cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 117 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2023)" : 117 Documents clear
ANALISIS KINERJA STRUKTUR PORTAL TERHADAP GEMPA DENGAN PEMODELAN DINDING SEBAGAI ELEMEN BATANG DIAGONAL Asnah Ummi Bashiroh; Christin Remayanti Nainggolan; Ari Wibowo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umumnya dinding pengisi pada bangunan gedung hanya dianggap sebagai komponen non-struktural yang tidak diperhitungkan dalam perencanaan struktur bangunan tanpa memberi pengaruh kekakuan ataupun kekuatan pada struktur. Namun, pada banyak kasus gempa keberadaan dinding pengisi memberi pengaruh terhadap ketahanan struktur bangunan dalam menerima beban lateral dari gempa. Dari masalah tersebut, penelitian ini akan memodelkan pasangan dinding menjadi batang diagonal yang selanjutnya dianalisis dengan komponen struktur lainnya. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan beban lateral dimana dalam hal ini digunakan Analisis Statik Nonlinear Pushover. Berdasarkan hasil analisis didapatkan pemodelan dinding pengisi sebagai batang diagonal memberi pengaruh pada kinerja struktur portal terhadap gempa. Dimana pemodelan dinding memberikan kekakuan struktur yang lebih besar sehingga dapat memperkecil perpindahan dan simpangan antar struktur. Selain itu, kinerja struktur pada portal dengan pemodelan dinding pengisi juga lebih baik dibanding portal tanpa dinding pengisi. Namun, pemodelan dinding pada struktur memperkecil nilai daktilitas struktur sehingga portal tanpa dinding pengisi memiliki sifat yang lebih daktil. Kata kunci: Pemodelan Dinding Pengisi, Batang Diagonal, Perpindahan, Simpangan Antar Tingkat, Daktilitas, Kinerja Struktur
Analisis Kinerja Struktur Portal terhadap Gempa dengan Pemodelan Dinding sebagai Elemen Shell Gede Chandra Wira Kusuma; Ari Wibowo; Christin Remayanti Nainggolan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembangunan gedung, dinding pengisi berperan sebagai pemisah antara ruang yang saling berhubungan dari segi arsitektural. Walaupun seringkali dianggap tidak memiliki pengaruh pada kekuatan struktur bangunan, dinding pengisi pada beberapa kasus kerusakan akibat gempa bumi dapat menunjukkan adanya transfer beban gempa dari portal ke pasangan dinding. Berdasarkan permasalahan tersebut, direncanakan sebuah penelitian mengenai pengaruh penggunaan dinding batu bata terhadap perilaku struktur secara keseluruhan. Dinding batu bata dimodelkan sebagai elemen shell dengan tiga pemodelan, yaitu portal terbuka, portal tertutup dengan bukaan, dan portal tertutup. Pemodelan dinding dapat memperbesar kekakuan struktur sehingga portal tertutup memiliki nilai perpindahan dan simpangan antar tingkat terkecil. Daktilitas struktur juga dipengaruhi oleh pemodelan dinding sehingga portal tertutup memiliki faktor daktilitas terkecil. Keberadaan bukaan pada dinding dapat menurunkan kekakuan struktur dan meningkatkan sifat daktilitas struktur. Berdasarkan ATC-40, pemodelan dinding pada struktur dapat meningkatkan kinerja struktur menjadi lebih baik. Kata Kunci: Pemodelan Dinding Pengisi, Elemen Shell, Perpindahan, Simpangan Antar Tingkat, Daktilitas, Kinerja Struktur
Studi Pola Arus Teluk Lamong Akibat Pasang Surut Mohammad Ilham Ramadhan Heru; Alwafi Pujiraharjo; M. Ruslin Anwar
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak tahun 2011 hingga saat ini Selat Madura telah mengalami beberapa pembangunan pulau reklamasi. Pulau reklamasi ini memberikan dampak terhadap pola dan besaran arus yang ada akibat dari perubahan parameter oseanografi. Salah satu parameter yang berubah adalah pasang surut akibat dari kondisi astronomis benda-benda langit. Pola dan besaran ini sangat dipengaruhi oleh perubahan parameter luas wilayah lautan dan pasang surut. Informasi pola arus sangatlah penting untuk kepentingan pelayaran, misalnya untuk menentukan alur pelayaran, navigasi kapal, dan tata letak pelabuhan. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukannya studi pola arus ini untuk mengetahui model pasang surut di kawasan Teluk Lamong, pola arus sebelum dan sesudah adanya pulau reklamasi, dan bagaimana kondisi eksisting kecepatan arus jika dibandingkan dengan ketentuan kapal untuk bersandar di pelabuhan. Melalui hasil analisis didapatkan bawah untuk koordinat (6°56'03'' LS, 112°42'43" BT) bulan Maret memiliki tipe diurnal atau harian tunggal dengan nilai formzahl lebih dari 3, sedangkan untuk koordinat (7°11'24.3" LS, 112°46'44" BT) untuk bulan Maret merupakan mixed tide prevailing semidiurnal dengan nilai formzahl dengan rentang 0.25 < F < 1.5. Melalui perhitungan software numerik didapatkan bahwa kondisi pasang surut purnama pada model bulan Maret mendapatkan nilai 0.5624 m dan -0.8046 m, sedangkan untuk kondisi pasang surut perbani didapatkan nilai 0.0228 m dan -0.1292 m. Hasil analisis pola arus pada Teluk Lamong pada saat pasang maupun surut memiliki perbedaan baik pada arah ataupun kecepatan. Kecepatan arus terbesar terjadi saat kondisi pasang purnama dengan kecepatan 0.0225 m/s di daerah pelabuhan milik PT Wilmar Nabati dan kecepatan 0.0131 m/s di pelabuhan Teluk Lamong, namun untuk pelabuhan Surabaya nilai terbesar didapat pada kondisi pasang perbani dengan kecepatan 0.0303 m/s. Melalui perbandingan antara model non-reklamasi dan reklamasi didapatkan bahwa perbandingan antara nilai kecepatan relatif tidak signifikan dan perbandingan pola arus pada daerah Teluk Lamong juga tidak berubah. Ketika terjadi pasang dari selatan menuju utara sedangkan saat kondisi surut maka akan bergerak dari utara menuju selatan. Analisis kecepatan dan arah arus untuk alur pelayaran kapal pada model didapatkan nilai yang masih aman dikarenakan pada semua model memiliki kecepatan < 1 m/s, sehingga tidak terdapat rekomendasi khusus terhadap kapal untuk bersandar pada saat-saat tertentu. Kata Kunci: Arus, Pemodelan hidrodinamika, Pasang surut, Alur pelayaran, Reklamasi.
Redesain Kolom Bangunan Menggunakan Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih Yaumil Akmal; Agoes Soehardjono MD; Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan merupakan faktor utama dalam menjamin kekuatan dan keamanan bangunan, semakin besar beban yang harus di pikul oleh struktur semakin besar juga penompang struktur yang di butuhkan agar mampu memikul beban yang ada. Pada penelitian ini akan membahas penggunaan kolom pipih sebagai penompang struktur yang di gunakan pada gedung yang sebelumnya memakai kolom konvensional (persegi). Redesain kolom pipih ini bertujuan untuk efesiensi ruangan/tempat dan menambah nilai estetika dalam suatu ruangan di bandingkan dengan penggunaan kolom konvensional serta juga memperkenalkan gaya arsitektur kolom pipih yang juga layak untuk digunakan pada bangunan gedung. Kolom pipih yang akan di gunakan pada penelitian ini dengan bentuk yang bervariasi yaitu bentuk T, L, dan I. Ukuran lebar kolom yang direkomendasikan pada penelitian ini adalah 150mm sesuai dengan ketebalan dinding. Perencanaan kolom pipih ini berlokasi di Wilayah Sumatera Barat dengan fungsi bangunan Kantor. Bangunan dibangun diatas tanah dengan kondisi sedang,sehingga bangunan masuk kedalam kategori desain seismik kelas D. pada SNI 1726:2019, bangunan kantor tersebut tergolong kedalam jenis sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis statik ekivalen beradasarkan SNI 1726:2019. Dari hasil redesain kolom konvensional menjadi kolom persegi diperoleh dimensi kolom bentuk T; mm dengan konfigurasi tulangan 12-D19, Untuk kolom pipih L;mm dengan konfigurasi tulangan 12-D16, dan dimensi kolom I;mm dengan konfigurasi tulangan 12-D16. Kata Kunci: Kolom Pipih, Statik Ekivalen, Diagram Interaksi, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK).
Perencanaan Bangunan Menggunakan Struktur Beton Bertulang Kolom Pipih Yosafat Marco Hurint; Wisnumurti; Agoes Soehardjono M. D.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya kolom sebagai penopang struktur berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang, pada tulisan ini akan membahas penggunaan kolom pipih sebagai penopang struktur. Kolom pipih sangat banyak digunakan pada dunia konstruksi bangunan modern karena penggunaan kolom pipih dapat menambah nilai efisiesi ruangan dibandingkan penggunaan kolom konvensional. Kolom Pipih dapat dibentuk seperti bentuk +, T, dan L. Ukuran lebar kolom yang direkomendasikan adalah 150 mm sesuai dengan tebal dinding agar tonjolan-tonjalan pada dinding tidak terlihat. Perencanaan bangunan yang menggunakan kolom pipih berlokasi di Kota Malang dengan fungsi bangunan hunian. Bangunan dibangun diatas tanah dengan kondisi tanah sedang, berdasarkan fungsinya bangunan termasuk dalam kategori resiko II sehingga bangunan hunian ini termasuk kategori desain seismik D. Pada SNI 2847:2019; Pasal 18.2.1.7 mengizinkan penggunaan rangka pemikul momen menengah (SRPMM) untuk kategori D jika memiliki kekuatan dan ketegaran yang sesuai dengan pasal tersebut. Perencanaan bangunan ini menggunakan metode analisis statik ekivalen berdasarkan SNI 1726:2019. Dari hasil analisis struktur diperoleh dimensi pelat 120 mm, dimensi balok & sloof 250 x 500 mm, dimensi kolom + 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 2,6% sehingga digunakan 20D16, dimensi kolom T 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 3,6% sehingga digunakan 20D19, dan dimensi kolom L 150 x 600 x 600 mm dengan rasio tulangan 1,7% sehingga digunakan 20D13. Kata Kunci: kolom pipih, statik ekivalen, diagram interaksi, sistem rangka pemikul momen menengah (SRPMM).
Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Perkuatan Double Row Pile dengan Variasi Diameter dan Jarak Antar Pile pada Ruas Jalan Nasional, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali Kamila Amalia; As'ad Munawir; Eko Andi Suryo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat ketidakseimbangan gaya yang bekerja pada lereng ruas Jalan Nasional km 39+900, Baturiti, Tabanan, Bali, terjadi bencana longsor. Untuk menghindari terjadinya kembali kelongsoran pada lereng, diperlukan perkuatan, salah satunya dengan menggunakan pile sebanyak dua baris. Untuk mengetahui perkuatan yang optimum, diperlukan simulasi pemodelan akan pengaruh variasi diameter dan jarak pemasangan antar pile yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi diameter dan jarak antar pile baris kedua dalam sistem perkuatan pile dua baris. Diameter yang digunakan adalah 0,3 m; 0,4 m; 0,5 m dan jarak antar pile yang digunakan adalah S/D=3 (1,8 m); S/D=4 (2,4 m); S/D=5 (3 m); S/D=6 (3,6 m). Analisis dilakukan dengan bantuan program metode elemen hingga yaitu software PLAXIS 2D dan PLAXIS 3D untuk mengetahui angka keamanan lereng. Lereng dimodelkan sesuai dengan keadaan lapangan yang meliputi geometri lereng, lapisan tanah, dan parameter tanah. Pembebanan pada model lereng meliputi beban vertikal pada puncak lereng yang mewakili beban lalu lintas dan beban gempa. Berdasarkan analisis yang dilakukan, didapatkan bahwa tipe keruntuhan lereng tanpa perkuatan adalah toe failure (keruntuhan pada kaki lereng). Variasi yang diterapkan pada baris kedua pile berpengaruh pada nilai angka keamanan pada lereng. Semakin besar diameter pile yang digunakan maka semakin besar nilai angka keamanan yang didapatkan. Analisis variasi jarak antar pile pada baris kedua memiliki hasil yang berbeda berdasarkan software yang digunakan. Pada PLAXIS 2D angka keamanan lereng semakin besar dengan mengecilnya jarak antar pile, namun tidak pada PLAXIS 3D karena adanya pengaruh soil arching antara pile baris pertama dengan pile baris kedua yang tidak terdeteksi pada PLAXIS 2D. Sistem perkuatan lereng menggunakan dua baris tiang berhasil meningkatkan nilai angka keamanan lereng hingga 36.174% (PLAXIS 2D) dan 34,393% (PLAXIS 3D) dibandingkan dengan lereng tanpa perkuatan. Peningkatan terbesar didapatkan dengan menggunakan variasi diameter 0,6 m dan jarak antar tiang S/D = 3 (1,8 m). Kata kunci : lereng, longsor, angka keamanan, perkuatan lereng, tiang
Pengaruh Knowledge Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Perusahaan Konstruksi Kualifikasi Besar di Kota Surabaya Berliana Ganesha Restuputri; M. Hamzah Hasyim; Eko Andi Suryo; Kartika Puspa Negara
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surabaya merupakan kota yang memiliki perusahaan konstruksi terbanyak di Jawa Timur terutama perusahaan berkualifikasi besar diantara kota lainnya. Banyaknya perusahaan membuat antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya akan bersaing secara kompetitif dan dinamis. Perusahaan dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti persaingan yang semakin ketat, perubahan dalam regulasi, dan kebijakan pemerintah. Dalam menghadapi tantangan tersebut, perusahaan konstruksi harus mampu mempertahankan dan meningkatkan produktivitas kerja karyawan, yaitu dengan cara menerapkan knowledge management dan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Knowledge Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Perusahaan Konstruksi Kualifikasi Besar di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner, dimana terdapat 5 (lima) perusahaan sebagai objek penelitian dan total responden sebanyak 55 responden. Adapun teknik analisis yang digunakan yakni analisis data interaktif termasuk analisis regresi linear berganda dan pengujian lainnya menggunakan bantuan software SPSS versi 25. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa knowledge management dan pengembangan sumber daya manusia secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Kata kunci: knowledge management, pengembangan sumber daya manusia, produktivitas kerja, regresi linear berganda, perusahaan konstruksi.
HAMBATAN PENERAPAN BERBAGI PENGETAHUAN MENGENAI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS: PROYEK GEDUNG Y DI KOTA SURABAYA) Rizky Fahlevi; Kartika Puspa Negara; Eko Andi Suryo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri konstruksi yang seringkali menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian serta membangun fisik negara yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat masih memiliki beberapa kendala atau hambatan dalam proses pelaksanaannya. Oleh karena itu, dilakukan sebuah sistem dari knowledge management yang bertujuan untuk memaksimalkan serta mengatasi hambatan yang dialami industri konstruksi. Dalam knowledge management itu sendiri terdapat salah satu bagian, yaitu knowledge sharing atau distribusi pengetahuan. Knowledge sharing berperan dalam penyebaran informasi terutama mengenai K3 untuk memastikan praktik dan prosedur keamanan tetap dilaksanakan, efektif, dan dapat dipahami. Pada penelitian ini dilakukan analisa untuk mengetahui hambatan dari penerapan knowledge sharing. Berdasarkan analisa menggunakan analisa mean atau rata-rata, terdapat tiga faktor yang memiliki nilai mean yang sama besar, yaitu 3,47. Faktor tersebut adalah kurangnya kesadaran terhadap pentingnya berbagi pengetahuan tentang K3, pengetahuan yang terbatas dari masing-masing individu mengenai K3 serta rendahnya tingkat pelatihan mengenai K3. Kata Kunci: Hambatan, Konstruksi, Knowledge Management, Knowledge Sharing, Analisa Mean, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
STUDI AWAL IMPLEMENTASI MOBILITY AS A SERVICE (MAAS) DI KOTA MALANG Krisna Arya Kusuma; Muh Syauqi Al Maghfirah; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi sistem transportasi semakin berkembang seiring waktu, serta munculnya banyak permasalahan transportasi seperti masalah kemacetan dan berkurangnya penggunaan angkutan umum, menyebabkan diperlukannya solusi salah satunya Mobility as a Service (MaaS). Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik dan pola pergerakan pada kawasan Sawojajar, mengetahui tarif ideal MaaS pada kawasan Sawojajar, dan mengetahui peluang penggunaan MaaS pada kawasan Sawojajar. Tarif ideal dianalisis menggunakan ATP-WTP, karakteristik dan pola pergerakan dianalisis menggunakan Origin-Destination, dan peluang penggunaan MaaS dari data dianalisis dengan menggunakan Stated Preference. Karakteristik sosial ekonomi, karakteristik perjalanan, karakteristik perjalanan asal tujuan, biaya operasional kendaraan (BOK), jarak tempuh, dan waktu tempuh digunakan sebagai data primer, dan frekuensi keberangkatan dipilih sebagai data sekunder. Kata Kunci: Kawasan Sawojajar, Kota Malang, Mobility as a Service, MaaS, karakteristik, pola pergerakan, tarif ideal.
PENGARUH MANAJEMEN PENGETAHUAN TERHADAP MANAJEMEN KUALITAS PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI (STUDI KASUS PERUSAHAAN KONTRAKTOR X DI SURABAYA) Yoel Felix Sinambela; Eko Andi Suryo; Kartika Puspa Negara
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pengetahuan sangat penting bagi organisasi dalam menghadapi persaingan bisnis yang kompleks dan cepat berubah. Ini mencakup proses menciptakan, mengelola, dan memanfaatkan pengetahuan organisasi untuk meningkatkan kinerja dan keunggulan kompetitif. Kualitas juga memiliki peran krusial dalam keberhasilan suatu produk, layanan, atau proses. Kualitas yang buruk dapat mengecewakan pelanggan, menimbulkan biaya lebih tinggi, dan bahkan membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, perusahaan menggunakan manajemen kualitas untuk mencapai standar kualitas tinggi dan meningkatkan keunggulan kompetitif mereka. Di Surabaya, perusahaan konstruksi menghadapi tantangan dalam mencapai kualitas tinggi karena masalah koordinasi, kualitas tenaga kerja, dan pengelolaan pengetahuan yang kurang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pengetahuan mempengaruhi manajemen kualitas, karena keduanya saling terkait dan berkontribusi pada kesuksesan organisasi. Kata Kunci: Manajemen Pengetahuan, Manajemen Kualitas

Page 5 of 12 | Total Record : 117