Articles
1,542 Documents
Fasilitas Eduwisata Taksidermi Indonesia di Semarang
Hendra Agustin Sugiarto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.083 KB)
Fasilitas Eduwisata Taksidermi Indonesia diSemarang merupakan fasilitas yang menonjolkankeanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia,terutama fauna. Fasilitas ini ditujukan bagi parawisatawan lokal maupun mancanegara. Fasilitas initerletak di Semarang, Jawa Tengah dan berdekatandengan kebun binatang Semarang, sebagai salahsatu kebun binatang terbesar di Jawa Tengah.Fasilitas Eduwisata Taksidermi ini menjadi salah satutujuan wisata yang rekreatif dan edukatif, sebagai saturangkaian wisata dengan kebun binatang Semarang.Fasilitas ini akan dilengkapi fasilitas dengan galeritaksidermi dan fasilitas pendukung seperti snackcorner, souvenir shop. Pendekatan simbolikdigunakan untuk mengekspresikan habitat sebagaikonsep utama bangunan, melalui bentuk dan ekspresidari jaringan tumbuhan dan hewan. Hal tersebut dapatdilihat dari fasad bangunan dan bentuk pedestrianyang menekankan bentuk segi-enam, yangmenyimbolkan jaringan tumbuhan dan hewan itusendiri. Untuk mendukung konsep, pendalamankarakter ruang dipilih untuk menciptakan suasanayang mirip habitat hewan pada aslinya kedalaminterior bangun.
Fasilitas Eduwisata Pengolahan Sampah di Surabaya
Xara Chrishella Young
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.022 KB)
Fasilitas Eduwisata Pengolahan Sampah di Surabayamerupakan fasilitas yang memperkenalkan prosespengolahan sampah di Surabaya dengan berwawasanlingkungan hidup kepada masyarakat. Fasilitas ini terletak dikawasan TPA Benowo dimana pada kawasan ini akandibangun buffer zone sebagai kawasan penyangga dandiharapkan dapat digunakan warga sebagai area rekreasidan edukasi. Fasilitas ini dapat menjadi tujuan wisata bagimasyarakat dalam mengenal jenis-jenis, proses dan hasilpengolahan sampah. Fasilitas ini juga akan mengenalkandampak dan informasi tentang sampah serta masyarakatdapat terjun langsung dalam proses pengolahan sampah.Selain itu, fasilitas ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung,yaitu amphitheatre, taman bermain, cafe, musholla,perpustakaan, food court dan toko souvenir. Pendekatansains arsitektur dipilih untuk mengatasi masalah tapak yaituangin yang membawa bau tidak sedap dari arah TPA yangdapat mengurangi kenyamanan pengunjung dalamberaktifitas. Bentuk dan elemen arsitektur didesain untukmenyaring dan menolak angin yang membawa bau tidaksedap, namun dengan tetap memaksimalkan penghawaanalami pada bangunan.
Pusat Budaya Indonesia-Belanda di Surabaya
Oscar Adi Salim
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (850.858 KB)
Pusat Budaya Indonesia-Belanda di Surabaya merupakantempat memperkenalkan budaya Belanda untuk masyarakatIndonesia dan merupakan tempat untuk belajar bahasaBelanda. Kompleks Pusat Budaya Indonesia Belanda diSurabaya terdiri dari 4 massa bangunan yaitu kursus Bahasa,galeri, auditorium, perpustakaan, dan amphitheater. Selain itufasilitas ini merupakan tempat untuk bisa berinteraksi denganorang Belanda dan tempat pertukaran budaya antaraIndonesia dengan Belanda. Fasilitas ini juga merupakantempat untuk belajar bahasa Belanda untuk yang ingin belajarbahasa Belanda atau yang ingin lanjut studi dan membentukkomunitas Indonesia dan Belanda agar bisa bertukar budayaPendekatan yang digunakan untuk Pusat Budaya IndonesiaBelanda di Surabaya menggunakan pendekatan Sains.Tujuannnya agar desain bangunan menggunakanpencahayaan dan penghawaan alami serta akustik yangmendukung kegiatan belajar-mengajar dan kegiatanauditorium. Sedangkan pendalaman yang digunakan adalahpendalaman Akustik dengan menghitung reverbration timeagar memenuhi standar akustik ruang kelas.
Fasilitas Eduwisata Berkebun Anak – Anak di Surabaya
Edita Ayu Anjani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1295.025 KB)
Proyek ini merupakan fasilitas edukasi dan wisata bagi anak – anak mengenai berkebun. Kegiatan yang ditawarkan bermacam – macam terdiri dari pembekalan ilmu tentang tanaman, praktek berkebun, cara merawat tanaman dan pemanenan berkala. Selain itu anak – anak juga diajarkan praktek bagaimana cara mengolah buah atau sayur menjadi makanan. Fasilitas lain yang disediakan seperti food court , mini gallery untuk mengetahui macam – macam jenis bertanam, ruang serbaguna, ruang baca yang dapat digunakan oleh orang tua dan anaknya serta playground indoor dan outdoor. Terdapat beberapa spot area tunggu dan ruang duduk untuk orang tua yang mengantar dan menunggu anaknya beraktifitas. Dibangun dikawasan perumahan karena menargetkan anak – anak di sekitar perumahan dapat ikut berpartisipasi, anak – anak dapat datang kapan mereka mau.
Resor Hotel Pantai Pasir Putih Malikan di Jember
Yusuf Setiawan Widjaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1656.487 KB)
Hotel Resor Pantai Pasir Putih Malikan di Jember merupakan sarana penginapan yang menfasilitasi tempat wisata Pantai Pasir Putih Malikan yang sering disebut Pantai Papuma. Pantai Papuma ini menjadi objek wisata yang cukup diminati banyak wisatawan baik dalam negeri hingga luar negeri. Resor hotel Papuma berbintang tiga ini berbeda dengan hotel yang biasa ditemukan di daerah perkotaan, umumnya Resor Hotel selalu bersifat rekreatif dan dilengkapi fasilitas yang menarik. Fasilitas yang ada di Resor Hotel Papuma antara lain Skybar, Skylounge, skygarden, restaurant, ballroom, swimming pool, dan Siti Hinggil. Resor hotel selalu identik dengan alam. Oleh karena itu di dalam resor hotel ini yang sangat perlu diperhatikan adalah masalah kenyamanan pengunjung. Pendalaman sains terkait cahaya matahari, angin, dan sebagainya digunakan agar diharapkan wisatawan mendapatkan kenyamanan yang maksimal di Resor Hotel Papuma baik didalam maupun di area luar bangunan.
Stadion Renang di Surabaya
Victor Hartono Hartono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1422.327 KB)
"Stadion Renang di Surabaya" ini merupakan sebuahbangunan stadion digunakan untuk tempat pelatihandan pertandingan kejuaraan renang tingkatInternasional di Surabaya. Fasilitas yang disediakanadalah kolam renang tertutup, fasilitas untuk atletdengan fasilitas kesehatan sebagai penunjangpelatihan dan pertandingan yang diadakan dalamstadion ini, kapasitas penonton 2000 kursi denganfasilitas komersial sebagai penujang stadion. Padastadion renang ini hanya menyediakan parkirkendaraan untuk atlet, pengelola, media, servis danparkir bus; sedangkan untuk parkir pengunjung danpenonton tidak disediakan karena dalam perencanaanpembangunan komplek Surabaya Sport Center initelah menyediakan lahan parkir untuk fasilitas dalamkomplek. Pendekatan yang dipakai dalamperancangan adalah pendekatan penghawaan alamidengan metode wind driven ventilation untukmemanfaatkan potensi penghawaan alami pada tapaksebagai usaha untuk menanggapi kelembaban udarayang cukup tinggi dalam stadion tertutup. Dengandemikian diharapkan Stadion Renang di Surabaya inidapat membangkitkan prestasi olahraga renang diIndonesia terutama di Surabaya. Pendalaman desaindifokuskan pada konseptual struktur bentang lebaruntuk menanggapi masalah stadion denganbentangan yang cukup lebar.
Galeri dan Studio Fotografi di Surabaya
Andrinata Yonatan Yonatan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1257.144 KB)
Fasilitas Galeri dan Studio Fotografi di Surabaya merupakansuatu fasilitas yang disediakan untuk meawadahi kegiatanfotografi di Surabaya dan merupakan tempat bagi fotograferdapat mengasah kemampuan dan bertukar pikiran denganfotografer lainnya. Fasilitas utama berupa Galeri Komersil,yang dilengkapi fasilitas studio sewa fotografi. FasilitasGaleri bersifat terbuka untuk umum sedangkan studio sewahanya untuk pengguna yang menyewa fasilitas tersebut.Sedangkan fasilitas pendukung yang ada di proyek iniadalah perpustakaan seni, retail pertokoan, restoran, café,dan toko alat kesenian. Terdapat banyak area terbuka yangdisediakan untuk mewadahi para seniman agar dapatberkumpul dan saling bertukar pikiran satu sama lain.Fasilitas perpustakaan seni yang bersifat terbuka untukumum ini diharapkan dapat mengedukasi dan mengasahkemampuan fotografi pengguna. Pendekatan perilakudigunakan untuk mempelajari perilaku fotografer agar dapatditerapkan pada desain sehingga fotografer dapatmenghasilkan karya yang maksimal.
