cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 61 Documents clear
PENGARUH VARIASI FRAKSI SERAT PLASTIK TERHADAP KEKAKUAN DAN DAKTILITAS BALOK BETON BERTULANG Shakti, Roberto Pradana; Wibowo, Ari; N, Christin Remayanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan balok bertulang menggunakan sifat beton untuk menahan gaya tekan serta tulangan untuk menahan gaya tarik. Tapi bila beton mengalami kuat tarik melebihi kapasitasnya, maka beton mengalami retak. Untuk mengatasi retakan pada beton maka terdapat salah satu inovasi yaitu dengan ditambahkan serat (fiber) dalam campuran beton. Riset ini memiliki tujuan untuk meneliti pengaruh serat plastik botol minuman terhadap kekakuan serta daktilitas pada balok beton bertulang. Balok yang digunakan memiliki ukuran 15 x 20 x 120 cm. Mutu beton yang direncanakan yaitu 20,75 MPa. Jenis serat yang digunakan adalah plastik botol minuman bekas. dengan panjang 40 mm dan lebar 2 mm serta variasi yang digunakan yaitu fraksi sebesar 5% , 10% dan 15% dari volume balok beton bertulang. Hasil pengujian kekakuan pada balok menunjukkan bahwa penambahan serat plastik. pada balok beton bertulang memiliki pengaruh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa balok dengan fraksi 5% dari volume balok meningkatkan kekakuan paling optimum serta balok dengan fraksi 15% dari volume balok meningkatkan daktilitas paling optimum. Nilai kekakuan untuk beban 800 kg dan untuk first yield (leleh pertama) masing-masing sebesar. 1568,63 kg/mm dan 597,64 kg/mm. Untuk nilai daktilitas sebesar  4,37.     Kata Kunci: balok beton bertulang, serat plastik, kekakuan, daktilitas
PENGARUH VARIASI BENTUK SERAT PLASTIK TERHADAP KEKAKUAN DAN DAKTILITAS BALOK BETON BERTULANG Ahmad B., Jeka; Wijatmiko, Indradi; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai beton bertulang terus berkembang seiring dengan berkembangnya zaman. Salah satunya adalah ditambahkannya serat, sehingga  serat dapat mencegah terjadinya keretakan ketika beton mengalami pembebanan. Penelitian ini menggunakan serat plastik dengan harapan dapat meningkatkan kekuatan pada beton dan mengurangi permasalahan limbah plastik. Benda uji yang digunakan berupa balok berdimensi 15 x 20 x 120 cm dengan tulangan utama berukuran D-10 dan tulangan sengkang Ø8. Serat plastik.yang dicampurkan memiliki dimensi 2 mm x 40 mm berbentuk C dan Z dengan fraksi 10%.dari volume balok. Pengujian dilakukan dengan meletakkan balok diatas tumpuan dengan panjang bentang 1 m, pembebanan dilakukan terpusat pada tengah bentang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat plastik dengan bentuk kait C dan kait Z menurunkan modulus elastisitas balok beton bertulang. Hasil kekakuan terbesar terdapat pada penambahan serat dengan bentuk kait Z pada titik tinjau 1 (first crack) sebesar 1190,476 kg/mm (meningkat 7,68% dari balok normal) dan pada titik tinjau 2 (P=800 kg) sebesar 1176,471 kg/mm. Selanjutnya penambahan serat dengan bentuk C dapat meningkatkan daktilitas balok beton bertulang yaitu sebesar 4,453 (meningkat 29,37% dari balok normal). Kata Kunci: Serat plastik, daktilitas, kekakuan, modulus elastisitas, balok beton bertulang.
PENGARUH VARIASI FRAKSI SERAT PLASTIK TERHADAP KUAT LENTUR, LENDUTAN, DAN POLA RETAK BALOK BETON BERTULANG Marami S. A., Fat-Hanna; Nainggolan, Christin Remayanti; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah salah satu bahan kontruksi yang banyak digunakan untuk bangunan. Beton yang memiliki kelebihan yaitu kuat tekan yang tinggi, namun memiliki kekurangan yaitu lemah terhadap kuat tarik. Dengan begitu, beton dikombinasikan dengan tulangan baja untuk menahan gaya tarik. Walaupun begitu, beton masih terjadi lendutan dan retakan. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian tentang penambahan serat plastik pada campuran beton. Lendutan dan retakan pada beton diharapkan dapat berkurang dengan penambahan serat. Benda uji menggunakan ukuran 15 x 20 x 120 cm. 20,75 Mpa adalah mutu beton yang direncanakan. Tulangan utama ukuran D-10mm dan tulangan sengkang Ø8 mm adalah tulangan yang digunakan. Serat yang digunakan adalah botol minuman plastik bekas yang berukuran 40 mm x 2 mm. Variasi fraksi yang diteliti adalah fraksi 5%, 10%, dan 15% dari volume balok beton bertulang. Hasil pengujian menunjukan bahwa penambahan serat plastik dapat mengurangi lendutan pada balok beton bertulang. Nilai lendutan pada balok untuk fraksi 5%, fraksi 10%, dan fraksi 15% terjadi penurunan berturut-turut sebesar 12,17%, 26,09%, dan 1,74% terhadap balok normal. Selanjutnya untuk nilai lebar retak terjadi penurunan lebar retak sebesar 46,12% dan 2,48%. Namun untuk balok serat plastik fraksi 15% terjadi kenaikan nilai lebar retak sebesar 94,47%. Kemudian hasil Pola retak menunjukan jenis pola retak lentur geser. Kata Kunci: balok beton bertulang, serat kaleng, kuat lentur, lendutan, pola retak
PENGARUH VARIASI JARAK ALAT SAMBUNG TERHADAP BEBAN LATERAL MAKSIMUM DAN KEKAKUAN AKIBAT BEBAN SIKLIK (QUASI-STATIS) PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Anorogo, Bagus; Brahmana Kridaningrat, Bhondana Bayu; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan baja canai dingin mulai digunakan dalam konstruksi sebagai struktur bangunan. Namun material ini memiliki ketebalan yang relatif tipis dan ringan sehingga rentan terjadi kegagalan pada penyatuan elemen-elemennya. Maka perlu adanya perencanaan yang baik pada keseluruhan sistem sambungan terhadap beban-beban yang bekerja seperti beban lateral akibat gempa. Dalam penelitian ini dilakukan pembebanan siklik terhadap portal baja canai dingin yang bertujuan mengetahui pengaruh sambungan terhadap beban lateral dan kekakuan struktur. Dalam penelitian ini dirancang dua jenis portal yang memiliki perbedaan pada jarak alat sambung dari sumbu sekrup ke kolom 2 cm, ke balok 2 cm (SC 2-2) dan dari sumbu sekrup ke kolom 2 cm, ke balok 1 cm (SC 2-1). Digunakan 2 benda uji pada setiap variasi benda uji. Pembebanan menggunakan metode displacement control yaitu memperhatikan drift ratio sebesar 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil pengamatan dan penelitian yang didapatkan adalah beban lateral puncak dan kekakuan struktur, dimana kapasitas tahanan pada benda uji SC 2-1 lebih besar dibandingkan dengan benda uji SC 2-2. Rata-rata nilai beban lateral puncak dan kekakuan tangensial serta secant yaitu benda uji SC 2-1 4,898 kg, 0,993 kg/cm dan 0,840 kg/cm serta benda uji SC 2-2 3,808 kg, 0,888 kg/cm dan 0,728 kg/cm. Hal ini terjadi dikarenakan jarak dari alat sambung SC 2-1 lebih kecil, sehingga pada saat pembebanan sambungan dengan jarak 2-1 bekerja lebih dahulu. Sedangkan pelat sambung pada jarak 2-2 perlu meregang hingga panjang tertentu untuk bekerja secara optimal. Kata Kunci : Canai Dingin, Portal, Sambungan, Jarak Alat Sambung, Beban Lateral, Beban Siklik, Kekakuan Tangen, Kekakuan Secant, Histerisis, Kurva Envelope  
PERENCANAAN GEDUNG KULIAH BERSAMA UNIVERSITAS NEGERI MALANG DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL CASTELLATED BEAM M., Novita Gusmayati; Hidayat, M. Taufik; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota pendidikan dari antara berbagai provinsi. Sehingga hal ini membuat banyaknya minat pelajar yang ingin menimba ilmu di kota ini. Salah satunya yaitu Universitas Negeri Malang yang cukup terkenal. hal ini membuat jumlah pelajar yang meningkat. Sehingga mengharuskan untuk merencanakan pembangunan gedung sepuluh lantai yang bertujuan agar meminimalisir lahan yang di gunakan dan juga menciptakan rasa nyaman dan kondusif. Perencanaan bangunan tinggi ini diharapkan mampu menahan gaya gempa. Perencanaan ini dilakukan menggunakan profil Castellated Beam yang komposit dengan menggunakan perhitungan analisis dan desain SAP 2000 profil baja WF-Shape. Dimana, Balok terdiri dari tiga jenis yaitu Balok induk menggunakan WF – Shape berdimensi 350 x 350, Balok Anak menggunakan WF – Shape berdimensi 250 x 250, dan Balok Konsol menggunakan WF – Shape berdimensi 150 x 75 dan Kolom menggunakan profil WF – Shape 428 x 407. Konsep perencanaan ini menggunakan metode LRFD, peraturan SNI, dan PPIUG.   Kata Kunci : Castellated Beam, Bangunan tinggi, gaya gempa
PENGARUH SEMEN GROUND GRANULATED BLAST FURNACE SLAG (GGBFS) PADA KOMPOSISI CAMPURAN SEMEN TERHADAP KUAT LENTUR BETON MUTU TINGGI Herdianto, Muhammad Irfan; Dewi, Sri Murni; Nurlina, Siti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen Portland merupakan material yang sangan penting dalam proses produksi beton, namun tingginya produksi semen Portland dapat berdampak buruk terhadap lingkungan. Oleh karena itu banyak ditemukan material-material ramah lingkungan yang bersifat seperti semen maupun bersifat pozzolan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat konsumsi semen Portland. Pada umumnya material yang digunakan dalam campuran beton  yaitu Fly Ash, slag (semen GGBFS), dan Silika Fume. Digunakannya material-material tersebut tentunya berpengaruh pada kualitas beton yang dihasilkan seperti kekuatan beton, kecepatan pengerasan, kepadatan, dan lainnya. Pada penelitian ini, semen GGBFS dan Silika Fume digunakan sebagai bahan subtitusi pada komposisi semen suatu campuran beton.  Variasi material yang digunakan yaitu kadar semen GGBFS 25% (A1); 45% (A2); 55% (A3); 65% (A4) dan kadar Silika Fume 0% (B1); 10% (B2). Menggunakan benda uji berupa balok dengan dimensi (15 x 15 x 53) cm dan dilakukan pengujian menggunakan prosedur uji kuat lentur pada benda uji mencapai umur 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian pada benda uji berumur 28 hari, penggunaan semen GGBFS dan Silika Fume berpengaruh terhadap kuat lentur beton, dan kekuatan yang dihasilkan mampu mencapai mutu tinggi. A1B1>A2B1>A3B1>A4B1. Pada campuran beton berikutnya dengan kandungan Silika Fume 10% (B2), kuat lentur tertinggi terjadi pada kadar semen GGBFS 25% (A1)dan 45% (A2) dengan kuat lentur rata-rata 6,67 MPa, lalu kuat lentur mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya kadar semen GGBFS dengan urutan A1B1=A2B1>A3B1>A4B1. Berdasarkan kedua campuran tersebut, campuran dengan kadar Silika Fume 0% (B1) memiliki kuat lentur yang cenderung lebih besar dibanding campuran dengan kadar Silica Fume 10% (B2).   Kata kunci: Semen GGBFS, Silica Fume, Kuat Lentur, Beton Mutu Tinggi.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN MENGGUNAKAN BALOK CASTELLATED KOMPOSIT PADA GEDUNG KAMPUS II LABOLATORIUM VOKASI DAN INDUSTRI KREATIF VOKASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 7 LANTAI Irfandi, Rofif Alfiros; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir seluruh bangunan gedung bertingkat di malang raya banyak yang menggunakan struktur beton bertulang yang pengerjaan dan pembuatan konstruksinya memakan waktu yang lama.Penggunaan material castellated komposit menjadi desain dalam perancangan gedung kampus II labolatorium vokasi dan industri kreatif vokasi 7 lantai yang awalnya menggunakan struktur beton bertulang biasa, dan juga umumnya perilaku diagram lintang pada balok semakin ke tengah semakin mendekati nol jadi akan lebih baiknya didesain dengan balok castellated. Berdasarkan perhitungan menggunakan alat bantu software struktur yang menghitung gaya dalam gedung maka di dapat bahwa pengaruh beban gempa sangat signifikan pada daerah tumpuan sehingga Mu yang dipakai adalah pada daerah tumpuan, setelah dilakukan analisis perhitungan kompisit castellated didapatkan terjadi pembesaran momen, jika pada sebelum komposit castellated didapat balok induk dengan Φ Mn = 219,24 kNm dan pada balok anak dengan Φ Mn = 32,49 kNm. Pada saat setelah komposit didapat balok induk dengan ΦMn = 361,57 kNm dan pada balok anak dengan ΦMn=72,32 kNm dengan begitu didapat perbesaran momen pada balok induk sebesar 65% dan balok anak sebesar 123% Kata kunci: Kampus II Brawijaya Malang, Struktur Komposit , Balok Castellated, Castellated Komposit
PENGARUH VARIASI COATING PADA BETON KEROPOS TERHADAP GELOMBANG ECHO DENGAN MENGGUNAKAN METODE UPE (ULTRASONIC PULSE ECHO) Allena, Gabrielle; Wijatmiko, Indradi; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dan  pertumbuhan  industri di bidang konstruksi semakin meningkat di Indonesia terutama di bidang material pada infrastruktur. Beton merupakan komponen utama struktural yang berfungsi menahan dan mendistribusikan beban dalam suatu bangunan. Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan hasil akhir dari proses pembangunan kurang baik atau diragukan, maka dari itu diperlukan pemeriksaan terhadap kekuatan struktur bangunan dan dilakukan penyelidikan apakah bangunan tersebut kuat menahan beban guna atau diperlukan adanya perkuatan terhadap struktur bangunan tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi coating terhadap pembacaan UPE. Dengan menggunakan metode Non-destruktif test (NDT) berdasarkan data UPE diperoleh beton yang diberikan coating watershield dan waterproof memperlihatkan  hasil scan dan amplitudo yang lebih baik setelah diberikan coating. Floor hardener memiliki pola dan bentuk waveform yang samapada beton sebelum dan sesudah diberikan coating. Penurunan cepat rambat terjadi hanya pada beton yang diberikan acian sedangkan pada beton yang diberikan coating watershield, waterproof, dan floor hardener terjadi kenaikan cepat rambat. Dari hasil analisis pada beton yang diberikan variasi coating didapatkan bahwa pengujian UPE masih dapat digunakan pada beton yang telah dilapisi waterproof, watershield, dan floor hardener dikarenakan kenaikan cepat rambatnya tidak signifikan atau sekitar 1-2%. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat dikatakan bahwa acian dan coating dapat mempengaruhi pembacaan a-scan dan b-scan pada alat UPE. Pada penelitian  juga didapatkan bahwa kekasaran permukaan yang tinggi dapat mengurangi energi yang ditransmisikan ke sampel oleh sinar ultrasonik, karena itu mengurangi amplitudo dari sinyal yang diterima. Sebagai Hasilnya, kapasitas deteksi diskontinuitas seperti rongga, retakan, dll, berkurang. Kata Kunci: UPE (Ultrasonic Pulse Echo), Beton Keropos, Coating
PEMODELAN DIFUSI KLORIDA KE DALAM BETON PC BERDASARKAN METODE SOLUSI INTEGRAL PERSAMAAN DIFUSI Kurniawati, Agustin Dian; Nuralinah, Devi; Arifi, Eva
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung di Indonesia sudah banyak yang dilakukan di tepi maupun lepas pantai, hal tersebut mengakibatkan beton akan terkena paparan garam udara yang dihasilkan oleh air laut sehingga klorida dapart bereaksi terhadap semen yang terkandung di dalam beton maupun akan dapat menyebabkan korosi pada besi yang tertanam didalam beton. Apabila terjadi pengangkutan klorida kedalam beton, maka akan mempengaruhi kekuatan dan masa layan beton tersebut. Analisis yang akan dilakukan, diharapkan dapat membantu untuk menunjukkan cara perhitungan menggunakan metode error function dengan dua macam batasan. Metode error function merupakan perhitungan matematis sederhana yang digunakan untuk memperhitungkan ulang dengan mengambil koefisien difusi yang sebenarnya dan digunakan sebagai konstanta dalam ruang dan waktu. Data penelitian yang digunakan dalam analisis ini adalah data penelitian dari jurnal “Cement and Concrete Research”, 29 (1999), 487-495. Hasil yang diharapkan adalah berupa perkiraan nilai kadar klorida hingga 8 tahun sesuai dengan nilai yang ada pada data. Data yang dibutuhkan untuk melakukan analisis perkiraan kadar klorida adalah nilai klorida yang terukur dari penelitian berserta kedalamaan, waktu pengujian berserta lama waktu penelitian yang lengkap. Pada perhitungan analisis ini dihitung terlebih dahulu kandungan klorida permukaan konstan dan yang tergantung waktu. Setelah itu koefisien juga dihitung dengan menggunakan data klorida permukaan yang sudah didapatkan. Dengan koefisien difusi dan klorida permukaan yang sudah dihitung, maka selanjutnya bisa memperhitungkan kadar klorida pada tiap waktu dan kedalaman. Hasil perhitungan analisis menggunakan rumus error function untuk mengetahui kandungan dan laju difusi klorida pada beton yang diperhitungkan dengan 4 model metode menunjukkan bahwa laju difusi pada beton mengalami penurunan seiring dengan semakin besarnya nilai kedalaman atau semakin jauhnya sampel beton dari permukaan yang terekspose. Namun dari keempat model metode yang memperhitungkan ulang nilai C(x,t), model dengan batasan D(t) dan Co(t) merupakan yang nilainya paling mendekati C(x,t) data eksperimen. Kata kunci: Error function, kadar klorida, koefisien difusi.
Pengaruh Jumlah dan Letak Tulangan pada Arah Longitudinal Transducer Terhadap Pengukuran Cepat Rambat Gelombang Menggunakan UPV (Ultrasonic Pulse Velocity) Wulandari, Fahima; Wijatmiko, Indradi; Suseno, Hendro
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan mutu balok pada bangunan yang sudah terbangun dapat dilakukan dengan metode non destructive test menggunakan Ultrasonic Pulse Velocity (UPV). UPV test akan menghasilkan kecepatan rambat gelombang yang menunjukkan kerapatan dari suatu material. Kerapatan material beton dan baja berbeda, kerapatan baja lebih besar dibandingkan dengan kerapatan beton. Oleh karena itu diperlukannya suatu penelitian yang menunjukkan pengaruh tulangan terhadap pengukuran cepat rambat gelombang menggunakan UPV. Penelitian ini menggunakan benda uji beton normal dan beton bertulang. Benda uji beton bertulang memiliki tiga variasi yaitu, beton bertulang dengan 4 tulangan, beton bertulang dengan 8 tulangan dan beton bertulang dengan 12 tulangan. Penelitian ini menggunakan alat PUNDIT PL-200 untuk pengujian UPV dengan hasil parameter cepat rambat gelombang, Silver Schimdt Hammer untuk hammer test dengan hasil nilai rebound number dan Compression Test dengan hasil kuat tekan aktual untuk benda uji silinder.   Kata kunci: Cepat rambat gelombang, Beton Bertulang, Ultrasonic Pulse Velocity, Non   Destructive Test