cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018)" : 63 Documents clear
Tata Cahaya Buatan pada Ruang Pamer Museum Brawijaya Malang Rivaldi Ardiansyah; Ary Dedy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.386 KB)

Abstract

Sistem tata cahaya pada museum tentu merupakan salah satu hal penting, terutama pada museum yang bangunannya menggunakan bangunan tua peninggalan sejarah, dimana sistem tata cahaya harus dibuat agar museum tidak terlihat seram dan menakutkan, sistem tata cahaya juga harus dibuat agar museum dapat berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus rekreasi. Museum Brawijaya Malang yang terletak di jalan Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang merupakan bangunan museum yang diresmikan tahun 1968. Museum ini belum pernah mengalami revitalisasi sebelumnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan alat Luxmeter dan simulasi data menggunakan software Dialux 4.12. Penelitian ini untuk meninjau sistem tata cahaya buatan dengan aspek kenyamanan visual pada ruang pamer Museum Brawijaya Malang sesuai dengan standart pencahayaan museum yakni 500 lux yang direkomendasikan oleh Standart Nasional Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ruang pamer belum memenuhi standar pencahayaan dengan penyebaran intensitas penerangan yang belum merata ke seluruh ruangan. Variabel yang diteliti pada tata cahaya ruang pamer Museum Brawijaya Malang adalah, intensitas penerangan, desain bukaan, tata letak titik lampu dan suasana, kemudian keawetan barang koleksi.   Kata kunci: Museum, Ruang Pamer, Tata Cahaya Buatan
Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Visual Ruang Pejalan Kaki pada Koridor Jalan Kayutangan (Basuki Rahmad) Malang Umi Hajar Kholifatul Hidayah; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.864 KB)

Abstract

Kota Malang merupakan kota yang mengandung nilai sejarah, salah satunya adalah kawasan kayutangan (Jalan Basuki Rahmad). Kayutangan merupakan kawasan bersejarah yang menjadi pusat keramaian dengan berbagai usaha, antara lain perdagangan, perkantoran, jasa, dan lain-lain yang dapat memicu adanya peningkatan wisatawan pejalan kaki yang berkunjung. Namun seiring berjalannya waktu pengguna ruang pejalan kaki yang melintas pada koridor jalan tersebut sangatlah minim dikarenakan terdapat adanya bangunan-bangunan modern yang tidak sesuai dengan citra kawasan dan penggunaan ruang pejalan kaki yang tidak sesuai dengan fungsinya.  Penggunaan kombinasi metode yakni kualitatif dengan penyebaran kuesioner dan kuantitatif dengan menggunakan software Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kualitas visual ruang pejalan kaki pada koridor tersebut cukup baik dengan variabel yang berpengaruh yaitu kotor-bersih dan sesak-lapang.   Kata kunci: kualitas visual, ruang pejalan kaki
Komposisi Elemen Fasade Bangunan Kolonial Belanda Di Jalan Veteran Surabaya Alfin Achlamiyatus Samiyah; Antariksa Antariksa; Abraham M. Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.677 KB)

Abstract

Jalan Veteran ditetapkan oleh pemerintah Kota Surabaya kedalam situs cagar budaya sebagai bukti ciri khas niaga pada jaman kolonial di Surabaya dengan langgam arsitektur kolonial Belanda pada keseluruhan bangunan di sepanjang koridor. Seiring berkembangnya kebutuhan pengelola bangunan dan langgam arsitektur di Indonesia maka berdampak pada perubahan bangunan, salah satunya adalah fasade. Terdapat renovasi/pergantian fasade secara menyeluruh pada bangunan baru yang bertujuan untuk kepentingan komersial. Perubahan fasade menciptakan kesan visual yang tidak harmonis antara bangunan baru dan lama yang dapat dilihat dari kontinuitas ketinggian dan tampilan desain bangunan yang lebih mengikuti style modern. Permasalahan yang muncul membuat perlunya kajian terhadap fasade dengan pendekatan komposisi yang pada dasarnya berkaitan dengan terciptanya kesatuan yang harmonis dengan terstrukturnya penyusunan unsur vertikal dan horizontal, material, warna, dan ornamen dekoratif. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan variabel penelitian elemen fasade dan prinsip dasar komposisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa antar bangunan memiliki banyak kesamaan pada setiap variabel komposisinya, seperti bentukan geometri persegi panjang yang mendominasi setiap bidang elemen fasade terutama pada bukaan jendela, pintu dan kolom. Adanya persamaan komposisi antar bangunan pada koridor Jalan Veteran dapat menciptakan sebuah citra kawasan dengan fasade yang memiliki ciri khas dan identitas yang kuat.   Kata kunci: Komposisi, Elemen fasade, Bangunan kolonial, Jalan Veteran Surabaya
Pelestarian Bangunan Masjid Agung Sunan Ampel Chairinnisa Zakira Noer Ananda; Antariksa Antariksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.807 KB)

Abstract

Studi ini untuk mengidentifikasi karakter bangunan masjid agung sunan ampel yang meliputi karakter visual, spasial, serta struktural bangunan serta menganalisis dan menentukan arahan strategi pelestarian yang dapat digunakan pada bangunan tersebut. Studi ini menggunakan tiga metode pendekatan, yaitu analisis deskriptif, evaluatif (pembobotan), dan development. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa karakter bangunan masjid agung sunan ampel dibentuk dari beberapa elemen. Karakter visual memperhatikan oleh pintu, atap dan komposisi fasad. Karakter spasial yang terbentuk dari organisasi ruang dan orientasi bangunan, serta karakter struktural menganalisa struktur atap dan kolom pada bangunan. Dari hasil analisa ketiga karakter tersebut, nantinya dapat ditentukan arahan pelestarian yang sesuai dengan kondidi masing-masing elemen bangunan Masjid Agung Sunan Ampel.   Kata kunci: masjid, karakter bangunan, strategi pelestarian
Pola Aktivitas Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik di Bantaran Sungai Kali Mas Surabaya Dila Dayita; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.067 KB)

Abstract

Taman Prestasi dan Taman Skate & BMX adalah ruang publik yang berada di bantaran sungai Kali Mas Surabaya. Taman Prestasi memiliki fungsi untuk bersantai dan juga rekreasi. Sedangkan Taman Skate & BMX adalah skate park. Suatu ruang publik dikatakan berhasil apabila dapat mewadahi tujuan awal ruang publik itu sendiri. Untuk mengetahui pemanfaatan dari suatu ruang publik dibutuhkan observasi yang terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganilisis pemanfaatan dari Taman Prestasi dan Taman Skate & BMX dengan melihat pola aktivitas yang terbentuk. Observasi menggunakan place-centered mapping dilakukan pada hari libur, akhir pekan, hari kerja pagi dan sore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ruang publik didominasi oleh aktivitas duduk dan bermain, pengunjung lebih memilih kedua aktivitas tersebut dibandingkan yang lainnya saat mengunjungi kedua taman. Pemanfaatan dan persebaran aktivitas pada kedua ruang publik memiliki pola yang berbeda-beda.   Kata kunci: pola aktivitas, ruang publik, pemanfaatan ruang publik
Aksesibilitas Pejalan Kaki di Sekitar Terminal Arjosari Faradina Hasan; Sigmawan Tri Pamungkas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.226 KB)

Abstract

Terminal sebagai titik simpul dalam jaringan transportasi merupakan suatu fasilitas umum yang diperuntukkan bagi semua orang, tidak terkecuali pengguna dengan keterbatasan fisik. Salah satu faktor yang memegaruhi operasional terminal adalah aksesibilitas (Bachtiar, 2014), dimana dalam jaringan transportasi aksesibilitas pejalan kaki merupakan prioritas utama dibanding moda transportasi lainnya (Public Transport Interchange Design Guidelines, 2013). Terminal Arjosari sebagai lokasi studi kasus merupakan terminal utama dan satu-satunya terminal tipe A di Kota Malang.  Penelitian mengenai Aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Terminal Arjosari ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana aksesibilitas pejalan kaki untuk pencapaian menuju Terminal Arjosari sebagai fasilitas umum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan  metode pengambilan data observasi lapangan, wawancara terstruktur dengan instrumen kuesioner dan pemetaan perilaku. Aksesibilitas pejalan kaki di sekitar terminal Arjosari dianalisis dengan teori, peraturan pemerintah dan standar umum aksesibilitas berdasar empat asas aksesibilitas antara lain keamanan, kemudahan, kegunaan dan kemandirian.  Hasil dari penelitian menemukan bahwa minimnya prasarana dan sarana jalur pejalan kaki di koridor-koridor jalan yang terdapat di sekitar terminal menyebabkan rendahnya aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Terminal Arjosari sehingga memerlukan banyak perbaikan dan peningkatan.   Kata kunci: aksesibilitas, pejalan kaki, terminal
Eksplorasi Elemen Desain Interior Sebagai Pembentuk Third Place Kedai Kopi Farandi Rifki Hafid; Wulan Astrini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.508 KB)

Abstract

Gaya hidup masyarakat Indonesia untuk bersosialisasi di kedai kopi telah berlangsung sejak lama. Saat ini gaya hidup bersosialisasi masyarakat Indonesia mengalami perkembangan, yaitu mereka bersosialisasi dan melakukan pekerjaan di kedai kopi atau sering disebut juga dengan kafe. Banyak pengunjung yang menjadikan kedai kopi sebagai third place mereka, atau suatu tempat di antara rumah dan tempat kerja. Desain interior sebagai lingkungan fisik dari kedai kopi merupakan salah satu faktor pembentuk third place, di samping faktor sosial. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi elemen desain interior sebagai faktor fisik yang membentuk third place pada kedai kopi. Elemen interior yang menjadi variabel penelitian adalah kondisi sekitar (ambience), sosial, dan elemen desain. Metode analisis yang digunakan adalah open coding dan axial coding, serta selanjutnya disintesis berdasarkan teori-teori yang terkait dengan desain interior dan third place. Objek penelitian ini adalah desain interior kedai kopi Starbucks Coffee yang berlokasi di Malang City Point dan MX Mall. Hasil penelitian menunjukkan elemen desain interior yang dapat membentuk third place di kedai kopi, yaitu warna yang menyenangkan, kebisingan dan kecerahan lampu yang nyaman, tempat duduk dekat dinding atau jendela, akses ke pemandangan luar, penataan tempat duduk yang nyaman untuk bersosialisasi dan bekerja, dan tempat duduk yang berada di sudut ruangan.   Kata kunci: desain interior, kedai kopi, third place
Tipologi Visual Fasade Bangunan Kolonial di Koridor Jalan Pahlawan Surabaya Irvina Safitri; Wulan Astrini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.097 KB)

Abstract

Bangunan kolonial merupakan salah kelompok bangunan yang memiliki karakter yang unik berdasarkan sejarah perkembangan bangunan kolonial dari hasil tinggalan penjajah yang ada di Indonesia. Bagian pada bangunan yang paling menarik untuk dilihat merupakan bagian fasade atau visualnya yang kemudian akan dikelompokkan dari beberapa bangunan yang ada pada objek studi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan secara langsung ke objek bangunan. Jenis elemen yang di ambil dalam karakter visual yaitu atap, dinding dan juga elemen-eleman yang ada di dinding berupa pintu dan juga jendela. Hasil penelitian ini akan menunjukkan bahwa bangunan yang berada di koridor Jalan Pahlawan Surabaya ini memiliki kesamaan antara beberapa elemen pembentuknya dan memiliki kesinambungan satu sama lain.   Kata kunci: tipologi, fasade, visual
Persepsi dan Preferensi Publik sebagai Penentu Kriteria Desain Ruang Luar pada Kawasan Agrotechno Park Universitas Brawijaya Masbarkah Panandita Abinowo; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.394 KB)

Abstract

Kota Batu adalah salah satu kota destinasi wisata alam, dimana Kusuma Agro, Cangar, Selecta adalah beberapa destinasi wisata alam di kota Batu. Kebun percobaan Universitas Brawijaya memiliki rencana untuk dikembangkan menjadi pusat penelitian bernama Agrotechno Park Universitas Brawijaya. Penelitian ini didasari dari adanya permasalahan pada kualitas komponen pariwisata pada pengembangan kawasan agrotechno park Universitas Brawijaya. Sebagai pusat penelitian dan wisata, kawasan agrotechno park haruslah dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta komponen untuk meningkatkan kualitas pariwisata pada kawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, persepsi publik dianalisis dengan menggunakan metode Thusrtone Score Analysis dan preferensi publik dianalisis dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Hasil penelitian didapatkan bahwa transportasi umum, keragaman objek wisata, fasilitas penginapan, fasilitas parkir, jalur kendaraaan dan jalur pejalan kaki, kebersihan dan kemanan berada pada kategori rendah-sedang sehingga perlu perumusan kriteria desain untuk menghasilkan rekomendasi desain alternatif kawasan. Berdasarkan preferensi publik, Alternatif 1 pengembangan kawasan Agrotechno Park Universitas Brawijaya menjadi alternatif yang memiliki prioritas tinggi pada kawasan dengan nilai priority vector sebesar 0,55 dan alternatif 2 sebesar 0,45.   Kata kunci: Pariwisata, Persepsi, Preferensi, Agrotechno Park Universitas Brawijaya
Revitalisasi Pasar Blauran Surabaya Dengan Pendekatan Analisis Space Syntax Matheas Ellanda Wijaya; Tito Haripradianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.348 KB)

Abstract

Demi mendukung program nasional pemerintah Indonesia dalam merevitalisasi 5000 pasar tradisional dan membenahi kondisi fisik pasar tradisional, terutama di Surabaya. Pembangunan kembali ini difokuskan pada konfigurasi bentuk ruang yang dianalisis menggunakan Space Syntax. Tujuannya dari penelitian dan perancangan ini untuk merancang ruang-ruang pasar tradisional yang mudah dalam pencapaian dan hubungan antar ruang, serta aktifitas dapat merata dan aktif dalam setiap ruangan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan perancangan ini yaitu metode space syntax dan metode superimposisi, yang melalui observasi lapangan dan validasi data dengan simulasi Depthmap v.10, serta mengevaluasi hasil penelitian. Penelitian ini dilakukan ditiap lantai Pasar Mayestik Jakarta dengan menganalisis konfigurasi ruang di 9 lantainya. Hasil dari penelitian Pasar Mayestik berupa intelligibility dan standar fisik konfigurasi ruang ini menjadi standar dalam merancang Pasar Blauran dengan beberapa alternatif denah tiap lantainya. Rekomendasi desain konfigurasi ruang yang efektif Pasar Blauran yang memiliki sirkulasi memanjang, menerus dan memiliki banyak cabang, serta memiliki lebar sirkulasi yang melebihi standar minimal.   Kata kunci : Revitalisasi, Pasar Tradisional, Space Syntax, Konfigurasi Ruang