Articles
13,824 Documents
Analisis Komparatif Dampak Pertanian Organik dan Non Organik terhadap Tingkat Pendapatan Petani di Kota Batu
Rizki Eko Setiyawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.512 KB)
Kota Batu merupakan salah satu Kota yang mempunyai tingkat kesuburan tanah yang baik untuk mengembangkan sektor pertanian. Akan tetapi seiring berkembangnya sektor pariwisata menyebabkan minat masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian semakin berkurang. Hal ini tidak terlepas rendahnya value added dan pendapatan sektor pertanian. Oleh karena itu, pengembangan pertanian organik merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta meningkatkan ketertarikan minat petani untuk mengembangkan sektor pertanian organik di Kota Batu. Lokasi penelitian yaitu Desa Junrejo dan Desa Bumiaji. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pilihan petani dalam memilih untuk menggunakan pertanian organik atau non organik terhadap pendapatan petani di Kota Batu. Komoditas yang dijadikan objek penelitian adalah sayuran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan survei dan menyebar kuesioner pada 100 orang responden. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis treatment effect model dengan program Stata 12.0. Berdasarkan olahan stata diperoleh hasil faktor yang mempengaruhi pilihan petani adalah pendidikan, pendapatan diluar pertanian, biaya tenaga kerja, jumlah anggotak keluarga dan luas lahan. Sementara itu variabel yang mempengaruhi pendapatan petani adalah luas lahan, total produksi, biaya sarana produksi, lama bertani dan keputusan untuk menggunakan pertanian organik. Jadi dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa petani yang menggunakan pertanian organik memperoleh pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan petani yang menggunakan pertanian non organik. Berdasarkan hasil tersebut sudah saatnya Pemerintah Kota Batu mengembangkan pertanian organik.Kata kunci: pertanian organik, pembangunan berkelanjutan dan income.
TINJAUAN UPAH MINIMUM TERHADAP PEMENUHAN MAQASHID SYARIAH (Studi Kasus di Pabrik Gula Kebon Agung Kabupaten Malang)
Nasihah, Gilang Mei Durrotun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (624.266 KB)
Dalam Islam, pekerja bukan hanya suatu jumlah usaha atau jasa abstrak yang ditawarkan untuk dijual pada para pencari tenaga kerja manusia. Bagi para pengusaha yang mempekerjakan pekerja mempunyai tanggung jawab moral dan sosial. Dengan demikian sebuah lembaga yanng mempekerjakan buruh/pekerja tidak diperkenankan membayar gaji mereka dengan tidak sewajarnya. Dan sangat besar dosanya bila sebuah lembaga yang dengan sengaja tidak mau membayar upah pekerjanya dengan standar kebutuhan, apalagi bila membujuknya dengan kata- kata bahwa nilai pengorbanan pekerja tersebut merupakan pahala baginya. Padahal di balik itu pemilik modal melakukan pemerasan berkedok agama. Baik pekerja maupun majikan tidak boleh saling  memeras.  Untuk  itu,  dalam  pemberian  upah  harus  terjadi  ke-ridhoan  dalam menegosiasikan upah/gaji dari kedua belah pihak. Dengan kondisi pekerja yang lemah dalam hal negosiasi dengan pengusaha, maka pemerintah diperkenankan untuk mengambil peran dalam menentukan standar upah yang sama untuk pekerja, hal ini bertujuan untuk melindungi bentuk keadilan bagi kedua belah pihak yakni pengusaha dan pekerja. terkait dengan upah minimum yang diterima oleh pekerja/buruh di Pabrik Gula Kebon Agung Kabupaten Malang, maka arah selanjutnya dari penelitian ini adalah untuk memberikan perspektif apakah upah minimum yang diterapkan  telah  sesuai  dengan  pemenuhan  kemashlahatan kelima  aspek  dalam  maqashid syari’ah. Di mana kemashlahatan harus dicapai, dijaga dan dipelihara ini meliputi lima macam aspek, yaitu: Pemeliharaan agama, jiwa, keturunan, harta dan akal. Sehingga Kebutuhan Hidup Layak seorang pekerja/buruh dapat terpenuhi.  Kata Kunci : Pekerja/buruh,Upah Minimum, Kebutuhan Hidup Layak, Maqashid Syariah
ANALISIS PARTISIPASI PEREMPUAN PADA BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PEMBERANTASAN KEMISKINAN DI JAWA TIMUR
Velayati Triananda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (387.847 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan perempuan, kesehatan dan perempuan terhadap pengurangan kemiskinan yang terjadi di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan alat analisis data panel, yang terdiri dari data time series selama periode 2010-2014 dan data cross section 38 kabupaten/kota Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan perempuan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan kesehatan perempuan (dengan variabel angka kematian ibu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Hal ini menyatakan bahwa apabila perempuan memiliki partisipasi dalam pendidikan dan kesehatan yang baik akan mengurangi jumlah penduduk miskin.Kata kunci: pendidikan perempuan, kesehatan perempuan, kemiskinan
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA ERA OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Di Kabupaten Malang Jawa Timur Tahun Anggaran 2009- 2013)
Nevri Bayage;
Nurul Kusniyah Indrawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.392 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah dan kinerja keuangan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Malang tahun anggaran 2009-2013. Data analisis menggunakan Rasio Derajat Otonomi Fiskal (DOF), Indeks Kemampuan Rutin (IKR), Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Aktivitas dan Rasio Pertumbuhan (Growth Ratio). Hasil penilitian menunjukan berdasarkan (1) Berdasarkan Rasio Derajat Otonomi Fiskal kemampuan keuangan Kabupaten Malang dalam menyumbang pendapatan daerah masih dalam kategori sangat kurang mampu,(2) Kemampuan keuangan yang dilihat dari indeks kemampuan rutin Kabupaten Malang periode 2009-2013 masih dalam ketegori sangat kurang mampu, (3) Berdasarkan hasil yang didapatkan pada kemampuan keuangan pendapatan Kabupaten Malang dalam menyumbang pendapatan daerah masuk dalam kategori sedang hasil yang didapatkan sesui dengan kategori partisipatif, (4) kemampuan keuangan Kabupaten Malang dalam menyumbang pendapatan daerah masihdalam kategori Efektif, (5) Dimana pada tahun 2009-2013 rasio aktivitas masih stabil dan mengalami kenaikan tiap tahunnya, dan pada tahun 2012 mengalami penurunan dalam rasio namun pada tahun 2013 rasio aktifitas belanja rutin mengalami kenaikan, (6) Dalam perkembangan indeks rasio pertumbuhan didapatkan nilai rasio pertumbahan yang mengalami penurunan dalam setiap tahunnya. Kata Kunci : Kemampuan Keuangan, Kinerja Keuangan, Otonomi Daerah, Rasio Keuangan Daerah
PENGARUH ROA, DER, UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di BEI Periode 2013-2015)
Ekarina i Novayant
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.395 KB)
Pertumbuhan perusahaan asuransi seiring dengan pergeseran akan kebutuhan asuransi yang masuk dalam kebutuhan sekunder bahkan primer di masyarakat. Perusahaan mempunyai tujuan jangka panjang yaitu untuk memaksimumkan kemakmuran pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, struktur modal, ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel independen dalam penelitian ini adalah profitabilitas diukur dengan Return On Assets (ROA), struktur modal diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Ukuran Perusahaan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan yang diukur dengan Price Book Value (PBV).Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research yang menjelaskan hubungan atau pengaruh antar variabel. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 11 perusahaan Asuransi dan dengan metode pengambilan sampel jenuh, diperoleh sampel sebanyak 11 perusahaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.Penelitian ini menggunakan uji parsial yang menunjukan hasil bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap nilai perusahaan, struktur modal (DER) berpengaruh signifikan dengan arah positif dan ukuran perusahaan berpengaruhsignifikan dengan arah positif terhadap nilai perusahaan (PBV)Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Profitabilitas, Struktur Modal, Ukuran Perusahaan
Perilaku Konsumsi Penduduk Usia Muda Ditinjau dari Perspektif Islam (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Malik Maulana Ibrahim Malang)
Chori Faidah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.476 KB)
Masyarakat Indonesia pada umumnya didominasi oleh golongan usia muda yakni antara usia 18-22 tahun. Mahasiswa merupakan remaja tingkat akhir dengan kecenderungan berkonsumsi tinggi dan pola konsumsi seseorang terbentuk pada usia remaja. Penduduk Indonesia mayoritas muslim dengan penduduknya didominasi usia muda diharapkan dalam berperilaku konsumsi sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengeluaran konsumsi makanan pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan jenis kelamin dan jenis lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif yang menggunakan analisis deskriptif data statistik dan crosstabs (tabel silang). Dari hasil analisis dapat diketahui implementasi konsumsi makanan mahasiswa berdasarkan jenis kelamin, prinsip syariah : mahasiswa perempuan dan laki-laki memiliki kesamaan kurang memperhatikan kehalalan, prinsip prioritas : mahasiswa perempuan dan laki-laki memiliki kesamaan tidak membuat skala prioritas, prinsip kuantitas : mahasiswa perempuan dan laki-laki memiliki kesamaan kurangnya minat menabung. Berdasarkan jenis lembaga pendidikan, prinsip syariah : mahasiswa FEB UB dan mahasiswa FE UIN MALIKI kurang memperhatikan kehalalan, prinsip prioritas : mahasiswa FEB UB dan mahasiswa FE UIN MALIKI kurang memperhatikan prinsip prioritas, prinsip kuantitas: mahasiswa FEB UB dan FE UIN MALIKI sama-sama kurang memiliki minat menabung.Kata Kunci: Pendapatan,Pengeluaran Konsumsi Makanan, Perilaku Konsumsi, Mahasiswa, Prinsip Syariah, Prinsip Prioritas, Prinsip Kuantitas.
PENGARUH STRATEGI BERSAING TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN INOVASI SEBAGAI MEDIASI (Studi pada Sentra Industri Kerajinan Keramik, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang)
Imam Bukhori
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.569 KB)
Industri kerajinan keramik Dinoyo terbukti mampu memberikan kontribusi perekonomian.Untuk menghadapi perkembangan dan persaingan dibutuhkan strategi bersaing yang tepat.Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) untuk mengetahui pengaruh strategi bersaing terhadap inovasi pelaku industri kerajinan keramik Dinoyo, (2) untuk mengetahui pengaruh inovasi terhadap kinerja perusahaan pelaku industri kerajinan keramik Dinoyo, (3) untuk mengetahui strategi bersaing terhadap kinerja perusahaan pelaku industri kerajinan keramik Dinoyo, (4) untuk mengetahui pengaruh tidak langsung strategi bersaing terhadap kinerja perusahaan melalui inovasi. Penelitian ini dilakukan pada semua pelaku industri yang ada di sentra industri keranjinan keramik, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis jalur dengan menggunakan program SPSS 21.0.Hasil uji hipotesis menunjukkan beberapa bukti sebagai berikut: strategi bersaing berpengaruh terhadap inovasi; inovasi berpengaruh terhadap kinerja perusahaan; strategi bersaing berpengaruh terhadap kinerja perusahaan; dan hasil terakhir membuktikan bahwa strategi bersaing berpengaruh terhadap kinerja perusahaan melalui inovasi sebagai variabel mediasi. Kata kunci : Strategi Bersaing, Inovasi, Kinerja Perusahaan, Industri Keramik Dinoyo
THE ANALYSIS OF GOVERNMENT EXPENDITURE FOR EDUCATION AND HEALTH SECTOR ON HUMAN DEVELOPMENT INDEX (HDI) IN INDONESIA YEAR 2008-2013
Farlinda Nur Beauty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.102 KB)
The purpose of this study is to analyze the influence of government expenditure on education and health sectors in the human development index (HDI) as a measurement of social welfare.This study was quantitative panel data. The data used is time series data (2008-2013 periods) and cross section data (33 province in Indonesia). Type of data uses is secondary data as data which are processed by source of data or related institutions such as Djpk, BPS, Kemenkes, Bkkbn, and Susenas. Method of analysis used in this study is linear regression panel data analysis (pooled data) with Fixed Effect Model as an instrument to process the data by using eviews 7.The finding shows that Education Expenditure has not significant so education expenditure variable will not influence significantly on social welfare, and Health Expenditure has positive relationship and significant influence on social welfare.Keywords: Education Expenditure, Health Expenditure, Social Welfare, and HDI.
