cover
Contact Name
Dinia R Dwijayanti,
Contact Email
biotropika@gmail.com
Phone
+62341-575841
Journal Mail Official
biotropika@gmail.com
Editorial Address
Departemen Biologi FMIPA UB, Jalan Veteran, 65145, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biotropika
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23027282     EISSN : 25498703     DOI : 10.21776/ub.biotropika.
Biotropika: Journal of Tropical Biology invites research articles, short communication, and reviews describing new findings/phenomena of biological sciences in tropical regions, specifically in the following subjects, but not limited to biotechnology, biodiversity, microbiology, botany, zoology, biosystematics, ecology, and environmental sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 6 (2013)" : 14 Documents clear
KAJIAN NUTRIGENOMIK: PENGHAMBATAN Igf-1 PADA ADIPOGENESIS JARINGAN LEMAK VISERAL TIKUS DENGAN EKSTRAK KULIT RAMBUTAN Nurdiansyah, Rizky; Lestari, Sri Rahayu; Fatchiyah, Fatchiyah
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh dari ektrak kulit buah rambutan terhadap adipogenesis jaringan lemak viserall tikus dengan melihat ekspresi igf-1. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah ekstraksi kulit buah rambutan, perlakuan pada tikus, isolasi protein lemak viserall, separasi protein dan western blot. Tikus strain wistar jantan dibagi menjadi tikus berat badan normal dan obesitas. Perlakuan yang dilakukan antara lain kontrol, asam elagat, placebo, dan perlakuan ekstrak dengan dosis 5, 10, 15, dan 20 mg/kg berat badan. Hasil menunjukkan bahwa tren penurunan berat badan terjadi pada grup tikus obesitas dengan asupan pakan yang tidak berbeda signifikan (P>0,05). Dosis efektif terlihat pada perlakuan 10 mg/kg dan pada dosis 20mg/kg justru terjadi kenaikan berat badan untuk kedua jenis grup tikus. Profil protein antara tikus normal dan obesitas menunjukkan pola yang hampir sama dengan perbedaan intensitas tiap pita. Ekspresi igf-1 terpaut dengan ekspresi igfbp-1 pada 36,7 kDa dan terjadi pada seluruh perlakuan dengan perbedaan nyata pada kedua grup. Ekstrak kulit buah rambutan dengan dosis efektif 10mg/kg memiliki efek anti-obesitas pada tikus obesitas. Menariknya, ekspresi igf-1 menurun pada perlakuan 20mg/kg berat badan dibandingkan dengan kelompok lain. Hal ini diduga penghambatan obesitas tidak melewati jalur tyrosin kinase pada IR family.
PENGARUH PERIODE TUMBUH DAN BAGIAN UMBI BERBEDA TERHADAP KERAPATAN KRISTAL KALSIUM OKSALAT (CaOx) DAN JENIS KRISTAL DRUSE DAN RAFIDA PADA UMBI TANAMAN PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) Nurlaila, Savitri
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Porang (Amorphopllus muelleri Blume) merupakan anggota famili Araceae, mengandung kristal kalsium oksalat (CaOx , dan memiliki beberapa periode tumbuh. Periode tumbuh berbeda diduga berpengaruh terhadap kerapatan kristal CaOx. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh periode tumbuh dan bagian umbi berbeda (tepi dan tengah) terhadap kerapatan kristal CaOx, kristal rafida, dan kristal druse. Sampel umbi diperoleh dari Madiun sebanyak tiga umbi. Masing-masing umbi berfungsi sebagai ulangan. Dari masing-masing umbi dibuat irisan setipis mungkin di bagian tepi dan tengah masing-masing sebanyak 3 keping dan dijernihkan menggunakan metode Ilarsan yang telah dimodifikasi. Irisan yang sudah jernih dibuat preparat dan diamati di bawah mikroskop pada perbesaran 100X. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS 16 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode tumbuh tidak berpengaruh nyata terhadap kerapatan kristal CaOx dan jenis kristal druse dan rafida. Sebaliknya, bagian umbi berpengaruh nyata terhadap kerapatan kristal CaOx dan jenis kristal druse dan rafida. Umbi bagian tengah menghasilkan kerapatan kristal lebih tinggi dibandingkan tepi. Kata kunci : kristal CaOx, Periode tumbuh, Porang (A. muelleri Blume). ABSTRAC A. muelleri Blume is a member of family Araceae, contains calcium oxalate crystals, and has some growth period. Different of growth period was proposed to influence density of CaOx crystals. The aim of this research was to know density of calcium oxalate crystals under different growth period and tuber part (edge and center). The three-tuber sample were obtained from Madiun. Each tuber has function as replicate. From edge and center part of each tuber was sliced as thin as possible at least three slices and cleared according to Ilarsan modified method. The cleared slice was processed as slide for microscopy observation. Counting density of crystal were conducted under microscope with 100x magnification. The obtained data were analyzed using SPSS 16 for windows. The result showed that growth period was not significantly influence density of crystal and druse and raphid crystals. The part of tuber, however, was significantly influence density of crystal and druse and raphid crystals which center tuber gave higher density than edge part of tuber. Key word : A. muelleri Blume, calcium oxalate crystals, growth period.
Uji Kemampuan Antioksidan Ekstrak Etanol dan Kloroform Rumput Laut Gracilaria verrucosa melalui Penghambatan Peroksidasi Lipid Homogenat Hepar Mencit (Mus musculus) Masruroh, Cholilia Abadiatul; Widyarti, Sri
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumput laut Gracilaria verrucosa merupakan tumbuhan dengan kandungan polifenol yang tinggi seperti rumput laut jenis yang lain sebagai salah satu sumber antioksidan alami untuk menangkap, menghambat dan mencegah aktivitas radikal bebas berlebih di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan antioksidan ekstrak ethanol dan kloroform rumput laut Gracillaria verrucosa. Penentuan kadar fenolik dilakukan menggunakan reagen Folin-Cioceltau. Analisis kemampuan antioksidan melalui penghambatan peroksidasi lipid secara in vitro pada homogenat hepar menggunakan uji TBA. Kemampuan antioksidan ekstrak G. verrucosa dibandingkan dengan antioksidan sintetik asam askorbat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar fenolik pada ekstrak ethanol dan ekstrak kloroform G. verrucosa yaitu 155,94 dan 146,95 ppm. Kemampuan penghambatan peroksidasi lipid oleh ekstrak etanol dan ekstrak kloroform yaitu 13,59 % dan 12,54 %, sedangkan asam askorbat yatiu 32,54 %.   Kata kunci: Gracilaria verrucosa, peroksidasi lipid, TBA
Studi Ekstrak Metanol Biji Mahoni terhadap MDA Serum Tikus Putih Pasca Induksi MLD-STZ PUSPITASARI, PUTRI
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah melebihi batas normal atau hiperglikemia. Salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan  masyarakat untuk pengobatan DM adalah  tanaman mahoni (Swietenia mahagoni). Bagian tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan penyakit ini adalah bijinya. Namun potensi dari  ekstrak metanol biji mahoni belum banyak diketahui. Pada penelitian ini menggunakan tikus model DM dengan induksi MLD-STZ (Multiple Low Dose-Streptozotocin). Tikus dikelompokkan dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan  kelompok  terapi 100, 250 dan 400 mg/KgBB yang sebelumnya telah diinduksi MLD-STZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan tikus DM dengan injeksi MLD-STZ secara intraperitonial, pamberian terapi ekstrak metanol biji mahoni secara oral, uji kadar MDA serum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar MDA (Malonialdehide) serum yang didapatkan berdasarkan kelompok, yaitu 3,126; 10,245; 9,245; 7,203; 4,677 µg/ml. Dosis optimum untuk menurunkan kadar MDA adalah 400 mg/KgBB. Pemberian terapi ekstrak metanol biji mahoni mampu menurunkan kadar MDA serum tikus putih pasca induksi MLD-STZ. Kata Kunci: diabetes mellitus, MDA, MLD-STZ, pankreas
PENGARUH Lactobacillus fermentum DAN Lactobacillus salivarius DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PATOGEN PADA SALURAN PENCERNAAN AYAM PEDAGING (Gallus gallus domesticus) Diarlin, Siska OktaFina
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lactobacillus  fermentum dan Lactobacillus salivarius sebagai penghambat pertumbuhan bakteri E. coli yang terdapat pada saluran pencernaan ayam pedaging (Gallus gallus domesticus). Penelitian ini menggunakan 12 sampel ayam pedaging strain Lohman yang terbagi menjadi 4 kandang dan setiap kandang terdiri dari 3 ekor ayam pedaging sebagai ulangan. Langkah pertama yang dilakukan adalah pembuatan starter menggunakan media MRS Broth yang dilanjutkan dengan inokulasi ke dalam media bekatul 9 % untuk dibuat kurva pertumbuhan. Setelah jumlah bakteri mencapai 107 sel/ml  dibuat masing-masing suspensi isolat dengan konsentrasi 0 %, 5 %, 10 %, dan 15 % pada pakan konsentrat. Penambahan suspensi pada pakan diberikan saat ayam pedaging berumur 14 hari. Perhitungan jumlah bakteri patogen (E. coli) dari feses ayam pedaging usia 14 hari (sebelum perlakuan) dan 35 hari (setelah perlakuan) menggunakan metode TPC (Total Plate Count ) pada media EMB (Eosin Metil Blue) Agar. Penimbangan berat badan ayam dilakukan setiap minggu. Data dianalisis menggunakan ragam ANOVA yang dilanjutkan dengan Dunken. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi suspensi Lactobacillus  fermentum dan Lactobacillus salivarius yang dapat menurunkan jumlah populasi E. coli sebesar 39,6 % (3,1 x 107 sel/ml) dari populasi awal serta memberikan penambahan berat badan ayam pedaging terbaik (2,53 kg) adalah konsentrasi 5 %. Kata Kunci : Ayam pedaging, Lactobacillus fermentum, Lactobacillus  salivarius,  starter
Studi Ekstrak Metanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni) terhadap SOD Serum Tikus Putih (Rattus novergicus) Pasca Induksi MLD-STZ Luandayanti, Deasy
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu gejala yang timbul pada seseorang dimana keadaan hiperglikemia (kadar gula yang tinggi) yang kronik dengan disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal. Salah satu tumbuhan yang digunakan masyarakat untuk pengobatan DM adalah mahoni (Swietenia mahagoni). Bagian yang digunakan dari tumbuhan tersebut adalah bijinya. Namun mekanisme ekstrak metanol biji mahoni belum banyak diketahui. Pada penelitian ini menggunakan tikus model DM dengan induksi MLD-STZ. Tikus dikelompokkan dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan  kelompok DM dengan terapi 100, 250 dan 400 mg/KgBB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengekstrakan biji mahoni, induksi DM dengan injeksi MLD-STZ secara intraperitonial dan uji aktivitas SOD serum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai SOD serum yang didapatkan berdasarkan kelompok, yaitu 98,99; 61,12; 70,05; 79,29 dan 84,49 unit/ml. Pemberian terapi ekstrak metanol biji mahoni pada tikus model DM mampu menaikkan aktivitas SOD.   Kata Kunci : diabetes mellitus (DM), SOD (superoksida dismutase), STZ (streptozotocin)
Temporal Distribution of Bird Species in the Sarinah Island Porong Sidoarjo Adrinanda, Vendy; Kurniawan, Nia
Biotropika Vol 1, No 6 (2013): Biotropika
Publisher : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temporal Distribution of Bird Species in the Sarinah Island Porong Sidoarjo Vendy Adrinanda, Nia Kurniawan Department of Biology, Faculty of Mathematics And Natural Sciences Brawijaya University Birds are members of the vertebrate animals that have feathers and wings. It has given many useful in the human life, as such as many birds species and population in the nature can be used for tourist area. This study aims to determine the temporal distribution and bird species in the Sarinah island. This research use point count combination methode. Observation is done by explored island’s area which will be used as research’s location, and then devide the area with GPS become 4 location point (1,2,3,4). Observation is done 3 times: first, in the morning at 6.00-7.00 o’clock; second, in the afternoon at 12.00-13.00 o’clock; and third, in the evening at 15.30-16.30; during four days that’s two days between 10th-15th Javanese month and two days between 25th-30th Javanese month. Birds species which be found in every location point must be identified and administrated as field data. The identified methode is by taken the birds photoes for every species, count their number and administrate this data into observation data, birds species idetified by literature examination. Spreading map bird species and location that has found to tabulated into microsoft excel and then it is managed in Quantum GIS. Result of the research shows that has been found 44 bird species and divide 24 families. Species that often be found with many individual amount is walet linchi (Collocalia linchii). The bird species often be found in a great number beside 10-15 Javanese month more than beside 25-30 Javanese month, because beside 10-15 javanese month is tides occur and beach to be receding. And according their spreading status, can be devided into 33 species domestic and 11 species migrant. Keywords: birds, temporal distribution, family, species, distribution status.
Uji Kemampuan Antioksidan Ekstrak Etanol dan Kloroform Rumput Laut Gracilaria verrucosa melalui Penghambatan Peroksidasi Lipid Homogenat Hepar Mencit (Mus musculus) Cholilia Abadiatul Masruroh; Sri Widyarti
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumput laut Gracilaria verrucosa merupakan tumbuhan dengan kandungan polifenol yang tinggi seperti rumput laut jenis yang lain sebagai salah satu sumber antioksidan alami untuk menangkap, menghambat dan mencegah aktivitas radikal bebas berlebih di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan antioksidan ekstrak ethanol dan kloroform rumput laut Gracillaria verrucosa. Penentuan kadar fenolik dilakukan menggunakan reagen Folin-Cioceltau. Analisis kemampuan antioksidan melalui penghambatan peroksidasi lipid secara in vitro pada homogenat hepar menggunakan uji TBA. Kemampuan antioksidan ekstrak G. verrucosa dibandingkan dengan antioksidan sintetik asam askorbat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar fenolik pada ekstrak ethanol dan ekstrak kloroform G. verrucosa yaitu 155,94 dan 146,95 ppm. Kemampuan penghambatan peroksidasi lipid oleh ekstrak etanol dan ekstrak kloroform yaitu 13,59 % dan 12,54 %, sedangkan asam askorbat yatiu 32,54 %.   Kata kunci: Gracilaria verrucosa, peroksidasi lipid, TBA
Temporal Distribution of Bird Species in the Sarinah Island Porong Sidoarjo Vendy Adrinanda; Nia Kurniawan
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temporal Distribution of Bird Species in the Sarinah Island Porong Sidoarjo Vendy Adrinanda, Nia Kurniawan Department of Biology, Faculty of Mathematics And Natural Sciences Brawijaya University Birds are members of the vertebrate animals that have feathers and wings. It has given many useful in the human life, as such as many birds species and population in the nature can be used for tourist area. This study aims to determine the temporal distribution and bird species in the Sarinah island. This research use point count combination methode. Observation is done by explored island’s area which will be used as research’s location, and then devide the area with GPS become 4 location point (1,2,3,4). Observation is done 3 times: first, in the morning at 6.00-7.00 o’clock; second, in the afternoon at 12.00-13.00 o’clock; and third, in the evening at 15.30-16.30; during four days that’s two days between 10th-15th Javanese month and two days between 25th-30th Javanese month. Birds species which be found in every location point must be identified and administrated as field data. The identified methode is by taken the birds photoes for every species, count their number and administrate this data into observation data, birds species idetified by literature examination. Spreading map bird species and location that has found to tabulated into microsoft excel and then it is managed in Quantum GIS. Result of the research shows that has been found 44 bird species and divide 24 families. Species that often be found with many individual amount is walet linchi (Collocalia linchii). The bird species often be found in a great number beside 10-15 Javanese month more than beside 25-30 Javanese month, because beside 10-15 javanese month is tides occur and beach to be receding. And according their spreading status, can be devided into 33 species domestic and 11 species migrant. Keywords: birds, temporal distribution, family, species, distribution status.
KAJIAN NUTRIGENOMIK: PENGHAMBATAN Igf-1 PADA ADIPOGENESIS JARINGAN LEMAK VISERAL TIKUS DENGAN EKSTRAK KULIT RAMBUTAN Rizky Nurdiansyah; Sri Rahayu Lestari; Fatchiyah Fatchiyah
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh dari ektrak kulit buah rambutan terhadap adipogenesis jaringan lemak viserall tikus dengan melihat ekspresi igf-1. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah ekstraksi kulit buah rambutan, perlakuan pada tikus, isolasi protein lemak viserall, separasi protein dan western blot. Tikus strain wistar jantan dibagi menjadi tikus berat badan normal dan obesitas. Perlakuan yang dilakukan antara lain kontrol, asam elagat, placebo, dan perlakuan ekstrak dengan dosis 5, 10, 15, dan 20 mg/kg berat badan. Hasil menunjukkan bahwa tren penurunan berat badan terjadi pada grup tikus obesitas dengan asupan pakan yang tidak berbeda signifikan (P>0,05). Dosis efektif terlihat pada perlakuan 10 mg/kg dan pada dosis 20mg/kg justru terjadi kenaikan berat badan untuk kedua jenis grup tikus. Profil protein antara tikus normal dan obesitas menunjukkan pola yang hampir sama dengan perbedaan intensitas tiap pita. Ekspresi igf-1 terpaut dengan ekspresi igfbp-1 pada 36,7 kDa dan terjadi pada seluruh perlakuan dengan perbedaan nyata pada kedua grup. Ekstrak kulit buah rambutan dengan dosis efektif 10mg/kg memiliki efek anti-obesitas pada tikus obesitas. Menariknya, ekspresi igf-1 menurun pada perlakuan 20mg/kg berat badan dibandingkan dengan kelompok lain. Hal ini diduga penghambatan obesitas tidak melewati jalur tyrosin kinase pada IR family.

Page 1 of 2 | Total Record : 14