Articles
1,542 Documents
Galeri Kreatif Surabaya
Halim, Jefferson Dwi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Galeri Kreatif Surabaya adalah sebuah wadahuntuk pekerja kreatif dan masyarakat dalam berkreasi,berlatih, menunjukkan karya sehingga dapatmenciptakan ekosistem dan habitat yang baik. Tujuandesain adalah untuk membangun ekosistem denganmeningkatkan interaksi dan networking, jalurkerjasama berbagai pihak, yang didukung dengankonsep studio Co-working dan Open for Public.Pendekatan perilaku dan simbolik digunakan untukmengakomodasi perilaku pekerja kreatif danmenjadikan bangunan galeri menjadi ikon kotaSurabaya. Keunikan galeri ini bukan hanyamenampilkan sebuah objek atau hasil akhir karyanyasaja, melainkan juga menunjukkan sebuah proses,yaitu alur dari pembuatan sebuah karya jugamemperlihatkan subjek, yaitu pekerja kreatif yangsedang bekerja di dalam galeri. Hal ini dapatmemberikan pembelajaran bagi para pengunjungmengenai proses pembuatan sebuah karya kreatif,maupun dapat langsung berinteraksi dengan parapekerja kreatif. Pendalaman karakter ruang dipilihuntuk menyelesaikan masalah desain yang harussesuai dengan karakter pekerja kreatif,membangkitkan inspirasi, juga sekaligus dapatmenjadi tempat pembelajaran dan hiburan bagipengunjung.
Rumah Lansia di Surabaya
Renardi Caturiyatno Aifandi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proyek Rumah Lansia di Surabayadirancang berdasarkan kepedulian terhadapkualitas hidup orang tua, yang seringkaliditinggalkan oleh keluarganya, bahkan anakmereka sendiri yang dikarenakan mereka tidakmemiliki waktu untuk mengurus danmenjaganya. Kesepian adalah apa yang seringdialami oleh kebanyakan orang tua. Oleh karenaitu, proyek ini dirancang sebagai wadah fasilitasyang dapat menampung aktifitas dan kebutuhanlansia dengan mempertimbangkan karakteristikfisik dan psikologis lansia. Pendekatan perilakudiambil dalam merancang proyek ini, terutamadalam elemen pencarian jalan. Rumah lansiajuga dilengkapi dengan fasilitas tertentu untukmembantu meningkatkan kualitas hidup mereka,merehabilitasi dan menyembuhkan trauma yangmereka alami.
Fasilitas Edukasi Wisata Berbasis Realitas Maya di Surabaya
Matthew Ricky Sentosa
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi realitas maya sudahberkembang sangat pesat dan dapat dimanfaatkanuntuk berbagai keperluan, kebutuhan, dankemudahan umat manusia. Perkembanganteknologi ini perlu dikenal oleh masyarakatIndonesia terutama mempersiapkan anak mudabangsa menghadapi masa depan yang saratteknologi, termasuk realitas maya. FasilitasEduwisata Berbasis Realitas Maya di Surabaya inimerupakan fasilitas wisata dan edukasimemperkenalkan teknologi realitas maya (virtualreality & augmented reality) dengan menyediakanberbagai informasi, perangkat dan aktivitasinteraktif bagi pengunjung.Fasilitas ini dibagi menjadi 4 zona utama,yaitu zona penerima, zona edukasi, zonapermainan dan zona pendukung. Untuk menarikperhatian masyarakat dan merepresentasikankecanggihan teknologi realitas maya, makapendekatan desain yang dipilih adalah pendekatansimbolik dengan konsep desain “360 derajat” yangmenghasilkan desain bentuk dan ruang-ruang yangmelingkupi pengunjung dengan teknologi realitasmaya.Konsep ini bertujuan untuk menyampaikanbagaimana keunggulan dari perangkat ini secaraarsitektur kepada pengunjung sehinggapengunjung menjadi berminat dan turutmenggunakan & mengembangkan perangkatrealitas maya pada kehidupan sehari-hari.
Fasilitas Riset Sains di Surabaya
Maria Bethania Bethania
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Riset Sains di Surabaya merupakan sebuah wadah riset yang menyediakan berbagai fasilitas dan peralatan bagi peneliti sains untuk melakukan sebuah penelitian seputar biomedical dan microbiology dengan standar keamanan level 1 hingga level 3. Perancangan Fasilitas Riset dilatarbelakangi oleh penanganan virus terbaru saat ini yaitu covid-19 yang cukup lambat dikarenakan kurangnya fasilitas riset yang memadai yang membuat penyebaran virus semakin cepat dan meluas. Selain itu, seiring dengan perkembangan riset di luar negeri yang begitu pesat, Indonesia khususnya Surabaya harus dapat mengikuti untuk mencegah/mengatasi kemungkinan serangan biological weapon di masa yang akan datang.Tujuan utama dari perancangan Fasilitas Riset Sains di Surabaya adalah agar Indonesia khususnya Surabaya dapat mengikuti perkembangan riset dunia dan dapat melakukan pencegahan serta penanganan pandemik di masa yang akan datang. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, digunakan pendekatan sistem sehingga kebutuhan ruang, sirkulasi, stuktur dan utilitas yang sesuai standar dapat diaplikasikan pada desain bangunan.
HOTEL RESOR DI BALI
Aprio Jonathan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hotel Resor di Bali ini, merupakan sebuahfasilitas penginapan yang bertujuan untukmemenuhi kebutuhan pokok turis atauwisatawan baik dari dalam maupun dari luarnegri yaitu sebuah tempat menginap yang layakdigunakan, yang memenuhi standar. Selain itujuga Hotel Resor ini juga bisa menunjangpengembangan pariwisata di daerah Balikhususnya Bali selatan di daerah Uluwatu.Keunikan pada proyek ini juga terdapat pada siteyang berada di pinggir tebing Uluwatu danlangsung menghadap Pantai Nyang Nyang yangtermasuk pantai yang masih asri. Namunmasalah desainnya adalah karena site berupalahan yang datar sehingga perlu memberisuasana resor yang bernuansa pantai di Bali.Desain bangunan didasarkan pada budaya Baliagar suasana alam dan budaya Bali terasa kuatdalam lingkungan hotel resor.
Sekolah Menengah Autisme di Surabaya
Matthew Adriel Christanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Saat ini jumlah Sekolah Luar Biasa Menengah (SLB Menengah) masih sangat sedikit khususnya unutk autisme. Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan otak pada anak yang mempengaruhi cara mereka berperilaku yang menyebabkan mereka tidak bisa belajar selancar seperit anak pada umumnya. Proyek tugas akhir yang berjudul Sekolah Menengah Autisme di Surabaya menjawab kebutuhan ini dengan masalah utama mengenai bagaimana desain dari sekolah mampu menjawab keperluan dari individu penyandang ASD. Masalah khusus yang diangkat adalah bagaimana individu mampu mengalami pembelajaran secara tidak langsung melalui lingkungan yang diciptakan. Jawaban dari masalah tersebut dapat ditemukan pada metodologi / cara mereka belajar. Terdapat 4 elemen yang membedakan cara belajar mereka dengan anak normal yang antara lain adalah Kejelasan, Rutinitas, Terprediksi, dan Berurutan. Selain 4 elemen tersebut, proses desain dilandasi dengan “Sensory Design Theory” milik Magda Mostafa, yang pada intinya bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman bagi penyandang ASD. .
Fasilitas Pelatihan Hidroponik untuk Remaja di Bojonegoro
Grasilia Leony
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desain Fasilitas Pelatihan Hidroponik untuk Remajadi Bojonegoro bertujuan sebagai tempat untukmembekali anak - anak remaja kurang mampudengan pengetahuan dan keterampilan didunia kerjaserta meningkatkan kabupaten Bojonegoro disektorpertanian melalui teknologi hidroponik. Fasilitas inimerupakan alternatif solusi dari masalahpencemaran lingkungan yang akan dihadapiKabupaten Bojonegoro. Fasilitas ini memilikikonsep dimana hidroponik sebagai elemen utamadalam membentuk ruang dan menciptakan kawasandengan aktivitas komunal sebagai pengikat ruanguntuk mendukung kegiatan belajar siswa yangkondusif. Pendekatan Teori Ekologis menurut HeinzFrick diterapkan untuk dapat mendesain fasilitasyang menggabungkan alam berbasis teknologi danstrategi efisiensi sumber daya alam dengan tujuanlingkungan yang berkelanjutan. Fasilitas inimendalami teknologi konservasi air dimanabangunan yang ramah lingkungan dan hemat energisebagai fokus utama dalam mendesain dandiwujudkan dalam teknologi Water Treatment Plant.
