu yang berasal dari data hasil SAKERNAS tahun 2012. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah model analisis regresi respon kualitatif dengan menggunakan dua model probit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bila dilihat dari karakteristik demografi, semakin tua umur seseorang, seseorang berjenis kelamin perempuan, seseorang yang tinggal di daerah pedesaan, seseorang yang berpendidikan terakhir SMP dan Perguruan Tinggi, serta seseorang yang tinggal selain di provinsi DKI Jakarta,cenderung untuk bekerja < 35 jam/minggu atau menjadi setengah penganggur. Sedangkan wanita yang berpendidikan terakhir SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi cenderung untuk bekerja > 35 jam/minggu atau tidak menjadi setengah penganggur.Kemudian bila dilihat dari karakteristik ekonomi, seseorangyang bekerja di sektor informal, bidang pertanian, industri, dan jasa cenderung untuk bekerja < 35 jam/minggu atau menjadi setengah penganggur, sedangkan seseorang yang memiliki upah semakin tinggi, dan seseorang yang bekerja di bidang perdagangan cenderung untuk bekerja > 35 jam/minggu atau tidak menjadi setengah penganggur. Selanjutnya seseorang yang semakin lanjut usia, seseorang yang berjenis kelamin perempuan, seseorang yang tinggal di pedesaan, seseo9rang yang bekerja di bidang pertanian, industri, perdagangan, dan jasa, serta seseorang yang tinggal di provinsi selain Banten, NTB, dan DKI Jakarta cenderung untuk menjadi setengah penganggur secara sukarela. Sedangkan seseorang yang berjenis kelamin laki-laki, wanita berpendidikan SMA, seseorang yang tinggal di perkotaan, seseorang yang bekerja di sektor informal, dan seseorang dengan tingkat upah yang rendah cenderung untuk menjadi setengah penganggur secara terpaksa. Kata kunci: setengah penganggur, voluntary underemployed, involuntary underemployed, SAKERNAS.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PADA USAHA KECIL MENENGAH (Studi Di Kota Madiun) Wasis Edhi Wibowo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.664 KB)

Abstract

Kondisi perkembangan UKM di Jawa Timur khususnya di Kota Madiun menunjukkan adanya adanya kecenderungan mengalami perkembangan, kondisi ini menunjukkan adanya potensi yang terdapat di sektor tersebut menjadi pilihan bagi masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan. Kondisi pertumbuhan UKM di Jawa Timur pada tahun 2012 antara 8% sampai 10%, karena pasar domestik masih menjadi tujuan potensial karena beragamnya produk yang dihasilkan oleh UKM.  Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui faktor jumlah tenaga kerja, bahan baku, teknologi dan modal mempengaruhi terhadap tingkat pendapatan usaha kecil menengah di Kota Madiun untuk  sektor  makanan dan minuman.  2)  Untuk mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh dominan terhadap  tingkat pendapatan kecil menengah di Kota Madiun untuk  sektor  makanan dan minuman.Kata kunci: Tingkat Pendapatan Pada Usaha Kecil Menengah
ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT PUBLIK TERHADAP PENEBANGAN LIAR BKPH DANDER (Studi Kasus Dusun Pilangrejo Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro) Meigy Kiswantoro; Maryuna ni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.639 KB)

Abstract

Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa biaya penebangan liar lebih besar dari pada manfaat penebangan liar yang dilakukan masyarakat. Manfaat yang diterima oleh masyarakat dari penebangan liar adalah pertambahan pendapatan dan alih fungsi lahan hutan, sementara biaya yang ditimbulkan akibat penebangan liar adalah hilangnya sharing hasil hutan, perubahan iklim, dan kerusakan pemandangan. Dampak yang terjadi akibat penebangan liar ada tiga: yang pertama dampak ekonomi berupa kerugian negara dalam bentuk financial dan kesempatan memanfaatkan dimasa mendatang. Sedangkan yang kedua dampak sosial berupa munculnya sikap kurang bertanggung jawab yang dikarenakan adanya perubahan nilai yang terjadi di masyarakat yang tidak bisa membedakan hal baik dan buruk. Dan dampak yang ketiga adalah dampak lingkungan berupa kerusakan ekosistem, kerusakan habitan dan lain sebagainya. Implikasi penebangan liar yang terjadi di Dusun Pilangrejo Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro adalah hilangnya sharing hasil hutan, perubahan iklim dan kerusakan pemandangan. Dan juga penebangan liar bertentangan dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci : penebangan liar, biaya dan manfaat, dampak.
PERANAN FOREIGN DIRECT INVESTMENT TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Syafaat Fachriza Agma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.369 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi meliputi peningkatan output dan mendorong kemakmuran sertakesejahteraan rakyat. Pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari adanya investasi terutama baginegara berkembang. Peran investasi ini dapat mempercepat proses pertumbuhan ekonomi suatunegara. Penelitian ini menggunakan metode analisis OLS. Hasil dari penelitian ini yaitu FDIberpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia baik selama kurun waktu1984-2014 dan setelah terjadinya krisis 1998. Namun FDI berpengaruh negatif tidak signifikanterhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sebelum terjadinya krisis 1998. Pengaruh adanyaforeign direct investment yang masuk di Indonesia akan meningkatkan pertumbuhan ekonomimelalui  peningkatan sumber daya manusia yang ahli dalam bidangnya, peningkatan infrastrukturdalam pembuatan jalan untuk membantu pendistribusian hasil produksi, serta meningkatanekspor. Sedangkan pengaruh negatif disebabkan oleh adanya paket oktober 1988 yang berisitentang kemudahan pembukaan bank bank baru.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Foreign Direct Investment, Investasi
STUDI KOMPARASI BIAYA TRANSAKSI PADA PERDAGANGAN ONLINE DAN OFFLINE (STUDI KASUS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA MALANG) Miftah Faris
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.909 KB)

Abstract

Pemasaran produk adalah salah satu hal cukup penting dalam bersaing di era globalisasi ekonomi yang mana perdagangan lebih kompetitif dan hal ini membuat UMKM dituntut untuk dapat bersaing dengan  perusahaan besar dan produk  asing.  Strategi pemasaran pada umumnya adalah perdagangan offline, namun saat ini adanya pemasaran yang menggunakan teknologi dan internet atau bisa disebut pemasaran modern atau online. Penelitian ini membandingkan salah satu faktor ekonomi kelembagaan yaitu biaya transaksi (ex-ante cost `dan ex-post cost) antara perdagangan online dan offline dengan uji beda independent sample t-test dan sampel yang diteliti berjumlah 25 responden.  Tujuan dari  penelitian ini yaitu  untuk melihat  tingkat efisiensi secara relatif  antara perdagangan online dan offline yang dilihat dari besaran biaya transaksi yang dikeluarkan. Setelah dilakukan  serangkaian  uji perbedaan perdagangan offline  dan perdagangan online memiliki kesamaan atau bersifat homogen yang berarti tidak memiliki perbedaan yang signifikan diantara keduanya.  Namun, jika dilihat dari setiap rata-rata variabelnya,  biaya negosiasi,  biaya administrasi, biaya salah adaptasi dan biaya pengiriman  perdagangan offline lebih efisien dibandingkan dengan online dan hanya  biaya pengelolaan iklan, perdagangan online dinilai lebih efisien dibandingkan dengan perdagangan offline.Kata kunci:  Biaya Transaksi, Ex-ante Cost,  Ex-post Cost,  Rasionalitas Terbatas, Perilaku Oportunistik, Perdagangan, Pemasaran, Online Shop, UMKM .

Page 141 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue