cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 150 Documents clear
Penentuan Emisivitas Gasifier Tipe Downdraft Berbahan Bakar Tempurung Kemiri Dimasani, Lalu Ahmad; Nurhuda, Muhammad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gasifikasi biomassa merupakan salah satu bentuk sumber energi baru. Tapi pada kenyataannya, gasifikasi biomasa ini harus tetap diteliti lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi kerja. Salah satu caranya adalah dengan studi emisivitas pada gasifier biomassa tipe downdraft dengan metode pengukuran suhu pada penampang gasifier sehingga dapat diketahui besarnya radiasi termal yang terbuang kealam pada saat proses pembakaran berlangsung. Penelitian dilakukan dengan cara mengukur suhu pada penampang gasifier menggunakan termometer inframerah digital. Hasilnya didapatkan daya radiasi termal pada gasifier bernilai antara 19.99 Watt – 1076.12 Watt.
PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE ASAP PEMBAKARAN BIOMASSA RANTING PINUS (Pinus merkusii) DAN JERAMI PADI (Oryza sativa) TERHADAP SEL DARAH MERAH MENCIT (Mus musculus) BERDASARKAN GAMBARAN MIKROSKOPISNYA Vidya Putri Mumayiz Hadayah, Vidya Putri
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembakaran biomassa telah diakui sebagai penyumbang utama partikel dan gas ke atmosfer. Salah satu emisi dari pembakaran biomassa yang berbahaya bagi kesehatan tubuh  adalah partikel ultrafine. Partikel ultrafine merupakan partikel dengan ukuran diameter ≤ 0,1 µm dan bersifat toksik.Partikel ultrafine dapat masuk kedalam alveolus paru-paru melalui sistem pernafasan dan menyebabkan translokasi kedalam darah. Untuk mengetahui kerusakan sel darah merah akibat partikel ultrafine maka dilakukan penelitian tentang pengaruh emisi partikel ultrafine pada asap pembakaran biomassa terhadap gambaran mikroskopis sel darah merah mencit. Penelitian dilakukan dengan memasukkan asap hasil pembakaran biomasa dari Burning Chamber kedalam Exposure Chamber yang telah dimasukkan 5 hewan uji mencit. Dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memberi paparan asap pembakaran biomassa pada mencit didalam Exposure Chamber setiap pagi dan sore hari selama 10 hari dengan lama paparan 0s, 90s, 180s, 270s, 360s, dan 450s. Setelah 10 hari dibuat preparasi sel darah merah mencit dan diamati kerusakannya dengan perbesaran 400x. Konsentrasi  partikel ultrafine di dalam ExposureChamber kemudian diukur menggunakan P-Track UPC model 8525. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partikel ultrafine yang terkandung dalam asap pembakaran biomassa berpengaruh terhadap sel darah merah mencit, dimana hubungan antara total partikel ultrafine terhadap kerusakan sel darah merah adalah linier. Semakin besar total partikel ultrafine dari asap pembakaran biomassa maka kerusakan pada sel darah merah semakin besar Kata kunci : Pembakaran biomassa, partikel ultrafine, sel darah merah, mencit (Mus musculus)
Studi Sifat Elektronik Silicene dengan Pendekatan Teori Kerapatan Fungsional Maftuhin, Wafa; Pamungkas, Mauludi Ariesto
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat elektronik dari Silikon dua dimensi berbentuk heksagonal yang disebut silicene telah diteliti dengan pendekatan teori kerapatan fungsional. Silicene diprediksi memiliki nilai konstanta kisi (lattice constant) sebesar 3,9 Angstrom, nilai ini mendekati hasil dari eksperimen. Silicene diprediksi memiliki sifat elektronik yang mirip dengan graphene. Pita energi silicene diprediksi tidak memiliki celah energi dan tidak saling tumpang tindih, banyaknya keadaan yang dominan adalah pada orbital p dan struktur membentuk ikatan kovalen.
Analisis Probabilitas Gempa Dengan Metode Gaussian dan Besarnya Nilai Peak Ground Acceleration (PGA) yang Berpengaruh di Wilayah Yogyakarta Candra Bakti Putra P, Candra Bakti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi analisis hazard kegempaan dengan menggunakan metode Gaussian dan nilai PGA yang berpengaruh di wilayah Yogyakarta. Penulisan ini bertujuan untuk melakukan analisis hazard gempa  dengan  pemodelan  3-dimensi  untuk  periode  ulang  500  tahun.  Analisis  probabilitas  gempa dilakukan pada T=0 detik, T=0,2 detik (periode pendek) dan T=1 detik (periode panjang) yang dibagi per-grid. Model katalog gempa yang digunakan dalam analisis ini adalah data gempa dari tahun tahun 1937 sampai tahun 2011. Skala magnitudo yang digunakan magnitudo ≥ 5, dan kedalaman maksimum 60 km, dengan koordinat 110°10’ -110°80’ BT dan 7,10°-7,25° LS yang diambil dari BMKG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk probabilitas Yogyakarta menghasilkan nilai PGA pada grid 1 antara 0,00848g - 0,00142g, pada grid 2 antara 0,01006g - 0,00136g, pada grid 3 antara 0,07677g - 0,01049g dan pada grid 4 berkisar 0,16825g - 0,01102g. untuk probabilitas terlampaui 10% dalam 50 tahun umur bangunan atau setara dengan periode ulang gempa 500 tahun. Kata kunci : Seismik hazard, PGA, metode Gaussian, Magnitudo
PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE ASAP PEMBAKARAN BIOMASSA TERHADAP ORGAN PARU-PARU MENCIT (Mus musculus) BERDASARKAN GAMBARAN MIKROSKOPISNYA Masruroh, Laily
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Partikel ultrafine merupakan partikel dengan diameter <0,1 µm yang telah diidentifikasi dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Partikel ultrafine dapat menembus alveoli paru-paru melalui sistem pernapasan dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel alveoli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh partikel ultrafine yang dihasilkan oleh pembakaran biomassa terhadap paru-paru mencit (Mus musculus).Penelitian ini dilakukan dengan memasukkan asap pembakaran biomassa dari Burning Chamber ke dalam Exposure Chamber yang telah dimasukkan lima mencit. Dalam penelitian ini digunakan 6 kelompok mencit dengan 1 kelompok sebagai kontrol dan 5 kelompok lainnya diberi perlakuan dengan variasi lama paparan yang berbeda yaitu 90 s, 180 s, 270 s, 360 s dan 450 s dalam satu hari. Pemaparan diulang selama 10 hari, kemudian dibuat preparasi organ paru mencit dan diamati menggunakan mikroskop dengan perbesaran 400x. Total partikel ultrafine yang dipaparkan kepada mencit diketahui dengan mengukur konsentrasi partikel ultrafine tiap perlakuan dalam Exposure Chamber. Konsentrasi partikel ultrafne dalam Exposure Chamber diukur dengan menggunakan TSI 8525 P-Trak Ultrafine Particle Counter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan linear antara total partikel ultrafine asap pembakaran biomassa terhadap kerusakan paru-paru. Semakin besar jumlah partikel ultrafine yang dipaparkan maka semakin besar kerusakan organ paru-paru yang teramati.   Kata Kunci : Pembakaran Biomassa, partikel ultrafine, paru-paru, mencit.
PEMODELAN ALIRAN UDARA DI SEKITAR SAYAP PESAWAT SECARA 3 DIMENSI MENGGUNAKAN PERSAMAAN NAVIER-STOKES purwito, eko teguh; Naba, Agus; -, Abdurrouf
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pembuatan simulasi aliran fluida disekitar sayap pesawat pendekatan Navier-Stokes. Parameter tekanan dan kecepatan hasil dari simulasi ini telah mewakili perilaku fluida secara umum. Simulasi yang telah dibuat juga didesain untuk   fleksibel mengikuti perangkat perhitungan yang tersedia. Untuk mendapatkan sebuah hasil yang baik, metode pendekatan komputasi yang dipergunakan ialah beda hingga (finite different) dengan persamaan Navier-Stokes. Saat ini diperlukan model komputasi yang dapat dipergunakan untuk menganalisa pergerakan aliran fluida disekitar sayap. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah analisa dan mengurangi baik biaya maupun waktu pendesainan pesawat terbang. Baik hasil perhitungan maupun tampilan dari model ini telah memberikan informasi yang cukup banyak sebagai bahan analisa meskipun beberapa kekurangan yang  belum dapat diperbaiki karena keterbatasan perangkat perhitungan.
Studi Pembuatan Spektrometer DVD untuk Menentukan Relasi Konsentrasi Larutan Gula dengan Intensitas Spektrum Nuriyah, Lailatin; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spektroskopi adalah ilmu yang mempelajari metode untuk menganalisis dan menginterpretasi spektrum. Alat yang digunakan dalam analisis spektroskopi disebut spektrometer. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun spektrometer menggunakan DVD sebagai media pendispersi dan lampu fluorescent sebagai sumber cahaya untuk mengetahui karakteristik spektrum yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah mengkalibrasi spektrum yang dihasilkan dengan spektrum dari referensi (website). Nilai λ untuk intensitas maksimum yang dihasilkan lampu fluorescent adalah 475.9 nm, 513.1 nm, 556.9 nm, dan 610.1 nm. Spektrometer yang telah dibuat juga digunakan untuk menguji larutan gula. Pengujian ini bertujuan untuk mencari formula relasi antara konsentrasi larutan gula dengan intensitas spektrum yang dihasilkan. Dari hasil percobaan diperoleh bahwa setiap kenaikan konsentrasi larutan gula maka intensitas spektrum yang dihasilkan mengalami pelemahan. Dari hubungan antara konsentrasi dengan pelemahan intensitas tersebut, didapatkan formula untuk mencari konsentrasi yang tidak diketahui.   Kata kunci : spektrometer, DVD, lampu fluorescent, konsentrasi, larutan gula
Identifikasi Kantung Magma Gunung Bromo Berdasarkan Analisa Sebaran Hiposenter Gempa VTA Wuryani, Sri Dwi; Maryanto, Sukir; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Bromo merupakan salah satu dari serangkaian gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di dalam kaldera Tengger, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dalam sejarahnya, tercatat bahwa Gunung Bromo telah mengalami lebih dari 50 kali erupsi sejak tahun 1775. Penellitian guna mengetahui geometri dari kantung magma Gunung Bromo telah dilakukan dengan menganalisa sebaran hiposenter gempa vulkanik dalam (VTA). Gempa VTA merupakan gempa yang terjadi di gunungapi yang disebabkan oleh proses pergerakan magma di kantung magma. Penelitian dilakukan terhadap data rekaman seismik Bromo pada bulan Februari – Maret 2014. Penentuan posisi hiposenter dilakukan dengan metode GAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hiposenter gempa VTA tersebar di bawah kawah Bromo dengan kedalaman ± 2 km – 15 km dari puncak kawah Bromo. Selain itu, titik episenter tersebar dengan radius ± 25 m dari pusat kawah pada arah Timur Laut-Baratdaya. Posisi hiposenter gempa mengindikasikan bahwa Gunung Bromo memiliki 2 (dua) buah kantung magma dengan ukuran berbeda. Kantung magma dangkal dengan ukuran lebih kecil berada di kedalaman sekitar 2 km hingga 5 km dari puncak yang ditunjukkan oleh sebaran hiposenter yang rapat. Sedangkan kantung magma yang lebih besar berada di kedalaman sekitar 7 km hingga 15 km dari puncak Bromo. Kata kunci : Bromo, VTA, hiposenter, episenter, kantung magma.
PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAGING SAPI YANG DIRADIASI GAMMA Paramitha, Anggra Kumala; Juswono, Unggul P.; Widodo, Chomsin S.
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radiasi  telah  banyak  dikembangkan  dalam  berbagai  teknologi.  Teknologi  yang  banyak  menggunakan  teknik  radiasi adalah  teknologi  dalam  kesehatan  dan  juga  untuk  pengawetan  makanan   Radiasi  sendiri  merupakan  energi  yang dipancarkan  dalam  bentuk  partikel  atau  gelombang.  Tingkat  kerusakan  makanan  dapat  dilihat  dari  penurunan  kadar protein.  Penelitian ini menunjukkan  pengaruh bahan antioksidan  ekstrak kulit  manggis dalam mempertahankan kadar protein.  Bahan  antioksidan  yang  digunakan  adalah  kulit  manggis.  Kulit  manggis  diambil  ekstraknya,  kemudian potongan daging sapi direndam pada ekstrak antioksidan tersebut dengan lima konsentrasi, selanjutnya diradiasi dengan sinar gamma  dengan lima  variasi  waktu  dan  terakhir  dilakukan pengujian  protein menggunakan  metode  titrasi.  Pada penelitian  ini  didapatkan  hasil  bahwa  pemberian  ekstrak  kulit  manggis  dapat  mempertahankan  kandungan  protein sebesar  16%-17%.  Hal  ini  dikarenakan  manggis  memiliki  kandungan  senyawa  aktif  sebanyak  3  jenis  yang masing-masing merupakan turunan dari senyawa  Fenol  yang memiliki struktur benzena dan gugus OH  .  Pada  dasarnya buah yang baik untuk mempertahankan kandungan protein adalah buah yang banyak mengandung antioksidan. Banyaknya kandungan antioksidan pada buah dapat dilihat dari kandungan gugus OH pada senyawa aktifnya.
Pengaruh Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum) pada Kandungan Protein Daging Sapi yang Dipapar Radiasi Gamma Hidayah, Ulfah; Juswono, Unggul P.; Widodo, Chomsin S.
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan radiasi pengion pada teknologi pengolahan makanan memiliki dampak yaitu menimbulkan radikal bebas. Radikal bebas dapat berinteraksi dengan protein yang menyebabkan denaturasi protein. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisa pengaruh ekstrak cengkeh pada kandungan protein daging sapi yang dipapar radiasi gamma. Penelitian ini menggunakan radiasi gamma dari sumber Cs-137, Am-241, Co-60, dan Na-22. Daging sapi dipapar radiasi dengan variasi waktu paparan dan konsentrasi ekstrak serta kontrol tanpa pemberian ekstrak lalu diukur kandungan proteinnya menggunakan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak cengkeh dapat mempertahankan kandungan protein sekitar 95%. Pembentukan radikal bebas diawali oleh radiolisis air yang hasilnya akan berinteraksi dengan protein dan menyebabkan kerusakan protein. Semakin lama paparan radiasi, kandungan protein daging sapi juga akan semakin sedikit. Antioksidan dapat mempertahankan jumlah protein pada daging sapi dengan cara menangkap radikal bebas. Penambahan ekstrak cengkeh pada daging sapi sebelum diradiasi mempengaruhi kandungan proteinnya yaitu mempertahankan kandungan protein daging sapi sebesar 17,87%-19,75%.

Page 9 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2014 2014