Articles
47 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 4 (2019)"
:
47 Documents
clear
redesigning acoustic space at the Balikpapan Art building, East Kalimantan
ribka fransiska wewra;
Jusuf Thojib
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
A showcase can be enjoyed comfortably depending on the quality of the acoustic space.According to Suptandar (2004), it was said that the acoustic arrangement had a role and had a great influence on a show.One of the show space is the Balikpapan Art building, East Kalimantan which needs evaluation because the show room is a building that has the function of the first show in the region of Balikpapan, many art activities Held in the space.The research method employed is to use a quantitative approach of evaluative and the experimental quasi method to produce a redesign that can improve the quality of the acoustic chamber.Using the time calculation of the reverberation time and the level of sound pressure in the space, the calculated result stated at 500hz and 1000 Hz reverberation time 2.3 seconds and 2.1 seconds and the level The sound pressure is 53.7 Db.The redesign result of a buzzing time at 500 Hz is 1.45 seconds and at 1000 Hz is 1.71 seconds which is still in a count as per the standard drone time, for the sound pressure level of the redesign 33.83 Db and is already entered in the calculation of the existing standard for Create a good acoustic quality in the show room.
Kriteria Desain Unit Ruang Kerja Pada Coworking Space Dengan Konsep Ruang Kerja Terbuka (Objek Studi: Coworking Space Di Kota Malang)
Mardhian Anryandi Pratama;
Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKBerkembangnya cara berbisnis dan meningkat pesatnya startup dan UMKM akhirnyamulai meningkat kebutuhan ruang kerja coworking space. Akhirnya Pemerintah KotaMalang menggagaskan pembangunan coworking space dengan konsep ruang kerjaterbuka di masing-masing kecamatan di Kota Malang. Tetapi pada konsep ruang kerjaterbuka memiliki kekurangan yaitu kurangnya ruang personal untuk bekerja. Kriteriabatasan ruang personal belum muncul pada sebuah coworking space. Elemen interioryang terbangun dalam coworking space di Kota Malang dapat dikaji untuk menemukanruang personal yang dibatasi pada elemen bangunan. Penelitian ini bertujuan untukmengkaji aspek pada coworking space yang dapat mendukung ruang personal denganmenggunakan unit amatan elemen interior. Penelitian ini dengan metode penelitiandeskriptif-kualitatif dengan strategi studi kasus. Hasil penelitian yang akan diperolehberupa analisa elemen interior yang mendukung ruang personal yang diterapkan padaobjek penelitian.Kata kunci: coworking space, ruang personal, elemen interiorABSTRACTThe development of the way of doing business and the rapid increase of startups andMSMEs finally began to increase the need for coworking space. Finally, the Malang CityGovernment initiated the construction of coworking space with the concept of openworkspaces in each district in Malang City. But the concept of open workspace has thedisadvantage of lack of personal space to work. Criteria for personal space constraintshave not yet appeared in a coworking space. Interior elements that are built in coworkingspace in Malang can be studied to find personal space that is limited to building elements.This study aims to examine aspects of coworking space that can support personal spaceby using observation units of interior elements. This research used a descriptivequalitativeresearch method with a case study strategy. The results of the study will beobtained in the form of analysis of interior elements that support the personal spaceapplied to the research object.Keywords: coworking space, personal space, interior elements
PENGARUH JARAK HARD INFRASTRUCTURE TERHADAP PEMILIHAN APARTEMEN DI KOTA SURABAYA
Devin Arian Dwinanto;
Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Kota Surabaya adalah salah satu kota metropolitan. Dengan tingginya pertumbuhan penduduk Kota Surabaya yang juga semakin berkembang pesat munculah permasalahan kepadatan jumlah penduduk. Sehingga salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pembangunan bangunan apartemen. Dengan banyaknya jumlah bangunan apartemen pula penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pemilihan terbaik bangunan apartemen berdasarkan jarak menuju fasilitas hard infrastructure. Penilaian preferensi jarak hard infrastructure didasarkan pada persepsi masyakarat terhadap pemilihan apartemen yang didukung dengan kajian teoritik kondisi lapangan. Hasil dari penelitian ini didapatkan aspek – aspek hard infrastructure mana saja yang mempengaruhi preferensi apartemen sehingga dapat menjadi acuan dalam pengembangan apartemen di kota Surabaya. Kata kunci: Preferensi, Bangunan Apartemen, Hard Infrastructure ABSTRACT Surabaya City is a metropolitan city. With the high population growth of Surabaya City which is also growing rapidly, the problem of population density has arisen. So one of the solutions to these problems is by building apartment buildings. With the large number of apartment buildings also this study aims to find out the best selection of apartment buildings based on the distance to the hard infrastructure facilities. The assessment of hard infrastructure distance preferences is based on community perceptions of apartment selection supported by theoretical studies of field conditions. The results of this study found that aspects of hard infrastructure which affect apartment preferences can be a reference in the development of apartments in the city of Surabaya. Keywords: Preference, Apartments Buildings, Hard Infrastructure
Tren Desain Fasad Pusat Perbelanjaan Modern di Kota Malang
Triska Prakasa Wikananda;
Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebutuhan masyarakat urban akan pusat perbelanjaan modern tentu dipengaruhi oleh tren yang selalu bergeser. Dalam perancangan sebuah bangunan pusat perbelanjaan modern, bentuk dan fasad memiliki peranan sangat penting. Pengertian fasad sebagai identitas sebuah bangunan khususnya bangunan komersial, tentu dapat diartikan pula bahwa fasad bangunan komersial terbentuk dari pengaruh budaya dan tren yang berkembang pada saat bangunan tersebut dibangun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kecenderungan desain fasad melalui kajian teori prinsip desain, sehingga akam terbaca arah gejala atau tren desain fasad pusat perbelanjaan modern yang berkembang di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan pattern analysis. Dengan kesimpulan berupa, semakin mendekati tahun 2019 muncul adanya penambahan bentuk yang kurang beraturan, dengan permainan variasi penggunaan material berwarna kontras sebagai aksen serta adanya penambahan proporsi elemen pembentuk yang mendominasi. Dengan nilai keseimbangan yang terbentuk cenderung memiliki sifat asimetris dengan pembentuk kesatuan pada fasad dari adanya pengulangan elemen fasad pada lantai dasar.
Konstruksi Setengah Lingkaran pada Gudang Pemeraman Tembakau Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
Adhitama Bherlyan;
Abraham M. Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gudang pemeraman tembakau Deli merupakan sebuah gudang yang dahulu dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda dan dipakai oleh PTPN II saat ini untuk menjadi tempat pengolahan tembakau. Keunikan yang terdapat pada gudang pemeraman tembakau Deli dengan lima gudang tembakau yang lain yaitu adanya kuda-kuda setengah lingkaran yang terdapat pada sisi utara gudang. Pembentukan setengah lingkaran yang disebut kuda-kuda “Phillibert” tersebut membentuk dari titik nol bangunan hingga atap. Bermaterialkan kayu damar laut, sistem sambungan yang terdapat tidak menggunakan paku sebagai media pengikat. Sistem sambungan pada kuda-kuda juga terbagi oleh beberapa bagian yang disatukan dan diikat menggunakan mur sehingga membuat kuda-kuda menjadi kokoh dan bertahan hingga saat ini. Kata kunci: gudang, konstruksi, kuda-kuda, mur, sambungan
Evaluasi Pencahayaan Alami pada Ruang Rawat Inap National Hospital Surabaya
Mohamad Dziky Pramuktia Gusti;
Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
National Hospital Surabaya menerapkan sistem teknologi bangunan yang mampu menghemat energi operasional bangunan dari sektor pencahayaan dan penghawaan alami. Dengan tingginya intensitas cahaya matahari di kota Surabaya, mendorong perlunya evaluasi terhadap sistem teknologi yang diterapkan dalam sistem teknologi pada bangunan, khususnya pada ruang rawat inap. Setiap jenis ruang rawat inap nantinya dievaluasi dengan pengukuran langsung di lapangan dan juga disimulasikan dengan Ecotect Analysis. Hasil analisa dari evaluasi nantinya menghasilkan nilai pencahayaan alami yang direspon dengan tahapan pemberian rekomendasi desain untuk mengoptimalkan pencahayaan alami yang sesuai standar bagi ruang rawat inap pada National Hospital Surabaya. Tahapan pertama adalah memberikan rekomendasi berupa shading device yang mampu menurunkan intensitas cahaya hingga sebesar 50% pada setiap ruang. Dilanjutkan dengan tahapan kedua berupa penyesuaian nilai Window-wall ratio yang dibutuhkan pada setiap jenis ruang, sehingga menghasilkan nilai perubahan dimensi bukaan dari beberapa jenis ruang yang nantinya mampu mengoptimalkan pencahayaan alami yang diterima oleh setiap jenis ruang rawat inap pada National Hospital Surabaya.
Penilaian Kualitas Visual Fasade pada Pusat Perbelanjaan Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Pakuwon Mall Surabaya)
Indira Dwiyanza Noviantika;
Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasade merupakan bagian terpenting dari sebuah objek arsitektural karena fasade menjadi elemen yang diapresiasi pertama kali oleh pengamat. Fasade pada bangunan komersial harus memiliki kualitas visual yang tinggi untuk meningkatkan daya tarik pengunjung. Penelitian ini mengambil Pakuwon Mall Surabaya sebagai objek studi, mengingat mall tersebut merupakan mall terbesar di Surabaya dan terletak di sudut jalan sehingga memiliki beberapa orientasi. Dalam penelitian ini ingin mengkaji bagaimana persepsi masyarakat terhadap fasade Pakuwon Mall dengan tujuan untuk mengetahui orientasi dan bagian fasade yang paling diminati oleh masyarakat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui people preference yang mengacu kepada pilihan yang lebih diminati masyarakat, dan dianalisis dengan analisis frekuensi dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisi yang paling diminati masyarakat adalah sisi utara yang berada tepat di sudut jalan. Sedangkan elemen fasade yang paling diminati masyarakat adalah bentuk massa bangunan Pakuwon Mall.