cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Rekayasa & Manajemen Sistem Industri (JRMSI) adalah wadah bagi lulusan S-1 Teknik Industri, UB dan perguruan tinggi lainnya untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : -
Articles 2,287 Documents
PERENCANAAN PREVENTIVE MAINTENANCE KOMPONEN CANE CUTTER I DENGAN PENDEKATAN AGE REPLACEMENT (Studi Kasus di PG Kebon Agung Malang) Mutiara, Shabrina Dyah; Rahman, Arif; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.576 KB)

Abstract

Abstrak   Sistem maintenance yang baik diperlukan PG Kebon Agung yang mengolah bahan baku tebu menjadi produk gula pasir. Dalam sistem maintenance-nya, PG Kebon Agung melaksanakan penggantian komponen dengan menerapkan corrective maintenance. Data historis kerusakan belum digunakan sebagai acuan untuk merencanakan preventive maintenance. Salah satu fasilitas produksi yang sangat penting adalah mesin cane cutter I yang memegang fungsi utama dalam size reduction tebu. Kerusakan pada komponen pisau di mesin cane cutter I mempunyai tingkat severity yang paling tinggi. Metode yang digunakan adalah age repalacement karena penggantian komponen dilakukan saat komponen mencapai umur maksimal. Data historis kerusakan komponen cane cutter I digunakan untuk menghitung Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR). Data TTF dan TTR komponen cane cutter berdistribusi lognormal dengan MTTF sebesar 500,898 jam dan MTTR sebesar 1,065 jam. Interval waktu penggantian optimal setiap 369 jam. Preventive maintenance akan mengurangi downtime sebesar 2,403 jam setiap musim giling, meningkatkan tingkat availability sebesar 0,055% dan meningkatkan tingkat reliability sebesar 66%. Namun biaya maintenance juga meningkat dari sebelumnya sebesar Rp. 90.587.729 menjadi Rp. 104.969.103. Penurunan downtime dan perawatan rutin akan menunjang kelancaran proses produksi sehingga meningkatkan kapasitas produksi dan keuntungan perusahaan. Keuntungan tersebut dapat digunakan untuk menutupi penambahan biaya maintenance.   Kata kunci: preventive maintenance, age replacement, downtime, availability, reliability
PENDEKATAN LEAN SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI WASTE PROSES PRODUKSI BROWN PAPER (Studi Kasus: PT Kertas Leces, Kabupaten Probolinggo) Annisa, Novia Alvin Nur; Sugiono, Sugiono; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.146 KB)

Abstract

Abstrak PT Kertas Leces merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi pulp dan kertas. Pada proses produksinya, masih sering dijumpai terjadinya waste.Untuk mengurangi waste yang teridentifikasi, digunakan pendekatan lean six sigma melalui upaya peningkatan terus-menerus. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini berdasarkan siklus define, measure, analyse, improve, dan control (DMAIC). Hasil penelitian menunjukkan teridentifikasi 5 jenis waste pada proses produksi brown paper yakni defect, waiting, unnecessary inventory, inappropriate processing, dan excess transportation. Rekomendasi perbaikan diberikan terhadap waste dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sesuai pengolahan data pada Failure Mode and Effect Analyze (FMEA). Rekomendasi perbaikan yang diberikan adalah mengganti alat material handling dengan menggunakan tangga berjalan, melakukan kegiatan maintenance yang tepat dengan melakukan penggantian periodik pada komponen Wire Part, penggunaan label peringatan, serta evaluasi dan pemilihan supplier yang optimal. Setelah diberikan rekomendasi perbaikan, langkah selanjutnya adalah memperkirakan penurunan nilai RPN pada FMEA berdasarkan rekomendasi yang diberikan. Kata kunci: Lean Six Sigma, waste, DMAIC, FMEA.  
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU HERBISIDA MENGGUNAKAN METODE SILVER MEAL DENGAN MEMPERHATIKAN KAPASITAS GUDANG (Studi Kasus di PT X, Gresik) Putri, Putu Ayu Virgiantari; Santoso, Purnomo Budi; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.197 KB)