Menggali Citra dan Identitas Kembang Jepun
Augusta Esmeralda Esmeralda
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jalan Kembang Jepun dikenal sebagai kawasan perdagangan yang terletak di kawasan Pecinan diSurabaya Utara. Pernah dikenal sebagai Handelstraat pada masa pemerintahan Hindia-Belanda, kawasan inimemiliki sederet ruko (rumah toko) yang masih dapat kita lihat hingga sekarang, dan menjadi sebuah ikonbersejarah. Mengalami peningkatan aktivitas yang pesat di tahun 1800-an dan penurunan karena adanyapergeseran pusat perdagangan di Surabaya pada tahun 1900-an namun masih bertahan hingga abad ke-21 inimembuat Kembang Jepun menjadi sebuah tempat yang memiliki sejarah panjang. Seiring dengan perubahanjaman, keberadaan ruko-ruko pada kawasan ini tidak banyak lagi yang menampilkan estetika arsitekturTionghoa-nya meskipun kawasan ini sempat dihidupkan kembali melalui dibukanya pusat perdagangan Kya-Kya. Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan: apakah citra dan identitas dari Kembang Jepun ini hanyaterbatas sebagai ikon kota Surabaya yang terletak di kawasan pecinan? Metode interpretasi sejarah digunakanuntuk mempelajari Kembang Jepun melalui data-data yang tersedia dan menginterpretasi fenomena yangterjadi. Penelitian dilakukan untuk mengungkapkan kembali citra dan identitas Kembang Jepun mulai daridasar, yang dapat digunakan untuk penelitian di masa mendatang.
FASILITAS KOMUNITAS BERSEPEDA DI SURABAYA
Jennifer Natalia T.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Komunitas Bersepeda di SurabayaBarat ini merupakan wadah yang memfasilitasiseluruh kegiatan para komunitas dan penggemarsepeda roadbike yang tidak terfasilitasi secara aman,nyaman, dan layak di Surabaya. Bangunan iniberguna sebagai tempat berkumpul para komunitas,berolahraga, rekreasi, dan refreshing yang berisifasilitas penunjang (bengkel, workshop, dll) untukmenunjang kegiatan para pesepeda, sehingga dapatmemaksimalkan aktivitas mereka. Masalah utamadalam perancangan diselesaikan dengan mengambilpendekatan simbolik untuk menunjukkan eksistensikomunitas pesepeda dengan mengambil sustainablemovement sebagai konsep.Selain itu, wadah ini juga menjadi ajang edukasimasyarakat dan mengajak masyarakat agar semakinsadar akan kesehatan diri juga lingkungan.Diwujudkan dengan menggunakan pendalamankarakter ruang yang menciptakan kealamian ditengah kepadatan dan polusi udara kota. Hal inibertujuan agar pesepeda dan masyarakat dapatmerasakan manfaat bersepeda serta menciptakan kotayang ramah lingkungan.
Museum Keris Indonesia di Kota Surakarta
Christian William Wibowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Museum Keris Indonesia di Kota Surakarta, Solo merupakan fasilitas yang bertujuan memperkenalkan kebudayaan Keris dan merupakan wadah bagi wisatawan lokal maupun interlokal untuk berinteraksi dan saling bertukar pikiran antrara satu dengan yang lain. Kota Surakarta yang terkenal akan keunikan budayanya menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan menjadikan Kota Surakarta sebagai salah satu tempat tujuan destinasi wisatawan. Fasilitas Museum Keris ini nantinya akan menjadi salah satu tempat pembelajaran mengenai peninggalan budaya keris dan diharapkan dapat menjadi salah satu ikon kebudayaan di pulau Jawa yang bersifat rekreatif dan edukatif. Pendekatan perilaku digunakan untuk merancang museum ini dan menanggapi kegiatan yang biasanya dilakukan oleh pengunjung sebuah musuem sehingga pengunjung diberikan kenyamanan dalam melihat barang peninggalan yang disuguhkan.