cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Penitipan dan Pelatihan Anjing Trah di Surabaya Tedja, Ivan Iskandar
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Proyek ini bertujuan untuk merancang sebuah wadah bagi pecinta anjing trah serta masyarakat yang masih mentah akan kinologi dengan fasilitas-fasilitas yang diperlukan di kota Surabaya, Jawa Timur. Fasilitas pada bangunan ini berupa tempat penitipan, area pelatihan, spa, grooming, klinik, serta fasilitas yang diperuntukan bagi pemilik seperti restoran, cafe, perpustakan dan galeri. Konsep suport dipakai dengan dasar pemikiran kedekatan hubungan manusia dan anjing trah. Penerapan konsep pada desain bangunan, ditunjukan dengan hubungan emosional yang kuat, saling ketergantungan, dan saling suport antara anjing trah dan pemilik. Keberadaan fasilitas penitipan dan pelatihan anjing trah di surabaya diharapkan dapat memperkuat eksistensi pecinta anjing dan juga menjadi sebuah fasilitas baru yang dapat memperkuat dunia pecinta anjing di masyarakat, terutama Surabaya.
Grha Musik Klasik di Surabaya Mulyono, Lo Leonardo Agung
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Proyek ini merupakan sebuah fasilitas terpadu bagi pelajar dan pecinta musik klasik dengan menggabungkan tiga kegiatan dalam satu wadah yaitu belajar, berekreasi, dan menampilkan musik klasik. Dengan fasilitas pendukung berupa perpustakaan, galeri, dan ruang terbuka hijau untuk area berkumpul non-formal. Fasilitas ini terletak di daerah Surabaya Barat dengan akses strategis yaitu Lingkar Luar Surabaya Barat. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain sebuah fasilitas terpadu dengan memperhatikan fungsi masing - masing kegiatan, jadwal, hingga sistem struktur bangunan yang berbeda dalam tiap zona bangunan. Dengan adanya masalah tersebut, maka digunakan pendekatan fungsi sehingga hasil desain yang diinginkan dapat maksimal. Untuk pendalaman digunakan pendalaman akustik hal ini dikarenakan ruang - ruang yang ada sangat membutuhkan sistem tata suara yang baik.Kata Kunci: fasilitas, terpadu, klasik, fungsi, dan akustik  
Gedung Sinepleks di Sidoarjo Yudisia, Erika -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Gedung Sinepleks di Sidoarjo ini merupakan fasilitas publik yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan rekreasi pasif dan aktif masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya. Ide desain perancangan adalah menghadirkan sebuah gedung sinema atau bioskop yang mandiri atau dengan kata lain tidak bergabung dengan bangunan mall seperti yang ada pada umumnya. Penerapan ide desain ini dilakukan dengan mendesain gedung sinema mandiri yang difasilitasi beberapa fasilitas pendukung anatara lain; kuliner, open stage dan playground. Desain ini menggunakan pendekatan simbolik dan pendalaman akustik.
Museum Pendidikan Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta L., Stephen Yona
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Museum pendidikan Nasional di di Daerah Istimewa Yogyakarta” merupakan sebuah fasilitas pendukung dari dunia pendidikan. Dewasa ini pendidikan Indonesia sudah mulai melupakan nilai-nilai dan dasar filosofisnya. Sehingga perlu adanya sebuah fasilitas pengingat serta menjadi sarana pengumpulan kritik dan  saran terhadap dunia pendidikan secara inklusif. Hal ini didukung juga dengan perkembangan pariwisata kota Yogyakarta yang mulai mencanangkan wisata pendidikan. Jadi pemenuhan kebutuhan kota akan sebuah fasilitas umum wisata pendidikan serta adanya konteks kota Yogyakarta sebagai kota pelajar, maka dilakukan pemilihan site di seberang taman siswa yang memiliki hubungan sejarah dari pendidikan itu sendiri.             Sebuah fasilitas peningat tersebut mengacu kepada sejarah dunia pendidikan Indonesia. Sehingga perlu dilakukan pendekatan simbolik. Pendekatan simbolik tersebut mengambil konsep berupa prinsip pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara, dalam bukunya berjudul pendidikan Ki Hadjar Dewantara menuliskan, “sebuah pendidikan seharusnya merupakan pernikahan / penggabungan nilai-nilai tradisional dan lokalitas dengan nilai- nilai modern yang baru.”  Hal ini menyebabkan sebuah konsep untuk menghadirkan kembali dasar filosofis pendidikan Indonesia yaitu ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani  yang tradisional ke dalam sebuah bentuk arsitektural yang baru sesuai dengan konteks zaman. Adanya konteks ke daerahan, lokalitas, dan standar kebudayaan yang tinggi menyebabkan tuntutan hubungan yang baik dengan sekitarnya. Jadi bangunan ini memperdalam dan mentransformasi bentuk pendapa, dan menghadirkan pendapa yang ada di masa kini tapi tetap menggunakan aturan-aturan ke daerahan.
Sekolah Tinggi Musik Klasik di Surabaya Olivia, Lim Eunike
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Proyek Sekolah Tinggi Musik Klasik di Surabaya ini adalah sekolah tinggi yang khusus mengajarkan musik klasik, mulai dari teori, teknik bermain musik baik secara individu maupun berkelompok, serta pelajaran literatur yang diperlukan dalam pemahaman mahasiswa mengenai musik tertentu yang sedang dipelajari. Latar belakang lahirnya gagasan proyek ini adalah langkanya pemain musik klasik yang berkualitas, serta menurunnya peminat musik klasik di Indonesia. Oleh karena itu, melalui proyek ini, diharapkan akan lahir pemain musik yang lebih berkualitas dan mampu bersaing dengan dunia internasional, serta menumbuhkan minat masyarakat terhadap musik klasik. Konsep yang digunakan dalam proyek ini adalah "perform", dimana tujuan utama dari seorang pemain musik klasik adalah untuk tampil dalam suatu pertunjukan orchestra. Dalam penampilan sebuah orkestra yang baik, dibutuhkan kesatuan dari banyak alat musik serta kesatuan pemahaman akan musik yang sedang dimainkan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa inti dari sebuah musik klasik adalah sebuah pertunjukan.
