cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Rekayasa & Manajemen Sistem Industri (JRMSI) adalah wadah bagi lulusan S-1 Teknik Industri, UB dan perguruan tinggi lainnya untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : -
Articles 2,287 Documents
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEREDUKSI WASTE PADA PRODUKSI FILTER ROKOK DENGAN WAM DAN METODE TAGUCHI (Studi Kasus Pada PT Essentra, Sidoarjo) Sigalingging, Epiphanie Aprianti; Tama, Ishardita Pambudi; Riawati, Lely
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.853 KB)

Abstract

Abstrak PT Essentra merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi filter rokok yang berlokasi di Sidoarjo. Salah satu produk yang dihasilkan perusahaan adalah filter rokok ACM502205. Pada proses produksi filter ACM502205 tersebut, masih ditemukan beberapa waste. Untuk itu dilakukan identifikasi waste dengan menggunakan salah satu tools dalam pendekatan lean manufacturing, yaitu waste assessment model (WAM) yang bertujuan untuk mengidentifikasi waste yang paling dominan dan membutuhkan perbaikan dengan segera pada produksi filter ACM502205. Dari hasil identifikasi waste menggunakan waste assessment model, diketahui waste yang paling dominan dan membutuhkan perbaikan dengan segera adalah defect waste. Selanjutnya dilakukan diskusi dengan karyawan perusahaan untuk mengetahui akar penyebab timbulnya defect waste, dari hasil diskusi tersebut diketahui bahwa akar penyebab terjadinya defect adalah hardness filter yang rendah.. Usulan rekomendasi perbaikan yang diberikan terkait adanya defect waste pada proses pembuatan filter ACM502205 di PT Essentra adalah dengan menerapkan setting level optimal yang didapatkan dengan perhitungan menggunakan metode Taguchi, yaitu: faktor A level 2 (filter di oven selama 4 menit dengan suhu 110°C), faktor B level 2 (set circum 16,85mm), faktor C level 2 (set roundness 95%), faktor D level 2 (set PZ 9%), faktor E level 2 (Set PD 445mmWg), faktor F level 1 (set weight 0,416 gr), dan faktor G level 1 (set menthol 119,8mg). Setting level optimal ini didapat dari perhitungan dengan menggunakan metode Taguchi dan telah terbukti dapat meningkatkan hardness dan mengurangi defect filter. Kata kunci : lean manufacturing, waste assessment model, taguchi, defect.
OPTIMASI PERENCANAAN LAYOUT PRODUKSI PEMBUATAN HOIKEN BOILER CAP. 5000 KG/H DENGAN CRAFT ALGORITHM DAN SIMULASI Dewi, Egar Astri; Sugiono, Sugiono; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.659 KB)

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan industri manufaktur yang memproduksi beberapa jenis produk berbahan logam seperti boiler, pressure vessel, heat exchanger, tangki dan lain-lain.PT XYZ membuat kebijakan untuk melakukan spesialisasi produk di tiap cabang.Berdasarkan kebijakan tersebut, salah satu cabang PT XYZ yakni cabang Pulo Gadung dikhususkan untuk menjadi produsen Hoiken Boiler Cap.5000 Kg/h. Awalnya layout lantai produksi di PT XYZ cabang Pulo Gadung adalah layout yang difungsikan untuk memproduksi berbagai produk.Analisa produk dan proses pembuatan Hoiken Boiler dijadikan acuan dalam usaha optimasi layout lantai produksi di PT XYZ.Hasil dari analisa tersebutlah yang dijadikan dasar dalam melakukan optimasi perancangan layout PT XYZ. Metode optimasi yang dilakukan adalah menggunakan algoritma CRAFT dengan bantuan software Winqsb 2.0, guna menghasilkan layout usulan dengan tujuan meminimasi total jarak material handling.Hasil dari CRAFT adalah 4 layout usulan dengan 4 metode pertukaran yang berbeda.Setelah itu, keempat layout usulan tersebut disimulasikan dengan software Arena 5.0. Simulasi ini dilakukan untuk menunjukan total utilitas transporter tiap layout usulan, yaitu sebesar 3.16 % untuk layout usulan dengan metode pertukaran improve by exchanging 2 departments, 3.28 % untuk metode improve by exchanging 3 departments , 3.19 % untuk  improve by exchanging 2 than 3 departments, dan 0.49 % untuk metode improve by exchanging 3 than 2 departments. Kata kunci : optimasi, CRAFT, simulasi, layout, perpindahan material, utilitas.
PENENTUAN KEBIJAKAN ORDER PRODUK SKINCARE DAN PLASTER DENGAN PENDEKATAN VENDOR MANAGED INVENTORY (Studi Kasus: PT Beiersdorf Indonesia) Renitasari, Retty; Sumantri, Yeni; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.915 KB)

Abstract

Abstrak PT Beiersdorf Indonesia perusahaan internasional penghasil produk skincare Nivea dan plaster Hansaplast di kota Malang. Pada proses supply chain management terdapat masalah yaitu tidak dapat memenuhi permintaan distributor yang disebabkan oleh informasi yang tidak akurat. Untuk mengatasi masalah tersebut metode yang digunakan untuk menentukan kebijakan order adalah Vendor managed Inventory (VMI) yang merupakan suatu model dimana pembeli tidak memutuskan apa, kapan dan berapa yang akan dipesan, melainkan hanya memberikan informasi permintaan dari pelanggan mereka, persediaan yang tersisa, serta informasi lain yang bisa mempengaruhi penjualan di masa yang akan datang. Langkah awal adalah menghitung total cost inventory dan service level kebijakan eksisting. Langkah selanjutnya adalah melakukan peramalan permintaan yang digunakan sebagai masukan pada simulasi kebijakan VMI dengan simulasi Monte Carlo. Setelah didapatkan data permintaan hasil peramalan, dilakukan perhitungan input awal yaitu nilai ROP (s) dan nilai maksimum (S). Input awal yang digunakan dalam simulasi kebijakan VMI adalah data permintaan hasil peramalan, s, S, lead time, order cost, holding cost dan stok awal. Lalu langkah selanjutnya adalah running simulasi kebijakan VMI. Dari hasil simulasi kebijakan VMI didapatkan order cost, holding cost, total cost inventory dan service level yang dijadikan sebagai parameter untuk dikombinasikan. Pada simulasi model pengelolaan VMI pendekatan (s,S) akan menghasilkan nilai (s,S) untuk tiap produk di pihak supplier. Selain itu model ini akan berdampak pada perubahan alur replenishment sehingga menyebabkan perubahan pada biaya yang dikeluarkan dan service level yang dihasilkan. Untuk itu akan dibandingkan total biaya dan service level antara sistem kebijakan eksisting dan kebijakan VMI. Kata kunci : Vendor Managed Inventory (VMI), (s,S), Kebijakan Order, Pengendalian Persediaan
OPTIMASI PENENTUAN RUTE PENGUMPULAN SUSU SAPI DENGAN LINEAR PROGRAMMING (Studi Kasus: Koperasi Unit Desa (KUD) BATU, Malang) Damayanti, Elvina; Rahman, Arif; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.578 KB)

Abstract

Abstrak Aktivitas logistik yang ada di KUD BATU yaitu pengumpulan susu dari peternak ke pabrik. Aktivitas ini dilakukan 2 kali dalam sehari oleh 11 kendaraan di KUD yang mengumpulkan susu dari 19 pos penampungan ke pabrik. Perencanaan rute pengumpulan susu saat ini masih menggunakan metode intuitif. Hal ini menyebabkan 1 truk hanya dapat mengambil susu di 1 pos penampungan dalam 1 rute. Padahal, rute yang dilalui oleh truk memungkinkan untuk melakukan pengambilan susu lebih dari 1 pos penampungan. Oleh karena itu, dilakukan pemodelan sistem pengumpulan susu yang dapat meminimasi biaya transportasi mengunakan linear programming. Pada linear programming dilakukan formulasi matematis yaitu menentukan variabel keputusan, fungsi tujuan, dan fungsi kendala. Berdasarkan hasil analisis dan perbandingan model existing dengan model linear programming, diperoleh penurunan biaya sebesar Rp 52.850 (15,47%) dalam setiap jadwal pengumpulan susu. Dalam sehari, terdapat 2 kali jadwal pengumpulan susu sehingga KUD BATU dapat menghemat biaya sebesar Rp 3.171.000 dalam satu bulan. Kata kunci : Optimasi Rute, Formulasi Matematis, Linear Programming, Minimasi Biaya.
IMPLEMENTASI METODE LEAN SIX SIGMA SEBAGAI UPAYA MEMINIMASI WASTE PADA PRODUKSI LINK BELT DI PT PINDAD PERSERO Utami, Sindy Putri; Setyanto, Nasir Widha; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.706 KB)

Abstract

Abstrak Lean six sigma merupakan kombinasi antara konsep lean dan six sigma untuk mengidentifikasi dan menghilangkan waste melalui peningkatan terus-menerus untuk mencapai tingkat kinerja enam sigma. PT Pindad (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi peralatan pertahanan keamanan (produk militer). Pada PT Pindad (Persero) masih terdapat permasalahan, khususnya pada bagian produksi link belt. Tahapan pada penelitian ini menggunakan tahap define, measure, analyze, dan improve (DMAI). Pada tahap define dengan value stream mapping teridentifikasi tujuh type waste yaitu waiting, defect, overproduction, unnecessary inventory, inappropriate processing, excessive transportation, dan unnecessary motion. Dari ketujuh waste tersebut, terdapat tiga waste yang paling berpengaruh berdasarkan tabel FMEA yaitu waiting dengan nilai RPN sebesar 540, unnecessary motion dengan nilai RPN sebesar 267, dan defect dengan nilai RPN sebesar 160. Beberapa rekomendasi perbaikan yang diusulkan berdasarkan konsep lean antara lain perancangan kartu kanban terkait waiting, modifikasi alat bantu material handling terkait unnecessary motion, dan perancangan checklist serta poster peringatan untuk defect.   Kata kunci: lean six sigma, value stream mapping, FMEA, kanban.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PADA MESIN WELDING DENGAN PENERAPAN KONSEP TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (Studi kasus: PT Arthawenasakti Gemilang, Malang) Cahyani, Lina Dwi; Tama, Ishardita Pambudi; Hardiningtyas, Dewi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.48 KB)

Abstract

Abstrak Mesin welding merupakan salah satu mesin dari proses assembly padaproses pembuatan kaleng. Mesin ini dijadikan objek penelitian karena memiliki jumlah waktu kerusakan yang paling tinggi diantara mesin lainnya. Pengukuran efektivitas mesin dilakukan dengan menghitung nilai Overall Equipment Effectiveness. Hasil penelitian menunjukkan mesin welding memiliki nilai rata-rata sebesar 80,46% selama tahun 2013, masih dibawah standar worldclass OEE. Berdasarkan hasil identifikasi, losses yang memiliki persentase terbesar adalah reduced speed losses (50,58%) dan breakdown losses (48,56%). Kedua losses tersebut terjadi disebabkan adanya kegagalan mesin sehingga menurunkan waktu produktif dari mesin. Diagram Fault Tree Analysis menunjukkan bahwa kegagalan mesin welding disebabkan oleh feeder, sheet transporter, can body transporter, dan current. Berdasarkan hasil perhitungan probabilitas terjadinya kegagalan, can body transporter merupakan komponen yang memiliki frekuensi kegagalan paling tinggi. Kegagalan tersebut disebabkan oleh conveyor chain, push in pawls, dan current. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk komponen can body transporter berdasarkan delapan pilar TPM. Kata kunci: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Fault Tree Analysis, delapan pilar TPM
PENGUKURAN PERFORMANSI SUPPLY CHAIN BERBASIS LIMA PROSES INTI SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) DENGAN PENDEKATAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) (Studi Kasus: PT Sang Hyang Seri – Persero, Cab. Pasuruan) Sumbayak, Ruth Elnawaty Triscova; Sumantri, Yeni; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.526 KB)

Abstract

Abstrak PT Sang Hyang Seri (Persero) merupakan perintis dan pelopor usaha perbenihan di Indonesia. Perusahaan ini melakukan pengolahan terhadap gabah kering panen (GKP) menjadi benih bersertifikat, dimana perusahaan memiliki aktivitas supply chain yang digunakan dalam mengatur aliran barang mulai dari petani sebagai supplier sampai kepada konsumen akhirnya. Dalam supply chain management, proses manajemen kinerja dan perbaikan yang berkelanjutan sangat perlu untuk dilakukan. Untuk menciptakan manajemen kinerja yang efektif, diperlukan sistem pengukuran kinerja yang mampu mengevaluasi kinerja supply chain. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran performansi supply chain perusahaan dengan berbasis pada lima proses inti Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan pengolahan data menggunakan pendekatan Analytic Network Process (ANP). Hasil dari penelitian ini diperoleh  nilai total indeks performansi supply chain perusahaan sebesar 7,884. Dalam Traffic Light System nilai tersebut termasuk dalam kategori kuning yang menunjukkan bahwa perusahaan belum mencapai performa yang diharapkan. Pihak manajemen harus berhati-hati terhadap berbagai macam kemungkinan yang dapat menurunkan performansi supply chain perusahaan dan tetap melakukan peningkatan performansi secara terus-menerus. Kata kunci: Pengukuran Performansi, Supply Chain, SCOR, ANP, OMAX, Traffic Light System
OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI TABUNG GAS MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA (Studi Kasus : PT Samator Gas Gresik) Cahyaningrum, Deriavinti Tri Indah Indarsari Mega; Santoso, Purnomo Budi; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.408 KB)

Abstract

Abstrak PT. Samator Gas Gresik merupakan perusahaan gas-gas industri yang memproduksi gas-gas seperti oksigen, nitrogen, karbondioksida, argon, dan hydrogen. PT. Samator Gas Gresik mendistribusikan produknya ke beberapa kota di Jawa Timur. Distribusi yang sudah ada dilakukan dengan menetapkan satu kendaraan yang menyalurkan produk untuk setiap pelanggan. Ini berarti bahwa apabila perusahaan memiliki enam pelanggan maka enam kendaraan akan ditugaskan. Rute distribusi juga ditentukan oleh pengemudi secara subjektif tanpa mempertimbangkan rute yang terbaik untuk pergi ke tempat pelanggan. Penelitian ini mengalokasikan muatan dan memilih kendaraan yang digunakan untuk mendistribusikan tabung gas. Kemudian,  Algoritma Genetika digunakan untuk menentukan rute terbaik dengan menetapkan parameter algoritma genetika. Algoritma Genetika dijalankan dengan menggunakan Delphi 2010. Efisiensi pendistribusian dievaluasi berdasarkan total jarak dan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh PT Samator Gas Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rute distribusi yang diperoleh dengan algoritma genetika memiliki rute yang berbeda dari rute distribusi yang telah ada. Dengan menggunakan algoritma genetika, total jarak tempuh mengalami penurunan sebesar 8034,6 kilometer atau 60,87% dan total biaya distribusi mengalami penurunan sebesar Rp 19.227.100 atau sebesar 70,27 %. Hal ini terbukti bahwa algoritma genetika mampu menghemat jarak tempuh dan biaya distribusi. Kata Kunci: Rute distribusi, jarak, biaya distribusi, efisiensi, Algoritma Genetika
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DAN RISIKO PADA PRODUKSI ROKOK SIGARET KRETEK MESIN (SKM) (Studi Kasus Pada PT. Cakra Guna Cipta Malang) Julianto, Bagoes; Tama, Ishardita pambudi; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.692 KB)

