cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 46 Documents clear
PENELITIAN AWAL TENTANG PENGGUNAAN CONSOL FIBER STEEL SEBAGAI CAMPURAN PADA BALOK BETON BERTULANG Denny, Denny; Jonathan, ,; S., Handoko
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam dunia konstruksi, balok beton bertulang adalah barang yang sering kita jumpai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan consol fiber steel pada campuran beton yang digunakan pada balok beton bertulang. Serat baja ini mempunyai beberapa tipe, namun untuk penelitian ini kita menggunakan serat baja dengan tipe hooked. Dalam penelitian ini dilakukan 2 jenis percobaan, yaitu pengujian kuat tekan dan momen nominal beton yang menggunakan campuran serat consol fiber steel ini. Kuat tekan dan momen nominal beton dilakukan pengujian pada 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil kuat tekan dan momen nominal yang didapatkan, kita membandingkannya dengan harga untuk mencari efisiensi dari penggunaan serat baja tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk kuat tekan, beton dengan jumlah kadar serat 0,75% merupakan campuran yang paling efisien dengan hasil 18,90 MPa. Sedangkan untuk momen nominal, beton dengan jumlah kadar serat 0,5% merupakan campuran yang paling efisien dengan hasil 1,47 kNm. Hal ini membuktikan bahwa penambahan consol fiber steel pada campuran beton dapat meningkatkan kekuatan beton dilihat dari kuat tekan maupun momen nominalnya.
PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN GEDUNG P1 P2 UK PETRA Sutanto, Kelvin Rudy; Kosasi, Michael Halmar; Andi, Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pemilihan alat berat mempengaruhi efisiensi dan profitabilitas pada pekerjaan konstruksi. Tingkat efektivitas alat berat dinilai berdasarkan produktivitas alat. Produktivitas merupakan hasil bagi dari output terhadap input. Metode penelitian yaitu dengan menghitung volume aktual (VA) yang tercapai per hari, mencatat volume bucket, waktu siklus (Cm), waktu kerja dan waktu efektif backhoe menggali setiap hari. Dua pendekatan dilakukan untuk perhitungan produktivitas menggunakan waktu siklus untuk satu kali siklus backhoe dan waktu kerja harian yang dibagi menjadi waktu kerja selama 8 jam serta waktu efektif tanpa idle. Hasil pengolahan data waktu siklus diperoleh produktivitas ideal (PI) menggunakan waktu siklus baseline sebesar 140.05 m3/jam, produktivitas teoritis (PT) menggunakan waktu siklus teoritis sebesar 67.185 m3/jam, produktivitas aktual mean (PA) menggunakan waktu siklus rata-rata sebesar 110.83 m3/jam. Sedangkan hasil pengolahan data dari waktu kerja adalah produktivitas aktual kinerja (PAK) yang dibagi dengan waktu kerja 8 jam sebesar 28.91 m3/jam, produktivitas aktual efektif (Pefektif) dengan waktu efektif tanpa idle sebesar 47.35 m3/jam. Pada akhirnya, dengan menggunakan PAK disimpulkan bahwa produktivitas backhoe pada proyek gedung P1 P2 UK Petra adalah 28.91 m3/jam/alat. Selisih nilai produktivitas tersebut dipengaruhi oleh double handling dan waktu tidak efektif backhoe akibat idle, maintenance, menunggu dump truck, merapikan tanah, dan moving.
PENGARUH DARI PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP RHEOLOGY PASTA DAN MORTAR DENGAN CEMENTITIOUS MATERIALS Winata, Sam Wahyudi; Christianto, Fanuel Jeffry; Antoni, Antoni; Hardjito, Djwantoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Tercapainya kualitas dari suatu beton merupakan hal yang paling utama. Dalam proses pembuatan suatu beton banyak faktor yang mempengaruhi kualitas beton seperti air, aggregat, admixture, dan cementitious materials. Suatu campuran beton biasa yang menggunakan air, semen, aggregat halus, dan aggregat kasar masih terdapat banyak rongga – rongga, cementious material seperti silica fume dapat mengisi rongga tersebut sehingga didapatkan campuran yang lebih padat. Selain hal tersebut, pada penelitian ini mengukur kualitas dari mortar untuk menentukan sifat dari beton segar seperti kelecakan, berat jenis, kehilangan berat, dan kuat tekan dalam beton. Rheology suatu campuran dipengaruhi oleh rasio dari volume air dan powder (Vw/Vp) dan juga penggunaan superplasticizer. Penelitian dalam skala kecil ini harus lebih diperhatikan setiap material yang dipakai dan proses pelaksanaanya.Pada penelitian ini didapat bahwa campuran Mortar dengan tambahan fly ash paling menghasilkan perubahan diameter dan kuat tekan yang bagus, hal ini disebabkan fly ash memiliki kebutuhan air yang sedikit jika dibandingkan dengan campuran Mortar saja ataupun dengan penambahan silica fume.
ANALISA FREKUENSI DAN BESARAN NILAI CHANGE ORDER SERTA FAKTOR PENYEBAB NYA PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI BANGUNAN TINGGI F. Simhanandi; W. Budiharjo; Andi Andi3
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.916 KB)

Abstract

Dalam setiap proyek konstruksi selalu terjadi perubahan atau yang biasa disebut dengan change order. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor yang berada di kota Surabaya. Bangunan yang diteliti adalah bangunan tinggi dengan ketinggian minimal 20 meter dan 4 lantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pekerjaan konstruksi apa yang sering menyebabkan terjadinya change order ditinjau dari frekuensi nya dan besaran nilai nya terhadap nilai kontrak disertai dengan faktor penyebab nya mulai dari faktor utama dan faktor secara global pada pekerjaan pondasi, struktur bawah, struktur atas dan finishing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pekerjaan finishing merupakan pekerjaan yang sering mengakibatkan change order karena menunjukkan nilai frekuensi yang paling besar serta pada pekerjaan struktur atas dan finishing merupakan pekerjaan yang memiliki nilai besaran change order yang terbesar dan faktor perubahan desain merupakan faktor global yang mengakibatkan terjadinya change order pada semua pekerjaan kontsruksi mulai dari pekerjaan pondasi, struktur bawah, struktur atas dan finishing.
PENGARUH PENAMBAHAN SLAG BESI TERHADAP KEKUATAN TEKAN DAN FLOWABILITY PADA SELF COMPACTING CONCRETE Apryangki Wahono; Agustinus Andy Nugroho; Handoko Sugiharto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.128 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kekuatan tekan dan flowability dari penambahan slag besi pada Self Compacting Concrete. Kandungan kimia dalam slag besi antara lain CaO, SiO2, MgO. Kandungan kimia inilah yang membuat slag besi memiliki sifat pozzolanic bagi beton. Slag besi terdiri dari molekul-molekul berbentuk bulat sehingga akan baik jika digunakan sebagai filler. Penelitian ini menggunakan 6 macam mix design, dimana campuran slag besi yang digunakan berbeda-beda komposisinya pada tiap mix design. Komposisi slag besi yang digunakan antara lain 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35% dari berat semen. Beberapa pengujian beton segar dilakukan agar memenuhi syarat flowability yaitu Sieve Segregation Test, Slump Flow Test, T50, V-Funnel Test, L-Box Test. Hasil yang diperoleh dari pengujian beton segar adalah dengan penambahan slag besi flowability pada beton bertambah, serta penambahan kekuatan tekan lebih besar dibandingkan dengan tidak ada penambahan slag besi. Peningkatan kekuatan yang signifikan terjadi setelah 14 hari umur beton. Hal ini disebabkan karena sifat pozzolanic pada slag besi baru bereaksi sepenuhnya.
KETERKAITAN KUANTITAS PEKERJAAN DENGAN DURASI DAN TENAGA KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN BERTINGKAT TINGGI Phillip Wijaya; Susanto Leman; Budiman Proboyo; Indriani Santoso
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.035 KB)

Abstract

Dalam proyek konstruksi dibutuhkan adanya perencanaan yang baik dalam bentuk schedule yang teratur. Schedule pada proyek konstruksi berbicara mengenai durasi tiap-tiap pekerjaan pada proyek konstruksi yang dipengaruhi oleh kuantitas pekerjaan dan jumlah tenaga kerja. Kuantitas pekerjaan dapat diperoleh dari Rencana Anggaran Biaya pada proyek konstruksi. Melalui kuantitas pekerjaan yang didapat dari RAB dan durasi pekerjaan yang didapat dari schedule dapat diperoleh keterkaitan yang disebut dengan daily output. Melalui daily output dapat diperoleh berapa jumlah tenaga kerja teoritis yang dibutuhkan berdasarkan indeks SNI 2008. Fokus pekerjaan daripada penelitian ini adalah pekerjaan struktur yang meliputi pekerjaan pengecoran, pemasangan bekisting, dan pembesian pada struktur kolom, balok, plat, dan dinding. Berdasarkan perbandingan data rencana antara proyek Hotel Cleo, proyek UK Petra Gedung P1-P2, dan juga proyek Fave Hotel, maka dapat disimpulkan bahwa proyek UK. Petra Gedung P1-P2 memiliki nilai daily output dan jumlah tenaga kerja terbanyak untuk pekerjaan bekisting, pembesian, dan pengecoran pada masing-masing elemen struktur jika dibandingkan dengan proyek lainnya. Berdasarkan persentase perbedaan antara data rencana dan data nyata diatas dari daily output pada pekerjaan bekisting, pembesian dan pengecoran pada masing-masing elemen struktur bagian nyata memiliki indeks tenaga kerja yang relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan data rencana berdasarkan SNI 2008, kecuali pada pekerjaan pembesian tangga yang membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak.
DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN PADA SISTEM RANGKA DENGAN KETIDAKBERATURAN PERGESERAN MELINTANG TERHADAP BIDANG Amelinda Kusuma; Fonny Hindarto; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.406 KB)

Abstract

Metode yang sering digunakan untuk mendesain bangunan tahan gempa ialah metode Forced Based Design (FBD). Namun pada metode tersebut terdapat kelemahan sehingga muncul metode baru yang disebut Direct Displacement Based Design (DDBD). Penerapan metode Direct Displacement Based Design (DDBD) dalam mendesain sebuah bangunan tahan gempa semakin banyak digunakan. Metode ini sudah diteliti pada sistem rangka yang beraturan dan perlu diteliti lebih lanjut pada sistem rangka yang tidak beraturan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain dan mengevaluasi kinerja sistem rangka dengan ketidakberaturan pergeseran melintang terhadap bidang yang direncanakan secara DDBD. Sistem rangka yang diteliti adalah sistem rangka pada bangunan 6 lantai di kota Surabaya dan Jayapura. Kinerja sistem rangka akan diuji dengan dynamic nonlinear time history analysis (NLTHA) terhadap parameter yang meliputi story drift, damage index, dan mekanisme keruntuhan plastis. Seluruh parameter yang dihasilkan dari NLTHA sudah mendekati target perencanaan yang ditentukan. Oleh sebab itu penelitian ini menyarankan untuk meneliti lebih lanjut khususnya pada konfigurasi sistem rangka yang lain.
PERBANDINGAN KINERJA BANGUNAN YANG DIDESAIN DENGAN FORCE-BASED DESIGN DAN DIRECT DISPLACEMENT-BASED DESIGN MENGGUNAKAN SNI GEMPA 2012 Fransiscus Asisi; Kevin Willyanto; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.044 KB)

Abstract

Banyak penelitian-penelitian mengenai kinerja Direct Displacement Based Design (DDBD) dan Force Based Design (FBD) telah dilakukan sebelumnya. Namun, penelitian-penelitian tersebut masih dilakukan dengan menggunakan SNI 03-1726-2002 yang sudah tidak relevan untuk dipakai lagi saat ini karena adanya perubahan peraturan dari SNI 03-1726-2002 menjadi SNI 1726-2012 oleh pemerintah. Penelitian ini membandingkan kinerja antara FBD dan DDBD menggunakan SNI 1726-2012 dengan cara mendesain struktur 6 lantai dengan denah tipikal yang sama menggunakan kedua metode pada wilayah beresiko gempa tinggi dan rendah. Struktur yang didesain diuji dengan analisis non-linear dinamis time history. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur bangunan yang didesain dengan DDBD memberikan kinerja yang lebih baik daripada FBD baik dalam drift ratio ataupun failure mechanism. Satu-satunya kelemahan dari DDBD adalah biaya yang lebih mahal karena hasil desain yang menggunakan lebih banyak material. Namun, hasil desain DDBD lebih terjamin sesuai desain perencana dan waktu yang terbuang untuk mendesain tidak sebanyak FBD.
PERENCANAAN DAN ESTIMASI BIAYA PELAKSANAAN UNTUK JALAN PENGHUBUNG DI KAWASAN SURABAYA TIMUR Bryan Widarno; Irvian Dinata; Indriani Santoso; Johanes Indrojono Suwono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.391 KB)

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk kota Surabaya menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal. Di samping itu, dibutuhkan juga infrasturktur jalan sebagai akses penghubungnya. Perencanaan ini merupakan suatu perencanaan infrastruktur yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi suatu lokasi, khususnya di Surabaya Timur. Perencanaan ini bertujuan untuk menghitung tebal perkerasan lentur jalan dengan menggunakan metode AASHTO 1993 kemudian membuat estimasi biaya konstruksinya dengan menggunakan Standar Satuan Harga Dasar Konstruksi dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tahun Anggaran 2011 untuk wilayah Provinsi Jawa Timur serta merencanakan infrastruktur jembatan sebagai pelengkap dari jalan dengan berpedoman pada BMS’92 di komplek perumahan di kawasan Surabaya Timur.Pada perencanaan ini menunjukkan bahwa metode AASHTO 1993 dapat diaplikasikan di Indonesia. Estimasi biaya yang dilakukan dalam perencanaan ini hanya untuk perkerasan jalan saja, tidak termasuk galian dan urugan tanah, perencanaan bahu jalan, trotoar, dan median jalan.
RINGAN GEOPOLIMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO DAN FLY ASH DENGAN MENGGUNAKAN FOAM AGENT Raven Andrean Subroto; Diar Januar Utomo; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.502 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas upaya pemanfaatan lumpur Sidoarjo untuk dapat dijadikan sebagai agregat ringan buatan melalui proses geopolimerisasi. Penelitian ini menggunakan bahan dasar lumpur Sidoarjo, fly ash, NaOH, sodium silikat, dan foam agent. Kadar sodium silikat yang digunakan sebesar 30%, 40%, 50% dan 60% dari massa pozzolan (lumpur dan fly ash) dan memperhatikan perbandingan massa larutan sodium silikat dengan larutan NaOH. Setelah itu, penelitian ini menggunakan variasi Molaritas NaOH sebesar 5M, 6M, 7M dan 8M. Untuk menghasilkan berat jenis yang lebih kecil maka ditambahkan foam agent. Perbandingan volume foam agent dengan air yang digunakan adalah 1:20 dan 1:50. Pada masing-masing penelitian tersebut diberikan variasi pemberian foam sebesar 2 liter, 3 liter, 4 liter dan 5 liter yang dikonversi menjadi perbandingan massa foam : massa binder (campuran lumpur Sidoarjo, fly ash, NaOH padat, sodium silikat dan air). Pengujian kuat tekan dilakukan pada sampel berukuran 5×5×5 cm3, sedangkan uji berat jenis, stabilitas serta absorpsi pada pelet berdiameter ± 1,5 cm. Hasil terbaik dari penelitian ini, yaitu agregat ringan geopolimer dengan berat jenis 0.82 g/cm3 dan kuat tekan sebesar 2.31 MPa pada umur 7 hari.