cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 280 Documents
PENGARUH SURAT TAGIHAN PAJAK DAERAH TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN (STUDI PADA KOTA BATU JAWA TIMUR) Rachmawati, Rizka Laila
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.212 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out how the influence of surat tagihan pajak daerah (STP) daerah (local tax bills) on tax restaurant compliance. This researh is  done because of the high rate of local tax bills that have been published by Dinas Pendapatan Daerah Kota Batu (Department of Revenue of Batu) during 2012-2014. The local tax bills is used by Departement of Revenue of Batu to impose tax arrears along with administrative sanctions. This research uses multivariate linear regression method, t-test and F test with significance level of 5%. The results of this research indicates in partial tax bills have no sigificant effect to the tax restaurant compliance but sanction of administrative shows significant effect to the tax compliance. Besides that, in simultaneous tax bills analysis and sanction of administrative shows significantly and positively influence on tax restaurant compliance. Key words : local tax bills, tax bills, sanction of administrative, compliance, tax compliance of restaurant ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh surat tagihan pajak daerah terhadap kepatuhan wajib pajak restoran. Penelitian ini dilakukan karena tingginya tingkat surat tagihan pajak daerah yang telah diterbitkan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Batu selama kurun waktu 2012-2014. Surat Tagihan Pajak Daerah ini digunakan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Batu untuk menagih tunggakan pajak beserta sanksi administrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, uji-t dan uji-F dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel surat tagihan tidak  memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak restoran, sebaliknya secara parsial sanksi admnistrasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak restoran. Hasil berbeda ditunjukkan jika dilakukan uji-F, karena secara simultan variabel surat tagihan dan sanksi administrasi berpengaruh secara siginifikan dan positif. Kata kunci: surat tagihan pajak daerah, surat tagihan, sanksi administrasi, kepatuhan, kepatuhan wajib pajak restoran.
PENGARUH PELATIHAN TEKNIS PERPAJAKAN, AKUNTABILITAS DAN PERENCANAAN PEMERIKSAAN PAJAK TERHADAP KINERJA PEMERIKSA PAJAK (STUDI PADA PEMERIKSA PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK MADYA KOTA MALANG) Mayentina S, Maria
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The application of self assessment system that requires tax payers for reporting, deposit, counting and take into account their own taxes. Tax compliance should be the main thing in application of self assessment system, but tax payers prefer to avoid their obligation. The importance of audit has been done by self assessment system. The performance of a tax auditor is one of the important activities for auditing. This research aims to analyse and explain the influence of taxation technical training, accountability, and taxation audit plan toward the tax auditor performance. The purposes of this research give briefly understanding for analyzing and expalaining the influence of taxation techinal training, accountability, taxation audit plan Toward The Tax Auditor Performance. This research uses explanatory research with quantitative approach. The sample of this research is taken by using saturated sampling technique. Data collection method is done by spreading questionnaire to fiscus especially 37 tax auditor who handling audit tax in Tax Office Madya Malang. The result of this research show that the variable taxation techinal training, accountability, taxation audit plan has influence toward  tax auditor performance. Keywords : Self Assessment System, Tax Compliance, Audit, Tax Auditor Performance. ABSTRAK Penerapan sistem self assessment system yang mewajibkan Wajib Pajak untuk melaporkan, menyetor, menghitung serta memperhitungkan pajaknya sendiri. Kepatuhan pajak seharusnya menjadi hal utama dalam proses jalannya sistem self assessment system, tetapi Wajib Pajak cenderung menghindari kewajiban perpajakannya. Hal tersebut membuat pentingnya pemeriksaan untuk dilakukan. Kinerja Pemeriksa Pajak merupakan salah satu hal yang penting diperhatikan dalam melakukan kegiatan pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh pelatihan teknis perpajakan, akuntabilitas ,  dan perencanaan pemeriksaan pajak   terhadap kinerja pemeriksa pajak. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatori dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada fiskus, khususnya 37 Pemeriksa Pajak yang menangani pemeriksaan pajak di wilayah kerja KPP Madya Malang.  Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pelatihan teknis perpajakan, akuntabilitas, perencanaan pemeriksaan pajak  mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pemeriksa pajak. Kata Kunci : Self Assessment System, Kepatuhan Pajak, Audit, Kinerja Pemeriksa Pajak.
EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) ATAS JASA OUTSOURCING (STUDI KASUS: PT. BERSAMA SELARAS, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR) Margaretha, Amelya
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The purpose of this research is to evaluate over implementation of the Value Added Tax (VAT) policy against outsourcing service. Type of research is descriptive with qualitative approach. Data are obtained from interview and documentation with PT. Bersama Selaras. Result of research indicates that is used imposition based by PT. Bersama Selaras to implement VAT policy against outsourcing service is replacement value. The implementation VAT policy against outsourcing service at PT. Bersama Selaras is supported by transmittable, clear, and consistent communication. Other supporting factors are the reliable sources and facility of informations and attitude of PT. Bersama Selaras need to approve , be submissive, and not-deviant to the predertemined policy. The implementation VAT policy against outsourcing service at PT. Bersama Selaras is constrained by few factor among other the tardiness of payment by user that is impacting VAT payment against outsourcing service. Keywords: Policy Implementation, Tax Policy, Value Added Tax, Outsourcing Service. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa outsourcing. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan untuk penelitian ini berasal dari hasil wawancara dan data dokumentasi yang diperoleh dari PT. Bersama Selaras. Hasil penelitian ini yaitu bahwa dasar pengenaan pajak yang digunakan PT. Bersama Selaras dalam implementasi kebijakan PPN atas jasa outsourcing adalah penggantian. Implementasi kebijakan PPN atas jasa outsourcing di PT. Bersama Selaras didukung oleh faktor komunikasi yang transmisi, jelas, dan konsisten. Kemudian didukung juga oleh ketersediaan sumber informasi dan fasilitas yang memadai, yang terakhir didukung oleh kecenderungan-kecenderungan atau sikap PT. Bersama Selaras yang menerima, mematuhi, dan tidak menentang kebijakan yang berlaku. Implementasi kebijakan PPN atas jasa outsourcing di PT. Bersama Selaras juga memiliki faktor penghambat, yaitu adanya keterlambatan pembayaran yang dilakukan user sehingga akan berdampak pada pembayaran PPN atas jasa outsourcing. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kebijakan Pajak, Pajak Pertambahan Nilai, Jasa Outsourcing.
TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK DITINJAU DARI PENERAPAN TIGA LAYANAN UNGGULAN SAMSAT JAWA TIMUR (STUDI PADA WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR KANTOR BERSAMA SAMSAT MALANG KOTA – UPT DIPENDA JATIM MALANG KOTA) Solicha, Evi Kurniatus
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The purpose of study  is to find out the differentiation of texpayer’s pursuance level in “SAMSAT Keliling, SAMSAT Corner and SAMSAT Payment Point”, and the influence of those three superior quality services toward the taxpayer who obedient to pay the tax of the owner motorcycle in SAMSAT Malang Kota. Moreover, the type of research which is applied in this study is survey research with quantitative approach in which t echniques that is used to collect the data are quistionaire and documentation. Besides, the researcher spread out the 100  questionnaires to the respondents.Then, there are total 300 respondents from three superior services. Based on the results of the kovarian analysis show that there is no difference signicicantly variable services of SAMSAT Keliling, SAMSAT Corner and SAMSAT Payment Point with the pursuance of taxpayer. However, the results of a simple linear regression analysis show that three SAMSAT’s superior influence significanly to taxpayer and quality sevices which has different rate such as SAMSAT Corner, SAMSAT Keliling, and the last is SAMSAT Payment Point. Key words:  The Superior Service SAMSAT Keliling, SAMSAT Corner and SAMSAT Payment Point, The quality of service, the taxpayer’s pursuance level of motorcycle. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kepatuhan wajib pajak pada “SAMSAT Keliling, SAMSAT Corner dan SAMSAT Payment Point” dan pengaruh kualitas pelayanan ketiga layanan unggulan SAMSAT tersebut terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor Kantor Bersama SAMSAT Malang Kota. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu jenis penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik angket dan teknik dokumentasi. Peneliti menyebarkan angket ke 100 responden pada masing-masing tiga layanan unggulan SAMSAT, sehingga total angket yang disebar adalah sebanyak 300. Berdasarkan hasil analisis kovarian menunjukkan bahwa variabel layanan SAMSAT Keliling, SAMSAT Corner dan SAMSAT Payment Point tidak berpengaruh terhadap perbedaan kepatuhan wajib pajak dan kualitas pelayanan ketiga layanan unggulan SAMSAT berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana kualitas pelayanan yang berpengaruh besar terhadap kepatuhan wajib pajak secara berurutan adalah kualitas layanan SAMSAT Corner, SAMSAT Keliling dan terakhir adalah SAMSAT Payment Point. Kata kunci: Layanan Unggulan SAMSAT Keliling, SAMSAT Corner dan SAMSAT Payment Point, Kualitas Pelayanan, Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor.
PENGARUH BEDA PERMANEN DAN BEDA TEMPORER ANTARA STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DENGAN KETENTUAN PERPAJAKAN TERHADAP LABA FISKAL SEBELUM PAJAK (STUDI PADA PERUSAHAAN DAGANG YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2011-2014) Sekaruni, Janetha Gunti
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This research is aimed to identify the simultaneous influences of permanent differences and temporary differences variables between the accounting standard (SAK) and taxation regulations to the fiscal profits before tax, indicate the partial influences of each permanent differences and temporary differences variable between the SAK and taxation regulations, as well as which variable having the most dominant influences towards fiscal profits before tax. Population in this research is 108 trading companies registered at Indonesia's Stock Exchange year 2011 - 2014. Samples are taken by the purposive sampling technique, comprising 28 companies. Then, the data obtained were analyzed using the double linier regression analysis. The  analysis' results shows that simultaneously and parsially, variable of permanent differences and temporary differences have a positive and significant influence to the fiscal profit before tax. The most dominant variable is the variable of permanent differences because this variable has the highest beta coefficient in value of 0,552. The determination coefficient value  (R2) is 0,518 or 51,8 %. This means that the fiscal profit before tax is influenced by 51,8% of independent variable of permanent differences and temporary differences, while the rest, that  is 48,2%, is influenced by other factors beyond this research. Keywords: Permanent Differences, Temporary Differences, Fiscal Profit Before Tax ABSTRAK Penelitian tentang Pengaruh Beda Permanen dan Beda Temporer antara Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan Ketentuan Perpajakan terhadap Laba Fiskal Sebelum Pajak bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh secara simultan variabel beda permanen dan beda temporer antara SAK dengan ketentuan perpajakan, mengetahui pengaruh secara parsial masing-masing variabel beda permanen dan beda temporer antara SAK dengan ketentuan perpajakan, serta variabel mana yang paling dominan berpengaruh terhadap laba fiskal sebelum pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2014 yang berjumlah 108 perusahaan. Pengambilan sampel perusahaan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling, dengan sampel sebanyak 28 perusahaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial variabel beda permanen dan beda temporer berpengaruh signifikan positif terhadap laba fiskal sebelum pajak. Variabel yang paling dominan adalah variabel beda permanen karena variabel ini memiliki koefisien beta tertinggi sebesar 0,552. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,518 atau 51,8%. Artinya bahwa laba fiskal sebelum pajak dipengaruhi oleh 51,8% variabel independen beda permanen dan beda temporer, sedangkan sisanya yaitu 48,2% dipengaruhi oleh faktor lain diluar pembahasan ini. Kata Kunci: Beda Permanen, Beda Temporer, Laba Fiskal Sebelum Pajak
ANALISIS TINGKAT AKURASI DINAS PENDAPATAN DAERAH DALAM MENENTUKAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ASSESSMENT SALES RATIO (STUDI KASUS DI KECAMATAN SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2014) Fajarhayu, Tri
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The Implementation of Law Number 28 Year 2009 on Regional Taxes and Levies causes land and building tax rural and urban sectors (PBB-P2) are managed delegation previously by the central to the local government. PBB-P2 consists of two elements that name are land and building. PBB-P2 practices to the official assessment system that makes tax officials (tax authorities) plays an active role to determine the amount of tax payable by the taxpayers. The basis for calculating the amount of tax payable is sales value of tax object (SVTO) are set against tax object. SVTO must be accurately defined, that must relative in appropriate with the actual market value so as to maximize local revenues of the PBB-P2. The method uses to measure the accuracy of such designation is the method of assessment sales ratio. This research is a descriptive study with a quantitative approach. This study aims to measure the level of accuracy of the determination by the Earth SVTO Bojonegoro Regional Revenue Office in the District Sumberrejo 2014. Based on this research is that the determination of the Earth in the district SVTO Sumberrejo is relatively accurate but less uniform so it needs to be done re-appraisal. Keywords : SVTO, Market value, Assessment sales ratio ABSTRAK Berlakunya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menyebabkan terjadinya pelimpahan wewenang pengelolaan pajak bumi dan bangunan (PBB P2) sektor pedesaan dan perkotaan yang semula dikelola Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah. PBB P2 terdiri dari 2 unsur yakni Bumi dan Bangunan. PBB P2 menganut official assessment system yang membuat petugas pajak (fiskus) berperan aktif untuk menentukan jumlah pajak terutang oleh wajib pajak. Dasar untuk menghitung besarnya pajak terutang adalah  nilai jual objek pajak (NJOP) yang ditetapkan terhadap objek pajak. NJOP yang ditetapkan haruslah akurat, yakni relatif sesuai dengan nilai pasar yang sebenarnya sehingga memaksimalkan penerimaan asli daerah dari sektor PBB P2. Metode yang digunakan untuk mengukur akurasi atas penetapan tersebut adalah metode assessment sales ratio. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat akurasi penetapan NJOP Bumi oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro di Kecamatan Sumberrejo tahun 2014.  Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa penetapan NJOP Bumi di Kecamatan Sumberrejo adalah relatif akurat namun kurang seragam sehingga perlu dilakukan penialaian ulang (re-appraisal). Kata kunci : NJOP, Nilai Pasar, Assessment sales ratio
PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA SERTIFIKAT BANK INDONESIA, DAN NILAI TUKAR KURS TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Pada Penerimaan Pajak Penghasilan Dalam Kurun Waktu 2005-2014) Ferdiawan, Mohammad Andika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

Income tax is one of the tax types of  that are managed by the Direktorat Jenderal Pajak. The meaning of the income tax is based on income from the corporate taxpayers or private person taxpayers who was acquired during the tax period of one year. Income tax is one the type that has contributed significantly to the financial income countries. This research is according to macro-economic conditions such as inflation rate, interest rate certificates of Bank Indonesia, and the exchange rate began the period 2005 to 2014. Source of the data used in this research are secondary data. This type of research used in this research is the explanation (explanatory research). The Data analysis technique used for this research is multiple linear analysis with the dependent variable income tax revenue and the independent variable is the inflation rate, the interest rate of Bank Indonesia certificates, and the exchange rate. Analysis using F test was showed that the independent variables have a simultaneous effect on the dependent variable. Based on the T test with  5% is found that the variable rate of inflation, interest rate of Bank Indonesia certificates, and the exchange rate has a partial effect on income tax revenue. Keywords : Inflation Rate, Interest Rate Certificate of Bank Indonesia, Exchange Rate, and Income Tax Abstrak Pajak penghasilan merupakan salah satu jenis pajak yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak. Pengertian dari pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan baik wajib pajak badan maupun orang pribadi yang diperolehnya selama satu tahun masa pajak. Pajak penghasilan adalah salah satu jenis pajak yang memiliki sumbangsih yang cukup besar terhadap pemasukan keuangan negara. Penelitian ini dilakukan pada kondisi ekonomi makro antara lain inflasi, suku bunga sertifikat Bank Indonesia, dan nilai tukar kurs dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2014. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian penjelasan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan variabel dependen penerimaan pajak penghasilan dan variabel independen adalah tingkat inflasi, tingkat suku bunga sertifikat Bank Indonesia, dan nilai tukar kurs. Analisis dengan menggunakan hasil uji F didapatkan bahwa variabel-variabel independen mempunyai pengaruh secara, bersama terhadap variabel dependen. Berdasarkan uji T dengan α sebesar 5% didapatkan bahwa tingkat inflasi, tingkat suku bunga sertifikat Bank Indonesia, dan nilai tukar kurs memiliki pengaruh secara sendiri terhadap penerimaan pajak penghasilan. Kata Kunci : Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia,  Nilai Tukar Kurs dan Pajak Penghasilan
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK HOTEL SEBAGAI PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Penerimaan Pajak Hotel di Kota Batu) Hutagaol, Irma Afrina Masniari
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

Background of this study are to determine the percentage of hotel tax, hotel tax contributions, efectivenees hotel tax and hotel tax growth rate of the original income. Researchers hope to provide benefits for the city government, especially the Department of Revenue Batu. Based on the results of this study concludes that Contributions are produced with an average percentage of the admission revenue is at 11.42%. Contribution resulting from the average are classified in the ratio from 10.00 to 20.00 group of the less. Effectiveness of hotel tax revenue each year from 2010-2014 to PAD always increased and reached the category of very effective. The rate of growth of hotel tax revenue to the Local Revenue five (5) consecutive years from 2010-2014 has increased very significantly. Keyword: Increased income areas, the effectiveness, contribution of tax hotel revenue  generated, and the rate of growth. ABSTRAK Studi latar belakang penelitian ini dilakukan untuk menentukan persentase pajak hotel, kontribusi pajak hotel, pajak hotel dan efectivenees tingkat pertumbuhan pajak hotel dari pendapatan asli. Para peneliti berharap dapat memberikan manfaat bagi pemerintah kota, khususnya Dinas Pendapatan Batu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kontribusi diproduksi dengan persentase rata-rata pendapatan tiket masuk di 11,42%. Kontribusi yang dihasilkan dari rata-rata diklasifikasikan dalam rasio 10,00-20,00 termasuk dalam kriteria kurang. Efektivitas penerimaan pajak hotel setiap tahun dari 2010-2014 untuk PAD selalu meningkat dan mencapai kategori sangat efektif. Laju pertumbuhan penerimaan pajak hotel ke Pendapatan Daerah lima (5) tahun berturut-turut 2010-2014 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Kata Kunci : Daerah Peningkatan pendapatan, efektivitas, kontribusi pendapatan hotel pajak yang dihasilkan, dan tingkat pertumbuhan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANANTERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (PENELITIAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA TAX CENTER FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA) Mahmudah, Aprilia Nailul
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This research aims are to identify the influence the quality of services between taxation through physical evidence,  reliability, responsiveness, confidence and empathy for satisfaction taxpayers simultaneously and partial tax center in The Faculty of  Administration Sciences Brawijaya University. The type of research is explanatory research with a quantitative approach .This research conducted in April 2015 in The Faculty of  Administration Sciences Brawijaya University by spreading the questionnaire to taxpayers as much as 98 respondents. Analysis data is using descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results of the analysis research shows that simultaneously and partial variable physical evidence, reliability, responsiveness, confidence and empathy influential significantly to the satisfaction of taxpayers. This study provide recommendations to improve the quality of tax center service. So that taxpayers will get their satisfaction in tax center service of The Faculty of  Administration Sciences Brawijaya University. Keyword: Service Quality, Customer Satisfaction, Taxpayers Satisfaction ABSTRAK Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan perpajakan melalui variabel bukti fisik, keandalan, daya tanggap, keyakinan dan empati terhadap kepuasan wajib pajak secara simultan dan parsial di Fakultas Administrasi Ilmu Universitas Brawijaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah dengan pendekatan kuantitatif . Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2015 di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dengan menyebar kuesioner kepada wajib pajak sebanyak 98 responden. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis deskriptif dan analisis linier berganda. Hasil penelitian analisis menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial variabel bukti fisik, keandalan, daya tanggap, keyakinan dan empati berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan dan kualitas pelayanan tax center sehingga wajib pajak merasa puas dalam mendapat pelayanan perpajakan di tax center Fakultas Administrasi Ilmu Universitas Brawijaya. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, KepuasanWajib Pajak
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, SOSIALISASI PERPAJAKAN DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (STUDI PADA WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDAPATAN PROVINSI JAWA TIMUR MALANG KOTA) Murdliatin, Nur
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

Highly contribution of the local tax in local revenue shows that tax revenues is important. The factor that can be influences the increasing of tax revenue is taxpayers compliance which is the image of taxpayers fulfillment of the tax obligation level. Tax non-compliance can see in the tax arrears. Furthermore the research type is explanatory research which uses quantitative approach, with primary data collection uses a questionnaire that distributed directly to 100 motor vehicle taxpayers who registers at Integrated Service Unit of Revenue Department East Java Province Malang City. Sample is taken by accidental sampling technique. Data analysis for this research uses multiple linear regression analysis. The result of multiple linear regression analysis shows that the service quality, the socialization of taxation and the knowledge of taxation has a significant influence simultaneously and partially on the taxpayer compliance. Keywords: the service quality, the socialization of taxation, the knowledge of taxation, the taxpayer compliance ABSTRAK Tingginya kontribusi pajak daerah dalam Pendapatan Asli Daerah menunjukkan bahwa penerimaan pajak adalah penting. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan penerimaan pajak adalah kepatuhan wajib pajak yang merupakan gambaran seberapa jauh tingkatan pemenuhan kewajiban perpajakan wajib pajak yang dapat dipengaruhi berbagai faktor. Ketidakpatuhan wajib pajak dapat dilihat dari tunggakan pajak yang ada. Penelitian ini termasuk dalam explanatory research yang menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur Malang Kota. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, sosialisasi perpajakan dan pengetahuan perpajakan berpengaruh signifikan baik secara simultan maupun secara parsial terhadap kepatuhan wajib pajak. Kata kunci: kualitas pelayanan, sosialisasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, kepatuhan wajib pajak