Abstract

Abstrak PT X merupakan perusahaan yang memproduksi pestisida, produk hayati dan bahan kimia pertanian lainnya. Saat ini, proses produksi pada perusahaan sering mengalami ketidaktepatan waktu produksi. Produk yang mendominasi ketidaktepatan tersebut adalah produk jenis herbisida yaitu produk C yang digunakan untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, gulma berdaun sempit dan teki di pertanaman padi sawah dan padi tabela. Untuk mengurangi ketidaktepatan tersebut akan dilakukan perencanaan persediaan bahan baku produk C menggunakan metode Silver Meal dengan memperhatikan kapasitas gudang. Langkah awal yang dilakukan adalah meramalkan permintaan produk untuk 12 periode ke depan menggunakan metode Dekomposisi dan Winter’s Exponential Smoothing karena pola data musiman. Kemudian dilakukan pemilihan metode peramalan lalu hasil peramalan tersebut disesuaikan dengan kebijakan perusahaan dan digunakan untuk membuat Master Production Schedule (MPS). Data dari MPS tersebut digunakan untuk menghitung safety stock serta membuat Material Requirement Planning (MRP) produk. Setelah itu, data dari MRP produk digunakan untuk menghitung kebutuhan kotor, lot size, dan MRP bahan baku. Metode lot sie yang digunakan dalam penelitian ini adalah Silver Meal yang disesuaikan dengan kapasitas gudang untuk menghindari overstock pada gudang bahan baku. Langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan analisis biaya untuk mengetahui biaya yang akan dikeluarkan perusahaan. Kata kunci : perencanaan persediaan bahan baku, Silver Meal, kapasitas gudang, peramalan data musiman.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE ANP DAN FUZZY TOPSIS (Studi Kasus: PT X Mojokerto) Sari, Puteri Rina Mayank; Santoso, Purnomo Budi; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.828 KB)

Abstract

Abstrak PT X Mojokerto merupakan  salah  satu  perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstil. Pada penerapan strategi pemasarannya khususnya untuk produk seragam sekolah masih terdapat beberapa kelemahan yang menyebabkan pangsa pasar perusahaan akan produk tersebut cukup rendah. Penerapan strategi pemasaran perusahaan selama ini hanya berdasarkan metode ilmiah dari pengalaman pemasaran yang dilakukan perusahaan, namun masih belum  menggunaan metode ilmiah dengan menggunakan perhitungan matematik.Oleh karena itu, perlu adanya suatu pemilihan strategi pemasaran PT X dengan melihat kriteria-kriteria yang mempengaruhi dalam proses pemilihan strategi pemasaran dengan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP) dan FUZZY TOPSIS. Alternatif strategi pemasaran pada penelitian ini berdasarkan pada analisis SWOT.  Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi terpilih bagi PT X Mojokerto adalah membangun brand image perusahaan dengan melakukan kegiatan promosi produk secara online dan jejaring sosial, promosi produk pada pelanggan dua bulan sebelum musin kenaikan kelas serta mendukung program pemerintah dan penyediaan pusat pelayanan pelanggan melalui nomor bebas pulsa. Kata kunci : Strategi pemasaran, Analytic Network Process (ANP), fuzzy Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution (FTOPSIS).
PEMANFAATAN SILICA FUME LIMBAH SANDBLASTING UNTUK MENINGKATKAN KUAT TEKAN BATAKO PEJAL DENGAN TAGUCHI QUALITY ENGINEERING (Studi Kasus: PT X Pasuruan) Putra, Susanto Dwi; Setyanto, Nasir Widha; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.861 KB)

