cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2020)" : 40 Documents clear
Konsep Keselamatan Kebakaran pada Museum Bahari Jakarta Bagas Fakhri Ramadhan; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan cagar_budaya sebagaimana dalam Undang-Undang_Nomor 11 Tahun 2010 memiliki nilai penting sehingga perlu dijaga keberadaannya. Namun dalam satu dasawarsa terakhir tercatat serangkaian peristiwa kebakaran terjadi pada bangunan cagar budaya di Indonesia, salah satunya kebakaran Museum Bahari Jakarta, tahun 2018. Berdasar pengalaman tersebut, studi ini bermaksud mencari sistem proteksi kebakaran dan organisasi manajemen yang diterapkan serta solusi agar Museum Bahari lebih andal menghadapi bahaya kebakaran. Studi dilakukan dengan mendeskripsikan kondisi eksisting manajemen proteksi kebakaran gedung dan sistem proteksi kebakaran menurut peraturan tata bangunan terkait. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa Museum Bahari mendapatkan nilai keandalan sebesar 41,72 atau termasuk kategori “Kurang”. Rekomendasi yang diberikan meningkatkan nilai keandalan sebesar 19,13 poin menjadi 60,85 atau masuk dalam kategori “Cukup”.Kata kunci: bangunan cagar budaya, keselamatan kebakaran bangunan, manajemen proteksi kebakaran, sistem proteksi kebakaran
Pembentuk Teritori Ruang Ritual Siwaratri pada Pura Agung Wira Loka Natha, Cimahi Firdha Ludvia; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pura Agung Wira Loka Natha merupakan pura Khayangan Jagad yang berada di luar pulau Bali dan merupakan bangunan suci tertua yang berada di Kota Cimahi. Terdapat jenis aktivitas ritual jenis kebudayaan dan keagamaan yang dilaksanakan pada Pura, seperti Hari Raya Siwaratri. Ritual Siwaratri lebih menekankan dalam pemusataan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis pola aktivitas ritual yang berdampak pada terbentuknya teritori ruang ritual. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif guna mendeskripsikan proses terjadinya aktivitas ritual Siwaratri. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada suatu ritual terdiri dari runtutan aktivitas yang cenderung bergerak dari ruang satu menuju ruang lainnya, sehingga adanya pergeseran fungsi ruang dapat mempengaruhi konsep arsitektural bali yang dianut oleh Pura ini. Teritori yang terbentuk yaitu jenis primer, sekunder, dan tersier. Pembentukan teritori ruang dapat terlihat dari beberapa faktor, melibatkan jenis pelaku dan waktu pelaksanaan.
EVALUASI STRATEGI ADAPTIVE REUSE TERHADAP EX-BIOSKOP KELUD BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA Reynaldi Reynaldi; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptive reuse merupakan salah satu cara untuk kembali menghidupkan bangunan yang telah mati. Dalam perancangannya, pemahaman akan nilai dan sejarah dari bangunan serta persepsi dari masyarakat merupakan hal yang penting untuk dipertimbangkan. Gedung exbioskop Kelud telah berdiri selama kurang lebih 50 tahun. Saat ini, gedung ex-bioskop Kelud sudah tidak lagi beroperasi sebagai bioskop. Namun, Gedung ini masih sering digunakan oleh masyarakat untuk menyelenggarakan acara. Studi ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pada masyarakat terhadap kondisi Gedung ex-bioskop Kelud saat ini yang terkait dengan strategi adaptive reuse. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui kuisioner dan observasi lapangan. Data dari kuisioner kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan Chi-Square Correlation pada SPSS. Hasil studi memperlihatkan aspek-aspek yang diteliti memiliki pengaruh pada pengambilan keputusan masyarakat dalam perancangan strategi adaptive reuse. Aspek lingkungan menjadi aspek yang paling berpengaruh dan Venue acara menjadi pilihan tertinggi.
PENGARUH PEMBAYANGAN TERHADAP KONDISI SUHU RUANG TERBUKA PUBLIK THAMRIN 10 JAKARTA Sheila Melati Azhari; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thamrin 10 adalah ruang terbuka yang terletak pada pusat ibu kota DKI Jakarta. Dengan memiliki fugsi sebagai sarana pengunjung dan komunitas berkomunikasi, Thamrin 10 memiliki permasalahan termal dikarenakan letak Thamrmin 10 yang dikelilingi oleh bannyak bangunan tinggi dan berada di pinggir jalan arteri utama menyebabkan mudahnya terpapar polusi udara dari kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kondisi suhu udara antara bagian yang terbayangi oleh massa bangunan dan bagian yang tidak terbayangi, mengetahui perubahan pola bayangan yang terjadi pada periode tertentu dan untuk mengetahui kinerja material permukaan dalam kemampuannya menurunkan suhu udara pada saat terbayangi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan  pendekatan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa grafik yang terjadi adalah suhu rendah pada jam 10.00 kemudian suhu naik hingga puncaknya pada jam 12 dititik 2D sebesar 37.9 oC dan kemudian turun kembalik hingga mencapai suhu terendah pada jam 16.00 dititik 4D sebesar 32.9 oC.
Kualitas Enclosure (Keterlingkupan) Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Sukarno Hatta Kota Malang I Kadek Rama Saputera; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka publik merupakan elemen kota yang penting terutama koridor jalan.Koridor jalan utama di Kota Malang umumnya berada di kawasan komersial,khususnya pada Koridor Jalan Sukarno Hatta. Koridor ini memiliki berbagai potensi.Namun, percepatan pembangunan yang terjadi berdampak pada aspek fisik ketinggiandan setback bangunan yang bervariasi sehingga belum dapat mengakomodasi kualitasenclosure dengan baik. Penelitian dilakukan melalui pengukuran aspek fisik enclosurepada kawasan studi, yakni tinggi dinding jalan, setback dinding jalan, dan lebar lantaijalan. Perhitungan derajat enclosure menggunakan rasio d/h (jarak dibagi tinggidinding jalan yang saling berhadapan). Adapun, tahap analisis data dilakukan melaluitahap klasifikasi data, overlay data, penentuan cluster jalan, penentuan derajatenclosure, dan analisis kualitas enclosure. Sementara, sintesis data dilakukan denganmengompilasi hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas enclosurepada koridor ini didominasi oleh kualitas enclosure dengan kategori “lemah” (2 m<d/h≤4 m), sekaligus diperoleh strategi untuk peningkatan enclosure melaluipenelusuran karakteristik pada cluster dengan kualitas enclosure “sedang” (1 m<d/h≤2 m ). Strategi tersebut dapat ditempuh melalui penyesuaian terhadap karakteristikzona dan fungsi bangunan, ketinggian dan setback vegetasi, pagar, serta bangunan. 
Karakteristik Art Deco pada Fasad Bangunan di Zona Dua Kawasan Kotatua Aulia Yudho Wibisono; Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe karakteristik art deco yang dominan pada bangunan art deco di zona dua Kawasan Kotatua Jakarta. Art deco yang terbagi menjadi tiga tipe yaitu zigzag moderne, streamline moderne, dan PWA moderne, berkembang pesat di dunia pada tahun 1925-1940. Terdapat jejak art deco dari era kolonialisme Belanda di zona dua Kawasan Kotatua Jakarta yang sekarang merupakan kawasan konservasi bangunan peninggalan zaman kolonial Belanda yang gagal masuk daftar UNESCO World Heritage, salah satunya karena beberapa bangunan kurang terurus. Meningkatkan eksistensi fasad bangunan art deco pada kawasan konservasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Metode analisis yang digunakan pada studi ini adalah deskriptif-kualitatif, dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik art deco pada bangunan di kawasan yang diteliti. Hasil studi yang didapat yaitu tipe art deco yang mendominasi adalah PWA moderne dengan prosentase 96%, dengan ciri meliputi susunan batu halus, ornamen bersudut, ziggurat, setbacks berundak, warna minim, material logam, perpaduan impresi garis horizontal dan vertikal berulang tanpa kurva, elemen classical, elemen otoritatif yakni tiang bendera dan tombak, sesekali terdapat kaca patri mosaik, simetri secara keseluruhan, memiliki monumentalitas, dan penekanan pada pintu masuk utama.
The Quality and Visual Character of Thematic Village as a Tourist Attraction in Malang City Shallikha Rizkia Masrifa; Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of a thematic village is to create a village space with certain characteristics by the community. Kampung Tridi and Kampung Warna-Warni, which are connected by Jembatan Kaca, as tourist destinations have a similar theme, namely updating the village visuals by painting residents' houses with attractive colors resulting in many tourists coming to visit. However, visitors only take pictures in certain photo objects so that each photo object has a different visual appeal. The purpose of this study was to evaluate the visual quality based on the perceptions of visitors and identify the visual characters that are the attractiveness of the thematic village. This study uses a combined method with a sequential explanatory strategy. The data were collected by means of observation, documentation, interviews and questionnaires. The research was continued with a descriptive statistical analysis process to calculate the results of the evaluation of visual quality based on visitor perceptions and continued with a qualitative descriptive analysis to compare the visual elements that represented the characters of each photo object. The results showed that the visual quality of Kampung Tridi, Kampung Warna-Warni and Jembatan Kaca was considered good in terms of the seven observation units based on the results of the questionnaire. However, the observation unit with a very positive value only consists of the diversity and dominance in the field block and the uniqueness of the Jembatan Kaca block so that the character which has high attractiveness is formed by the three observation units.
Pengaruh Pola Konfigurasi Ruang terhadap Sirkulasi Pengunjung Shopping Centre pada Transmart MX Malang Rendy Alviansyah; Tito Haripradianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transmart MX merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di kota Malang yang menawarkan fasilitas berbelanja, bermain, kuliner, hingga bioskop. Terdapatnya berbagai macam aktivitas didalam Transmart MX dapat memengaruhi jenis pola konfigurasi ruangnya. Penelitian pola persebaran pengunjung dengan metode penelitian teknik person-centered map untuk mengetahui pola persebaran pengunjung yang dihubungkan dengan jenis konfigurasi ruang agar didapatkan hasil berupa nilai kejelasan ruang yang dianalisis menggunakan metode space syntax. Hasil studi dari pola konfigurasi ruang dengan persebaran pengunjung menggunakan metode space syntax didapatkan hasil berupa ruang – ruang dengan kejelasan ruang yang tinggi berada di area – area yang berbatasan langsung dengan jalur sirkulasi utama. Area – area dengan nilai kejelasan yang tinggi merupakan ruang – ruang yang mudah dicapai dan dipahami pengunjung. Sebaliknya, nilai kejelasan ruang yang rendah menandakan ruang yang sulit dipahami. Namun ditemukan bahwa hasil analisis space syntax memiliki beberapa kekurangan dalam mengetahui letak magnet tenant sehingga hasil analisis pada area – area tertentu tidak sama dengan tingkat aktivitas pengunjung di lapangan.
Sirkulasi Evakuasi Kebakaran Pada Pasar Besar Kota Malang Arieff Purnama Aji; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran pada bangunan merupakan bencana yang berdampak merugikan dari beberapa hal. Keselamatan jiwa seperti trauma psikologis, luka secara fisik hingga korban jiwa merupakan dampak yang paling merugikan. Suatu bangunan perlu menyediakan sarana jalan keluar yang dapat menjamin keselamatan pengguna bangunan tersebut sebagai sistem proteksi bangunan terhadap bahaya kebakaran yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. Bangunan dengan fungsi perdagangan merupakan bangunan dengan resiko kebakaran yang tinggi yang disebabkan oleh aktivitas didalamnya. Salah satu cara mengetahui keselamatan suatu bangunan terhadap kebakaran adalah dengan menghitung nilai waktu yang tersedia (ASET) dan membandingkannya dengan waktu yang dibutuhkan pengguna untuk bisa keluar dari bangunan (RSET). Hasil dari perhitungan waktu tersebut dianalisis sehingga dapat diketahui kebutuhan dari bangunan objek penelitian untuk menjamin keselamatan pengguna yang beraktivitas dalam bangunan tersebut. Rekomendasi desain didapat berdasarkan hasil analisis. Bentuk tangga yang efektif mempengaruhi waktu berjalan adalah dengan kenaikan 15cm dan lebar pijakan 30cm. Sedangkan bentuk tangga yang efektif mempengaruhi waktu evakuasi adalah bentuk tangga gunting. Desain tangga tersebut selanjutnya diterapkan pada bangunan dengan jumlah yang sesuai berdasarkan kebutuhan bangunan Pasar Besar Kota Malang.
Evaluasi Purna Huni Elemen Fisik pada Taman Kota Sampit Kalimantan Tengah Isma Fawzeya Rosida; Lisa Dwi Wulandari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Kota Sampit adalah ruang terbuka publik yang diperuntukkan sebagai kawasan wisata dan hiburan bagi masyarakat kota Sampit. Pada taman kota Sampit terdapat beragam jenis elemen fisik (atribut fisik) yang memfasilitasi pengguna dalam melakukan aktivitas di area Taman Kota Sampit. Akan tetapi ditemukan ketidaksesuaian terkait dengan aspek fungsional dan aspek teknis pada elemen fisik Taman Kota Sampit. Dalam penelitian ini, dilakukannya evaluasi purna huni (EPH) bertujuan agar ditemukannya permasalahan yang menyebabkan ketidaksesuaian aspek fungsional dan aspek teknis elemen fisik yang mempengaruhi pemanfaatannya oleh pengunjung Taman Kota Sampit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif – evaluatif, dengan pendekatan evaluasi purna huni. Data berkaitan dengan aspek fungsional dan teknis elemen fisik yang telah dikumpulkan, dianalisa, dan selanjutnya didapatkan sintesa keterhubungan antar setiap aspek fungsional dan teknis. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian dipengaruhi oleh beberapa hal seperti desain, waktu, dan daya tarik. Selain itu elemen fisik yang tidak memenuhi standarisasi juga mempengaruhi ketidaksesuaian.

Page 3 of 4 | Total Record : 40