FASILITAS EDUKASI KULINER DI SURABAYA DENGAN PEMANFAATAN POTENSI ALAM Tanadi, Melisa Rosiana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Fasilitas Edukasi Kuliner di Surabaya dengan Pemanfaatan Potensi Alam ini merupakan fasilitas edukasi kuliner informal dimulai dari pendidikan dasar kuliner untuk orang awam, sampai orang yang sudah mengerti tentang kulinari, dan pelajaran tentang bahan organik dalam bentuk pertanian organik. Fasilitas ini bertujuan untuk menyediakan sebuah pendidikan kuliner yang berkesinambungan dengan pertanian yang dapat memperkenalkan masyarakat tentang memasak dengan bahan yang sehat dan cara yang sehat.  
Fasilitas Relaksasi dan Kebugaran di Surabaya Suyanto, Vennesia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Fasilitas Relaksasi dan Kebugaran di Surabaya" ini merupakan fasilitas yang mewadahi kebutuhan masyarakat Surabaya akan kebutuhan relaksasi dan kebugaran tubuh yang diakibatkan stres dalam hal perkerjaan maupun gaya hidup perkotaan. Fasilitas ini bertujuan untuk menyehatkan kembali masyarakat Surabaya secara pikiran maupun tubuh. Hiruk pikuk yang terjadi dalam kota Surabaya menjadi landasan dalam pemilihan pendekatan desain bangunan, yaitu pendekatan akustik dan bertujuan agar tercipta ketenangan secara maksimal di dalam bangunan sebagai penunjang kegiatan di dalamnya. Sedangkan untuk menunjang kegiatan relaksasi digunakan pendalaman kesan ruang yang berkonsep alam dengan cara menghadirkan alam buatan ke dalam bagian-bagian ruang.Kata kunci : Relaksasi, kebugaran, ketenangan , alam.
Grha Mercedes-Benz Hartono Raya Motor Surabaya Febrian, R.Eno Sefiro
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Grha Mercedes-Benz Hartono Raya Motor Surabaya ini merupakan sebuah fasilitas perdagangan dan jasa sekaligus sarana bagi keberadaan kendaraan Mercedes-Benz yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan akan keberlangsungan keberadaan kendaraan Mercedes-Benz di Surabaya dan sekitarnya. Ide desain pada perancangan kali ini adalah keinginan untuk menghadirkan suatu wadah bagi konsumen dan pelanggan Mercedes-Benz serta masyarakat umum dalam memenuhi kebutuhan akan pelayanan perbaikan, perawatan, pembelian dan fasilitas informasi dan edukasi yang terintegrasi dalam satu tempat atau yang umum dikenal dengan istilah:
Rumah Perawatan Paliatif Pada Wanita Penderita Kanker di Surabaya -, Salim
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

“Rumah Perawatan Paliatif Pada Wanita Penderita Kanker di Surabaya” ini merupakan fasilitas umum yang mewadahi penderita kanker disekitar daerah Surabaya khususnya wanita, karena dilihat dari sedikitnya fasilitas penyembuhan di kota terpencil mendorong orang untuk datang ke Surabaya agar dapat berobat, fasilitas ini juga bertujuan agar penderita yang menunggu giliran untuk berobat di rumah sakit dapat tinggal sementara dan dapat melakukan perawatan paliatif oleh karena itu proyek yang terletak dijalan Arief Rahman Hakim yang cukup padat dengan menggunakan pendekatan fungsi arsitektur dengan peletakan massa/bangunan dan ruang didalamnya sehingga bertujuan untuk meminimalisasikan suara dari luar. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memaksimalkan suasana tiap ruang dalam bangunan maupun luar bangunan dengan pemilihan material,warna dan pencahayaan yang tepat.
Pusat Seni Pertunjukan Tionghoa di Surabaya Celinda, Alice
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK“Pusat Seni Pertunjukan Tionghoa di Surabaya” inimerupakan fasilitas yang mewadahi kegiatan pertunjukanseni masyarakat Tionghoa Surabaya, dan juga sebagaiwadah untuk menampung informasi mengenai senipertunjukan Tionghoa yang ada di Surabaya. Proyek inidiangkat karena adanya kebutuhan masyarakat TionghoaSurabaya, khususnya yayasan Tionghoa yang sampai saatini tercatat sebanyak 67 yayasan, akan adanya fasilitasyang mewadahi kegiatan pertunjukan seni yang dilatihsecara rutin. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untukmemenuhi kebutuhan yayasan – yayasan Tionghoatersebut, dan sekaligus untuk melesetarikan senipertunjukan Tionghoa yang telah menjadi bagian darikebuayaan kota Surabaya. Proyek yang berfungsi sebagaimedia untuk memperkenalkan seni pertunjukan Tionghoakepada masyarakat Surabaya tidak hanya dicapai melaluiperancangan fungsi ruang namun, karakter seni pertunjukantersebut juga disampaikan melalui arsitektur. Untukmencapai tujuan tersebut maka, pendekatan yangdigunakan dalam metode perancangn ini adalah pendekatansemiotika.Kata Kunci :Pusat, Seni Pertunjukan, Tionghoa

Page 15 of 155 | Total Record : 1542