Abstract

Abstrak   Batako merupakan bahan bangunan alternatif yang tersusun dari komposisi semen, air, dan agregat pengisi yang terdiri dari kerikil dan pasir. Terdapat bahan limbah yang memiliki kesamaan karakteristik dengan bahan baku batako, yaitu pasir silica fume limbah sandblasting yang mempunyai karakteristik kimia mengikat lebih kuat dari semen apabila bercampur dengan semen dan air. Oleh karena itu diperlukan pengembangan produk batako dengan bahan tambah silica fume yang memiliki kualitas bersaing dengan batako pada umumnya. Dalam pembuatan batako berbahan alternatif digunakan desain eksperimen metode Taguchi yang merupakan metode perbaikan kualitas dengan melakukan percobaan baru serta penekanan biaya seminimal mungkin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik kualitas kuat tekan pada batako yaitu rasio faktor air semen (f.a.s) dan agregat, faktor air-semen (f.a.s), rasio agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir), rasio silica fume dan semen. Berdasarkan ANOVA menunjukkan keempat faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan yaitu rasio air semen (f.a.s) dan agregat (F hitung sebesar 37,88), faktor air-semen (f.a.s) (F hitung sebesar 4,62), rasio agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir) (F hitung sebesar 29,58), rasio silica fume dan semen (F hitung sebesar 32,07). Sehingga pembuatan batako dapat mempergunakan bahan tambah silica fume limbah sandblasting dengan komposisi (setiap 40kg adonan); 6,16 kg semen, 2,64 kg silica fume, 7,2 kg air, 6 kg kerikil, dan 18 kg pasir. Eksperimen konfirmasi menghasilkan kuat tekan batako optimal sebesar 10,72 Mpa. Kata kunci : Batako, Pasir Silica Fume, Desain Eksperimen, Metode Taguchi  
PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA AKTIVITAS GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (GSCM) (Studi Kasus: KUD “BATU” Fortuna, Irvan Fauzi; Suamtri, Yeni; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.444 KB)

Abstract

Abstrak KUD “BATU” merupakan salah satu sektor industri yang memiliki aktivitas supply chain dalam memproduksi susu pasteurisasi Nandhi Murni. Selama ini, KUD “BATU” belum pernah melakukan pengukuran kinerja supply chain management yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode yang dapat diterapkan dalam pengukuran kinerja supply chain management yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pencapaian kinerja supply chain management KUD “BATU” yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan untuk mengukur kinerja supply chain management yang ramah lingkungan adalah metode pendekatan green supply chain management (GSCM). Model pengukuran kinerja GSCM ini terdiri dari aktivitas green procurement, green manufacture, green distribution dan reverse logistic. Dari pengamatan didapatkan indikator pengukuran sejumlah 44 key performance indicator yang sudah valid. KPI ini diberikan bobot dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan software expert choice 11. Selanjutnya dilakukan perhitungan scoring system menggunakan Objective Matrix (OMAX) dan traffic light system. Dari pengukuran tersebut dapat diberikan rekomendasi perbaikan pada indikator kinerja yang memiliki kategori merah dalam traffic light system.   Kata kunci : pengukuran kinerja supply chain, GSCM, OMAX, traffic light system
IMPLEMENTASI LEAN SIGMA UNTUK PENURUNAN NILAI COST OF POOR QUALITY KAIN EKSPOR KELAS A (Studi Kasus : Departemen Finishing PT Mertex Indonesia) Dewi, Galuh Ratna; Sugiono, Sugiono; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.273 KB)

Abstract

Abstrak Departemen Finishing PT Mertex Indonesia bertugas mengolah kain mentah menjadi produk kain jadi. Dalam menjalankan produksinya, Departemen Finishing masih mengalami pemborosan. Pemborosan (waste) sebagai internal failure menyebabkan cost of poor quality yang membuat perusahaan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah agar perusahaan dapat meningkatkan kualitas proses produksi dan menurunkan nilai cost of poor quality dengan menggunakan pendekatan lean sigma. Tahap awal dalam penelitian adalah mengidentifikasi alur proses produksi dan menggambarkan hasilnya melalui value stream mapping (VSM). Kemudian melakukan klasifikasi aktivitas dan melakukan identifikasi waste. Jenis waste yang dipertimbangkan dalam penelitian ini adalah seven waste. Setelah itu dicari nilai cost of poor quality (COPQ) dari masing-masing waste untuk mendapatkan waste berpengaruh berdasarkan nilai COPQ yang terbesar. Setelah itu dicari akar penyebab permasalahan dengan root cause analysis (RCA) dan prioritas waste yang harus diperbaiki dengan failure mode and effect analysis (FMEA). Dari alternatif perbaikan dipilih yang terbaik menggunakan value based management berdasarkan nilai value yang tertinggi. Melalui konsep value based management didapatkan alternatif perbaikan terpilih yaitu mengganti proses pengemasan manual dengan proses pengemasan otomatis dengan membeli mesin pengemas otomatis, menjaga kestabilan rolling mesin, melakukan preventive maintenance secara teratur dan melakukan pemasangan expander roll pada roll mesin. Setelah dilakukan rekomendasi perbaikan diharapkan nilai sigma dapat meningkat dan cost of poor quality dapat menurun. Kata kunci : Kualitas, Lean Sigma, waste, cost of poor quality, FMEA, value-based management.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS LINI PRODUKSI PADA SISTEM PRODUKSI KONTINYU DENGAN PENDEKATAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) (Studi Kasus pada PT. Petrokimia Gresik) Mahdina, Aini Nur; Sugiono, Sugiono; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.287 KB)

Abstract

Abstrak Total Productive Maintenance (TPM) adalah sebuah konsep untuk aktivitas pemeliharaan. Penerapan TPM digunakan untuk mengukur efektivitas lini produksi dengan menggunakan metode Overall Line Effectiveness (OLE). PT Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi pupuk pestisida dan industri bahan-bahan kimia. Pada lini produksi pupuk Phonska IV terdapat beberapa masalah produksi yaitu target produksi tidak terpenuhi, tingginya produk rework dan downtime mesin. Oleh karena itu, pengukuran efektivitas diperlukan untuk mengetahui kinerja mesin/peralatannya. OLE digunakan untuk mengukur dan menganalisa efektivitas lini produksi. Identifikasi six big losses dilakukan untuk mengetahui penyebab rendahnya efektivitas lini produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai OLE tahun 2013 adalah sebesar 60.33%. Losses yang berpengaruh adalah breakdown losses sebesar 44.65% atau 98408.6 menit dan process defect sebesar 28.26% atau 62291.4 menit. Penyebab losses tersebut antara lain karena kelalaian operator, pengetahuan operator kurang, mesin overload, part mesin bermasalah, tingginya target produksi serta ketidaksesuaian kondisi lingkungan. Konsep TPM dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi losses tersebut. Beberapa rekomendasi perbaikan yang diusulkan berdasarkan konsep TPM antara lain melakukan pemeliharaan mandiri oleh operator, menambahkan predictive maintenance, mengurangi target produksi, memperbaiki dan menambah peralatan untuk meningkatkan kualitas dan mencegah cacat produksi, serta mengadakan training untuk meningkatkan skill operator.   Kata kunci: Total Productive Maintenance (TPM), Overall Line Effectiveness (OLE), six big losses.  
PERANCANGAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN GROUP TECHNOLOGY UNTUK MENGURANGI JARAK MATERIAL HANDLING (Studi Kasus di PT Indonesian Marine Corp. Ltd Divisi Boiler Singosari-Malang) Rodliyah, Ainur; Choiri, Mochamad; Himawan, Rakhmat
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.278 KB)