Pasar Inpres Kerajinan dan Batu Permata di Kebun Sayur, Balikpapan
Valerie Layni Yosephine
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1457.507 KB)
Pasar Inpres Kerajinan dan Batu Permata di Kebun Sayur, Balikpapan merupakan wadah bagi para pengerajin lokal untuk menyalurkan produk-produk kerajinan khas Kalimantan Timur kepada konsumen dan merupakan wadah untuk melindungi dan menjaga kelestarian kekayaan alam dan budaya setempat. Pasar ini merupakan satu-satunya pasar tradisional yang menjual berbagai hasil kerajinan tangan dan batu permata khas Kalimantan di Balikpapan dan menjadi salah satu ikon tersendiri bagi daya tarik dunia pariwisata Kota Balikpapan yang bersifat rekreatif dan edukatif. Fasilitas ini akan dilengkapi fasilitas publik, yaitu performance hall, tempat pelayanan kesehatan, area bermain anak, area display dan foodcourt. Pendekatan sistem sirkulasi dipilih dan diterapkan untuk menjamin semua fasilitas di dalam pasar mempunyai aksesilitas yang mudah dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Untuk mempresentasikan ciri khas Kalimantan Timur, bentuk bangunan diadaptasi dari bentuk rumah tradisional yaitu rumah lamin dan elemen-elemen fasade bangunan juga mengadopsi dari ukiran-ukiran Dayak.
Stadion Pelatihan Atlet Renang di Surabaya
Revina Putri Putri
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1429.311 KB)
Fasilitas Pelatihan Atlet Renang di Surabaya merupakan wadah yang disediakan dengan tujuan mempopulerkan olahraga renang di Kota Surabaya. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan olahraga renang dapat berkembang dengan pesat sehingga mampu mengjhasilkan calon atlet renang yang berpotensi di Surabaya. Fasilitas ini dilengkapi dengan fasilitas dengan kolam berstandar internasional berdasarkan ketentuan dari Federation international de natation (FINA) sehingga mampu mewadahi kegiatan kompetisi renang tingkat internasional. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan fasilitas publik, komersial yaitu outdoor commercial area, café, restaurant, toko souvenir, galeri, loket tiket. Pendekatan struktur menggunakan dua sistem struktur yang berbeda diterapkan pada bangunan untuk memecahkan masalah pembagian penyaluran beban air kolam dan beban tribun penonton.
FASILITAS PELATIHAN DAN GALERI SENI FOTOGRAFI DI SURABAYA
William Wibowo Wibowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 5, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1226.191 KB)
Fotografi merupakan salah satu dari macammacamjenis seni. Untuk menghasilkan foto yangmenarik dibutuhkan kreatifitas dan keahlian / skill,sehingga perlunya mempelajari tehnik-tehnik dasardari seni fotografi. Dewasa ini, segala sesuatuberhubungan dengan media. Apalagi di kota-kotabesar seperti contohnya Surabaya. Dengan adanyafotografi dapat digunakan sebagai lahan komersial.Tetapi di Surabaya sendiri belum ada fasilitas yangmampu mewadahi, sehingga dibutuhkanbangunan/fasilitas fotografi yang mampu mewadahidalam hal seni, pendidikan, dan komersial.Tujuan dariproyek ini adalah untuk memberikanedukasi/pendidikan untuk para peminat fotografi danorang awam yang ingin mempelajari hingga terjunkedunia fotografi profesional. Selain menjadi fasilitaspelatihan fotografi, fasilitas ini memberikan tempatatau wadah untuk para warga Surabaya dankomunitas-komunitas fotografi yang inginmemamerkan hasil foto-foto mereka. Makapendekatan yang digunakan adalah simbolik, karenadiharapkan bangunan/fasilitas ini mampumengekspresikan dan menarik orang untukmempelajari seni fotografi. Sehingga ekspresisimbolisasi untuk fasilitas tersebut dapat diungkapkanmelalui pendalaman karakter ruang. Dengan demikianfasiltias pelatihan dan galeri seni fotografi di Surabayadapat menjawab permasalahan desain yaknibagaimana merancang sebuah fasilitas pelatihan dangaleri seni fotografi yang menarik melalui ekspresibangunan dan sirkulasi berdasarkan simbolisasi darihakekat kerja lensa kamera.