PERAN BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL DALAM UPAYA MENANGGULANGI KEMISKINAN MELALUI PROGRAM BONDOWOSO UNGGULAN (Studi Kasus Di Kabupaten Bondowoso)
Dita Elia Merina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.305 KB)
Badan Amil Zakat (BAZNAS) merupakan satu – satunya lembaga yang dibentuk langsung oleh pemerintah dalam rangka pengelolaan zakat di Indonesia yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Sehingga untuk mencapai hal tersebut diperlukan peran optimal dari BAZNAS selaku lembaga pengelola zakat. Salah satunya ialah BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu dari ratusan daerah tertinggal dan memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi di Indonesia. Peran BAZNAS Kabupaten Bondowoso inilah yang diharapkan mampu menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Bondowoso. BAZNAS Kabupaten Bondowoso memiliki tugas sebagai pengelola zakat yang didalamnya mencakup proses penghimpunan dan pendistribusian zakat. Perlu diketahui bahwa hampir seluruh dana zakat terhimpun dari instansi pemerintah atau SKPD. Dalam menghimpun zakat, BAZNAS Kabupaten Bondowoso melakukan berbagai upaya agar mampu mencapai target yang optimal. Diantaranya adalah dengan membangun kepercayaan masyarakat melalui perbaikan kinerja dan kelembagaan, membentuk amil zakat yang berkualitas, dan melakukan penghimpunan dana zakat yang efisien dengan mengumpulkan dari seluruh SKPD yang ada dan juga dengan cara “jemput bola” kepada para muzakki. Sedangkan untuk pendistribusian dana zakat, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memiliki sebuah program yang diharapkan mampu menanggulangi kemiskinan di Bondowoso, yaitu “Program Bondowoso Unggulan”.Program tersebut merupakan strategi yang dilakukan BAZNAS untuk mencapai efektivitas penghimpunan zakat yang diharapkan mampu menanggulangi kemiskinan. Namun, sayangnya peran BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam menanggulangi kemiskinan tidak sepenuhnya berdampak optimal. Menurut para mustahik, penerimaan dana zakat tidak serta merta mampu menjadikan para mustahik keluar dari jeratan kemiskinan, namun dibutuhkan proses yang panjang dan peran yang lebih intens lagi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso, muzakki, dan mustahik. Sehingga penelitian ini mendapatkan hasil bahwa BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam upaya menanggulangi kemiskinan melalui program BondowosoUnggulan belum mencapai hasil yang optimal dalam berperan sebagai lembaga pengelola zakat. Kata kunci: peran BAZNAS, kemiskinan, bondowoso unggulan.
KRITIK ATAS PRINSIP OBJEKTIVITAS DALAM KODE ETIK AKUNTAN MENURUT PEMIKIRAN MARTIN LUTHER
Ananta Dian Pratiwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.635 KB)
Kode Etik Akuntan memuat prinsip-prinsip etika yang harus dimiliki oleh seorang akuntan. Aturan ini dibuat untuk mencegah terjadinya kecurangan dan membantu akuntan untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan profesional. Nyatanya, prinsip objektivitas sebagai salah satu prinsip etika membuka celah untuk terjadinya kecurangan. Prinsip ini mencoba menghilangkan subjektivitas yang pada hakikatnya tak dapat dipisahkan dalam diri manusia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kritik atas objektivitas dalam praktik akuntansi dan mengusulkan definisi baru atas prinsip objektivitas dalam Kode Etik Akuntan. Melalui teori etika subjektivitas religius yang tercermin dalam pemikiran Martin Luther, penelitian ini menelaah kegagalan objektivitas dalam praktik rotasi audit, perencanaan perpajakan, dan penyajian laporan keuangan. Hasil penelitian menujukkan bahwa subjektivitas tetap ada dalam diri manusia dan objektivitas membuka celah untuk kepentingan subjektif. Subjektivitas religius mengarahkan subjektivitas dalam diri manusia untuk sepadan dengan kehendak Allah. Subjektivitas religius memberikan ruang bagi objektivitas dan subjektivitas untuk berjalan beriringan dalam pengambilan keputusan akuntan.Kata kunci : Objektivitas, subjektivitas, subjektivitas religius, Martin Luther, Kode Etik Akuntan