Abstract

Abstrak   Tata letak fasilitas pada lantai produksi PT Indomarine Divisi Boiler saat ini belum menerapkan salah satu dari empat jenis layout yang umum digunakan (process layout, product layout, fixed position layout, group technology layout) sehingga terjadi perpindahan material yang cukup jauh dari workshop satu ke workshop lain dan akan menyebabkan adanya aliran material kurang teratur, frekuensi  perpindahan material lebih tinggi dan jarak perpindahan material yang lebih panjang. Untuk itu perlu dilakukan pengelompokan mesin berdasarkan kemiripan komponen yang diproduksi dengan menggunakan pendekatan group technology untuk mengurangi jarak perpindahan material. Penelitian ini menggunakan pendekatan group technology dengan metode clustering  (SLC, CLC, ALC). Untuk mengoptimalkan layout usulan yang mencakup sel-sel mesin dan departemen lain terkait dengan aliran material digunakan algoritma CRAFT dengan bantuan software WinQsb. Metode terpilih yang dijadikan dasar pembentukan sel mesin adalah metode SLC yang menghasilkan 10 sel mesin dengan nilai group efficiency 0,846.  Layout usulan baru yang telah dioptimalkan dengan algoritma CRAFT dapat memberikan pengurangan jarak material handling dari 71.935,23 m menjadi 63.003,0 m sehingga mengalami penurunan sebesar 8.932,23 m atau 12,41% dari total jarak pada layout awal. Kata kunci: tata letak fasilitas, group technology, clustering, material handling
PERBANDINGAN METODE PERT DAN FUZZY LOGIC APPLICATION FOR SCHEDULLING (FLASH) PADA PENJADWALAN PROSES FABRIKASI BOILER (Studi Kasus: PT Indonesian Marine Corp. Ltd.) Vizkia, Naura; Sugiono, Sugiono; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.538 KB)

Abstract

Abstrak PT Indonesian Marine Corp. Ltd. (Indomarine) saat ini menggunakan Critical Path Method (CPM) dalam melakukan penjadwalan proses fabrikasi boiler. Pada pelaksanaannya, sering terjadi ketidaksesuaian waktu penyelesaian proses fabrikasi antara rencana dengan aktualnya. Untuk mendapatkan metode yang memberikan hasil penjadwalan yang paling optimal, penelitian ini membandingkan waktu penyelesaian proses fabrikasi pada boiler menggunakan metode saat ini (CPM), PERT dan Fuzzy Logic Application for Scheduling (FLASH) terhadap waktu aktualnya. Di akhir penelitian juga dibandingkan terminologi probabilitas dan posibilitas dalam memperkirakan waktu penyelesaian proses fabrikasi. Berdasarkan hasil analisis dan perbandingan metode, PERT memberikan rata-rata waktu penyelesaian proyek paling optimal untuk kedua produk yaitu Boiler WR-11100 FM selama 147 hari  dan Fire Tube Boiler F 30 L selama 37 hari dengan selisih terhadap waktu penyelesaian aktual terkecil masing-masing 11 dan 6 hari. Terdapat perbedaan antara probabilitas dan posibilitas, dimana besarnya probabilitas bergantung pada standar deviasi serta perbedaan nilai yang dicari dengan rata-ratanya, sedangkan posibilitas akan semakin besar jika nilai tersebut mendekati nilai most likely-nya. Kata kunci : Penjadwalan Proyek, PERT, FLASH, CPM, Probabilitas, Posibilitas

Page 9 of 229 | Total Record : 2287


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 9 (2025): Vol. 13 No. 8 (2025): Vol. 13 No. 7 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 5 (2025): Vol. 13 No. 4 (2025): Vol. 13 No. 3 (2025): Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 10 (2024): Vol. 12 No. 9 (2024): Vol. 12 No. 8 (2024): Vol. 12 No. 7 (2024): Vol. 12 No. 6 (2024): Vol. 12 No. 5 (2024): Vol. 12 No. 4 (2024): Vol. 12 No. 3 (2024): Vol. 12 No. 2 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 10 (2023): Vol. 11 No. 9 (2023): Vol. 11 No. 8 (2023): Vol. 11 No. 7 (2023): Vol. 11 No. 6 (2023): Vol. 11 No. 5 (2023): Vol. 11 No. 4 (2023): Vol. 11 No. 3 (2023): Vol. 11 No. 2 (2023): Vol. 11 No. 1 (2023): Vol. 10 No. 9 (2022) Vol. 10 No. 8 (2022): Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 14 (2017) Vol 5, No 13 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue