cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 280 Documents
PENGARUH PENGENAAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE (STUDI PADA MAHASISWA PERPAJAKAN FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA) Rahim, Andini Mutmainnah
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 1 (2015): April
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This research aims is to determine the effect of luxury tax (“PPnBM”) on smartphone purchase decision. Moreover, knowing the ideal rate of luxury tax which can reduce the level of purchases. The subjects of this research are the students of  Taxation Administrative Program Faculty of Administrative Sciences Brawijaya University Malang. The approach is used in this research is quantitative explanatory research by using quasi-experimental research one-group pretest-posttest design. The population in this research are students of taxation who are using a smartphone. This research involved 40 participants as sample are obtained by simple random sampling method. This research uses non-parametric statistical as analytical method and the hypothesis test  is McNemar. The results showes that: The luxury tax significantly influences purchasing decisions of lower class type smartphones, started at the rate of 20%.    The luxury tax significantly influence the purchasing decisions of the middle class type smartphones, starts at the rate of 20%. The luxury tax significantly influences purchasing decisions of upper class type smartphones, started at the rate of 20%. Keywords: luxury tax, smartphone, purchase decision. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengenaan PPn BM terhadap keputusan pembelian smartphone. Selain itu, untuk mengetahui tarif PPn BM yang dapat mengurangi pembelian. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Perpajakan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif eksplanasi dengan jenis penelitian kuasi eksperimen model one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa perpajakan yang menggunakan smartphone, sampel sebanyak 40 orang partisipan yang didapatkan dengan metode sampel acak sederhana. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik nonparametris dengan uji hipotesis McNemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPn BM berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone golongan bawah dimulai pada tarif 20%. PPn BM berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone golongan menengah dimulai pada tarif 20%. PPn BM berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone golongan atas dimulai pada tarif 20%. Kata Kunci: PPn BM, smartphone, keputusan pembelian.
PERAN PERUSAHAAN SWASTA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (STUDI KASUS PT SAGO PRIMA PRATAMA KABUPATEN NUNUKAN) Fadhilah, Rizky
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 1 (2015): April
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The equalization fund of the District of Nunukan holds an important role in increasing the local revenue, particularly from the Revenue Sharing Fund of not Natural Resources. This research applies descriptive analysis with qualitative approach. The purpose of this research is to describe the research result which about PT SPP can be able to give important role with the local government by giving contribution of local revenue for the local area and prioritizing local people for employment and to know how big the Revenue Sharing Fund from royalties sector. As conculision of this research, PT SPP is able to give a role well as a private companies in managing natural resources owned so as to increase local income and help boost the local economy, increase local revenues from equalization fund as a foundation of regional development budgets, which give priority to the employment of local residents to help improve public welfare in the field of economy, increasing production of private companies can support income for the area. Keywords: Role, Equalization Fund, Royalty ABSTRAK Dana perimbangan di Kabupaten Nunukan memegang peran penting dalam meningkatkan pendapatan daerah, khususnya dari sektor Dana Bagi Hasil (DBH) bukan pajak Sumber Daya Alam (SDA). Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang peran perusahaan swasta dalam meningkatkan pendapatan daerah dan kontribusi royalti yang dibayarkan PT SPP dalam meningkatkan pendapatan daerah, mengetahui seberapa besar penerimaan DBH bukan pajak dari sektor royalti serta mengetahui keuntungan yang didapatkan dari adanya kerjasama tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini PT SPP mampu berperan dengan baik sebagai perusahaan swasta yang melakukan usahanya di Kabupaten Nunukan, peran PT SPP dalam membantu menghidupkan perekonomian lokal, meningkatkan peningkatan pendapatan daerah dari dana perimbangan sebagai pondasi anggaran pembangunan daerah, penyerapan tenaga kerja yang mengutamakan penduduk lokal membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dibidang perekonomian, peningkatan produksi perusahaan swasta yang dapat membantu pemasukan bagi daerah. Kata Kunci: Peran, Dana Perimbangan, Royalti
PENGARUH PENDAPATAN PAJAK DAERAH TERHADAP BELANJA DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR Labibah, .
