cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2023): Februari" : 8 Documents clear
Evaluasi Keragaman dan Potensi Produksi Padi Arias Kuning Generasi Mutan-2 Hasil Iradiasi Sinar Gamma Siallangan, Dewi Sari Eunike; Marnita, Yenni; Iswahyudi, Iswahyudi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.01

Abstract

Padi (Oryza sativa L) merupakan tanaman pangan sumber karbohidrat utama di dunia. Penduduk Indonesia yang meningkat tiap tahun menuntut adanya peningkatan produksi tanaman padi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar produksi padi gogo lebih tinggi adalah dengan  melakukan perbaikan genetik hingga menghasilkan varietas padi unggul.  Penelitian ini untuk mengetahui dosis iradiasi sinar gamma yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi populasi Mutan-2 hasil iradiasi sinar gamma kultivar Arias Kuning serta menentukan keragaman genetik, dan heritabilitas populasi Mutan-2 hasil iradiasi sinar gamma kultivar Arias Kuning. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa, Provinsi Aceh yang berlangsung pada bulan Juli sampai November 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Faktor yang diteliti adalah padi Arias Kuning Generasi Mutan-2 iradasi sinar gamma yaitu (0, 100, 200, 300 dan 400 gray). Hasil penelitian menunjukkan hasil iradiasi sinar gamma padi Arias Kuning berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, umur panen, jumlah gabah permalai dan produksi pertanaman. Adapun pada tinggi tanaman, panjang malai, persentase gabah berisi dan persentase gabah hampa menunjukkan respon yang berpengaruh tidak nyata. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan D2 (200 gray). Kata Kunci: Genetik, Iradiasi, Sinar Gamma
Evaluasi Genetik dan Kemajuan Seleksi Populasi F4 Padi Gogo Hasil Persilangan Kultivar Sileso dengan Varietas Ciherang Andrian, Bayu; Mardiyah, Ainul; Iswahyudi, Iswahyudi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.02

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan keragaman genetik, heritabilitas dan kemajuan seleksi populasi F4 hasil persilangan antara varietas Ciherang (tetua berumur genjah) dengan kultivar Sileso (tetua berproduksi tinggi toleran kekeringan). Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa Provinsi Aceh dengan ketinggian tempat ± 10 mdpl. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juli sampai November 2021. Penelitian ini disusun dengan menggunakan rancangan Augmented pola rancangan acak kelompok. Faktor yang diamati adalah keragaman 11 famili F4 hasil persilangan varietas Ciherang dengan kultivar lokal Sileso. Seleksi pembanding digunakan varietas pembanding (check) sebanyak 5 varietas yaitu Inpago Unsoed 1, Inpago Unsoed 2, Ciherang, Sileso dan Situ Patenggang yang diulang sebanyak 3 kali.  Hasil penelitian dari populasi F4 padi gogo hasil persilangan kultivar Sileso dengan varietas Ciherang memiliki nilai keragaman yang luas untuk beberapa karakter yang di amatin. Terdapat perbedaan yang nyata pada karakter tinggi tanaman, keluar malai, umur panen, jumlah gabah per malai dan berat produksi per rumpun. Nilai duga heritabilitas yang tinggi terdapat pada tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai. Jadi untuk tanaman terbaik yang terseleksi dari generasi F4 yaitu populasi A1B (282) yang memiliki umur genjah dan A1B (13) yang berproduksi tinggi toleran kekeringan.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Akibat Pupuk Nitrogen dan Kapasitas Lapang Manullang, Nadya; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.04

Abstract

Seledri (Apium graveolens L.) merupakan tanaman dari keluarga apiaceae. Air dan nitrogen di tanaman saling berhubungan karena air dibutuhkan untuk transportasi nutrisi dan senyawa organik. Berdasarkan hal tersebut apabila tanaman mengalami kondisi kekurangan air maka pemberian nitrogen pada tanaman diperlukan untuk membantu meningkatkan klorofil sehingga tanaman tersebut dapat bertahan di kondisi kurang air. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian dosis pupuk nitrogen dan pemberian jumlah air yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai bulan Mei-Juli 2022 di desa Sumberejo Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan, dan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk Urea yang terdiri dari 3 taraf yaitu 100 kg ha-1, 150 kg ha-1, dan 200 kg ha-1 dan faktor kedua yaitu perbedaan jumlah air dengan 3 taraf yaitu kapasitas lapang 50%, kapasitas lapang 75% dan kapasitas lapang 100%. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara pemberian nitrogen dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemberian dosis pupuk 150 kg N ha-1 dengan kapasitas lapang 75% memberikan hasil yang terbaik pada setiap parameter pengamatan
Evaluasi Penampilan Fenotipik Enam Calon Varietas Hibrida Tomat (Solanum lycopersicum L.) Afuwwan Almira; Yulianah, Izmi; Purnamaningsih , Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.05

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Banyaknya kegunaan dan manfaat buah tomat menyebabkan permintaan buah tomat setiap tahun cenderung meningkat. Salah satu cara dalam meningkatkan produksi tomat adalah merakit varietas unggul baru tomat melalui program pemuliaan tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu Mengevaluasi penampilan fenotipik enam calon varietas tomat hibrida yang dibandingkan dengan dua varietas pembanding. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 calon varietas tomat hibrida dan 2 varietas pembanding dengan 3 ulangan. Perameter yang diamati meliputi karakter kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukan bahwa calon verietas V1, V2, V3, V4 dan V5 menunjukan penampilan bobot per tanaman, hasil per petak dan hasil per hektar yang sama  dengan varietas pembanding Servo dan Diva. Pada penampilan tinggi tanaman, hasil per petak dan hasil per hektar calon varietas V1 memiliki hasil yang lebih tinggi dari varietas pembanding Servo. Calon varietas V1 memiliki umur simpan yang lebih lama dari pembanding Diva. Berdasarkan pengamatan karakter bentuk buah terdapat empat keragaman bentuk buah yakni bulat (Servo, V2, V3 dan V5), lonjong (Diva dan V1), agak pipih (V4) dan bentuk hati (V6). Pada karakter ukuran buah matang terdapat 2 kelompok yaitu kecil (Diva dan V5) dan intermediate (Servo, V1, V2, V3, V4 dan V6
Studi Intensitas Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produktivitas Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Geovandi, M. Sonydio; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.06

Abstract

Ubi jalar merupakan komoditas pangan yang penting bagi kehidupan manusia khususnya masyarakat Indonesia. Ubi jalar merupakan tanaman pangan yang berpotensi sebagai pengganti beras karena efisien dalam menghasilkan energi. Produksi tanaman ubi jalar di Kabupaten Malang mengalami penurunan setiap tahunnya dari 2018 hingga 2021 sebesar 10.694 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas curah hujan dan hari hujan terhadap produktivitas tanaman ubi jalar di Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2022 dengan metode survei di Kabupaten Malang, yang dilaksanakan di tiga tempat yaitu Kecamatan Pakis, Kecamatan Jabung dan Kecamatan Ngajum. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berupa data wawancara sedangkan data sekunder berupa data iklim seperti intensitas curah hujan, hari hujan, bulan basah dan bulan kering serta data produktivitas ubi jalar di Kecamatan Pakis, Jabung dan Ngajum selama 11 tahun dari 2011-2021. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi antara intensitas curah hujan, hari hujan, bulan basah, dan bulan kering terhadap produktivitas tanaman ubi jalar di Kabupaten Malang dan apabila ada hubungan maka dilanjutkan dengan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga lokasi sentra produksi ubi jalar (Pakis, Jabung dan Ngajum) terdapat korelasi positif dan negatif antara unsur iklim (intensitas curah hujan, hari hujan, bulan basah dan bulan kering) terhadap produktivitas ubi jalar. Hari hujan dan bulan basah berkorelasi positif sedangkan intensitas curah hujan berkorelasi negatif, bulan kering tidak berkorelasi di Kecamatan Ngajum sedangkan dua kecamatan yang lain tidak berkorelasi terhadap intensitas curah hujan, hari hujan, bulan basah dan bulan kering terhadap produktivitas tanaman ubi jalar
Pengaruh Jenis Pupuk dan Waktu Penyiangan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Ungu (Solanum melongena L.) Matanari, Aldo; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.08

Abstract

Terung ungu merupakan salah satu sayuran yang populer di Indonesia karena memiliki rasa yang lezat. Produksi terung ungu di Indonesia mengalami fluktuasi pada lima tahun terakhir sejak tahun 2015 hingga tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari interaksi antara jenis pupuk dan waktu penyiangan serta pengaruhnya pada pertumbuhan dan hasil terung ungu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022 hingga Agustus 2022 di lahan percobaan Fakultas Pertanian yang terletak di Jatimulyo, Kota Malang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah jenis pupuk yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : N1 = Pupuk organik, N2 = Pupuk anorganik, N3 = Pupuk organik + anorganik. Faktor kedua adalah waktu penyiangan yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : P1 = Tanpa penyiangan, P1 = Penyiangan 28 HST, P2 = Penyiangan 21 dan 35 HST, P3 = Penyiangan 14, 28 dan 35 HST. Hasil penelitian menunjukkan pupuk anorganik dan organik + anorganik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Waktu penyiangan 21 dan 35 HST serta 14, 28 dan 35 HST meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Perlakuan jenis pupuk dan waktu penyiangan gulma memiliki interaksi pada pengamatan hasil panen terung.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) pada Metode Olah Tanah dan Dosis Pupuk Kompos Alima Fazari, Faiz Tsauban; Yurlisa, Kartika; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.07

Abstract

Produktivitas jagung di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 53,05 ku ha-1 mengalami penurunan sebesar 0,78 pada tahun 2017 menjadi 52,27 ku ha-1. Penurunan produktivitas tanaman jagung manis dapat disebabkan kurangnya pengaplikasian pupuk organik dan pengolahan tanah secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi metode pengolahan tanah dan dosis pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Desa Bulupasar, Kabupaten Kediri pada bulan Agustus hingga Oktober 2021 menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) Faktorial dengan 9 perlakuan dan mendapatkan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan metode olah tanah dan dosis pupuk kompos tidak menunjukkan interaksi nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Perlakuan tanpa olah tanah meningkatkan tinggi tanaman sebesar 13,30% pada 21 HST, jumlah daun sebesar 11,48% pada 14 HST dan 8,14% pada 42 HST, diameter batang pada 14 HST 12,35% serta 13,37% pada 21 HST dibandingkan perlakuan olah tanah konvensional. Perlakuan dosis pupuk kompos 20 t ha-1 meningkatkan diameter batang tanaman sebesar 10,11% pada 14 HST, diameter tongkol tanpa kelobot 3,33%, berat segar tongkol tanpa kelobot 8,68% dan kadar gula 6,54% dibandingkan perlakuan tanpa pupuk kompos. Kata Kunci: Dosis Pupuk Organik, Jagung Manis, Olah Tanah, Pupuk Kompo
Studi Kondisi Lingkungan, Analisis Vegetasi, dan Komponen Ekosistem di Hutan Universitas Diponegoro dan Kebun Pisang Mulawarman Arafat, Septrial; Muhammad Iqbal Fauzan; Hamdi, Rifyal An Nesyafi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.03

Abstract

This research was conducted on September 17 2022 in the Diponegoro University Forest and Mulawarman Banana Garden, Semarang. The tools used are raffia rope, scissors, tape measure, ruler, pegs, sticks, digital lux meter, anymetre, stationery and a camera. The materials used were Diponegoro University forest ecosystems and Mulawarman Banana Gardens as objects of observation. The observation method is by making a 20mx25m plot of land, in which a 5mx5m plot is made, and in it a 1mx1m plot is made 3 times. The 20mx25m plot analyzed the number, circumference, diameter, height of trees. 1x1 m plot was made 20cmx20cm plot 5 times, litter thickness was calculated. Plants in a 20m x 25m plot were analyzed for characteristics, biotic and abiotic factors present in Forest Ecosystems and Monoculture Ecosystems. The results of the research on abiotic factors show differences in temperature, humidity, intensity of solar radiation inside and outside the shaded area. The purpose of this research is to understand the difference in the amount of carbon sequestration at the research location.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue