cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 6 (2019)" : 25 Documents clear
Pengaruh Aplikasi Gibberellin Acid (Ga3) dan Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Mawar Taman (Rosa sp.) Al Fikriyah, Ulfatul Rosyida; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Mawar (Rosa sp.) merupakan salah satu tanaman hias yang dianggap penting dan populer. Salah satu penggunaan tanaman mawar ialah untuk display taman. Tanaman yang dibutuhkan untuk display taman ialah tanaman mawar dengan tinggi tanaman yang rendah namun tetap berbunga. Agar dapat tumbuh optimal di dataran medium, perlu ditambahkan zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh yang dapat mengontrol pembungaan mawar di dataran medium ialah Gibberelin Acid (GA3), namun akan menambah panjang batang tanaman. Sehingga perlu ditambahkan paclobutrazol yang dapat menghambat tinggi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi konsentrasi GA3 dan Paclobutrazol terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman Mawar di dataran medium dengan tinggi tanaman mawar tidak lebih dari 40 cm namun tetap berbunga serempak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2018 di Venus Orchid and Nursery, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Parameter yang diamati ialah tinggi tanaman, saat muncul tunas cabang, panjang cabang, diameter batang, jumlah daun, luas daun, saat muncul bunga, saat bunga mekar, jumlah bunga, diameter bunga, indeks klorofil, bobot segar total, bobot segar bagian atas, bobot segar bagian bawah, bobot kering total, bobot kering bagian atas, dan bobot kering bagian bawah. Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi 40 ppm GA3 dan 1000 ppm paclobutrazol mampu mengendalikan tinggi tanaman tidak lebih dari 40 cm, saat berbunga lebih cepat 30 hari, diameter batang rata-rata 0,4 cm, jumlah daun dan luas daun tinggi, saat muncul tunas cabang lebih cepat, jumlah bunga lebih dari 1 dan diameter bunga sekitar 5 cm.
Pengaruh Beberapa Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Silalahi, Elsharani; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah merupakan tanaman legume terpenting setelah kacang kedelai yang memiliki peran strategis dalam pangan nasional dan industry karena mengandung nilai gizi yang tinggi. Salah satu kendala teknis yang mengakibatkan rendahnya produksi kacang tanah adalah kurangnya pengetahuan jarak tanam yang optimal dan penggunaan varietas yang akan ditanam untuk mendapatkan hasil produksi yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon beberapa jarak tanam dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2018 di-i Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian dilakukan dengan me-nggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara perlakuan jarak tanam dan penggunaan varietas kacang tanah. Perlakuan jarak tanam dan penggunaan varietas memberikan pe-ngaruh nyata pada beberapa pengamatan pertumbuhan seperti tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, intensitas matahari, bobot 100 biji dan hasil panen pada kacang tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam 40 cm x 15 cm dengan penggunaan varietas Takar 2 dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi kacang tanah.
Uji Potensi Hasil Hibrida-Hibrida Baru Jagung (Zea mays L.) Febriandaru, Guruh; Saptadi, Darmawan; Yustiana, Yustiana
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan komoditas palawija utama di Indonesia karena sebagai bahan pangan manusia, menjadi sumber pakan ternak dan bahan industri lainnya. Kebutuhan jagung untuk pangan, pakan ternak, dan bahan industri yang meningkat tajam, merupakan tantangan dalam penye-diaan jagung secara berkesinambungan. Sehingga, berdasarkan informasi tersebut perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan produksi jagung nasional, mengingat masih terdapat kendala - kendala yang meng-hambat produktivitas tanaman jagung baik dari pengaruh lingkungan maupun secara genetik. Dalam upaya mendapatkan varietas unggul dengan produktivitas tinggi, dilakukan tahapan kegiatan penelitian uji potensi hasil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi hasil dari hibrida-hibrida baru jagung yang memiliki potensi hasil tinggi dan tahan terhadap penyakit dibandingkan varietas pembanding. Pene-litian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 ulangan dengan 25 perlakuan yaitu 22 hibrida harapan dan 3 varietas komersial (BISI-18, NK6172 dan P35). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2018. Analisis ragam menunjukkan perlakuan hibrida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel tinggi tanaman, tinggi tongkol, umur masak fisiologis, persentase pengisian biji, jumlah baris per tongkol, diameter tongkol, kadar air, densitas, rendemen dan potensi hasil namun perlakuan hibrida tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel umur berbunga jantan, umur berbunga betina, jumlah biji per baris dan berat 1000 biji. Hibrida harapan yang memiliki potensi hasil tinggi dan tahan penyakit yang lebih baik atau sama dengan varietas pembanding dan berpotensi dijadikan hibrida varietas baru adalah hibrida harapan H6 dan H12.
Pengurangan Pupuk Urea dengan Penambahan Biourin Sapi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica oleraceae L.) Dua Kali Tanam Suyitno, Prayoga; Santosa, Mudji; Yamika, Wiwin Sumiyah Dwi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara terus-menurusmengakibatkan kesuburan tanah menurun. Alternatif usaha untuk memper-baiki kesuburan tanah pertanian secara berkelanjutan dengan pemberian pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara biourin sapi dan pupuk N anorganik pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau dan. Penelitiantelah dilaksanakan yaitu penelitian berseri, dimana hasil penelitian pertama akan digunakan sebagai dasar penelitian selanjutnya. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 9 perlakuan diulang 3 kali. Penelitian dilaksa-nakan di Tumpang, , Malang. Jawa Timur pada bulan Januari hingga April 2018. Hasil penelitian pada tanam ke 1 perlakuan biourin sapi 4000 l ha-1dengan urea 150 kg N memberikan hasil tertinggi. Pemberian biourin sapi 4000 l ha-1 dengan urea 150 kg N mampu meningkatkan tinggi tanaman dari 38,97 cm menjadi 47,36 cm, jumlah daun dari 9,78 helai tan-1 menjadi 12,44 helai tan-1, luas daun dari 924,68 cm2 menjadi 1199,42 cm2, ,bobot konsumsi dari 103,18 g menjadi 227,11 g tan-1 dan bobot segar m-2 dari 2954 g menjadi 6187,5 g m-2. Namun pada penelitian ke 2 perlakuan biourin sapi 8000 l ha-1 dengan urea 100 kg N menujukkan hasil lebih tinggi dengan perlakuan lainnya. Perlakuan biourin sapi 8000 l ha-1 dengan urea 100 kg N mampu meningkatkan tinggi tanaman dari 30,66 cm menjadi 43,88 cm, jumlah daun dari 7,44 helai tan-1 menjadi 12,33 helai tan-1, luas daun dari 665,03 cm2 menjadi 1200,84 cm2, bobot konsumsi dari 80,37 g menjadi 184,86 g tan-1 dan bobot segar m-2 dari 2090,5 g menjadi 19345,67 g m-2.
Pengaruh Pengaplikasian Herbisida dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.) Gustiani, Lidia Firina; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tunggak (Vigna unguiculata) merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang menjadi sumber protein nabati dan jumlahnya berlimpah di Indo-nesia. Salah satu kendala dalam budidaya kacang tunggak adalah gulma, sehingga terjadi kompetisi antara keduanya. Oleh karena itu, agar dalam budidaya tanaman dapat dicapai hasil produksi yang tinggi, maka kehadiran gulma harus segera dikendalikan. Pengedalian gulma biasanya menggunakan teknik penyiangan dan penggunaan herbisida.Penelitian akan di-laksanakan bulan April hingga Juni 2018 di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowok-waru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa adanya interaksi antara perlakuan jarak tanam dan pengapikasian herbisida pada parameter bobot kering gulma,perlakuan jarak tanam 30 x 20 cm (J2) dan pengendalian gulma dengan perlakuan pengaplikasian herbisida pendi-methalin 247,50 g b.a ha-1 dengan kom-binasi kegiatan pe-nyiangan 15 dan 30 HST (G5) mampu menekan gulma jika di-bandingkan dengan perlakuan tanpa penge-ndalian, dengan nilai efisiensi sebesar 92,11%.Sedangkan pada pertumbuhan dan kom-ponen hasil pada parameter jumlah polong, jumlah biji per tanaman, bobot kering biji per tanaman dan bobot kering 100 biji me-nunjukkan dengan penggunaan jarak tanam 40 x 20 cm (J1) mampu meningkatkan pertumbuhan dan komponen hasil yang disertai pengaplikasian herbisida berbahan aktif pendimethalin 247,50 g b.a ha-1 dengan penyiangan 15 dan 30 HST (G5).
Heritabilitas dan Kemajuan Genetik Harapan Karakter Agronomi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Habitus Tegak Hasil Seleksi Massa Riyani, Agus; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi cabai rawit di Indonesia sejak tahun 2011 hingga 2015 telah mengalami peningkatan, namun belum mampu mencukupi kebutuhan pasar, sehingga menyebabkan harga cabai menjadi fluktuatif. Upaya peningkatan produksi dapat dilakukan dengan penggunaan varietas unggul. Salah satu tahapan dalam perakitan varietas unggul adalah dengan seleksi. Agar seleksi efektif perlu mengetahui nilai heritabilitas dan kemajuan genetik harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menduga nilai heritabilitas dan kemajuan genetik harapan karakter agronomi cabai rawit habitus tegak serta mendapatkan tanaman cabai yang memiliki hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan di Agro Techno Park Universitas Brawijaya di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Malang pada bulan Maret hingga Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan single plant dengan menanam 20 aksesi dan Varietas PELITA. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa karakter kualitatif yang memiliki keseragaman terdapat pada karakter warna daun, warna mahkota bunga dan posisi tangkai bunga. Sedangkan karakter kualitatif yang beragam terdapat pada karakter tipe tumbuh tanaman, bentuk daun, posisi putik terhadap benang sari saat bunga mekar sempurna, bentuk pangkal buah, bentuk ujung buah, warna buah muda dan warna buah masak. Nilai heritabilitas tinggi pada semua karakter kecuali panjang buah, berat per buah dan berat 1000 biji. Sedangkan nilai kemajuan genetik harapan tinggi pada semua karakter kecuali panjang buah, berat 1000 biji dan berat per buah.
Pengaruh Waktu Penyiangan Gulma terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Marbun, Lindung Sahat Martua; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran gulma pada pertanaman kacang tanah merupakan salah satu penyebab rendahnya hasil kacang tanah. Penyiangan gulma yang disesuaikan dengan periode tumbuh tanaman akan memberikan hasil yang optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.Varietas kacang tanah sebagai salah satu faktor yang dibutuhkan dalam proses budidaya, sangat penting untuk menentukan produksi tanaman. Penelitian dilaksanakan di UPT. Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura di Jl. Raya Randuagung, Kec. Singosari, Kab. Malang pada bulan September sampai dengan Desember 2017.Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 12 perlakuan dengan petakutama adalah varietas kacang tanah yang terdiri dari 3 taraf yaitu; V1:Varietas Kelinci, V2:Varietas Domba, dan V3: Varietas Tuban dan anak petak adalah waktu penyiangan gulma yang terdiri dari 4 taraf yaitu; P0: Tanpa penyiangan, P1: Penyiangan 15 HST, P2: Penyiangan 15 dan 30 HST, dan P3: Penyiangan 15, 30, dan 45 HST serta diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma yang dominan adalah gulma teki (Cyperus rotundus), gulma berdaun sempit (Eleusine indica dan Paspalum srobiculatum), serta gulma berdaun lebar (Amaranthus spinosus). Perlakuan verietas kacang tanah tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap populasi gulma, berat kering total gulma, pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman. Waktu penyiangan gulma 2 kali (15 dan 30 HST) tidak berbeda nyata dengan penyia-ngan 3 kali namun mampu menurunkan bobot kering total gulma, meningkatkan pertumbuhan kacang tanah meliputi jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan luas daun, serta meningkat-kan hasil kacang tanah dibandingkan dengan perlakuan tanpa penyiangan dan penyiangan 1 kali.
