cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2016)" : 25 Documents clear
PENGARUH PERSEPSI PERAN ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL, SIFAT MACHIAVELLIAN, DAN PREFERENSI RISIKO TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS (STUDI PADA KONSULTAN PAJAK DI KOTA MALANG) Kusuma, Tirta Hadi; Utami, Hamidah Nayati; Ruhana, Ika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.595 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find the effect of Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously and partially on Ethical Decision Making. The type of research is explanatory with the quantitative approach. The data collection method uses form of questionnaire. Samples are 34 respondents of Tax Practitioners joined in IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia) in Malang, Indonesia. The data analysis is descriptive and multiple linear regression. The result of research showes Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously effect significantly on Ethical Decision Making. Perceived Role of Ethics and Social Responsibility partially effect significantly on Ethical Decision Making. Machiavellian Behaviour and Risk Preference partially effect not significantly on Ethical Decision Making. The results test of determination coefficient showes that Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously give effect of 56,5% on Tax Practitioners’ Ethical Decision Making. Keywords : Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, Risk Preference, Ethical Decision Making ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama maupun parsial terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Jenis penelitian adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sampel sebanyak 34 Konsultan Pajak yang terdaftar di IKPI cabang Malang. Analisis data secara deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Sifat Machiavellian secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Preferensi Risiko secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Hasil Pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama memberikan pengaruh sebanyak 56,5% terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Kata kunci : Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, Preferensi Risiko, Pengambilan Keputusan Etis
ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS KARYAWAN TETAP PT. PETROKIMIA GRESIK (Studi Kasus Pada PT. Petrokimia Gresik) Permatasari, Anastasia Intan Sri; Kumadji, Srikandi; Effendi, Idris
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.292 KB)

Abstract

PT. Petrokimia Gresik is a company engaged in the production of fertilizer. The company is located in the town of gresik, east java. In terms of tax, these companies have carried out in accordance with the regulations of tax laws in Indonesia. the company also has financial system which in combination with the law. But with a less well paid in this company, it is not bad for the country. Character still in their default state, and they can be overcome. Keyword: Income Tax, The Regulations of Tax, and Financial System. ABSTRAK PT. Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk. Perusahaan ini terletak di kota Gresik, Jawa Timur. Dalam hal perpajakannya, perusahaan ini sudah melaksanakannya sesuai dengan peraturan Undang-Undang perpajakan di Indonesia. Perusahaan ini juga mempunyai sistem keuangan perusahaan yang di gabungkan dengan Undang-Undang. Tetapi dengan halnya kurang bayar pada perusahaan ini, tidaklah berakibat buruk bagi negara. Sifatnya masih dalam keadaan standar, dan masih bisa diatasai. Kata Kunci: PPh 21, Undang-Undang Perpajakan, dan Sistem Keuangan.
ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN DAN PELAPORAN PPH PASAL 21 ATAS PNS TNI AD POMDAM V/BRAWIJAYA SURABAYA Pratiwi, Vicky Yuliandhani; Kumadji, Srikandi; Effendi, Idris
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.363 KB)

Abstract

Public servant earn a steady income based on the salary and allowances. Public servant’s income will become the subject of Income Tax Article 21, which is cut by the paymaster or treasurer. The system is known by the name of witholding tax system. The purpose of this study is to analyze and evaluate the suitability of the calculation and remittance Income Tax Article 21 carries out by Pomdam V/Brawijaya Surabaya with the Tax Act number 36 of 2008. This study uses a qualitative approach with descriptive research. The result, there’s miscalculation in terms of cost position, as a result the tax paid and reported to be larger than it should. Keywords: income tax, public servant, witholding ABSTRAK Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapat penghasilan tetap yaitu gaji dan tunjangan. Penghasilan yang diterima PNS akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21 yang dipotong oleh juru bayar atau bendaharawan, sistem ini memiliki nama witholding tax system.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi kesesuaian perhitungan dan penyetoran PPh pasal 21 yang dilakukan oleh Pomdam V/Brawijaya Surabaya terhadap Undang-Undang Perpajakan Nomor 36 Tahun 2008. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melakukan penghitungan dan pemotongan pajak masih ditemukan kesalahan hitung dalam hal Biaya Jabatan. Akibat kesalahan ini, pajak yang disetor dan dilaporkan menjadi lebih besar dari seharusnya.   Kata Kunci: Pajak Penghasilan, PNS, Witholding
TAX PLAN ANALYSIS BEBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP EFISIENSI PAJAK TERHUTANG PERUSAHAAN ROKOK AA BURING MALANG Adityaningsih, Evi Choirun Nisa’; Hidayat, Kadarisman; Effendi, Idris
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.686 KB)

Abstract

AA Buring Malang Cigarette Company is a private company in Malang City. AA Buring Malang Cigarette Company is an industrial factory that has an obligation to pay the factory’s and worker’s tax. As company that has the obligation, AA Buring Malang Cigarette Company not have tax planning. The purpose of this research is to determine the best method in calculating income tax based on article 21, in order to gain the most efficient amount of the company tax. This research is conducted because the tax planning is the one which influences to minimize the company indebted tax. Minimizing the tax amount is one of the ways to save the tax so that the company does not feel burdensome by tax done by the government. This research uses descriptive method wich describe the phenomena then processed apropriate this function. The result this research shows the gross up method is the best method to calculating income tax based on article 21 and given an efficient income tax for the company Keywords: Tax Planning, Income Tax Based on Article 21, Efficient Income Tax ABSTRAK Perusahaan Rokok AA Buring merupakan perusahaan perseorangan yang ada di kota Malang. Perusahaan tersebut bergerak dalam industri rokok yang memiliki kewjiban untuk membayar pajak baik untuk pegawai maupun perusahaan. Khusus untuk pajak penghasilan Pasal 21 perusahaan perlu melakukan perencanaan pajak agar dapat mengefisiensikan pajak terhutangnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode terbaik dalam perhitungan pajak penghasilan pasal 21 sehingga memperoleh jumlah pajak yang paling efisien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu suatu metode yang mendeskripsikan keadaan suatu gejala yang kemudian diolah sesuai fungsinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode gross up merupakan metode terbaik untuk menghitung pajak penghasilan pasal 21 dan menghasilkan pajak penghasilan tahunan yang paling efisien. Kata Kunci : Perencanaan Pajak, Pajak Penghasilan Pasal 21, Efisiensi Pajak Terhutang
KONTRIBUSI PENAMBAHAN JUMLAH WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI BARU HASIL KEGIATAN EKSTENSIFIKASI PADA PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kepanjen) Yanda, Ridho Oktri; Topowijono, .; Ruhana, Ika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.807 KB)

Abstract

The research is conducted on the basis extra effort is made KPP Pratama Kepanjen to be able create additional tax revenue. The effort one of which is realized through extensification activities in order to increase the number of taxpayers. Then an increase in the number of taxpayers who happen also affects to personal income tax revenue. Hence the need to determine the contribution of new personal income tax revenue to the overall personal income tax revenue. Research conducted is manifold qualitative research, and the research findings indicate that increasing number of registered personal taxpayers annually in Tax Service Office Pratama Kepanjen Tax Service Office Pratama Kepanjen. Through the new personal income tax revenue then its contribution can be measured. Contributions indicated of the new personal income tax revenue to the overall personal income tax revenue in the period of last four years (2012-2015) is is still relatively very less, with an average contribution of 7.50%. Keywords: New Personal Taxpayers, Extensification Activity, Personal Income Tax Revenue ABSTRAK Penelitian ini dilakukan atas dasar upaya extra effort yang dilakukan KPP Pratama Kepanjen untuk dapat menciptakan tambahan penerimaan pajak. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan ekstensifikasi dalam rangka menambah jumlah wajib pajak. Maka peningkatan jumlah wajib pajak yang terjadi juga akan mempengaruhi penerimaan PPh OP. Oleh karena itu perlunya mengetahui kontribusi dari penerimaan PPh OP Baru terhadap keseluruhan penerimaan PPh OP. Penelitian yang dilakukan yaitu berjenis kualitatif, dengan temuan penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah WP OP terdaftar setiap tahunnya di KPP Pratama Kepanjen. Melalui sumbangan yang diberikan oleh penerimaan dari WP OP Baru maka kontribusinya dapat diukur. Kontribusi yang ditunjukkan dari penerimaan PPh OP Baru pada total penerimaan PPh OP dalam kurun waktu empat tahun terakhir (2012-2015) masih tergolong sangat kurang, yaitu dengan rata-rata kontribusi sebesar 7,50%. Kata kunci: Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi Baru, Kegiatan Ekstensifikasi, Penerimaan  PPh OP.
PERANAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM PENCAPAIAN TARGET PENERIMAAN PAJAK MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN DARI PERTAMBANGAN BATU KAPUR DI KABUPATEN TUBAN Anggraeni, Ayu Wiji; Al Musadieq, Mochammad; Husaini, Achmad
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.011 KB)

Abstract

Tax revenue realization on non metallic and rocks minerals in Tuban always exceeded the set target, but the level achievement of the target still tend up and down. Limestone is a type of excavation that provides the greatest Attainment of Tax on Non Metallic and Rocks Minerals. The success is certainly not free from internal factors and external factors which play a role in it. This study aimed to analyze the internal factors and external factors which play a role in achieving the tax revenue target for Non Metallic and rocks minerals from the mining of limestone in Tuban. This research uses descriptive qualitative research. The data was collected through interviews and documentation. One of the results of this study is the internal factors that play a role in achieving the revenue target of Tax on Non Metallic and Rocks Minerals from the mining of limestone in Tuban, they are the targeting, the implemented policies, the voting system, the quality of service, the action in the collection, and the employee performance. While the external factors that play a role in achieving the target of tax revenue are the income tax compliance, and the taxpayers. Keywords: internal factors, external factors, attainment of target, Tax on Non Metallic and Rocks Minerals. ABSTRAK Realisasi penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kabupaten Tuban selalu melampaui target yang telah ditetapkan, tetapi tingkat pencapaian targetnya masih cenderung mengalami kenaikan dan penurunan. Batu kapur merupakan jenis galian yang memberikan penerimaan terbesar pada Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan. Keberhasilan tersebut tentunya tidak lepas dari faktor internal dan faktor eksternal yang berperan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang berperan dalam pencapaian target penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dari pertambangan batu kapur di Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu faktor internal yang berperan dalam pencapaian target penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dari pertambangan batu kapur di Kabupaten Tuban yaitu penetapan target, kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan, sistem pemungutan, kualitas pelayanan, tindakan penagihan, dan kinerja pegawai. Faktor eksternal yang berperan dalam pencapaian target penerimaan pajak yaitu kepatuhan wajib pajak dan pendapatan wajib pajak. Kata Kunci: faktor internal, faktor eksternal, pencapaian target, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.
Pengaruh Pengetahuan Tentang Sistem Administrasi Perpajakan dan Modernisasi Administrasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Pada KPP Pratama Singosari Kabupaten Malang) Arif, Achmad; Susilo, Heru; Hidayat, R. Rustam
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.595 KB)

Abstract

Taxes for the state help to support the activities of the management of the country, where taxes are used to support the financing of key sectors for the country. For the people of tax can be interpreted as a contribution to the financing process throughout the country all the programs that have been set. Taxes are the main source of income of the state, public or taxpayer compliance and tax administration system that there had been a major supporter in affecting a large number of taxes received by the state.   The research objective to be achieved in this research is to determine the amount of influence that the variables in this case that the tax administration system, modernization of tax administration and the tax administration and the modernization of tax administration to compliance of individual taxpayers so that it can be determined variables that have an influence most of the efforts to improve the compliance of taxpayers. Based on the results of data analysis can be seen throughout the study variables significantly influence taxpayer compliance. Keywords: Knowledge Taxpayers About Tax Administration System is applied, the Tax Administration System Modernization and Compliance Mandatory Personal Tax.  
ANALISIS PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2013 UNTUK WAJIB PAJAK YANG MEMILIKI PEREDARAN BRUTO TERTENTU (Studi Pada KPP Pratama Malang Utara) Sa’diya, Maulida Alfi Lofiana; Handayani, Siti Ragil; Effendi, Idris
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.955 KB)

Abstract

The Government Regulation Number 46 Year 2013 (PP 46 2013) is the new tax policy intended for Taxpayers with gross circulation under 4.8 billion with tariff of 1% and is final. This research explained about the implementation of PP 46 2013 from the contribution of the Income Tax Article 4 (2), and the growth of the Taxpayer. This research located on Taxation Service Offices Pratama North Malang. The type of the research is a descriptive with qualitative methods. The results shows the implementation of PP 46 2013 run well. This can be seen through the awareness of tax payer that is balanced by increasing tax revenues. The contribution of the PP 46 2013 against Income Tax Article 4 paragraph (2) is still very weak, while the growth of tax payer the majority owed PP 46 2013 always increase, only the business sector healthcare and social activities and Administration, Defense and Social Security Taxpayers are still volatile. Taxation Service Offices North Malang need to improve control and potential excavation Taxpayers who fits the criteria of PP 46 2013 through persuasive efforts so that they can maximize potential excavation and monitoring compliance tax Keyword: PP 46 2013, Tax Income, contributions, Tax Policy.   ABSTRAK Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 (PP 46 Tahun 2013) merupakan kebijakan pajak baru yang ditujukan bagi Wajib Pajak dengan peredaran bruto tidak melebihi 4,8 Milyar dengan tarif 1% dan bersifat final. Penelitian ini menjelaskan mengenai pelaksanaan PP 46 Tahun 2013 dari kontribusi terhadap Pajak Penghasilan Pasal 4 (2), dan pertumbuhan Wajib Pajak tersebut. Penelitian ini berlokasi pada KPP Pratama Malang Utara. Jenis penelitiannya adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan PP 46 Tahun 2013 berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat melalui kesadaran para pembayar pajak yang diimbangi dengan meningkatnya pendapatan pajak. Kontribusi PP 46 Tahun 2013 terhadap Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) masih sangat lemah, sementara pertumbuhan pembayar pajak mayoritas berhutang PP 46 Tahun 2013 selalu meningkat.Hanya sektor usaha perawatan kesehatan dan kegiatan sosial dan Administrasi, pertahanan dan keamanan sosial pembayar pajak masih fluktuatif. KPP Malang Utara perlu meningkatkan kontrol dan penggalian potensi Wajib Pajak yang sesuaidengan kriteria PP 46 Tahun 2013 melalui upaya persuasif sehingga mereka dapat memaksimalkan pembinaan dalam penggalian potensi dan monitoring kepatuhan pajak.   Kata Kunci: PP 46 Tahun 2013, pendapatan pajak, sumbangan, Kebijakan pajak.
IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NO. 46 TAHUN 2013 TENTANG PAJAK PENGHASILAN FINAL USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (Kota Surabaya) Aditra, Al Hakim; Kertahadi, .; Handayani, Siti Ragil
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.706 KB)

Abstract

This research aims to find out the implementation of “Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Final Usaha Mikro Kecil dan Menengah” in Surabaya. A qualitative method is used to analyze the problem, involving observation, interview, and literature analysis. The main problem is to find the compatibility of the tax regulation with the tax-collecting principles. The result of this study acknowledges the compatibility in some principles, which are certainty, efficiency, and convenience of payment, but not in the equity principle. Therefore, instead of using revenue as an indicator measuring tax, this research suggests taking a net income as a basis of calculation. Keywords: Peraturan Pemerintah (PP) No.46/2013, Final Tax Income, Tax-Collecting Principles.   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Final Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Surabaya. Dalam riset ini, metode yang digunakan adalah kualitatif melibatkan teknik observasi, wawancaram dan studi pustaka. Problem utama yang ditekankan adalah kesesuaian antara implementasi regulasi tersebut dengan asas pengumpulan pajak. Temuan dalam riset ini menunjukkan, sejumlah asas terpenuhi, tetapi satu asas tampak tidak sesuai dengan implementasi beleid itu. Asas yang terpenuhi diantaranya, asas kepastian, efisiensi, dan ketepatan waktu. Namun, asas keadilan tidak kompatibel dengan pelaksanaan aturan tersebut. Dengan begitu, riset ini menyarankan agar penggunaan basis perhitungan pajak yang baru digunakan, daripada menggunakan omzet sebagai acuan, regulasi ini dapat mempertimbangkan penghasilan netto wajib pajak sebagai landasan perhitungan.   Kata Kunci: PP No.46/2013, Pajak Penghasilan Final, Asas Pungutan Pajak.  
IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2013 TENTANG PENGHASILAN YANG DIPEROLEH WAJIB PAJAK SEKTOR UMKM (STUDI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA SIDOARJO SELATAN) Ningrum, Yuni Mulya; Handayani, Siti Ragil; Mayowan, Yuniadi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.583 KB)

Abstract

The purpose of the study is to examine the existing implementation of income tax of the government tax office adapted to legislation already set by the government with the Number 46 Year 2013, which contains the income tax of small and medium businesses. This research method using descriptive qualitative techniques of data collection from interviews, observation, and documentation. The results showed that the implementation of PP No. 46 Year 2013 impact on tax compliance, since the PP No. 46 of 2013 requires that the taxpayer keep making payments every month and reporting annually. Factors supporting the implementation of the implementation of PP 46 In 2013 the SME entrepreneurs, the social environment, the KPP. And technical factors in the form of regulations. While the inhibiting factors include the lack of understanding of the taxpayer against the PP 46 In 2013, the ignorance of the taxpayer in managing financial accounting, and Human Resources. Keywords : Implementation, PP 46 In 2013 , UMKM ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa pelaksanaan Pajak Penghasilan yang ada di Kantor Pelayanan Pajak yang disesuaikan dan ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013, yang berisi Pajak Penghasilan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dari pengumpulan data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PP No. 46 Tahun 2013 berdampak kepada kepatuhan pajak, karena hal itu tidak ada dalam PP No. 46 Tahun 2013 yang mensyaratkan bahwa Wajib Pajak terus melakukan pembayaran pajak setiap bulan dan melaporkan pajak setiap tahun. Faktor pendukung pelaksanaan PP No. 46 Tahun 2013 yaitu pengusaha UMKM, lingkungan sosial, dan KPP. Dan faktor teknis berupa peraturan. Sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman Wajib Pajak terhadap PP No. 46 Tahun 2013, ketidaktahuan Wajib Pajak dalam mengelola akuntansi keuangan, dan Sumber Daya Manusia. Kata Kunci : Implementasi, PP No. 46 Tahun 2013, UMKM

Page 1 of 3 | Total Record : 25