cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 6 (2022)" : 4 Documents clear
Pengaruh Berbagai Komposisi Media Tanam Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Bauji Damayanti, Erlinda; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 6 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.06.01

Abstract

Komoditas Bawang Merah memiliki peluang bisnis yang besar di Indonesia. Sebagai salah satu bahan pokok, bawang merah memiliki beragam manfaat mulai dari bumbu masakan hingga produksi obat herbal. Karena manfaat dan kebutuhan yang beragam inilah membuat tingkat konsumsi bawang merah di Indonesia tinggi.  Namun produksi belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Tujuan dari penelitian ini ialah mendapatkan komposisi media tanam yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas Bauji. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2021 di Kelurahan Cinambo, Kecamatan Cisaranten Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan 3 kali pengulangan. Terdapat 10 perlakuan kombinasi media tanam ialah P1 = Media tanah : pupuk kandang kambing : pasir (1 : 2 : 1) P2 = Media tanah : pupuk kandang kambing : pasir (1 : 1 : 2) P3 = Media tanah : pupuk kandang kambing : pasir (1 : 1 : 1) P4 = Media tanah : pupuk kandang kambing : pasir (2 : 1 : 1) P5 = Media tanah : pupuk kandang kambing : pasir (2 : 2 : 1) P6 = Media tanah : pupuk kandang sapi : pasir (1 : 2 : 1) P7= Media tanah : pupuk kandang sapi : pasir (1 : 1 : 2) P8        = Media tanah : pupuk kandang sapi : pasir (1 : 1: 1) P9 = Media tanah : pupuk kandang sapi : pasir (2 : 1 : 1) P10= Media tanah : pupuk kandang sapi : pasir (2 : 2 : 1). Penelitian dilakukan secara distruktif dan non distruktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan komposisi media tanam tidak memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah kecuali pada luas daun. Hal ini dapat dimungkinkan bahwa varietas Bauji lebih sesuai dibudidayakan di daerah dataran rendah sampai dataran sedang.
Pengaruh Dosis dan Waktu Pemberian Pupuk NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis Manis (Phaseolus vulgaris L.) Simorangkir, Exaudi Kirana T; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 6 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.06.02

Abstract

Buncis merupakan salah satu produk hortikultura yang banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari interaksi dosis dan waktu pemberian pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis, mempelajari pengaruh aplikasi dosis pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis, dan mempelajari pengaruh waktu pengaplikasian pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis. Penelitian dilaksanakan pada Agustus sampai November 2021, di Lahan Percobaan dengan ketinggian berkisar 460 meter diatas permukaan laut dengan suhu rata-rata berkisar antara 20°C-28°C. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 9 perlakuan dengan 2 faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan dosis dan waktu aplikasi pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan tanaman buncis. Pada parameter pertumbuhan, parameter yang berbeda nyata dan memiliki interaksi yaitu pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, jumlah ruas, dan luas daun. Parameter pertumbuhan yang tidak memiliki pengaruh yang berbeda nyata yaitu pada parameter jumlah daun 21 HST dan jumlah ruas pada 12 dan 35 HST. Sedangkan hasil tertinggi dan pengaruh nyata pada hasil panen tanaman buncis diperoleh dari pemberian dosis pupuk NPK 300 kg ha-1 (P2) dengan waktu aplikasi saat tanam (W1) pada parameter jumlah bunga, jumlah polong, dan bobot polong sedangkan pada parameter panjang polong hasil tertinggi diperoleh pada dosis 250 kg ha-1 (P1) dan waktu aplikasi saat tanam, 7 HST dan 14 HST (W3).
Keragaman Genetik dan Heritabilitas Pada Populasi F3 Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Natalina, Elsa; Adiredjo, Afifuddin Latif
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 6 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.06.03

Abstract

Produksi melon mengalami penurunan pada tahun 2016 yaitu 117.341 ton menjadi 92.435 ton pada tahun 2017. Salah satu penyebab hal tersebut terjadi ialah penggunaan bahan tanam yang memiliki daya hasil rendah. Oleh karena itu, upaya yang dilakukan ialah dengan memanfaatkan kegiatan pemuliaan tanaman untuk memperoleh varietas yang unggul dan berdaya hasil tinggi. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah seleksi. Keberhasilan dalam seleksi dipengaruhi oleh keragaman genetik yang luas dan nilai duga heritabilitas yang tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang keragaman genetik dan heritabilitas pada populasi F3. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni - September 2021 di Green House Lahan Praktikum, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Semua karakter kuantitatif termasuk dalam kriteria keragaman sempit yaitu pada diameter batang, panjang tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah bunga jantan, jumlah bunga betina, umur panen, bobot per buah, diameter buah, panjang buah, ketebalan daging buah, dan kemanisan buah. Karakter dengan nilai heritabilitas rendah yaitu jumlah bunga betina, bobot per buah, panjang buah, ketebalan daging buah dan kemanisan buah. Nilai heritabilitas yang termasuk sedang terdapat pada diameter batang, panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga betina. Nilai heritabilitas yang termasuk tinggi yaitu karakter umur berbunga, umur panen, dan diameter buah. Hasil pada karakter kualitatif yaitu populasi F3 lebih beragam dibandingkan dengan tetuanya, yaitu pada karakter bentuk buah, warna kulit buah, warna daging buah dan distribusi net.
Pertumbuhan, Hasil, dan Kualitas Tiga Jenis Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan Pengaplikasian Pupuk Organik Cair (POC) Plus Sari, Dian Novita; Anggraeni, Listy; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 6 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.06.04

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan sayuran yang kaya vitamin dan mineral. Meningkatnya produksi juga meningkatkan penggunaan pupuk anorganik dosis tinggi yang dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tanah sehingga diperlukan perpaduan pengaplikasian pupuk organik. POC Plus adalah pupuk organik cair terbuat dari urine sapi dan limbah kulit pisang. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh pengaplikasian POC Plus terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas tomat Ranti, Tomat 13, Ceri Kunig Bulat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2021 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur tepatnya di Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan tiga ulangan. Faktor I adalah dosis pemberian POC Plus (tana POC, 1.000 l.ha-1, 2.000 l.ha-1, dan 3.000 l.ha-1). Faktor II adalah jenis tomat (Tomat Ranti, Aksesi Tomat 13, dan Aksesi Tomat Ceri Kuning Bulat). Parameter yang diamati adalah meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul bunga, jumlah bunga per tandan, jumlah buah per tandan, fruit set, diameter buah, bobot buah dalam satu tanaman, kadar gula buah dan kadar vitamin C buah. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan dosis POC Plus 3.000 liter.ha-1 mampu meningkatkan presentase fruit set tanaman aksesi Tomat 13. Perlakuan penggunaan jenis tomat Ranti, aksesi Tomat 13, dan aksesi Ceri berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue