cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 64 Documents clear
FAKTOR YANG MENENTUKAN BIAYA KUALITAS PRODUK PERUMAHAN Matulatan, Ryan; Gozaly, Prayogo; Chandra, Herry Pintardi; Ratnawidjaja, Soehendro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Kualitas adalah kesesuaian dengan tujuan atau manfaat suatu produk. Bagi para perusahaan kontraktor masing-masing terus berlomba-lomba dalam memberikan kualitas terbaik kepada konsumen, juga tetap mendapatkan laba dari produk yang dihasilkan. Diperlukannya strategi manajemen yang matang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apa faktor-faktor yang mempengaruhi biaya kualitas. Dimana biaya kualitas tersebut terbagi menjadi beberapa sub-bagian (Prevention Cost, Appraisal Cost, Internal Failure Cost, dan External Failure Cost) yang memiliki pengaruh masing-masing terhadap biaya kualitas. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan sampel sebanyak 80 orang responden. Data kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, serta Confirmatory Analysis Factor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, dan external failure cost memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Biaya Kualitas. Diantara keempat variabel tersebut, Biaya Kegagalan Internal (Internal Failure Cost) memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap Biaya Kualitas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA PERUMAHAN SKALA KECIL DI SURABAYA DAN SEKITARNYA Gosal, William; Setiawan, Kevin; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi menyebabkan permintaan akan rumah menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar, khususnya di daerah Surabaya dan sekitarnya. Peneliti ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi harga perumahan skala kecil di Surabaya dan sekitarnya serta seberapa besar pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan cara membagi kuisioner kepada developer perumahan khususnya didaerah Surabaya dan sekitarnya. Analisis data merupakan analisis faktor konfirmatori dengan menggunakan metode partial least square (PLS). Hasil penelitian menyimpulkan faktor yang paling berpengaruh adalah biaya, channel member, dan diikuti oleh konsumen. Faktor yang kurang berpengaruh adalah persaingan dan diikuti tujuan perusahaan.
ANALISIS KINERJA WAKTU PROYEK SEKOLAH “X” DENGAN METODE PERFORMANCE INTENSITY Santoso, Andrew; Prasetyo, Andi; ., Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Kendala waktu sering menjadi masalah dalam proyek konstruksi. Penjadwalan proyek dan evaluasi yang konsisten diperlukan agar proyek selesai tepat waktu. Evaluasi diterapkan menggunakan metode performance intensity dan metode earned value analysis. Evaluasi untuk mengetahui kinerja waktu diterapkan pada proyek sekolah 3 lantai di Surabaya. Proyek direncanakan selesai pada 12 April 2013 dengan durasi 180 hari. Pada awal April kontraktor melakukan update sehingga proyek direncanakan selesai 31 Mei 2013 dengan durasi 228 hari. Evaluasi dilakukan selama 14 periode. Setelah evaluasi dilakukan, kemudian dilakukan analisa faktor yang menyebabkan proyek terlambat. Hasil analisa metode performance intensity menunjukkan sampai pada periode 14, waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana, yang ditunjukkan dengan nilai Actual Performance Intensity kumulatif (2.116) lebih kecil dari nilai cruise control period (2.576) dengan prediksi tanggal selesai 15 Juli 2013. Hasil analisa metode earned value analysis menunjukkan sampai pada periode 14, waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana, yang ditunjukkan dengan nilai SPI=0.8594 (SPI<1) dengan prediksi tanggal selesai 7 Juli 2013. Keterlambatan disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi yang sering membuat proyek terlambat adalah faktor predecessor, tenaga kerja, dan material.
STUDI KASUS PENERAPAN METODE PERT PADA PROYEK GUDANG X ., Christian; ., Cefiro; L., Sentosa
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pembangunan yang sedang marak terjadi pada saat ini ialah pembangunan gudang khususnya di Surabaya. Gudang merupakan penanda pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Untuk dapat melakukan pembangunan secara profesional, para kontraktor harus dapat membuat perencanaan kerja yang matang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa penjadwalan proyek gudang dengan menerapkan metode PERT.Metode PERT (Project Evaluation Review Technique) merupakan metode yang bertujuan untuk memprediksi durasi dari suatu proyek dan menghitung kemungkinan terjadinya waktu yang diharapkan. Untuk mendapatkan hasil te (time expected) dari metode PERT, dibutuhkan data ta (waktu optimis) ,tb (waktu pesimis) , dan tm (waktu yang paling mungkin terjadi).Pengamatan lapangan dilakukan untuk mendapatkan Time Schedule, jumlah pekerja lapangan , Gambar Teknik proyek Gudang, dan ta tb untuk metode PERT. Dari pengolahan data didapatkan tm yang digunakan penghitungan durasi metode PERT. Dengan durasi perhitungan metode PERT, didapatkan durasi pembangunan gudang versi metode PERT.Dari Time Schedule kontraktor didapatkan durasi pembangunan gudang selama 28 minggu. Dari perhitungan metode PERT didapatkan durasi selama 32 minggu. Dari pengamatan lapangan hingga 1 Juni 2013 diketahui bahwa durasi lapangan lebih mendekati pada durasi perhitungan metode PERT daripada durasi Time Schedule.
PEMBUATAN PROGRAM ANALISA BIAYA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BELI-SEWA BACKHOE ., Fandi; ., Christopher; S. Alifen, Ratna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam pengadaan alat berat untuk sebuah proyek konstruksi, dikenal dua alternatif pemilihan yaitu beli dan sewa. Keputusan pemilihan alternatif dalam pengadaan alat berat dapat diambil setelah melakukan analisa biaya beli dengan biaya sewa. Parameter- parameter yang dipertimbangkan dalam analisa biaya beli dengan biaya sewa adalah biaya kepemilikan, biaya operasional, biaya sewa, dan nilai sisa dengan mempertimbangkan nilai uang terhadap waktu.Dalam skripsi ini, dihasilkan sebuah program yang akan membantu manajer proyek dalam menentukan pilihan alternatif pengadaan alat berat. Program ini dikhususkan pada peralatan backhoe. Program dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman PHP yang berbasis web browser dengan harapan dapat diakses melalui internet.Program ini menghasilkan grafik yang dapat menunjukkan hubungan antara biaya dan jam penggunaan alat untuk membantu dalam keputusan beli-sewa backhoe.
EVALUASI KINERJA DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN DAN FORCED BASED DESIGN PADA REGULAR FRAME 12 LANTAI Widjaja, Kristofer; Weliem, Nancy; Muljati, Ima
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Adanya kelemahan pada metode Forced Based Design (FBD) membuat banyak peneliti untuk menemukan metode baru sebagai alternatif desain bangunan. Direct Displacement Based Design (DDBD) merupakan sebuah metode yang dikembangkan sebagai alternatif untuk menangani kelemahan dari metode FBD. Prosedur desain pada metode ini juga lebih singkat dibandingkan metode FBD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja bangunan hasil desain DDBD dan kemudian membandingkannya dengan kinerja bangunan FBD, sehingga dapat dilihat metode mana yang memiliki kinerja lebih unggul. Bangunan yang diteliti adalah bangunan regular frame 12 lantai di wilayah 2 dan 6 Peta Gempa Indonesia. Kinerja bangunan diuji dengan analisis dynamic nonlinear time history. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan yang direncanakan secara DDBD menghasilkan kinerja yang tidak jauh berbeda dengan bangunan yang didesain secara FBD. Kebutuhan bahan dari kedua metode juga tidak jauh berbeda. Kedua metode memiliki performa yang baik, akan tetapi hasil DDBD memberikan hasil yang lebih mendekati target.
KEPERCAYAAN SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR KEPUASAN KERJA UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN PROYEK PERUMAHAN Ondy, Michael Prayitno; Oei, James Wijaya; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang paling dominan dalam membetuk kepercayaan diantara competence trust, integrity trust dan intuitive trust dan untuk mengetahui pengaruh hubungan kepercayaan terhadap kesuksesan proyek dengan menggunakan kepuasan kerjasama sebagai mediator. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan kontraktor yang telah mengerjakan atau menyelesaikan proyek di wilayah Surabaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden, yang terdiri dari 23 owner (pemilik proyek) dan 17 orang kontraktor (pelaksana proyek). Analisis data dilakukan dengan bantuan software IBM SPSS 20 dan Smart PLS. Dari ketiga variabel yang membentuk variabel Trust (X), dapat disimpulkan bahwa model yang paling dominan dalam membentuk kepercayaan dalam pelaksanaan proyek adalah Integrity Trust, dengan mean loading factor sebesar 0,8402. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Trust memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kesuksesan Proyek dengan menggunakan Kepuasan Kerjasama sebagai mediator, dimana koefisiensi pengaruh tidak langsung dari Trust ke Kepuasan Kepuasan Kerjasama dan ke Kesuksesan Proyek, yaitu sebesar 0,5745 (57,45%), lebih besar dibandingkan dengan pengaruh langsung dari Trust ke Kesuksesan Proyek, yaitu sebesar 0,3390 (33,90%).
PERBANDINGAN KOMPOSISI PEKERJA PASANGAN DINDING BATA ANTARA SNI 2008 DENGAN KENYATAAN DI LAPANGAN PADA PROYEK PERUMAHAN Tjahjadi, Stanislaus; Christian, Yonathan Hans; Alifen, Ratna Setiawardani
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Komposisi pekerja merupakan salah satu hal pendukung untuk mencapai produktivitas yang diinginkan. Dalam hal ini yang dimaksud komposisi pekerja adalah komposisi pekerja untuk tukang ahli dan pekerja saja. Komposisi pekerja yang terdapat pada proyek perumahan ini akan dibandingkan dengan komposisi pekerja menurut SNI 2008, dalam hal ini digunakan SNI 2008 sebagai acuan. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data sesuai keadaan di lapangan dengan mencatat komposisi pekerja, jam kerja efektif, dan hasil pekerjaan per harinya. Setelah itu dilakukan analisa untuk mengetahui komposisi pekerja yang paling efektif dengan menghitung harga satuan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi pekerja untuk pekerjaan dinding pasangan batu bata di lapangan tidak sama seperti SNI 2008. Komposisi pekerja menurut SNI yaitu komposisi pekerja 1:3, sedangkan komposisi pekerja di lapangan dibagi menjadi 2 dalam aplikasinya, yaitu komposisi pekerja 4:5 ketika tidak menggunakan perancah dan komposisi pekerja 5:7 ketika menggunakan perancah. Penelitian ini juga mendapatkan beberapa faktor produktivitas yang terjadi di lapangan selama pengamatan dilakukan.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT AREN DENGAN ALKALI TREATMENT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BETON ., Rogerd; ., Yoga; S., Handoko
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Beton serat adalah beton yang pada dasarnya terbuat dari semen, agregat, dan serat yang dicampurkan secara merata pada campuran beton. Penambahan serat ke dalam campuran beton mampu meningkatkan beberapa karakteristik beton yaitu meningkatkan kuat tarik, kuat tekan, ketahanan terhadap retak. Serat yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat ampas aren yang diambil dari Dusun Bendo, Kabupaten Klaten, dengan kadar 1.1%, 1.6%, 2.2% dari berat semen untuk sampel kuat tekan dan 1.1%, 1.7%, 2.2% dari berat semen untuk sampel kuat tarik. Dalam penelitian ini akan diuji kuat tekan dan kuat tarik beton di mana untuk uji kuat tekan, dibuat sampel dalam bentuk kubus 15x15x15 cm3 dan untuk kuat tarik, dibuat sampel dalam bentuk silinder diameter 15 cm, tinggi 30 cm. Kelemahan utama penggunaan serat alami dalam beton adalah kurang baiknya adhesi antara matriks polimer dengan serat alami, sehingga untuk mengatasi masalah ini, dilakukanlah alkali treatment dengan molaritas larutan NaOH 0.25M dan 0.5M. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa terjadi peningkatan kuat tekan beton serat ampas aren dengan alkali treatment jika dibandingkan dengan beton normal maupun dengan beton serat ampas aren tanpa alkali treatment. Alkali treatment mampu meningkatkan kuat tekan beton serat hingga 50% jika dibandingkan dengan beton serat tanpa alkali treatment.
PEMBUATAN AGREGAT RINGAN GEOPOLIMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO DENGAN PEMBAKARAN SEBAGAI TAHAP AKHIR Wijaya, A. I.; Sudiarto, B. K.; Hardjito, D.; ., Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Bencana lumpur Sidoarjo ini merupakan permasalahan Bangsa Indonesia yang tidak kunjung selesai, berbagai upaya yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil sehingga menyebabkan sampah lumpur yang tidak berguna. Makalah ini melaporkan upaya pemanfaatan terhadap sampah lumpur tersebut, sebagai agregat ringan buatan dengan proses geopolimerisasi. Hasil penelitian menunjukan lumpur Sidoarjo mengandung bahan-bahan dasar yang dipakai dalam proses geopolimerisasi, syarat geopolimer adalah lumpur Sidoarjo harus bersifat reaktif (amourph) agar dapat digunakan sebagai pengikat dengan alkali kuat yaitu dengan cara dibakar dalam suhu yang tinggi. Tetapi sebelum itu lumpur dicampur dengan Alkali aktivator dan katalisator yaitu NaOH dan sodium silikat, hal ini berfungsi agar mereaksikan unsur-unsur Aluminium dan Silika yang terkandung pada lumpur. Untuk konsentrasi Molaritas larutan NaOH dan jumlah sodium silikat akan dibuat dengan beberapa variasi yang berbeda dalam sampel kubus 5x5x5 cm3 dan dalam bentuk pelet berdiameter <1cm. Lalu setelah dibakar benda uji akan diuji berat jenis ,stabilitas, ketahanan terhadap asam, dan absorbsi pada pelet, sedangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada sampel kubus 5x5x5 cm3. Hasil terbaik adalah dengan berat jenis 1,06 gr/cm3 dan kuat tekan 6 MPa. Ketika diterapkan sebagai agregat didalam beton, kuat tekan Beton menjadi 26 dengan berat jenis 1510 kg/m3.