cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 150 Documents clear
DESIGN AND DEVELOPMENT OF TEMPERATURE CONTROL SYSTEM USING HYBRID STEPS PHASE CONTROL WITH ON-OFF CONTROL IN HIGH TEMPERATURE FURNACE BASED ATMEGA16A MICROCONTROLLER Firdiansyah, Hermawan; Darmawan, Hari Arief; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Design and development of temperature control system using hybrid steps phase control with on-off control in high temperature furnace based ATmega16A microcontroller has been done. The product of this design is a temperature control device in high temperature furnace wich consists of type-k thermocouple as temperature sensor, ATmega16A microcontroller as processor, keypad 4x4 and lcd 16x2 as interface between device and user, and solid state relay as swicthing element. The device works at range of 24 ºC to 1212 ºC. For the same set-points, the experiment results show that hybrid steps phase control with on-off control is effective to reduce maximum overshoot than just only using on-off control. If set-point used is higher, then it will reduce maximum overshoot and steady state error.
PENGUKURAN EFISIENSI THERMAL HASIL PEMBAKARAN MINYAK JELANTAH KELAPA, JAGUNG, DAN CURAH Marwila, Yuni Rizki
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Telah dilakukan suatu penelitian tentang pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar pangganti minyak. Pada penelitian ini, digunakan tiga jenis minyak jelantah yaitu jelantah kelapa, jelantah jagung, dan jelantah curah (dari pedagang kaki lima). Ketiga jenis minyak jelantah tersebut digunakan untuk memasak air hingga mendidih. Uji efisiensi thermal dilakukan dengan melihat lamanya waktu pemasakan tiap kenaikan suhu 10 oC. Dari hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa efisiensi thermal menurun seiring dengan meningkatnya suhu. Efisiensi thermal dari ketiga jenis minyak jelantah yang digunakan yaitu tertinggi pada minyak jelantah jagung, diikuti jelantah kelapa, dan terkahir jagung.   Kata kunci : Minyak Jelantah, Efisiensi Thermal, Suhu.
Aplikasi Transformasi Radial Trace untuk Mereduksi Noise Linier (Ground Roll) pada Data Darat 2 Dimensi maulida, sania cahya; Susilo, Adi; Aviantara, Bambang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi radial trace merupakan transformasi yang dianggap efektif dan sederhana untuk mereduksi noise koheren. Ground roll merupakan noise yang tergolong noise koheren dengan  pola linier. Penelitian ini mengenai pereduksian noise linier (ground roll) melalui transformasi radial trace dilakukan melalui dua tahap yaitu, transformasi forward radial trace dan inverse radial trace. Hasil dari tahap transformasi forward radial trace adalah data dengan domain RT(t-v/time - velocity), pada domain RT (t-v/time - velocity) dilakukan filter, filter yang digunakan merupakan filter low cut. Dalam tahap ini filter yang dilakukan ada dua perlakuan yaitu filter dengan daerah tanpa pembatasan daerah yang difilter (noselect) dan filter dengan daerah pembatasan daerah yang difilter (select). Tahap selanjutnya adalah transformasi inverse radial trace bertujuan untuk mengembalikan data yang telah diproses dalam domain t-v (RT) menjadi domain t-x sehingga hasil dari perlakuan transformasi radial trace dapat dibandingkan dengan input data. Transformasi radial trace mampu mereduksi adanya noise linier (ground roll) dengan cara mengidentifikasi komponen-komponen sinyal pada domain RT (t-v). Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, dengan hanya melakukan filter sedehana yaitu filter low cut, dapat mereduksi adanya noise linier (ground roll) dengan tetap mempertahankan adanya sinyal data. Kata kunci : Radial trace, noise linier, ground roll, filter low cut, domain RT (t – v).
PENGUKURAN FAKTOR EMISI PARTIKEL ULTRAFINE DARI ASAP HASIL PEMANASAN MINYAK GORENG wati, desy ita; wardoyo, arinto y.p; harto, kus
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak lepas dari kegiatan memasak dan menggoreng. Kegiatan ini  berhubungan dengan asap yang dikeluarkan dari proses pemanasan minyak goreng yang digunakan. Minyak goreng yang dipanaskan akan mengalami penguapan. Minyak yang menguap itu akan menimbulkan asap. Asap yang dihasilkan dari proses pemanasan ini terdiri dari berbagai partikel dengan ukuran yang berbeda salah satunya adalah partikel ultrafine yang  mempunyai ukuran diameter <0,1 µm. Partikel utrafine diidentifikasikan mempunyai dampak yang serius bagi kesehatan manusia. Oleh sebab itu  diperlukan suatu penelitian tentang pengukuran faktor emisi partikel ultrafine dari asap hasil pemanasan minyak goreng. Pada penelitian ini digunakan lima jenis minyak goreng nabati yang sering digunakan dalam proses memasak yaitu minyak kelapa, kelapa sawit, biji bunga matahari, jagung dan kedelai. Emisi faktor diperoleh dengan mengukur konsentrasi partikel ultrafine dari asap minyak goreng dengan menggunakan P-track Ultrafine Particle Counter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor emisi yang dihasilkan dari pemanasan minyak goreng dengan menggunakan api sedang adalah sebesar (1,6 ± 0,24)x1012 partikel/L sampai (5,1 ± 0,75)x1012 partikel/L. Hal tersebut tergantung dari jenis minyak goreng yang digunakan.
Perbandingan Metoda Migrasi F-K, Kirchhoff, dan Beda Hingga untuk Meningkatkan Resolusi Penampang Seismik 3D Darat Lapangan “KDY” Cekungan Sumatra Selatan Pratama, Kevin Aulia Sandi; Susilo, Adi; Francisco, Lambertus
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Migrasi seismik sebagai proses untuk memindahkan kedudukan reflektor pada lapisan miring ke posisi sebenarnya di bawah permukaan, baik dalam domain waktu atau kedalaman. Proses migrasi akan meningkatkan kemampuan memisahkan dua reflektor yang berdekatan (resolusi) pada penampang seismik dan menghilangkan efek difraksi dari perambatan gelombang seismik. Peningkatan resolusi penampang seismik bawah permukaan pada daerah yang memiliki struktur kompleks sehingga akan membantu dalam interpretasi geologi, terutama untuk informasi patahan dan lipatan. Penelitian ini menggunakan tiga metoda migrasi dengan membandingkan hasil penampang seismik yang paling optimal meningkatkan resolusi penampang seismik pada daerah penelitian. Migrasi yang digunakan adalah migrasi f-k, migrasi beda hingga, dan migrasi kichhoff. Migrasi yang tepat untuk penampang seismik lapangan “KDY” blok lemang, cekungan Sumatra Selatan ini adalah migrasi Kirchhoff. Migrasi Kirchhoff dipilih karena menghasilkan penampang stack seismik yang lebih baik pada reflektor yang miring maupun lateral, efek difraksi yang lebih sedikit, dan hasil keluarannya memiliki sedikit efek lengkung (smiling effect) yang lebih optimal dibandingkan dengan migrasi f-k dan beda hingga. Kata kunci : struktur kompleks, distorsi, Migrasi f-k, Migrasi Kirchhoff, Migrasi beda hingga.
ANALISIS DAERAH RAWAN LONGSOR DI DUSUN PLETES/KRAJAN, KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN, MALANG DENGAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS BERDASARKAN MODEL SCORING PARAMETER Fitriah, Fina; -, Wasis; -, Sunaryo
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor adalah peristiwa runtuhnya bebatuan atau gumpalan tanah akibat ketidakseimbangan geometri. Dusun Pletes/Krajan terletak di 0801534,41"–0801537,32"S dan 11204049,34"–11204050,00"E dan ketinggian 576–612 meter. Dusun Pletes/Krajan adalah lokasi tanah longsor pada tanggal 25 Januari 2013, sehingga memungkinkan terjadinya longsor kembali di sekitar lokasi kejadian. Salah satu metode geofisika yang dapat digunakan untuk menganalisis potensi longsor menggunakan metode geolistrik resistivititas dengan konfigurasi wenner alpha. Metode ini digunakan untuk menentukan litologi bawah permukaan dan pendugaan bidang gelincir longsor. Berdasarkan data geolistrik yang diperoleh, diketahui bahwa litologi bawah permukaan Dusun Pletes terdiri atas sisipan batu lempung basah (1.18Ωm–6.61Ωm), sisipan batu lempung kering (>6.61Ωm–88.2Ωm) dan batu gamping (>88.2Ωm–496Ωm). Bidang gelincir longsor ditemukan dalam bentuk batu gamping mulai kedalaman 3,88 meter–21,5 meter. Berdasarkan analisis dari daerah rawan longsor Dusun Pletes/Krajan beresiko tinggi. Kata Kunci: metode geolistrik resistivitas , Pletes , tanah longsor, wenner alpha.
IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DI DAERAH PANASBUMI KASINAN, KOTA BATU, BERDASARKAN METODE GAYABERAT DAN SUHU Sutasoma, Muwardi; Maryanto, Sukir; Santoso, Didik Rahadi
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study on geothermal potential in Kasinan, Batu City has been conducted based on gravity method. The aimed of this study is to determine subsurface structure in this field. Data acquisition has performed in 95 point around the location. The study was conducted to obtain  Bouguer anomaly and residual anomaly. Upward continuation method performed to gain residual and regional anomaly values. Two types of cross-section modeling have been carried from local anomaly value : AA’ and BB’ trajectories.The depth of below surface modeling is 2000 meters. The results of modeling confirmed that the rock types compotition on AA’ and BB’ trajectory are andesite, tuff, and Lava.
Indentifikasi Sebaran Hidrokarbon Pada Reservoir Batu Pasir Dengan Inversi AI Dan SI Menggunakan Metode Stokastik gustiansyah, rizky; Susilo, Adi; Saraswati, Putu Ayu
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode inversi merupakan salah satu metode andalan dalam identifikasi sebaran hidrokarbon. Metode seismic inversi menghasilkan respon yang tidak unik dan dapat menghasilkan respon yang sangat beragam sehingga perlu dianalisis dengan metode statistik. Metode inversi secara statistic dilakukan dengan metode stokastik yang menggunakan latar belakang model hasil inversi simultan, mampu memberikan hasil dengan tingkat akurasi dan korelasi tinggi. Hasil inversi stokastik yang dilakukan parameter fisis Accoustic Impedance (AI) dan Shear Impedance (SI) menghasilkan korelasi terhadap data sumur hingga sebesar 0.94 untuk AI dan 0.84 untuk SI. Sebaran hidrokarbon dianalisis berdasarkan kombinasi hasil inversi stokastik AI dan SI dengan kebolehjadian 90%. Nilai AI rendah (5000 - 6000 g/cc m/s) dan SI rendah (2500 - 4000 g/cc m/s) berasosiasi dengan keberadaan hidrokarbon dalam reservoir dengan porositas antara 0.25-0.35. Hidrokarbon Gas 90% tersebar di sekitar sumur NORTON 5, dan Hidrokarbon minyak 85% tersebar disekitar sumur NORTON 1.
MEASUREMENT OF EMISSION FACTOR AND BIOEFFICATION OF ONE PUSH AEROSOL INSECTICIDIES AGAINST DECEASE OF FEMALES AEDES AEGYPTI quraisyiyah, sukainah; yuana S.Si.,M.Si, firdy; widodo M.Si.,Ph.D, chomsin
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At this time more household insecticide marketed in various trademarks, packaging, and active material content. For every instance should be examined the efficacy to the insect and calculated the particle concentration. The particle concetration measurement and bioeffication to 3 one push aerosol repellent product, the first is poduct A with content transfluthrin 21.3%, product B with content metofluthrin 3.5% and product C with content transfluthrin 25%. The test of bioeffication on female Aedes aegypti use the glass chamber with 3 times repetations. And for to known the relationship between emission factor and bioeffication so do the measurement of the particle concentration. Measurement of the particle insectisides concentration of one push aerosol performed using P-Trak models 8525 with 3 times repetations in the glass chamber. The results of bioeffication using glass chamber showed that the percentage of Aedes aegypti mortality on 3 the mosqito product repellent is 100%. The most rapid in Knock-Down Time 50 (KT 50) and KT 90 is Product A and the longest is product C. The results of Particle measurement use P-Trak models 8525 produces the factor emissions are different for each time of spraying. The highest is Product B, then produt A, and the lowest is the product C. Key word : one push aerosol insecticidies, glass chamber, bioeffication, emission factor
Identifikasi Struktur Bawah Permukaaan pada Lapangan Panasbumi X dengan Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik dan Magnetotelurik Dewi, Cinantya Nirmala; Maryanto, Sukir; Gaffar, Eddy Z
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geofisika dengan menggunakan metode audio magnetotelurik dan magnetotelurik telah dilaksanakan di lapangan panasbumi X. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan menentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Daerah penelitian terdiri dari 3 lintasan dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 24 titik. Pengolahan data dilakukan hingga didapatkan peta kontur resistivitas. Hasil pengolahan data 2D menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah permukaan pada ketiga lintasan berkisar 4 Ω.m hingga 16384 Ω.m. Struktur bawah permukaan pada lintasan 1, 2, dan 3 memiliki litologi batuan yang sama yaitu batuan alterasi, breksi, tufa breksi, lava andesit, andesit, dan basalt. Sistem panasbumi pada daerah penelitian tersusun atas batuan lava andesit dan basalt sebagai sumber panas, batuan tufa breksi sebagai reservoar, dan batuan alterasi sebagai lapisan penudung.

Page 4 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2014 2014