cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013): APRIL" : 29 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET BANKING TERHADAP KEPUASAN NASABAH (Studi Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Bontang) Arga Satria Antasari; . Kertahadi; . Riyadi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.84 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel penggunaan internet banking secara simultan, untuk mengetahui pengaruh variabel penggunaan internet banking secara parsial, dan untuk mengetahui variabel dari penggunaan internet banking yang memiliki pengaruh dominan terhadap kepuasan nasabah. Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah kebebasan, kesenangan, dan keamanan sebagai variabel bebas dan kepuasan nasabah sebagai variabel terikat. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan analisis regresi parsial. Sampel yang diambil berjumlah 99 nasabah. Variabel kebebasan, variabel kesenangan  dan variabel keamanan terbukti berpengaruh secara simultan terhadap variabel kepuasan nasabah. Variabel kebebasan, variabel kesenangan dan variabel keamanan  terbukti berpengaruh secara parsial terhadap variabel kepuasan nasabah. Variabel kebebasan memiliki pengaruh yang dominan terhadap kepuasan nasabah. Kebebasan memang merupakan yang paling penting dalam internet banking karena dapat memudahkan nasabah berinteraksi dengan bank, internet banking mempercepat transaksi perbankan, dan internet banking dapat digunakan untuk transaksi perbankan yang tersedia. Kata kunci : kebebasan, kesenangan, keamanan, kepuasan nasabah Abstract This research intent to know purpose variable influence Internet Banking  simultaneously, to know purpose variable Internet Banking Internet  partially, and to know variable of purpose Internet Banking one that have dominant influence to customer satisfaction. Variables in observational it independence, convenience and security, as variable as free and customer satisfaction as variable as bonded. Analysis is data that is utilized is analysis descriptive, analysis tests classic assumption, analysis is bifilar linear regression and analysis is partial regression. Sample that taken by total 99 customer. independence, convenience, and security, evident influential simultaneously to customers satisfaction variable. independence, convenience, and security variable evident influential partially to customers satisfaction variable. Variable independence ding to have dominant influence to customer satisfaction. Independence really constitutes most importantly in Internet Banking since gets to make easy customer gets interaction with bank,  Internet Banking hastening banking transactions, and Internet Banking  can be utilized for available banking transactions without has direct coming go to bank and get at transactions whenever. Keyword : independence, convenience, security, customer satisfaction
PENGARUH BEBERAPA RASIO KEUANGAN TERHADAP PREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS Atika, .; DARMINTO, .; HANDAYANI, SITI RAGIL
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.242 KB)

Abstract

The purpose of this research to examine financial ratios that affect financial distress condition of a firm effect of some of the financial ratios of five ratios are current ratio, profit margin, debt ratio, current liabilities to total assets, sales growth and inventory turnover in predicting financial distress conditions in textile and garment companies listed on the Stock Securities Indonesia from 2008 to 2011. Sampling technique conducted with a purposive sampling of the criteria specified then selected 14 companies in the sample, with category 0 for healthy firms and 1 for firms experiencing financial distress conditions using pre-tax loss for two consecutive years. The results using the logistic regression showed that financial ratios have to predict the potential effect of the condition of financial distress are Current ratio negatively affect the financial distress with a beta value of -8.939. Debt ratio positively affect the financial distress with a beta value of 5.305, while the current ratio negatively affect the financial distress with a beta value of -8.389. Keywords : Current Ratio, Profit Margin, Debt Ratio, Current Liabilities To Total Assets, Sales Growth, Inventory Turnover , Financial Distress
ANALISIS PEMILIHAN INVESTASI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DAN REWARD TO VARIABILITY RATIO (RVAR) SEBAGAI PENENTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM Rofy Dimas Putra; . Darminto; Zahroh Z.A
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.616 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin baiknya tingkat rating investasi di Indonesia dan meningkatnya minat investasi di Indonesia khusunya pada pasar modal. Setiap pilihan keputusan investasipasti dihubungkan dengan tingkat risiko dan return, dengan demikian dapat diketahui seberapa besar nantinya tingkat pengembalian akan investasi dapat diperoleh dengan kuantitas risiko yang seminimal mungkin. Penelitian ini bertujuan menentukan penggolongan efisiensi dan keputusan investasi saham-saham berdasarkan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Reward to Variablity (RVAR). Hasil analisis menggunakan metode CAPM terdapat jumlah yang hampir seimbang antara saham yang dikategorikan overpriced dan underpriced. Perbedaan saham overpriced dan saham underpriced dapat dilihat dari penggambaran Garis Pasar Sekuritas. Saham yang underpriced dengan keputusan beli terdapat diatas garis SML yaitu sebanyak 13 saham perusahaan, sebaliknya saham yang overpriced dengan keputusan jual berada dibawah garis SML yaitu sebanyak 12 saham. Kemudian hasil analisis dengan menggunakan metode RVAR untuk urutan pengambilan keputusan investasi saham yaitu 5 saham teratas yang memiliki hasil perhitungan RVAR tertinggi dari 25 saham perusahaan yang diteliti berturut-turut yaitu PT. Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT. Astra International Tbk (ASII), PT. United Tractors Tbk (UNTR), PT. Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT. PP London Sumatera Tbk (LSIP).   Kata Kunci : CAPM, RVAR, Keputusan Investasi
ANALISIS PENGGUNAAN TEKNIK HEDGING CONTRACT FORWARD UNTUK MENGURANGI KERUGIAN SELISIH KURS VALAS ATAS HASIL PENJUALAN EKSPOR Jevi Enggawati; Moch. Dzulkirom A.R; Raden Rustam Hidayat
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.959 KB)

Abstract

Berkaitan dengan transaksi bisnis internasional, perusahaan dipastikan menggunakan mata uang asing sebagai instrummen moneter dalam pembayaran maupun penerimaan. Transaksi bisnis baik penjualan maupun pembelian, umumnya dilakukan secara kredit, artinya penerimaan hasil penjualan ekspor maupun pembayaran atas impor a.k.a terjadi di masa mendatang. Transaksi–transaksi tersebut dinyatakan dalam mata uang asing yang akan selalu berfluktuasi, maka manajemen dihadapkan pada masalah kemungkinan kerugian transaksi karena fluktuasi nilai tukar, maka diperlukan lindung nilai yang salah satu instrumennya adalah forward. Hedging contract forward merupakan suatu perjanjian antara kedua belah pihak yaitu eksportir dan importir dalam transaksi internasional yang pelunasan pembayaran didenominasi mata uang asing dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang dengan memakai harga forward. Penetapan harga forward dalam penelitian ini menggunakan suku bunga deposito.   Kata Kunci: Hedging, Contract Forward, Foreign Currency, Forward Rate
ANALISIS PERBEDAAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT Suproyogi Rachmadani; . Kertahadi; Fransisca Yaningwati
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.483 KB)

Abstract

Tujuan penelitian tentang analisis perbedaan Trading Volume Activity (TVA) sebelum dan sesudah stock split ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat kenaikan atau penurunan TVA setelah dilakukannya kebijakan stock split. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksplanatori. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dari Bursa Efek Indonesia, koran , dan internet. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 8 sampel penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara rata-rata TVA sebelum dan sesudah stock split. Hasil rata-rata TVA sebelum stock split justru lebih tinggi daripada rata-rata TVA sesudah stock split. Rata-rata TVA sebelum stock split sebesar 0.004579 dan rata-rata TVA sesudah stock split sebesar 0,002088. Kata kunci : Trading Volume Activity, Stock split
ANALISIS RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN RESIDUAL INCOME (RI) DENGAN PENDEKATAN DU PONT SYSTEM UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Anindya Sukmawardhani; . Suhadak; R. Rustam Hidayat
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.064 KB)

Abstract

Return On Investment is one of the profitability ratio that measures a company's ability to generate profits with the overall funds available in the company's assets. Residual Income is another alternative that is used to assess the financial performance of the company due to weaknesses in the retun on investment. The use of the two analyzes are expected to complement each other so that the results are better. The results of the analysis that has been done shows that the company's condition fluctuates. Return On Investment that has been analyzed generate a positive value, but with the development of the volatile and are below the cost of capital. These conditions lead to a negative value of Residual Income so that the company could not meet the expected rate of return investors. Companies need to reevaluate their investment policy to produce cost efficient capital so that both positive ROI and RI.   Keywords : Return On Investment (ROI), Residual Income (RI), Financial Performance
ANALISIS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN OBAT (Studi Kasus Pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Gresik) Larasati, Innes; Susilo, Heru; Riyadi, .
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.651 KB)

Abstract

Fungsi utama rumah sakit adalah sebagai penyedia pelayanan kesehatan. Sistem pengelolaan persediaan obat dalam suatu instalasi farmasi merupakan hal krusial yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan. RSUD Ibnu Sina Gresik telah menerapkan sistem informasi yang dapat mendukung kegiatan instalasi farmasinya secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran yang jelas mengenai sistem informasi manajemen persediaan obat yang telah diterapkan oleh Instalasi Farmasi RSUD Ibnu Sina Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan variabel satu dengan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya sistem informasi menjadikan kinerja Instalasi Farmasi menjadi lebih baik, efisien, dan efektif. Bagian pergudangan farmasi sudah menerapkan sistem komputerisasi dalam mengelola persediaan obatnya dan dalam operasionalnya tetap menyertakan bukti-bukti fisik transaksi sehingga mengoptimalkan tingkat keamanan transaksi. Meskipun demikian, sistem informasi manajemen persedian barang pada instalasi farmasi RSUD Ibnu Sina perlu peningkatan, yaitu terhadap sistem komputerisasinya dengan mengaplikasikan teknologi mutakhir yang telah berkembang.   Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen, Persediaan Obat, Instalasi Farmasi
ANALISIS X-SCORE (MODEL ZMIJEWSKI) UNTUK MEMPREDIKSI GEJALA KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN (Pada Industri Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di BEI Periode 2009-2011) Dafi Qisthi; . Suhadak; Siti Ragil Handayani
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.199 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar fenomena yang terjadi di Indonesia dimana masih tergantungnya Indonesia khususnya sektor industri otomotif dan komponennya yang masih secara besar-besaran melakukan impor sebesar 80%. Terjadinya gangguan ekonomi global dan bencana alam di negara pemasok seperti bencana gempa bumi dan tsunami di Jepang dan banjir besar di Thailand pada tahun 2011, berakibat jatuhnya harga saham serta melemahnya kurs rupiah yang akan berdampak buruk bagi perusahaan otomotif dalam negeri. Kondisi tersebut memungkinkan perusahaan mengalami kondisi rawan kebangkrutan. Model analisis kebangkrutan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Zmijewski (X-Score) dengan menggunakan alat uji statistik untuk menentukan titik pisah (cut-off). Penelitian dilakukan pada industri otomotif dan komponennya yang terdaftar di BEI periode 2009-2011. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti membatasi penelitian ke dalam tiga objek yang merupakan fokus penelitian, yaitu ROI (Return on Invesment), debt ratio, dan current ratio yang merupakan variabel dari formula X-Score. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 8 perusahaan otomotif dan komponennya yang dijadikan sampel, 25% dinyatakan terdapat indikasi-indikasi kebangkrutan baik dalam kondisi buruk maupun rawan, 75% merupakan perusahaan yang kondisinya berubah-ubah selama tiga tahun, dan tidak ditemukan perusahaan dengan kondisi sehat selama periode 3 tahun berturut-turut.   Kata Kunci: Zmijewski, x-score, kebangkrutan
EVALUASI ATAS STRATEGI YANG DILAKUKAN PT BANK MANDIRI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PORTOFOLIO PRODUK KREDIT USAHA MIKRO (KUM) DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT (Studi Pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Cabang Leces Probolinggo) Nerissa Arviana Fadhila; Siti Ragil Handayani; M.G. Wi Endang NP
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.011 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan kredit yang sangat penting untuk menggerakkan perekonomian rakyat salah satunya kredit mikro dan banyak lembaga keuangan yang memperluas pasar di segmen mikro salah satunya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank dalam setiap penyaluran kreditnya dibutuhkan strategi-strategi khusus agar kredit yang disalurkan tersebut berkualitas yang nantinya juga akan memperbaiki kualitas portofolionya. Secara umum kinerja dan tingkat pencapaian portofolio kredit pada Bank Mandiri Leces Probolinggo belum sepenuhnya maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan implikasi strategi yang dapat digunakan melalui model analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh bahwa posisi perusahaan dalam kuadran SWOT berada pada kuadran III. Dimana peluang yang tersedia sangat menyakinkan namun tidak dimanfaatkan karena kekuatan yang ada tidak cukup untuk mengelolanya. Strategi yang direkomendasikan adalah mengatasi kelemahan yang diuraikan dalam pembahasan untuk menggarap peluang yang ada..   Kata Kunci: Portofolio Kredit, Strategi, Optimalisasi
PENERAPAN ANALISIS BREAK EVENT POINT (BEP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PERUSAHAAN (Studi Pada PT. Karya Sutarindo Pasuruan) Siti Komaria; . Suhadak; Siti Ragil Handayani
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 2 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.038 KB)

Abstract

Analisa break even adalah suatu teknik analisa untuk mempelajari hubungan antara biaya tetap, biaya variabel, keuntungan, dan volume kegiatan. Sedangkan kondisi break event point (BEP) merupakan kondisi dimana total revenue sama dengan total cost, atau laba yang diperoleh sama dengan nol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan analisis BEP pada perusahaan PT. Karya Sutarindo Pasuruan dan margin of safety yang dihasilkan pada tahun 2011, serta memberikan alternatif perencanaan laba periode tahun 2012 dengan berbagai tingkat kemungkinan yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan BEP yang dihasilkan pada tahun 2011 dan yang akan terjadi pada perencanaan tahun 2012 adalah sama. Hasil tersebut disebabkan karena komponen-komponen yang mempengaruhi perubahan posisi BEP tidak berubah per unitnya. Analisis BEP sebaiknya diterapkan dalam perencanaan laba perusahaan dikarenakan dapat memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan pencapaian laba sesuai yang diinginkan, sehingga dapat membantu manajer dalam pengambilan keputusan perusahaan.   Kata Kunci : break event point, perencanaan laba.

Page 1 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 79, No 1 (2020): MEI Vol 78, No 1 (2020): JANUARI Vol 77, No 1 (2019): DESEMBER Vol 76, No 1 (2019): NOVEMBER Vol 75, No 1 (2019): OKTOBER Vol 74, No 1 (2019): SEPTEMBER Vol 73, No 2 (2019): AGUSTUS Vol 73, No 1 (2019): Agustus Vol 72, No 2 (2019): JULI Vol 72, No 1 (2019): JULI Vol 71, No 1 (2019): JUNI Vol 70, No 1 (2019): MEI Vol 69, No 1 (2019): APRIL Vol 68, No 1 (2019): MARET Vol 67, No 1 (2019): FEBRUARI Vol 66, No 1 (2019): JANUARI Vol 65, No 1 (2018): DESEMBER Vol 64, No 2 (2018): NOVEMBER Vol 64, No 1 (2018): NOVEMBER Vol 63, No 1 (2018): OKTOBER Vol 62, No 2 (2018): SEPTEMBER Vol 62, No 1 (2018): SEPTEMBER Vol 61, No 4 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 3 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 2 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 1 (2018): AGUSTUS Vol 60, No 3 (2018): JULI Vol 60, No 2 (2018): JULI Vol 60, No 1 (2018): JULI Vol 59, No 1 (2018): JUNI Vol 58, No 2 (2018): MEI Vol 58, No 1 (2018): MEI Vol 57, No 2 (2018): APRIL Vol 57, No 1 (2018): APRIL Vol 56, No 1 (2018): MARET Vol 55, No 3 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 2 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 1 (2018): FEBRUARI Vol 54, No 1 (2018): JANUARI Vol 53, No 2 (2017): DESEMBER Vol 53, No 1 (2017): DESEMBER Vol 52, No 1 (2017): NOVEMBER Vol 51, No 2 (2017): OKTOBER Vol 51, No 1 (2017): OKTOBER Vol 50, No 6 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 5 