cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
FASILITAS PELATIHAN TAEKWONDO DI SURABAYA Tedjobiantoro, Monica
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2201.817 KB)

Abstract

Fasilitas Pelatihan Taekwondo di Surabaya merupakan fasilitas yang mewadahi aktivitas masyarakat pecinta seni bela diri Taekwondo yang ada di Surabaya. Proyek ini menyediakan tempat berlatih yang nyaman dan memenuhi standart internasional sehingga dapat menjadi tempat yang layak untuk tempat berlatih sehari-hari dengan fasilitas yang lengkap, serta untuk mengadakan ujian kenaikan tingkat dan pertandingan Taekwondo. Selain mewadahi tempat latihan sehari-hari, Fasilitas Pelatihan Taekwondo ini juga akan menyediakan ruang untuk ujian kenaikan tingkat, ruang pertandingan dan fasilitas-fasilitas pendukung seperti, Ruang Kesehatan, Tempat Perisitirahatan (dormitory) serta area publik yang berupa cafetaria, toko peralatan Taekwondo, galeri pamer Taekwondo, taman outdoor. Pendekatan simbolik digunakan untuk menampilkan transformasi arena pada bentuk bangunan dan ciri sifat seni bela diri Taekwondo sehingga masyarakat dapat lebih mengenal ciri sifat seni bela diri Taekwondo melalui arsitektur. Tidak hanya melalui bentuk bangunan, ciri sifat seni bela diri Taekwondo juga diperkenalkan melalui suasana interior bangunan, sehingga dilakukan pendalaman karakter ruang.
Fasilitas Wisata Edukasi Pengolahan Eceng Gondok di Rawa Pening, Kabupaten Semarang Gracia Ayu Permatasari
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.968 KB)

Abstract

Fasilitas Wisata Pengolahan Eceng Gondok di Rawa Pening, Kabupaten Semarang merupakan sebuah gagasan setelah melihat kenyataan yang ada, yaitu kondisi Rawa Pening yang dipenuhi eceng gondok mengurangi keindahan area wisata dan adanya potensi eceng yang masih kurang diketahui oleh masyarakat umum. Proyek diharapkan dapat menjadi sarana edukasi mengenalkan secara luas potensi eceng gondok yang dapat diolah menjadi olahan kerajinan, olahan kuliner, dan olahan biogas dan sekaligus juga menjadi area wisata alam pendukung Rawa Pening. Fasilitas ini dilengkapi fasilitas publik, yaitu area penerima, area hall info, galeri dan souvenir, cafe dan area workshop sedangkan untuk fasilitas pengolahan terdapat, kantor pengelola, area pengolahan kerajinan, area pengolahan kuliner, pengolahan biogas dan kompos dan watertreatment.Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan sistem, sistem sirkulasi dan sistem spasial dari proses produksi, pengunjung dan pengelola sebagai penentu dasar dalam pengaturan zoning dan alur sirkulasi. Dengan kebutuhan dalam menyampaikan informasi edukasi sekaligus menjadi area wisata maka pendalaman sequence dipilih sebagai acuan penerapan suasana.
Fasilitas Penginapan dan Wisata Pantai di Sendang Biru, Kabupaten Malang Debby Sintia Dewi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2125.057 KB)

Abstract

 Fasilitas Pengiapan dan Wisata Pantai di Sendang Biru Kabupaten Malang" ini merupakan fasilitas yang memadahi suatu kegiatan pariwisata yang ada di sendang biru kabupaten malang. Fasilitas ini terdiri tempat penginapan berupa hotel dan cottage dan didukung dengan fasilitas pendukung lainnya seperti outbond, camping ground, gondola penyebrangan, dermaga memancing, dan speciality restaurant yang di harapkan dengan adanya fasilitas ini semakin dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke sendang biru dan sekitarnya untuk dapat berwisata lebih lama lagi dengan cara bermalam. Fasilitas ini memiliki konsep berinteraksi dengan alam sehingga wisatawan dapat merasakan suasana alam yang berbeda setelah jenuh berada dalam rutinitas sehari-hari di kota, maka dari itu fasilitas ini benar-benar memperhatikan lokasi site agar apa yang ada di sekitar site dapat termanfaatkan dengan baik dan dapat menarik wisatawan lebih banyak lagi  
Hotel Resor di Pantai Mawun, Lombok Vany Vanessa Vanessa
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.403 KB)

Abstract

Sektor pariwisata Indonesia menjadi salah satu penyumbangdevisa negara yang besar. Hal ini disebabkan oleh keindahandan keunikan alam tropis yang dimiliki oleh Indonesia, sertapenyediaan sarana dan prasarana yang terus dikembangkanoleh pemerintah. Pulau Lombok, salah satunya, merupakanpulau dengan kenaikan kunjungan wisatawan tertinggi diIndonesia, setelah peresmian bandara internasional baru diKab. Lombok Tengah. Kenaikan jumlah wisatawan yangtinggi menyebabkan kenaikan kebutuhan fasilitaspenginapan yang juga tinggi. Sayang sekali, kebutuhanfasilitas penginapan ini masih belum bisa dipenuhi karenaminimnya jumlah fasilitas hotel di pulau Lombok. Untukmenjawab permasalahan kurangnya fasilitas penginapan diPulau Lombok, proyek hotel resor di Pantai Mawun, Lombokini dirancang.Proyek ini merupakan sebuah fasilitas penginapan bintanglima yang terletak di pinggir pantai Mawun, Lombok yangmewadahi aktivitas utama yaitu penginapan dan aktivitaspendukungnya seperti fasilitas rekreasi, relaksasi, danolahraga pantai. Rumusan masalah dalam proyek ini adalahbagaimana merancang sebuah hotel resor yang mengadopsibudaya lokal sehingga nantinya mampu memberikanpengalaman baru dan kenyamanan bagi para penggunanya.Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut makapenulis menggunakan pendekatan simbolis dari cerita rakyatPutri Mandalika. Pendalaman yang digunakan yaitupendalaman karakter ruang sehingga ketika ditinjau kembalidapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Gedung Pertunjukan Sendratari Tradisional Jawa Timur di Surabaya Mellisa Stefani Yolino
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1611.414 KB)

Abstract

Jawa Timur kaya akan kultur dan kesenian tradisional seperti tari-tarian, drama, dan seni pertunjukan lainnya. Sayangnya, pada zaman modern ini banyak generasi muda yang mengabaikan kesenian lokal dan tradisional, dan kemudian memilih untuk mengikuti kebudayaan modern dari luar negeri. Hal ini disebabkan oleh kurangnya fasilitas kebudayaan yang modern, representatif, aktraktif dan mampu mempertunjukkan kesenian tradisional Jawa Timur dalam bentuk yang modern, sehingga kesenian tradisional dapat dinikmati dengan cara kontemporer.Oleh karena itu, proyek tugas akhir ini ditujukan untuk membuat desain fasilitas yang dapat mengakomodasi kebutuhan kesenian drama dan tari tradisional Jawa Timur. Fasilitas ini memiliki gedung pertunjukan yang dapat mengakomodasi hingga 1250 orang dan dilengkapi dengan proyektor, backdrop 3-dimensi, dan platform yang disesuaikan pada panggung, dan MEE yang canggih. Selain gedung pertunjukan, fasilitas ini juga memiliki information center, galeri sendratari tradisional Jawa Timur, pelatihan untuk tari, drama dan musik tradisional, juga terdapat fasilitas tambahan seperti toko souvenir dan food court.Masalah desain yang digunakan pada proyek ini adalah untuk menciptakan fasilitas modern yang tidak hanya merespon konteks urban namun juga menunjukan identitas kesenian dan kultur Jawa Timur pada bangunan. Simbolisme dari orang Jawa Timur yang dikenal dengan perilakunya yang terbuka dan tegas digunakan sebagai konsep desain. Oleh karena itu, desain geometri dari bangunan diambil dari geometri dari tari Remo. Untuk menunjukan identitas kesenian, kultur dan suasana dari Jawa Timur, pendekatan karakter ruang digunakan untuk mengembangkan perancangan proyek ini, contohnya penggunakan ornamen motif batik Jawa Timur pada secondary skin.
Hotel Resor di Pantai Are Guling, Lombok Tiffany A Kusuma
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1750.089 KB)

Abstract

Setiap tahun terjadi peningkatan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara datang berwisata ke Pulau Lombok. Pulau Lombok ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih primitif terutama keindahan pantai-pantainya yang sangat beragam. Daerah pantai Lombok Selatan terkenal memiliki alam yang indah dengan laut yang masih jernih. Salah satu pantai di Lombok Selatan yang masih primitif ini adalah Pantai Are Guling dengan potensi alam utamanya sebagai tempat surfing. Proyek dari tugas akhir ini merupakan hotel resor yang dapat mengakomodasi wisatawan yang datang untuk berkunjung dan berlibur di Pantai Are Guling. Keberadaan akomodasi yang nyaman menjadi faktor meningkatnya minat wisatawan untuk mengunjungi pantai ini. Oleh karena itu proyek ini didesain untuk memberikan kenyamanan yang maksimal bagi penggunanya. Untuk memberikan kenyaman dan memaksimalkan potensi alam yang ada di Pantai Are Guling maka desain menggunakan pendekatan sains. Desain tata masa berdasarkan analisis site dan penyelesaian masalah dengan pendalaman sains sehingga pengguna bisa mendapat kenyamanan maksimal.
Stadion Bola Basket di Balikpapan Bramanta Liangga
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.524 KB)

Abstract

Permainan basket sendiri terus berkembang dari tahun 1891 hingga sekarang, dan di Balikpapan sendiri, basket pun terus berkembang, maka dibutuhkan fasilitas yang dapat menampung kegiatan basket baik untuk pemain maupun pendukungnya. Fasilitas yang bersifat mengembangkan potensi yang ada pada masyarakat yang memiliki minat dalam hal bidang olahraga bola basket. Fasilitas yang direncanakan meliputi fasilitas lapangan indoor, kafe & resto, fasilitas kantor, galeri, dan fasilitas game. Konsep perancangan didasarkan pada pendekatan bentuk serta permainan bidang. Dimana dengan adanya bidang – bidang ini dapat memasukkan dan mempercepat aliran angin kedalam bangunan. Pendalaman yang diambil yaitu pendalaman struktur, agar dapat menunjang pendekatan bentuk yang diambil.
FASILITAS EDUKASI ASTRONOMI DI JEMBER Margareta Pranoto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.245 KB)

Abstract

Fasilitas Edukasi Astronomi ini merupakan sebuah fasilitas yang terdiri dari fasilitas edukasi untuk masyarakat umum dan fasilitas untuk penelitian astronomi. Berada di atas lahan seluas 2,3 Hektar, fasilitas ini terdiri dari planetarium, galeri dan observatorium, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Saat ini, astronomi merupakan sebuah ilmu yang banyak diminati masyarakat Indonesia, terutama di Jawa Timur. Selain itu, pelajar Indonesia memiliki prestasi tinggi pada ajang kompetisi astronomi internasional. Sayangnya, hal ini belum diikuti oleh adanya fasilitas edukasi astronomi yang memadai di Indonesia terutama Jawa Timur. Jember dipilih sebagai lokasi proyek berdasarkan diskusi dengan kepala Observatorium Bosscha mengenai lokasi terbaik untuk observatorium di Jawa Timur.Konsep desain arsitektur yang dipilih adalah Interstellar, inter yang berarti antar dan stella yang berarti bintang,  dengan pendalaman sequence diterapkan pada lima zona galeri, yaitu Zona On Earth Phenomena, Zona Space Technology, Zona Our Solar System, Zona Celestial Objects serta Zona Cosmology,  dengan harapan bangunan ini dapat menjadi sebuah fasilitas yang mengajak pengunjung merasa seperti menjelajah ruang angkasa.
Museum Sejarah Pelayaran di Kota Makassar Eko Sutanto Sutanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.522 KB)

Abstract

Kota Makassar memiliki peranan penting dalam dunia kemaritiman di Indonesia yaitu sebagai penghubung antar Indonesia bagian barat dan bagian timur. Proyek tugas akhir ini merupakan fasilitas museum yang bertujuan untuk mendukung visi dari pemerintah dalam memajukan kemaritiman Indonesia, khususnya Makassar sehingga diperlukan sebuah sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dunia kemaritiman. Secara garis besar, fasilitas ini merupakan tatanan multi massa dengan bangunan utama yang berfungsi sebagai museum dan bangunan pendukung yang berfungsi sebagai toko souvenir dan food court. Pendekatan desain simbolik dan pendalaman karakter ruang digunakan selama proses mendesain untuk menjawab permasalahan desain. Pendekatan desain simbolik bertujuan untuk menjadikan museum sebagai ikon yang merepresentasikan citra dan sejarah pelayaran Kota Makassar serta pendalaman karakter ruang bertujuan untuk menyampaikan kesan ruang yang berbeda sesuai dengan perkembangan pelayaran dari masa lampau hingga sekarang.
Fasilitas Edukasi dan Rekreasi Kalimas di Surabaya Meiliana Sutanto Harsono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2462.504 KB)

Abstract

Fasilitas Edukasi dan Rekreasi Kalimas di Surabaya” merupakan fasilitas yang bertujuan mengenalkan dan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat, permasalahan, dan sejarah Kalimas secara interaktif dengan memanfaatkan air olahan sungai Kalimas. Fasilitas ini diharapkan mampu mengangkat keberadaan sungai Kalimas di kawasan Dinoyo yang juga merupakan salah satu titik rencana revitalisasi Kalimas oleh Pemerintah kota. Karya desain arsitektur dan pendalaman ruang yang didesain diharapkan mampu menyampaikan pesan dan memberi edukasi mengenai pentingnya Kalimas sebagai pusaka alam kepada masyarakat sehingga ke depannya masyarakat dapat lebih peduli akan keberlanjutan sungai bersejarah yang membelah kota Surabaya ini.

Page 78 of 155 | Total Record : 1542