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 1 (2015): April
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This research is about The Influences of Local Taxes Income to the Region Expenditures at the District/City in East Java that has objectives to determine the impact of local taxes against indirect expenditure. Another goal of this research is to determine the impact of local tax revenues against direct expenditure. The type of research that  researcher uses is explanatory. Population in this research is the realization of local tax revenues and regional expenditure in 29 districts and 9 cities in East Java using saturated sample which is the whole population. The data collection technique is time series from 2011 until 2013 with a ratio measurement scale. The analysis is simple linear regression analysis. Based on the result of simple analysis linear with 0,05 significance, as such the result of this research concludes that the   Local Taxes have a significant positive influence to Indirect Expenditures, in which the significance value is 0,000 < 0,05 or value tcalcularion > ttable  is 8,217 < 1,981 and β value is to 0,775. Local Taxes have also significant positive influence to the Direct Expenditures, in which the significance value is 0,000 < 0,05 or tcalculation value > ttabel is 25,854 <1,981 and β amounting to 1,122. Keywords: Local Taxes, Indirect Expenditures, Direct Expenditures ABSTRAK Penelitian tentang Pengaruh Pendapatan Pajak Daerah Terhadap Belanja Daerah Pada Kabupaten/Kota Di Jawa Timur bertujuan untuk mengetahui besarya pengaruh pajak daerah terhadap belanja tidak langsung. Tujuan lain dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh pajak daerah terhadap belanja langsung. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian explanatory (penjelasan). Populasi dalam penelitian ini adalah realisasi pendapatan pajak daerah dan belanja daerah pada 29 Kabupaten dan 9 Kota di Jawa Timur dengan menggunakan sampel jenuh yakni penggunaan seluruh populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan  time series dari tahun 2011 sampai dengan 2013 dengan skala pengukuran rasio. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana dengan signifikansi 0,05 maka hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Pajak Daerah berpengaruh signifikan positif terhadap Belanja Tidak Langsung, dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05 atau nilai thitung> ttabel yaitu 8,217<1,981 dan β sebesar 0,775. Pajak Daerah juga berpengaruh signifikan positif terhadap Belanja Langsung, dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05 atau nilai thitung> ttabel yaitu 25,854<1,981 dan β sebesar 1,122. Kata Kunci: Pajak Daerah, Belanja Tidak Langsung, Belanja Langsung
PELAKSANAAN PERATURAN PENUNJUKAN BUMN SEBAGAI WAJIB PUNGUT (WAPU) PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) (STUDI PADA PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk) Kumalasari, Arlinda Nur
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 1 (2015): April
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The aim of this research is to analyze the implementation of the application of Value Added Tax (VAT) imposition at PT SI and to analyze the compliance in meeting the obligations of the remittance and reporting of Value Added Tax as well as identify obstacles that appear related to the appointment of the returning PT SI as a VAT Taxable Person. The researcher does the analysis using descriptive qualitative methods. The result shows that the changes of government regulation have impacts on company which tax payments become payment more in 2013 and there are no influences on VAT mechanism at PT SI as a VAT enterprise and a VAT Taxable Person, however there is a difference in payment mechanism. In the beginning of appointment as WAPU, the obstacle is the system which do not support the implementation is influential in each employee’s performance. In terms of taxation, PT SI is safe as WAPU BUMN because the VAT that has been collected is deposited to the state treasury at 15th next month. The compliance with the obligation of depositing and reporting in 2012-2013 has been appropiated by Law No. 42 Year 2009 and SE-45/PJ/2012. Keywords: Implementation, BUMN, Value Added Tax ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan penerapan pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada PT SI dan menganalisis kepatuhan dalam memenuhi kewajiban penyetoran dan pelaporan  Pajak Pertambahan Nilai serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang muncul terkait dengan penunjukan kembali PT SI sebagai Pemungut PPN. Peneliti melakukan analisis dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil peneletian menunjukkan bahwa dengan perubahan peraturan pemerintah berdampak pada perusahaan dengan pembayaran pajak menjadi Lebih Bayar pada tahun 2013 dan tidak ada pengaruh pada mekanisme PPN di PT SI sebagai Pengusaha Kena Pajak ataupun pemungut PPN, namun terdapat perbedaan pada mekanisme pembayaran. Hambatan di awal penunjukan sebagai WAPU yaitu sistem yang tidak mendukung pelaksanaan tersebut berpengaruh pada kinerja masing-masing karyawan. Dilihat dari segi perpajakan, PT SI aman sebagai WAPU BUMN karena PPN yang telah dipungut di setor ke kas negara pada tanggal 15 bulan berikutnya. Kepatuhan terhadap kewajiban penyetoran dan pelaporan pada tahun 2012-2013 telah sesuai dengan UU No. 42 Tahun 2009 dan SE-45/PJ/2012. Kata Kunci: Pelaksanaan, BUMN, Pajak Pertambahan Nilai
ANALISIS PENERAPAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) (STUDI ATAS PENCATATAN DAN PERHITUNGAN PPN PADA PT SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk) Suryaningrum, Santi Febriana
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 1 (2015): April
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine and describe how the application of VAT particularly on recording and VAT calculation performed by PT Semen Indonesia (Persero), Tbk in 2013. Obtaining these objectives researchers used descriptive qualitative approach. The data was obtained by observation, interviews, and documentation of research on the spot, PT Semen Indonesia (Persero), Tbk taxation section. The focus of this research was recording transactions Output VAT (PK) conducted by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk in 2013, recording transactions for VAT input (PM) conducted by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk in 2013 and the mechanism of calculation of VAT payable performed by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk in 2013. The study concluded that PT Semen Indonesia (Persero) Tbk in applying VAT on record in the year 2013 has been according to the Law on VAT for generating information for companies to be able to perform the calculation of tax payable and for reporting VAT return period. Calculations performed by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk in 2013 was not in accordance with the Law on VAT because there was compensation fort he VAT which has not been compensated properly for the next month. Keywords: Value Added Tax, Recording, Calculation ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana penerapan PPN khususnya pada pencatatan dan perhitungan PPN  yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (persero), Tbk tahun 2013. Untuk memperoleh tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung ditempat penelitian yaitu PT Semen Indonesia (persero), Tbk dibagian seksi perpajakan. Fokus penelitian ini adalah Pencatatan transaksi  PPN Keluaran  (PK) yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (persero) Tbk Tahun 2013, Pencatatan transaksi  PPN Masukan (PM)  yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (persero) Tbk Tahun 2013 dan Mekanisme perhitungan PPN terutang yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (persero) Tbk Tahun 2013. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa PT Semen Indonesia (persero) Tbk dalam menerapkan PPN atas pencatatan pada tahun 2013 sudah sesuai  Undang-Undang PPN untuk menghasilkan informasi bagi perusahaan agar dapat melakukan perhitungan pajak yang terutang maupun untuk pelaporan SPT Masa PPN. Perhitungan yang dilakukan PT Semen Indonesia (persero) Tbk pada tahun 2013 belum sesuai dengan Undang-Undang PPN dikarenakan terdapat kompensasi PPN yang belum dikompensasikan dengan benar pada bulan berikutnya. Kata Kunci: Pajak Pertambahan Nilai, Pencatatan, Perhitungan
IMPLEMENTASI TUNJANGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 KARYAWAN (Studi pada PT Pembangkit Jawa Bali Services di Sidoarjo) Rizqianto, Rahmad Riefky
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

Income Tax Benefit Implementation of Article 21 Employees (Study At PT Generating Java Bali Services Sidoarjo). There are three ways of imposing the income tax under Article 21 Employees who can be done by the employer or the company income tax under Article 21 by employees. Income Tax Article 21 by the company or employer, and Income Tax Article 21 is supported by the company or employer which is implemented the methods that researchers want to see how the application of the provision of Article 21 of the Income Tax Benefit Employees (Gross Up Method) is in conformity with the laws or regulations, and need to see the factors that affect the application of both factors that supporting or inhibiting. It is known that one of the companies that have used the method of administration of income tax benefit of Article 21 on the employee or employees are PT Generating Java, Bali Services. This growing company choose the method to withholding income tax article 21 employees. Applying the methods of granting benefits companies must pay attention to regulations and laws that govern them. This research uses descriptive research with a qualitative approach. Keywords: Income tax Article 21, Gross Up Method, Implementation. Abstrak Implementasi Tunjangan Pajak Penghasilan Pasal 21 Karyawan (Studi Pada PT Pembangkit Jawa Bali Services Sidoarjo). Terdapat tiga cara pemotongan dalam Pajak Penghasilan Pasal 21 Karyawan yang dapat dilakukan-oleh pemberi kerja atau perusahaan yakni Pajak Penghasilan Pasal 21 yang ditanggung karyawan, Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung perusahaan atau pemberi kerja, dan Pajak Penghasilan Pasal 21 ditunjang oleh perusahaan atau pemberi kerja. Sehubungan dengan adanya metode tersebut peneliti ingin melihat bagaimana penerapan pemberian Tunjangan Pajak Penghasilan Pasal 21 Karyawan sudah sesuai dengan undang-undang atau peraturan sejenisnya, serta ingin melihat faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan tersebut baik faktor yang mendukung maupun yang menghambat. Diketahui bahwa salah satu perusahaan yang telah menggunakan metode pemberian tunjangan Pajak Penghasilan Pasal 21 pada karyawan atau pegawainya adalah PT Pembangkit Jawa Bali Services. Perusahaan yang sedang berkembang ini memilih-metode tersebut untuk pemotongan Pajak penghasilan Pasal 21 karyawannya. Untuk menerapkan metode pemberian Tunjangan perusahaan harus memperhatikan peraturan yang berlaku dan undang-undang yang mengaturnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kata Kunci : Pajak penghasilan Pasal 21, Metode Gross Up, Implementasi.
PENGARUH KEBIJAKAN TARIF CUKAI HASIL TEMBAKAU DAN FASILITAS PENUNDAAN TERHADAP PUNGUTAN CUKAI ROKOK (STUDI PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG TERDAFTAR DI KPPBC TMC KEDIRI) Sholichah, Imroatus
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

One of good that is imposed by excise is the processed tobacco. As known as the impact goods toward excise and efforts to increase revenue of cigarettes, the government set tobacco excise tariff policy. Tobacco excise tariff always increases so the impact on the selling price, purchasing power and the financial companies. Seeing that, the government seeks to maintain clearance from the company contribution with credits that is called postponement. Excise payment that companies do called revenues of cigarette. This research uses explanatory research with time series data. This study conducted on cigarette companies listed at KPPBC TMC Kediri. Based on some characteristics, so there are two sample that is Gudang Garam, Tbk and MPS HM. Sampoerna Tbk. The result of this research shows excise tariff policy and postponement facility had influence and significant on revenues of cigarette excise simultancously. Excise tariff policy do not influence on revenues of cigarette, while postponement facility was influence and significant on revenues of cigarette. Keywords: excise, tobacco processed, excise tariff policy, postponement, revenues of cigarette ABSTRAK Salah satu barang yang dikenakan cukai yakni atas hasil olahan tembakau. Mengingat dampak yang ditimbulkan dari barang kena cukai serta upaya meningkatkan penerimaan cukai, maka pemerintah menetapkan kebijakan tarif cukai hasil tembakau. Tarif cukai hasil tembakau selalu mengalami peningkatan sehingga berdampak pada harga jual, daya beli konsumen serta keuangan perusahaan. Melihat akan hal tersebut, pemerintah berupaya menjaga kontribusi cukai dari perusahaan dengan penangguhan pembayaran yang disebut penundaan. Pembayaran atas besaran cukai yang dilakukan oleh perusahaan selanjutnya disebut pungutan cukai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksplanatif, dengan data time series. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan rokok yang terdaftar di KPPBC TMC Kediri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahan rokok yang terdaftar dan mendapat penundaan di KPPBC TMC Kediri. Berdasarkan beberapa karakteristik pemilihan sampel, maka diperoleh dua sampel yakni PT Gudang Garam, Tbk dan MPS HM. Sampoerna Tbk. Hasil dari penelitian ini bahwa secara simultan kebijakan tarif cukai dan fasilitas penundaan berpengaruh terhadap pungutan cukai. Secara parsial kebijakan tarif cukai tidak berpengaruh terhadap pungutan cukai, sedangkan penundaan berpengaruh signifikan terhadap pungutan cukai. Kata kunci: cukai, hasil tembakau, kebijakan tarif cukai, penundaan, pungutan cukai
PENGARUH PERTUMBUHAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (StudiPada Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Pajak Hiburan Kabupaten TulungagungTahun 2012 - 2014) Puspitasari, Anita Wahyu
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

In local autonomy system, local government has more authorities to manage its own business to reduce the dominant of the central government contributions and tomaximize the development of regional autonomy. In order to achieve that goal, the regional government must increasing the local revenue must be conducted by regional government in order to pay attention more onthe tourism sector. The development of tourism can be seen from several indicators, the indicators of revenues growth from taxes are hotel tax, restaurant tax, entertainment taxthat directly connected with tourism. This study aims to determine the effect of the growth of hotel tax, restaurant tax, and entertainment tax toward the increasing of PAD either simultaneously or partially. This research uses explanatory research with a quantitative approach. The sample in this study is a monthly time series data period January 2012-December 2014, as many as 36 samples. Simultaneous analysis result indicates that the growth ofhotel tax, restaurant tax, and entertainment taxhave a significant influence toward PAD. The result of partial research is restaurant tax growth onlysignificantly influences the PAD. Keywords: Growth, Hotel Tax, Restaurant Tax, Entertainment Tax, Local Revenue ABSTRAK Sistem otonomi daerah membuat pemerintah daerah memiliki kewenangan luas mengurus rumah tangganya sendiri untuk mengurangi dominasi sumbangan pemerintah pusat serta meningkatkan pembangunan dan memaksimalkan otonomi daerah, maka Pemerintah Daerah harus lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diantaranya dengan memperhatikan perkembangan pariwisata. Perkembangan pariwisata dapat dilihat dari beberapa indikator salah satunyaindikator pertumbuhan pendapatan dari sektor pajak yaitu pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan yang mempunyai kaitan langsung dengan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan terhadap peningkatan penerimaan PAD baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah data time series bulanan periode Januari 2012-Desember 2014, yaitu sebanyak 36 sampel. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa pertumbuhan pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan mempunyai pengaruh signifikan terhadap PAD. Hasil penelitian secara parsial hanya pertumbuhan pajak restoran yang berpengaruh signifikan terhadap PAD. Kata Kunci : Pertumbuhan, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pendapatan Asli Daerah
PENGARUH SIKAP WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi Pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan usaha dan terdaftar di KPP Pratama Malang Utara) Andayu, Bingar Violita Dwi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

Tax has important role to implement development in Indonesia. A system of taxation in Indonesia is Self Assessment System, then taxpayers have important role in the implementation of taxation. The attitude of taxpayers as a factor that determine the obedience of taxpayers. The attitude of taxpayers can be influenced by several factors are taxpayers experience in implementing tax obligations, quality services of tax officer and taxation of mass media. The obedience of taxpayers can be seen from the implementation of tax obligations by taxpayers. The purpose of this research is to find out the influence of simultaneously and partial. Data analysis method used are descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The result of this research interpreted as a significant simultaneously influence between taxpayers experience in implementing tax obligations, quality services of tax officer and taxation of mass media to the obedience of taxpayers. In partial test, taxpayers experience in implementing tax obligations influence towards the obedience of taxpayers, quality services of tax officer influence towards the obedience of taxpayers and taxation of mass mediainfluence towards the obedience of taxpayers. Key Words: The attitude of taxpayers, quality services of tax officer, taxation of mass media, the obedience of taxpayers. ABSTRAK Pajak mempunyai peranan penting untuk melaksanakan pembangunan di Indonesia. Berdasarkan sistem perpajakan di Indonesia yaitu Self Assessment System, maka wajib pajak berperan penting dalam pelaksanaan perpajakan. Sikap wajib pajak sebagai faktor yang menentukan kepatuhan wajib pajak. Sikap wajib pajak dipengaruhi dengan beberapa faktor yaitu pengalaman wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, kualitas pelayanan petugas pajak dan media massa perpajakan. Kepatuhan wajib pajak dilihat dari pelaksanaan kewajiban perpajakannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial pengalaman pelaksanaan kewajiban wajib pajak, kualitas pelayanan petugas pajak dan media massa terhadap kepatuhan wajib pajak. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, kualitas pelayanan petugas pajak dan media massa perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak secara simultan. Pada uji parsial diperoleh hasil pengalaman wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, kualitas pelayanan petugas pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dan media massa perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci: Sikap wajib pajak, kualitas pelayanan petugas pajak, media massa perpajakan,  kepatuhan wajib pajak.  
PENGARUH KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Pada Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kab. Lamongan) Zulistiyowati, .
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

Tax is the main source of state revenue that is used for government financing and developing. It is important for the local governments to increase vehicle tax payer obidience in every year according with the expected target by increasing trust and satisfaction of vehicle taxpayer. The purpose of this study are to determine the influence of variables trust to satisfaction of taxpayer and taxpayer obidience. The data that is used are primary data and secondary data. Primary data are obtained from a questionnaire which is to determine the number of samples using  slovin formula then data tested by path analysis using SPSS 21. Results from this study is that all hypotheses accepted and there is an indirect effect of variable trust to variable tax compliance through the variable satisfaction at 0.431. Keywords: trust, ability, satisfaction, and tax payer obedience ABSTRAK Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang digunakan untuk pembiayaan pemerintah dan pembangunan. Penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak PKB agar penerimaan PKB tiap tahunnya sesuai dengan target yang diharapkan dengan meningkatkan kepercayaan serta kepuasan wajib pajak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel keperayaan terhadap kepuasan dan kepatuhan wajib pajak. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin  diperoleh 100 sampel. Data diuji dengan analisis jalur dengan menggunakan SPSS 21. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa ke tiga hipotesis diterima dan terdapat pengaruh tidak langsung dari variabel kepercayaan terhadap variabel kepatuhan wajib pajak melalui variabel kepuasan sebesar 0,431. Kata kunci : Kepercayaan, Kepuasan, dan Kepatuhan Wajib Pajak