Pengaruh Pemberian Pyraclostrobin dan Azoxystrobin terhadap Kualitas Buah Jeruk Keprok Batu 55 (Citrus reticulate) Ambarsari, Ratna Defi; Wicaksono, Karuniawan Puji; Yamika, Wiwin Sumiyah Dwi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jeruk (Citrus reticulate) me-rupakan tanaman tahunan yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman ini sudah terdapat di Indonesia terutama Kota Batu. Salah satu kendala dalam budidaya tanaman jeruk adalah kurang optimalnya dalam perawatan sehingga kualitas jerukbelum bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri.Oleh karena itu agar dalam budidaya tanaman dapat dicapai kualitas yang baik, maka perlu dilakukannya pem-berian zat pengatur tumbuh berbahan aktif  Pyraclostrobin dan Azoxystrobin.Penelitian  di-laksanakan pada bulan April hingga Juni 2018 di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtrobika (BALITJESTRO) Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa aplikasi Pyraclostrobin dan Azoxystrobin memberikan hasil yang nyata pada parameter persentase buah bertahan, diameter buah, berat buah, warna buah dan total asam,aplikasi Pyraclostrobin 2 g.l-1dan 3 g.l-1 mampu meningkatkan persentase buah bertahan, aplikasi  Pyraclostrobin 0,8 ml.l-1 meningkatkan diameter buah dan berat buah sedangkan aplikasi Pyraclostrobin dengan konsentrasi 0,8 ml.l-1 dan 2 g.l-1 menghasilkan warna buah yang lebih baik, aplikasi Azoxytrobin   1 ml.l-1 mampu menurunkan kadar total asam.
Pengaruh Pemberian Pyraclostrobin dan Azoxystrobin pada Pertumbuhan Bibit Tanaman Jeruk (Citrus reticulata) dengan Teknik Sambung Pucuk dan Inokulasi Penyakit Pertiwi, Bentari Gilang; Wicaksono, Karuniawan Puji; Dwiastuti, Mutia
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jeruk ialah tanaman hortikultura subtropika yang dimanfaatkan buahnya karena memiliki rasa yang manis dan kandungan vitamin C yang tinggi. Pada tahun 2009 sampai 2013 produksi jeruk mengalami penurunan salah satunya disebabkan serangam hama penyakit. Satu dari usaha yang dapat ialah pembibitan jeruk dengan teknik sambung pucuk yang mampu memperbaiki baik secara kualitas maupun kuantitas. Permasalahan yang muncul pada teknik ini ialah dormansi mata tunas, oleh karena itu pemberian zat pengatur tumbuh yang mampu me-matahkan dormansi mata tunas. Bahan aktif yang memiliki peran dalam me-ningkatkan kandungan hormon auksin dan pengendali penyakit ialah pyraclostrobin dan azoxystrobin.Penelitian dilaksanakan pada bulan Marethingga Mei 2018 di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pyraclostrobin dan azoxystrobin nyata meningkatkan per-tumbuhan bibit jeruk pada parameter ke-cepatan pecah tunas, tinggi tunas, lebar daun dan panjang daun. Perlakuan pyraclostrobin dengan kosentrasi 3 g l-1 nyata meningkatkan pertumbuhan pada parameter kecepatan pecah tunas, lebar daun dan panjang daun, sedangkan perlakuan azoxystrobin dengan konsentrasi 0,6 ml l-1 nyata meningkatkan tinggi tunas. Pyraclostrobin dengan konsentrasi 3 g l-1 juga nyata dalam meningkatkan ketahanan bibit pada parameter luas luka serangan dan persentase tanaman mati terserang penyakit.
Penampilan Fase Generatif 14 Klon Harapan Tebu (Saccharum spp. Hybrid) Inayah, Agustin Dwi Latiifatul; Widyasari, Wiwit Budi; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produktivitas tebu dapat dilakukan melaluiperakitan varietas unggul baru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penampilan fase generatif klon harapan tebu telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 hingga Januari 2018 di desa Sempalwadak, kecamatan Bululawang, kabupaten Malang. Bahan tanam yang digunakan yaitu 14 klon harapan bibit dua mata dengan varietas pembanding yaitu Kidang Kencana (KK) dan Bululawang (BL). Data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji F (ANOVA) taraf 5% dan apabila pengaruh genotip nyata dilanjutkan dengan uji Dunnet taraf 5% untuk mem-bandingkan klon harapan dengan varietas pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotip berpengaruh nyata pada seluruh variabel pengamatan, kecuali pada diameter batang, jumlah sogolan, dan volume tebu. Penampilan fase generatif yang sama atau lebih tinggi dari varietas KK dan BL ditunjukkan oleh seluruh klon harapan, kecuali klon PSJT 94-60.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue