cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Pelatihan Seni Beladiri Campuran di Pasuruan Enrico Mantovani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Pelatihan Seni Beladiri Campuran diPasuruan merupakan fasilitas yang mewadahiaktivitas dan berbagai macam kebutuhan peminatseni bela diri campuran di Pasuruan khususnya JawaTimur. Fasilitas ini juga terbuka untuk umum, yangmemberikan kesempatan bagi calon atlet-atlet muda,cabang olahraga bela diri campuran di Jawa Timur,untuk berlatih sebelum bertanding dan terapipemulihan setelah bertanding. Fasilitas ini tidakhanya dilengkapi dengan fasilitas berlatih saja,namun juga tersedia fasilitas area therapy, fasilitaspenginapan serta fasilitas pendukung lainnya bagipara atlet. Keunikan daro fasilitas ini adalah denganmemanfaatkan kondisi alam yang hijau dan juga luasdengan lahan berkontur curam membentuk area arearuang luar yang memberikan hubungan antar ruangluar dan ruang dalam yang mampu memberikansuasana untuk mengurangi tekanan mental sertasikologis dari para atlet. Desain fasilitas ini jugamenyesuaikan dengan karakteristik dan perilaku parapengguna sehingga dapat meningkatkan performaberlatih dan beristirahat para atlet.
GEREJA BETHEL INDONESIA JEMAAT ANUGERAH SULUNG DI SURABAYA Samuel Christian Wiwanda
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Gereja Bethel Indonesia jemaatAnugerah Sulung merupakan bangunan yangmemfasilitasi peribadatan, administrasi, danpenunjang untuk jemaat Anugerah Sulung yangterletak di kota Surabaya. Fasilitas-fasilitas yangdisediakan antara lain fasilitas ibadah umum,fasilitas ibadah pemuda dan anak, kantor pengurusgereja, dan ruang serta kelas-kelas serbaguna untukpublik. Diharapkan dengan adanya gedung gerejayang baru bisa menyelesaikan masalah sepertikurangnya tempat yang layak untuk beribadah,bersosialisasi, dan tempat parkir. Pendekatansimbolik metafora didasarkan pada realita akanadanya keinginan dari segenap jemaat agar gerejabisa menjadi sarana penghubung jemaat denganTuhan dan masyarakat.
Akademi Pariwisata Bahari Di Wakatobi, Sulawesi Tenggara Sherina Suhartanji
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagasan Akademi Pariwisata Bahari berawal daripemberdayaan sumber daya laut di Indonesia yangbelum ideal, oleh karena itu dibutuhkannya suatufasilitas pendidikan bidang bahari yangmenghasilkan ketenagakerjaan yang dapatmengolah sumber daya alam laut secara ideal danbertanggungjawab. Konsep desain terinspirasi darisuku Bajo yang unik dimana mereka memilikiketerikatan dan ketergantungan terhadap lautsehingga laut menjadi bagian dari jati diri mereka,akan tetapi budaya tradisional bajo kian hari kianmemudar terutamanya di Pulau Wangi-Wangi,Wakatobi. Dalam merespon masalah tersebutpendekatan desain mengadopsi neo-vernakular gunamelestarikan kembali nilai-nilai tradisional bajoyang memudar dan sekaligus menarik wisatawanuntuk mengoptimalkan pembelajaran vokasi parapelajar di akademi. Perwujudan karakter tradisionalBajo dilakukan dengan pengaplikasian beberapaelemen arsitektur tradisional Bajo yang kemudiandikombinasikan dengan material yang lebih modern.Maka dari itu, pendalaman struktur dibutuhkanuntuk memahami cara menggabungkan elementradisional dan elemen modern tersebut secara lebihdalam.
Pasar Modern Klandasan di Balikpapan Henricky Ribowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Pasar Modern Klandasan di Balikpapan diangkat dari kondisi pasar yang saat ini kebanyakan terkesan kotor, kumuh, bau, panas, sempit, dan seterusnya. Menciptakan stiga buruk dihadapan masyarakat, hal ini mengakibatkan sebagian dari para pengunjung mencari alternatif lain dalam berbelanja, dan kurangnya tempat yang layak untuk berjualan bagi para PKL, serta hal ini berdampak pada suasana pusat kota yang menjadi sepi akan pengunjung. Sistem sirkulasi menjadi hal utama agar dapat terciptanya pasar modern yang bersih, indah, aman, dan nyaman bagi para pengunjung. Dengan adanya pasar yang telah memperhatikan sistem dengan baik, akan tercipta tempat yang layak bagi para PKL untuk berjualan, serta dapat menjadi destinasi utama bagi para turis maupun pengunjung lokal agar dapat menghidupkan kembali pusat kota.
RUSUNAWA PRODUKTIF UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI SURABAYA Agatha Theodora Christian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Rusunawa Produktif untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Surabaya ini dibuatberdasarkan adanya Rencana Pembangunan Angkutan Massal Cepat (AMC) di daerah Joyoboyo, Surabayasebagai realisasi target Pemerintah Kota Surabaya berupa kota bebas kawasan kumuh. Rencana PembangunanAMC terdiri dari terminal Joyoboyo dan beberapa fasilitas penunjang. Salah satunya berupa RencanaPembangunan komplek rumah susun yang berfungsi untuk mewadahi masyarakat penghuni kawasan kumuhdi daerah Joyoboyo dengan memberikan tempat layak huni. Masalah perancangan yang timbul adalahbagaimana menciptakan desain hunian dengan luasan tapak minimal namun adaptif, produktif, sehat dan dapatmengakomodasi nilai sosial, budaya dan ekonomi masyarakat setempat, sehingga dipilihlah konsep hunianadaptif dan produktif sebagai pemecah masalah. Pendekatan sains (daylighting) kemudian dipilih dikarenakanadanya kebutuhan desain terhadap cahaya matahari alami dalam fungsi bangunan maupun konsepproduktifnya, dalam hal ini urban farming. Kemudian di akhir tahap desain, pendalaman struktur dipilih akibatjenis bangunan yang tergolong tingkat menengah, sehingga perlu adanya penyelesaian masalah dalam bidangstruktur.
Fasilitas Olahraga Khusus Lansia Di Surabaya Davin Kristanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan suatu hal yang sangatpenting terutama bagi pada lansia. Namun untukmemenuhi hal tersebut masih kurangnya fasilitas –fasilitas yang tersedia untuk lansia terutama dalamberolahraga. Dikarenakan hal tersebut makamunculnya fasilitas ini yang mana menyediakantempat yang aman dan nyaman untuk lansia yangmana dirancang sesuai dengan kebutuhan dankesukaan lansia, selain itu juga fasilitas dirancangagar memudahkan lansia untuk bersosialisasi denganlansia lainnya. Perwujudanya dilakukan denganpendekatan perilaku lansia yang berfokus padakesukaan, dan perilaku lansia untuk memberikanhidup yang sehat, psikologis yang sehat dan bahagia.Pendalaman karakter ruang juga digunakan dalammendesain interior baik dari pemilihan materialmaupun warna.
Resor di Kabupaten Malang Matthew Anson
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Malang merupakan kawasan yangmemiliki banyak tempat wisata alamnya. Setiaptahun, wisatawan Kabupaten Malang selalumeningkat. Dengan dukungan Pemprov Jatim untukmemaksimalkan potensi pariwisata, wisatawandiprediksi akan meningkat pesat kedepannya.Namun, peningkatan ini tidak diimbangi denganjumlah akomodasi di sekitar area wisata. Daerahwisata Kabupaten Malang yang banyak dearah hutanlindung, sehingga diperlukannya resor yang dapatmenjaga kelestarian alam dan meminimalisirkerusakan alam sekitarMasalah Desain proyek ini adalah bagaimanamendesain bangunan yang mampu meminimalisirkerusakan alam dan lingkungan sekitar, serta dapatmemanfaatkan keadaan iklim sebagai energi bagibangunan. Motede pendekatan yang digunakanadalah pendekatan green architecture. Pendekatantersebut disesuaikan dengan masalah desain yangberpengaruh terhadap orientasi, bentuk dan desainbangunan. Lingkungan alam hutan dan pantai yangmasih alami, harus dapat dinikmati pengunjungdisetiap sudut tapak. Sehingga pendalaman yangdipilih adalah sequence, agar pengunjung dapatmerasakan suasana dan pemandangan alam hutan danpantai dari area masuk hingga ke area penginapan.
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL UNIVERSITAS KRISTEN PETRA DI SURABAYA William Alfred
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran pertama akan perancangan pusat penelitian dan pengembangan teknologi digital diinisiasi oleh adanya perkembangan teknologi yang pesat di dunia beberapa waktu yang lalu. Perkembangan teknologi yang dimulai dari industrialisasi 1.0 hingga sekarang pada 4.0 sangat mempengaruhi Indonesia sendiri. Dari sisi dunia pendidikan pun juga demikian, sudah banyak universitas memiliki pusat pengembangan teknologinya sendiri dan desain fasilitas ini merupakan usulan untuk kedepannya. Dengan pemikiran tersebut akan muncul masalah desain utama yaitu bagaimana desain dari arsitektur yang dapat menyesuaikan kebutuhan penggunanya, yaitu manusia dan teknologi. Pusat penelitian dan pengembangan teknologi digital Petra dirancang dengan pendekatan sistem, yang dimulai dari memikirkan sistem spasial, dilanjutkan ke sistem struktur, sistem utilitas, dan sistem fasad/pelingkup bangunan. Keunikan dari bangunan ini adalah terletak pada bagian pelingkup bangunan yang berfungsi sebagai pembatas antara ruang dalam dengan ruang luar. Fasad dibuat adaptif yang dapat berubah sesuai dengan kebutuhan pengguna di dalam bangunan
Fasilitas Rekreasi Lansia di Badung Allessander Gabrielle Cardito Tobing
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Rekreasi Lansia di Badung, Balimerupakan fasilitas rekreasional yang mewadahi aktifitasrelaksasi dan rekreasi dari para lansia sebagai penggunautamanya. Fasilitas ini memiliki latar belakang yaitumeningkatnya populasi penduduk dan wisatawan lokalmaupun mancanegara lansia yang ada maupun yang datangke Kabupaten Badung, Bali serta kebutuhan lansia akankomunitas agar dapat memicu gaya hidup aktif dan sehat.Konsep perancangan dari fasilitas ini adalah menciptakankeberlangsungan gaya hidup aktif lansia yang dipicu darimenciptakan lingkungan arsitektural yang mewadahitimbulnya komunitas baru didalamnya.Massa bangunan pada fasilitas ini dibagi menjadidua kelompok utama yaitu massa utama dan massa hunian,dimana massa utama terdapat ruang-ruang umum sepertiruang bersama, ruang makan, lobby, entertainment room,main hall, roof garden, dan lain sebagainya serta massahunian yang berupa tempat tinggal dan common room yangmenjadi tempat berkumpul para lansia. Pendekatan yangdigunakan dalam perancangan proyek ini adalahpendekatan perilaku yang mempertimbangkan aktifitaslansia, kemampuan gerak, dan gaya hidup lansia
Hotel Resor di Tanjung Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan Timothy Jason Tjendra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Resor di Tanjung Bira, Bulukumba, Sulawesi selatan merupakan kawasan penginapan dan rekreasi yang menawarkan keindahan alam dari wisata pantai bara yang berada di bulukumba. Tanjung Bira sangat terkenal akan keindahan alam pantai dan lautnya, hal ini akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk datang berkunjung dan menikmati keindahan alam Tanjung Bira ini. Wisatawan yang datang berkunjung dapat menikmati keindahan alam Tanjung Bira dari dalam Kawasan Hotel Resor yang memiliki fasilitas yang sangat lengkap tanpa harus keluar dari kawasan ini Fasilitas ini akan di lengkapi fasilitas utama, yaitu hotel, cottage, wedding chappel, wedding venue, beach club, dan camping ground. dan fasilitas pendukung yaitu, restaurant, taman, kolam renang, area berjemur, dan bar. Pendekatan ekologis digunakan untuk mengatasi masalah perancangan bangunan pada site berkontur yang berada di atas tanah tebing dan pendekatan neo-vernakular digunakan untuk mengatasi masalah bentukan bangunan yang akan mencerminkan ciri khas dari kebudayaan pada daerah setempat