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 4 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 3 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 2 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 1 (2017): SEPTEMBER Vol 49, No 2 (2017): AGUSTUS Vol 49, No 1 (2017): AGUSTUS Vol 48, No 1 (2017): JULI Vol 47, No 2 (2017): JUNI Vol 47, No 1 (2017): JUNI Vol 46, No 2 (2017): MEI Vol 46, No 1 (2017): MEI Vol 45, No 1 (2017): APRIL Vol 44, No 1 (2017): MARET Vol 43, No 2 (2017): FEBRUARI Vol 43, No 1 (2017): FEBRUARI Vol 42, No 2 (2017): JANUARI Vol 42, No 1 (2017): JANUARI Vol 41, No 1 (2016): DESEMBER Vol 40, No 2 (2016): NOVEMBER Vol 40, No 1 (2016): NOVEMBER Vol 39, No 2 (2016): OKTOBER Vol 39, No 1 (2016): OKTOBER Vol 38, No 2 (2016): SEPTEMBER Vol 38, No 1 (2016): SEPTEMBER Vol 37, No 2 (2016): AGUSTUS Vol 37, No 1 (2016): AGUSTUS Vol 36, No 1 (2016): JULI Vol 35, No 2 (2016): JUNI Vol 35, No 1 (2016): JUNI Vol 34, No 1 (2016): MEI Vol 33, No 2 (2016): APRIL Vol 33, No 1 (2016): APRIL Vol 32, No 2 (2016): MARET Vol 32, No 1 (2016): MARET Vol 31, No 1 (2016): FEBRUARI Vol 30, No 1 (2016): JANUARI Vol 29, No 1 (2015): DESEMBER Vol 28, No 2 (2015): NOVEMBER Vol 28, No 1 (2015): NOVEMBER Vol 27, No 2 (2015): OKTOBER Vol 27, No 1 (2015): OKTOBER Vol 26, No 2 (2015): SEPTEMBER Vol 26, No 1 (2015): SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2015): AGUSTUS Vol 25, No 1 (2015): AGUSTUS Vol 24, No 2 (2015): JULI Vol 24, No 1 (2015): JULI Vol 23, No 2 (2015): JUNI Vol 23, No 1 (2015): JUNI Vol 22, No 2 (2015): MEI Vol 22, No 1 (2015): MEI Vol 21, No 2 (2015): APRIL Vol 21, No 1 (2015): APRIL Vol 20, No 1 (2015): MARET Vol 19, No 2 (2015): FEBRUARI Vol 19, No 1 (2015): FEBRUARI Vol 18, No 2 (2015): JANUARI Vol 18, No 1 (2015): JANUARI Vol 17, No 2 (2014): DESEMBER Vol 17, No 1 (2014): DESEMBER Vol 16, No 1 (2014): NOVEMBER Vol 15, No 2 (2014): OKTOBER Vol 15, No 1 (2014): OKTOBER Vol 14, No 2 (2014): SEPTEMBER Vol 14, No 1 (2014): SEPTEMBER Vol 13, No 2 (2014): AGUSTUS Vol 13, No 1 (2014): AGUSTUS Vol 12, No 2 (2014): JULI Vol 12, No 1 (2014): JULI Vol 11, No 1 (2014): JUNI Vol 10, No 1 (2014): MEI Vol 9, No 2 (2014): APRIL Vol 9, No 1 (2014): APRIL Vol 8, No 2 (2014): MARET Vol 8, No 1 (2014): FEBRUARI Vol 7, No 2 (2014): JANUARI Vol 7, No 1 (2014): JANUARI Vol 6, No 2 (2013): DESEMBER Vol 6, No 1 (2013): November Vol 5, No 2 (2013): OKTOBER Vol 5, No 1 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 1 (2013): AGUSTUS Vol 3, No 2 (2013): JULI Vol 3, No 1 (2013): JUNI Vol 2, No 2 (2013): JUNI Vol 2, No 1 (2013): MEI Vol 1, No 2 (2013): APRIL Vol 1, No 1 (2013): April More Issue