Abstract

Abstrak PT. Cakra Guna Cipta Malang merupakan salah satu perusahaan rokok yamg ada di kota Malang. Perusahaan ini memproduksi rokok berjenis Sigaret Kretek Tanngan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) dimana rokok-rokok tersebut dipasarkan di Pulau Jawa sendiri maupun di luar Pulau Jawa. Pada proses produksi rokok tersebut, efeiktifitas dan efisiensi produksi perusahaan masih kurang. Untuk mengatasi masalah teresebut dilakukan pengukuran produktivitas menggunakan Objective Matrix (OMAX) yang bertujuan untuk mengidentifikasi indikator produktivitas yang berpengaruh pada produktiivtas perusahaan dan mengukur tingkat produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas diawali dengan pendefinisian indikator produktivitas, melalui pendefinisian ini didapatkan indikator produktivitas yang berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Selanjutnya dilakukan analisa risiko dari setiap indikator produktivitas perusahaan menggunakan Risk Map dan dibantu dengan Root Cause Analysis untuk memberikan rekomendasi berdasarkan akar penyebab timbulnya risiko. Usulan rekomendasi perbaikan yang diberikan terkait produktivitas dan risiko perusahaan adalah perlunya pengecekan barang dari supplier, pemberlakuan kebijakan dari perusahaan yang tegas dan sesuai dengan kondisi pegawai serta kondisi perusahaan, tidak memaksakan penggunaan mesin dan perawatan mesin secara rutin. Kata kunci : Pengukuran Produktivitas, Manajemen Risiko, OMAX, Risk Map, RCA
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERAWATAN MESIN BERBASIS GROUP TECHNOLOGY (Studi Kasus: PT. Adi Putro Wirasejati Malang) Melladya, Raena; Santoso, Purnomo Budi; Choiri, Mochamad
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.218 KB)

Abstract

Abstrak Departemen maintenance PT. Adi Putro Wirasejati (PT. APW) masih menggunakan sistem manual dalam melakukan manajemen perawatan mesin. Hal ini menyebabkan keterlambatan tindakan perawatan mesin dan sulitnya akses data bagi SPV dan karyawan maintenance untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Selain itu, belum ada pengkodean mesin, komponen dan sparepart sehingga pencarian informasi tentang mesin dan sparepart masih membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, perlu adanya suatu perancangan database sistem informasi manajemen perawatan mesin berbasis kodefikasi dengan group technology yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung kegiatan manajemen perawatan mesin pada PT. APW dengan metode software prototyping. Berdasarkan hasil perancangan sistem, sistem yang dirancang dapat memperbaiki sistem lama pada PT. APW. Sistem manajemen perawatan mesin juga sudah memenuhi semua kebutuhan sistem yang dibutuhkan oleh SPV dan karyawan maintenance. Dengan sistem informasi manajemen perawatan mesin, SPV dapat menerima laporan rutin, summary dan laporan harian tentang jadwal perawatan mesin, kerusakan mesin dan inventory sparepart. Klasifikasi dan kodefikasi dengan group technology pada mesin, komponen dan sparepart juga dapat mempermudah sistem pencarian informasi yang dibutuhkan. Kata kunci : Sistem informasi manajemen perawatan mesin, database, group technology, prototyping

Page 10 of 229 | Total Record : 2287


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 9 (2025): Vol. 13 No. 8 (2025): Vol. 13 No. 7 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 5 (2025): Vol. 13 No. 4 (2025): Vol. 13 No. 3 (2025): Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 10 (2024): Vol. 12 No. 9 (2024): Vol. 12 No. 8 (2024): Vol. 12 No. 7 (2024): Vol. 12 No. 6 (2024): Vol. 12 No. 5 (2024): Vol. 12 No. 4 (2024): Vol. 12 No. 3 (2024): Vol. 12 No. 2 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 10 (2023): Vol. 11 No. 9 (2023): Vol. 11 No. 8 (2023): Vol. 11 No. 7 (2023): Vol. 11 No. 6 (2023): Vol. 11 No. 5 (2023): Vol. 11 No. 4 (2023): Vol. 11 No. 3 (2023): Vol. 11 No. 2 (2023): Vol. 11 No. 1 (2023): Vol. 10 No. 9 (2022) Vol. 10 No. 8 (2022): Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 14 (2017) Vol 5, No 13 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue